NovelToon NovelToon
Menjadi Ibu Susu Anak Adik Ipar

Menjadi Ibu Susu Anak Adik Ipar

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Konflik etika / Selingkuh / Romansa / Pihak Ketiga / Ibu susu
Popularitas:14k
Nilai: 5
Nama Author: myabra

Raisa cukup kaget saat mertuanya menyurunya menjadi ibu susu keponakannya sendiri anak dari adik suaminya. apakah Raisa menyetujuinya atau menolaknya?..

*******************************
"milikmu enak sekali beda jauh dengan milik istriku" pujinya kala milik mereka telah menyatu, membuat wanita yang dibawahnya tersenyum bangga " aku ingin setiap hari kita melakukan ini" ucapannya lagi sambil mulai menggoyangkan pinggulnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon myabra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 26

Raisa memegangi dadanya, dan napasnya memburu tidak menyangka mantan adik iparnya itu sudah berani mencium bibirnya. Raisa memegangi bibirnya yang terasa bengkak akibat ulah Arga. Nafasnya pun belum teratur. Dia mencoba menghirup udara sebanyak-banyaknya agar sampai ke paru-parunya. Mencoba memejamkan mata namun bayangan Arga yang menciumnya tadi begitu jelas membuatnya menggeleng pelan. Wajahnya panas saat mengingat pria itu mengatakan 'apa kamu suka? ' yang diangguki olehnya.

" Ya Tuhan" ujarnya malu dan langsung meninggalkan pintu. Sesudah memastikan pria itu pergi. Sebelumnya Raisa khawatir dengan keadaan Arga takut-takut pria itu nekat melakukan hal-hal bodoh. tapi sekarang bukan Arga yang dia khawatirkan, Dia menghawatirkan dirinya sendiri Yang terlena dengan ciuman yang sudah pria itu berikan. Entah sudah berapa lama Raisa pun tidak tahu terakhir kalinya dia berciuman. Walaupun dia hanya berciuman hanya saat sedang bercinta dengan Angga suaminya dulu. Yang jauh dari kata romantis

Jantungnya sudah berdetak dengan normal Raisa mulai melangkahkan kakinya dirumah asing itu menuju kamarnya. Saat dia membuka pintu terlihat ibu dan dua anaknya sudah tertidur pulas. Raisa masuk pelan-pelan takut membangunkan anak dan juga orangtuanya. Dia segera menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Setelah selesai Raisa membaringkan tubuhnya diatas kasur king size bersama ibu dan anak-anaknya. Dan matanya pun mulai terpejam.

Pagi menjelang udara segar nan sejuk dari pegunungan menerpa wajah-wajah yang kini sudah berada di taman. " Bu mbak Raisa mana ?" Tanya Fitri yang tidak melihat sang kakak. " Mbak mu masih tidur sama Angel. " Ujar Fatma yang sedang membongkar bekal cemilan yang dibawanya dari warung, karena tidak mungkin dia mengandalkan semuanya pada Arga. " Ini ibu bawa roti, biskuit , bawa kopi, teh kalian bikin sarapan, air panasnya ada di termos" ujar Fatma mengeluarkan semua makanan yang dia bawa.

" Papah, papah" panggil Rangga mencari keberadaan Arga. Sambil wajahnya merah seperti mau menangis. " Nenek mana papah?" Tanya Rangga kepada Fatma yang sedari dia bangun tidak menemukan pria itu. " Papah masih tidur" bohong Fatma karena dia tidak tahu keberadaan Pria itu. Mobilnya pun tidak ada , sudah pasti pria itu tidak ada dikamarnya. " Kakak udah cari tapi gak ada dikamar" ujarnya sudah mulai menangis memanggil nama Arga.

" Rangga kenapa Bu?" Tanya Raisa Sambil menggendong angel yang baru dia mandikan . " Cari papahnya " ujar Bu Fatma sambil geleng-geleng dengan tingkah cucunya yang tidak mau lepas dengan pamannya. Mendengar perkataan Bu Fatma menyebut nama pria itu, walaupun tidak langsung menyebut namanya , membuat wajah Raisa panas. Mengingatkan ciuman Arga dibibirnya. Dia tidak tahu harus bersikap seperti apa nanti jika bertemu dengan Pria itu. Saat mereka membicarakan pria itu. Sebuah mobil datang. Yang langsung membuat Rangga berlari menghampiri " papah" panggilnya sambil memeluk Arga yang baru turun dari mobil dan membawa tentengan.

Angel bahkan turun dari gendongan Raisa. Begitupun Ameera yang senang melihat papahnya datang . " Anak-anak papah sudah pada ganteng dan cantik wangi lagi" Ujarnya sambil mencium mereka satu persatu. " Kakak udah mandi papah" Ujarnya menggemaskan. Begitupun dengan angel sedangkan Ameera hanya bisa panggil papa, papa. Yang langsung dapat ciuman bertubi-tubi dari Arga melihat tingkah gemas putrinya.

" Mama sudah mandi belum?" Tanyanya kepada Raisa yang terlihat seperti habis bangun tidur. Membuat Raisa gelagapan. Sedangkan anak-anaknya mengolok-olok nya, bilang kalau mamanya belum mandi.

" Sus nanti siapkan anak-anak jam sembilan kita berangkat" ujarnya memberi tahu.

