Betapa gilanya perubahan dalam kehidupan Alex semenjak punya istri Nakal yang membuat hidupnya porak-poranda dengan segala tingkah istrinya itu .
Semenjak menikah Alex perlahan mulai kehilangan ketenangan dalam dirinya berganti dengan amarah , emosi berkepanjangan dan juga kekacauan dalam perasaan nya .
" Aku tidak mencintaimu jadi jangan berharap perlakuan lebih" ucap Alex menatap Lala yang berdiri disudut ruangan setelah memecah sebotol bir .
" Aku cuma ingin mencoba bir ini Om, bukan menginginkan cinta mu " pernyataan Lala menatap dengan sedih sebotol bir yang tumpah di lantai .
" Sekali lagi kamu mencoba menyentuh minuman di dalam lemari , aku yang akan memberikan kamu pelajaran " tegas Alex memanggil pelayan untuk membersihkan pecahan beling dan bir di lantai .
" Apa sih Om, marah-marah terus , nih aku sentuh wekkkk" cibir Lala menyentuh botol bir dalam lemari dan berlari kencang ketika Alex akan melempar nya .
Yuk baca cerita Lala😋
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26 Memulai semuanya dari sekarang
Alex jatuh kedalam air setelah ditarik Lala, bukannya tidak kuat tapi tubuh Alex sama sekali tidak siap untuk bertahan ketika Lala menariknya , lagian Alex juga tidak berpikir Lala akan menariknya kedalam kolam.
" Kamu itu benar-benar nakal ya " geram Alex menjewer telinga Lala.
" Pelayan " teriak Alex yang dengan cepat pelayan berlari menghampiri ke tepi kolam .
Alex mengeluarkan ponsel dan dompet dari sakunya yang sudah basah serta melepas jam tangan nya .
Lala masih berdiri terdiam menatap Alex yang melepas jas sepatu bahkan semua pakaian nya meninggalkan boxer sebagai bawahan tanpa keluar dari dalam air .
" Lari " Lala segera berenang dan menyelam ketika Alex selesai .
" Kemana dia?" pertanyaan Alex yang begitu menoleh tidak ada lagi Lala dalam pandangan matanya .
" Nyonya kecil menyelam kedalam air tuan " kata pelayan mengulum senyum sekaligus ngeri , tidak terbayang seperti apa Alex akan menghukum Lala kali ini .
" Keringkan ponselku itu " perintah Alex dan menyelam kedalam air mencari Lala .
Lala berenang secepat mungkin dalam kolam renang yang luas itu namun hanya beberapa menit saja Alex sudah mendapatkan nya .
" Hwaaaa, ampun Om " kata Lala yang berdiri mengapung dalam pelukan Alex ditengah kolam.
" Kamu pikir akan aku ampuni?" pertanyaan Alex menatap Lala dan memegang pinggang Lala lebih erat sampai mereka menempel tanpa batas .
" Lala masih pengen berenang Om " suara kecil Lala melingkarkan kedua tangannya dileher Alex .
" Yasudah berenang , kenapa harus menarik ku kedalam kolam" ucap Alex dengan tegas .
" Tapi tadi Om suruh Lala mandi " suara kecil Lala .
" Lala kamu itu sudah dewasa , apa salah jika aku suruh mandi ?" pertanyaannya Alex .
" Kapan kamu akan dewasa dan berhenti melakukan hal-hal yang tidak seharusnya " ucap Alex menggendong Lala dan menaruhnya di tepi kolam .
" Ayo masuk " ucap Alex begitu dia keluar dari kolam , mengambil handuk dan menutupi tubuh Lala .
" Setelah selesai mandi datang lah keruang kerja ku , aku ingin membicarakan hal penting mengenai pernikahan kita " ucap Alex yang merasa perlu bicara dengan Lala .
" Mandi sekarang, aku juga akan mandi di kamar sebelah " ucap Alex begitu sampai di pintu kamar utama .
...........
20 menit kemudian Lala mengetuk pintu ruang kerja Alex dan masuk begitu disuruh .
Alex yang duduk disofa itu mengelus pelipisnya melihat Lala yang masuk keruangan nya hanya memakai dress bertali tipis dengan rambut basah yang tidak di sisir .
" Om mau bicara apa sama Lala?" tanya Lala yang duduk disebelah Alex dengan wajah pucat , sepertinya karena dingin .
Alex mengambil selimut kecil di laci meja dan menyelimuti Lala. " Apa kamu tidak punya baju lengan panjang , sudah tau dingin masih saja pakai baju tanpa lengan " kata Alex .
" Om kenapa sih tiap hari marah aja sama Lala, semua yang Lala lakukan salah aja" kata Lala menatap Alex dengan tatapan sedih nya .
