NovelToon NovelToon
Aulya

Aulya

Status: tamat
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Bullying dan Balas Dendam / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Sucii Amidasari

bagaimana jadinya saat seorang Gadis bernama Aulya Ronglay adalah Artis terkenal dengan semua jenis penghargaan yang telah mengharumkan namanya masuk ke Dunia Novel dan lucunya sebagai pemeran Figuran? .
Aulya memiliki sebuah Cincin usang yang ditinggalkan sejak kecil dari Kedua Orangtuanya, Aulya tidak tau Cincin itu keberuntungannya sampai suatu saat Ia membaca Novel yang namanya sangat mirip dengan pemeran figuran dalam Kisah itu yang hidupnya di sakiti tanpa sengaja oleh pemeran Protagonis Pria yang sudah jatuh Cinta pada Pemeran Protagonis Wanita.
Aulya tidak suka karakter lemah Sosok Pemeran Figuran itu seperti tidak ada Pria lain di muka bumi dunia Novel itu.

Selow Update??!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sucii Amidasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

memulai hidup baru

Aulya tidak menyangka masalah Aulya lebih rumit dari pemeran utama dalam Novel Cinta yang Tidak bisa Memilih, Aulya ingat bagian Satria juga begitu terpuruk karna tidak ada siapapun disisinya ditambah Levon bunuh diri membuatnya merasa bersalah.

Aulya yang bodoh sibuk dengan Robby tidak mengetahui hal buruk yang menimpa Orang yang begitu tulus mencintainya, Aulya yang bodoh mencampakkan berlian murni hanya untuk mengejar berlian imitasi, bodoh sekali Aulya dalam karakter Novel ini yang dibuat oleh Penulis Novel, Aulya tidak tau siapa yang harus disalahkan, apakah penulis Novel yang tidak punya hati membuat karakter Aulya seperti itu apa Aulya yang memang bodoh.

"mereka terlihat begitu konyol saat berteman tapi saat dalam masalah besar, hati mereka begitu dekat melebihi saudara kandung." batin Aulya jadi merasa bersalah lalu berlari ke arah Levon dan sontak saja menarik tangan Levon serta memeluknya.

Levon membelalak dan mata Satria hampir melompat keluar, Tania membekap mulutnya syok dengan tindakan tidak terduga Aulya.

"Ehh?? a--aku tidak melakukan apapun." bela Levon dengan serius tapi tangannya malah membalas pelukan Aulya.

"Levon...!" bentak Satria menarik-narik baju belakang Levon.

"mulai sekarang kau akan jadi Abang keduaku, anggap aku adikmu sekarang, abang tidak sendiri." ucap Aulya dengan nada yang begitu dalam.

Levon tertegun sementara Satria yang marah karna cemburu mematung mendengar Aulya mengatakan kalau Levon sendiri, bagaimana Aulya tau kalau Levon tidak punya siapapun dalam hidupnya selain Satria.

Levon adalah cucu tunggal Perusahaan alat Olahraga terbesar di Luar Negeri dan beberapa tahun saat Levon diangkat menjadi CEO, kakeknya meninggal dunia dan hal itu membuat Levon menjadi pribadi yang begitu dingin serta tidak bisa tersentuh namun kematian Kakeknya menjadi misteri, Satria yang kasar pada Levon mencari tau kematian Kakeknya Levon dan kebenaran terungkap.

sejak saat itu Levon menempel pada Satria bahkan saat melihat Keluarga Satria yang hangat membuatnya iri dan dengan tak tau malunya menempel pada mereka, alasan Levon selama ini menyukai Aulya karna ingin bersatu dengan Keluarga Satria. anggap saja Levon terobsesi ingin bergabung dengan Keluarga bahagia itu.

"ab--abang?" beo Levon melihat ke Satria yang terkejut.

Aulya mengangguk lalu melepaskan pelukannya dari Levon, "kenapa aku bisa melupakan masalah Levon? sial*n... penulis tidak punya hati sama sekali, kenapa dia membuat pemeran Figuran dalam Novel ini menyedihkan?." batin Aulya berbagai ingatan tentang cerita Novel ini memang sangat menyedihkan tapi tidak dengan si pemeran utama.

Aulya mengeluarkan Ponselnya dan menghubungi Maminya, "haloo Mii?? Aulya mau kita buat KK ulang dan masukkan Abang Levon ke dalamnya." pinta Aulya.

Satria menggaruk-garuk kepalanya sedangkan Levon hatinya seperti penuh ledakan kembang api, Keluarga? kini Ia akhirnya paham bahwa Obsesinya menginginkan Aulya itu bukan karna Cinta melainkan ingin bersama dengan Keluarga ini.

"Satriiaa?? kau jadi saudara kembarku..!" teriak Levon dengan Konyol merangkul bahu Satria sampai nyaris terjatuh.

permintaan Aulya tentu aneh bagi Tya tapi tidak ada penolakan bagi Tya maupun Boy sebab sejak dulu Levon memang seperti anak sendiri bagi mereka, maka nya tidak setuju Levon bersama Aulya.

"lepas...!?" bentak Satria dan Levon malah semakin kegirangan memeluk Satria seperti Papa kandungnya yang tak bertemu sekian tahun lamanya.

Aulya tersenyum lembut lalu memeluk keduanya sehingga mereka bertiga berpelukan layaknya saudara kandung, Tania tidak bisa menahan rasa harunya melihat tindakan Aulya bisa membuat suasana seperti ini.

.

Keluarga baru Levon beramai-ramai membuatkan sebuah kamar dengan isi yang menarik oleh Tya, Boy, Satria, Tania dan Levon.

"apa-apaan ini? kenapa kamarku harus warna abu-abu? aku suka Hitam." rengek Levon bak anak kecil.