" Kita mau kemana papah?" Tanya Rangga penasaran. " rahasia" ujar Arga membuat semua orang tanda tanya. " Ya.. udah papa tidur sebentar" Ujarnya pamit pergi kekamar . Dari semalam Arga belum tidur. Lelah pikiran dan lelah hati itu yang dia rasakan. Saat melewati kamar Raisa terdengar suara tawa wanita itu. " Dia sedang berbicara dengan siapa?" Tanyanya entah kepada siapa. Arga tengok kanan-kiri. Karena tidak ada orang dia mendekati kamar Raisa dan menguping pembicaraan wanita itu.

" Iya. maaf mas karena gak ngasih kabar, Rangga lagi diajak jalan-jalan pamannya, jadi untuk beberapa hari ini tidak masuk sekolah." Ujar Raisa menjelaskan kepada wali kelas Rangga. Sekali Gus teman Raisa. " Oh... Kirain Rangganya sakit, ya sudah kalau begitu selamat liburan" ujar orang diseberang sana.

Akhirnya sambungan terputus, Raisa. Membalikkan badannya. Dia sangat kaget dengan pria yang tiba-tiba sudah berada di dalam kamarnya. "A-arga sedang apa disini?" Tanyanya karena pria itu tanpa permisi masuk kedalam kamarnya. " Siapa yang menelepon tadi?" Tanyanya tak suka dengan cara Raisa berbicara dengan orang yang meneleponnya tadi.

" Gurunya Rangga" Ujarnya dan cepat-cepat mengambil hijab yang tadi dia lepas, karena niatnya tadi dia mau mandi. Tapi Arga menghalanginya dan menarik tubuh Raisa dan menjatuhkannya keatas ranjang begitupun dengan dirinya yang ikut menjatuhkan diri disamping tubuh Raisa membuat Raisa ketakutan. " Jangan takut. Temani aku tidur" ujarnya yang langsung memeluk tubuh Raisa membuat Raisa membeku. Tubuhnya seperti patung hanya diam membatu. Arga makin mengeratkan pelukannya.

"Aku tidak ingin mendengar kamu bicara dengan pria manapun, selain aku. Kamu mengerti?" Ujarnya memperingatkan, membuat Raisa menatap pria itu mencari sesuatu yang salah diwajahnya. " Apa dia habis terjatuh dan kepalanya terbentur? Mangkanya pria itu menjadi aneh" pikirnya . Karena sejak semalam Arga sudah bertingkah aneh dari menciumnya dan kini memeluk tubuhnya. Situasi intim yang biasa dilakukan pasangan suami istri.

" Tidurlah, kalau tidak ingin aku makan" ancamnya sambil memejamkan matanya dan langsung tertidur pulas disamping tubuh Raisa sambil memeluk tubuh wanita itu. Raisa tidak berani bergerak. Mendengar ancaman pria itu membuat dirinya takut bergerak.

dengkuran halus laki-laki itu mulai terdengar membuatnya ikut mengantuk dan tanpa sadar diapun akhirnya tertidur dalam pelukan Arga

" Bu kapan berangkat ini udah jam sepuluh lewat, tapi mas sama mbak belum ada bangun nya " ujar Fitri yang tidak sabar begitupun anak-anak yang sudah didandani rapih." mana ibu tidak tahu, mbak dan mas mu kan masih tidur pintunya juga dikunci" ujar Fatma. Karena tak biasanya putrinya itu mengunci pintu.

"Ibu mau kemana?" Tanya Fitri melihat ibunya itu masuk kedalam rumah. " Ya mau ngeh bangunin mbak mu" ujar Fatma. Akhirnya Bu Fatma kembali kekamar. Saat dia putar handel pintu Tak dikunci tidak seperti tadi, mungkin putrinya itu sudah bangun " sah" panggil ibu membangunkan Raisa yang tengah tertidur pulas. " Sah bangun sudah siang" Ujar ibu Sambil menggoyangkan lengan Raisa. Raisa mulai membuka matanya yang masih dilanda ngantuk dan belum sadar sepenuhnya. " Ibu''

Saking kagetnya matanya melotot dan gelagapan dia mencari sosok yang tadi tidur disampingnya.

" Kamu cari apa sah?" Tanya ibu melihat anaknya bertingkah aneh dari kemarin. " E.. gak Bu, Raisa hanya kaget ibu sudah ada didepan Raisa" Ujarnya jujur memang dia kaget melihat ibunya sudah ada didepannya

1
Farid Atallah
di gantung lagi
Su-heriyah🍒
asiapp🙏
اختی وحی
hrs ny jgn berbelit² thor, arga hrsnya ngmong sma bpkny klw dia tdk mnyentuh talita, sdh pasti itu bkn anknya
Indah Tuk Di Kenang
kenapa sih thorr ...
gak ngomong langsung👍👍👍
Frida Fairull Azmii
sekantor pada sakit semua kelakuan nua
Farid Atallah
doubel up dong Thor 😚
Su-heriyah🍒: lagi diusahakan kak🤭
total 1 replies
Eridha Dewi
udah ketahuan selingkuh kenapa tidak di cerai in
Tamirah Spd
Sudah jelas tanda tanda suami gak beres, betul pepatah ipar adalah maut. ini kelemahan istri selalu diremehkan kalau gak kerja sendi, untuk minta uang saja dibentak padahal untuk kepentingan pendidikan anaknya. Jangan menyerah harus kuat cari kerja bila perlu, kalau gak tahan minta cerai aja.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!