" Bukan marah , aku hanya mengatakan yang baik untuk kamu " ucap Alex hanya ingin yang terbaik dan kadang walaupun marah itukan untuk kebaikan Lala juga .
" Lala jangan berpikir berlebihan , diluar semuanya aku hanya ingin yang terbaik dan mengarahkan kamu bukan karena hal lain " ucap Alex yang tidak ingin Lala sampai berpikir Alex tidak menyukai nya .
Setelah Alex pikir beberapa saat ternyata Lala sering jahat dan nakal karena itu sebagai bentuk pemberontakan nya pada Alex yang sering memarahinya .
" Kemarilah aku ingin membuat beberapa kesepakatan" ucap Alex meraih Lala agar duduk di pangkuan nya .
" Nggak, Lala duduk disini aja " kata Lala menunduk .
" Kemari " kata Alex mengangkat Lala ke pangkuan nya .
" Sekarang aku ingin memperbaiki dan memperjelas semuanya " pernyataan Alex memeluk Lala yang kini duduk diatas pangkuan nya .
" Om ingin apa? Menceraikan Lala?" pertanyaan Lala menatap Alex dengan sejenak .
" Kamu bilang apa sih " Alex memegang tengkuk Lala dan menciumnya sampai beberapa kali .
" Te, terus Om mau apa?" pertanyaan Lala setelah Alex berhenti menciumnya .
" Mau menjalani rumah tangga dalam artian sesungguhnya" ucap Alex dengan tegas .
" Kita akan menjalani kehidupan layaknya pasangan suami istri pada umumnya , aku bertanggungjawab penuh terhadap istriku dan kamu juga bertanggungjawab penuh atas suamimu " pernyataan Alex .
" Ma, maksud Om?" gelagapan Lala.
" Ya , seperti pasangan suami istri . Aku ingin kita saling terbuka dan peduli pada satu sama lain bukan lagi tinggal layaknya dua orang yang saling menjaga formalitas" pernyataan Alex .
" Tapi Om,"
" Tidak ada tapi-tapian Lala, aku sudah menuliskan semuanya dalam kesepakatan ini jadi kamu baca setelah itu tanda tangan " ucap Alex memberikan map berisi seluruh pasal yang telah dia tulis pada Lala .
Lala membuka map itu dan membacanya, ternyata ini bukan kontrak seperti yang Lala bayangkan, semua yang ditulis adalah detail aturan dan semua kewajiban suami istri .
" Baca baik-baik, jika ada yang tidak kamu pahami katakan padaku" ucap Alex meletakkan dagunya di pundak Lala yang sedang membaca .
Alex menarik selimut lebih keatas untuk menutupi punggung mulus Lala yang terbuka , agar dia tidak dingin bahkan memeluknya dengan lebih erat .
" Om maksud tidur 2X seminggu ini apa?" pertanyaan Lala yang tidak mengerti arahnya kemana .
" Apa setelah ini kita akan tidur pisah kamar dan hanya 2 kali seminggu aja tidur bersama?" pertanyaan Lala dengan polos yang membuat Alex tergelak mendengarnya.
" Kamu pikir istriku 3 hingga kamu hanya dapat jatah tidur denganku 2 kali seminggu " tawa Alex .
" Terus apa?" pertanyaan Lala.
" Aku akan meniduri kamu 2X seminggu dan itu wajib kita lakukan selagi kamu tidak haid " jelas Alex .
" Hahhhh " melek Lala menatap Alex yang menagih hak nya .
" Kenapa apa itu kurang ? Tapi ini hanya batasan minimal kita bisa melakukan nya 3-5 kali seminggu " kata Alex .
" Om tapi Lala,"
" Dengar baik-baik, kita adalah suami istri dan harus menunaikan kewajiban " ucap Alex menasehati istrinya.
" Tapikan kita tidak saling ,"
" Justru itu kita harus belajar saling menerima , mungkin kita di jodohkan namun dalam prinsip ku menikah sekali seumur hidup jadi kamu harus melahirkan seorang pewaris untukku " pernyataan Alex .
" Kita sudah sama-sama dewasa jadi normal saja jika bercinta " ucap Alex karena umur mereka bukan lagi di fase terlarang juga .
" Om gimana kalau kita melakukan semuanya setelah pesta pernikahan kita aja" saran Lala .
" 3 bulan lagi?" pertanyaan Alex mengangkat sebelah alisnya.
" Iya Om, setidaknya kan kita bisa lebih saling mengenal lagian ,"
" Tidak , aku ingin memulai semuanya dari sekarang, aku ingin melakukan kewajiban dan menerima hak ku " ucap Alex .
" Tapi Om,"
" Lala kita akan memulainya semuanya dari sekarang " ucap Alex mengecup pipi dan leher Lala dengan penuh hasrat .
dobleeee donk thor😄💪
lanjuuttttttttt thor🤭😄💪
lanjutttttt💪😄