"apa ini? kenapa ada boneka landak? aku tidak suka." Levon mencampakkan boneka Landak itu.

Aulya mengambil boneka itu lalu melemparnya ke Levon yang otomatis terkena pukulan maut Aulya yang menatap sengit dirinya.

"Aku beli Boneka itu hampir seluruh sudut Kota ini Bang, jangan coba-coba mencampakkannya." omel Aulya dengan mata melotot.

Levon ditertawai oleh yang lainnya tapi berbeda dengan Levon yang tidak malu sama sekali malah terus mencari masalah hanya untuk mendapatkan perhatian Keluarganya itu, Levon senang dimarahi dan dibentak oleh Keluarga barunya itu. hanya dalam Keluarga ini saja Levon dianggap anak bukan alat untuk menghandel sesuatu.

.

di kamar,

Aulya menatap wajahnya didepan cermin,

"Aulya? hidupmu akan bahagia kedepannya dan maaf aku memutus jalan kebahagiaan Pria yang kamu cintai, aku menyatukan mereka tapi aku tidak ingin bertindak bodoh sepertimu, bagiku Keluargamu dambaanku sementara Cinta dari Pria? hal seperti itu akan datang dengan sendirinya jika dia memang jodohmu tidak perlu dikejar." gumam Aulya tersenyum manis begitu tulus saat ini.

"semakin mahal dirimu maka hanya Orang berkelas dan banyak uang saja yang akan mengejarmu." gumam Aulya seperti memberi masukan untuk Aulya yang asli.

Aulya tersenyum bahagia berada di Novel ini bahkan Ia tidak sesibuk saat menjadi Artis, timbul dalam hatinya untuk takut kembali ke dunia nyata nya, disini Aulya punya Ibu kandung yang di dunia nyatanya telah tiada, 2 abang yang sangat menyayanginya dan sahabat sejati seperti Tania.

Aulya menggeleng kepalanya, "Novel tetap Novel yang penting buat ending yang bahagia." bisik Aulya malah mulai baper dengan dunia nya kini sampai enggan untuk kembali.

"masalah Robby dan Aneta? aku sudah sedikit memberi pelajaran, hanya memutus jembatan antara mereka saja sudah membuat mereka hancur, haha..! aku senang tidak berbuat banyak untuk membalas perlakuan mereka." batin Aulya.

.

ke esokan harinya,

Aulya menemani Tania memotret di Toko milik Bunda Lindy yang memiliki Ruangan khusus pemotretan, ternyata Fotografernya memang sangat tegas tapi Tania sangat sabar menghadapi kemauan Pria itu sampai puas dengan pekerjaannya terlebih lagi Aulya selalu ada dengannya seperti Manager yang begitu baik.

Bunda Lindy menemui Aulya, "Nona? Bunda tidak menyangka Modelmu sangat sabar menghadapi Fotografer kami."

Bunda Lindy memanggil Nona karna berpikir Aulya spesial bagi Tuan Rinaldy.

Aulya tersenyum, "terimakasih Bunda, panggil saya Aulya saja seperti sebelumnya tidak perlu pakai Nona."

Bunda Lindy terkekeh dan kebetulan Aulya menoleh ke Tania yang tersenyum ceria ke arahnya sambil melambai walau beberapa kali harus diomeli oleh Fotografernya.

"sekarang Bunda paham kenapa Tuan Aldy menyukaimu." gumam Bunda Lindy dan Aulya menoleh ke Bunda Lindy.

"Bunda bicara apa?" tanya Aulya dengan alis mengkerut.

Bunda Lindy menggeleng, "kalau Bunda lihat kamu punya Aura superstar, kenapa tidak ingin menjadi Artis?" tanya Bunda Lindy mengalihkan.

Aulya tersenyum karna ini kata-kata yang sama saat seorang Manager dunia Entertainment menawarkannya menjadi Artis.

"apa temanku tidak punya, Bunda?" tanya Aulya.

Bunda Lindy melihat ke arah Tania, "dia punya bakat dan kesabaran, dunia ini sangat kejam. menurut Bunda jadi bintang besar tidak mudah tentu saja butuh sikap itu untuk tetap bertahan, dengan begitu Bunda yakin Artismu akan jadi Artis Superstar."

Aulya mengangguk, "bakat itu bisa dilatih." jawab Aulya mengakui hal itu.

1
mrsdohkyungsoo
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
mrsdohkyungsoo
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/ ketelen
SSDY
bagus alur ceritanya
Muhammad Mundzir
cukup bintang yg berbicara
Muhammad Mundzir
maaf sangking asyik baca baru bisa koment
Muhammad Mundzir
hai kak salam kenal
Sucii Amidasarii: salam kenal juga
total 1 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒆𝒓𝒆𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏 𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒏𝒚𝒂 👍👍👍👏👏👏😘😘😘
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒌𝒉𝒊𝒓 𝒚𝒈 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒂𝒉𝒂𝒈𝒊𝒂𝒌𝒂𝒏 👏👏👏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒅𝒂" 𝒔𝒂𝒋𝒂 😅😅
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒕𝒆𝒓𝒏𝒚𝒂𝒕𝒂 𝑩𝒊𝒏𝒕𝒂𝒏𝒈 𝒊𝒕𝒖 𝑨𝒏𝒆𝒕𝒂 𝒅𝒊 𝒏𝒐𝒗𝒆𝒍 𝒚𝒈 𝑨𝒖𝒍𝒚𝒂 𝒎𝒂𝒔𝒖𝒌𝒊
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝑨𝒖𝒍𝒚𝒂 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒍𝒖 𝒃𝒊𝒔𝒂 𝒃𝒆𝒓𝒎𝒂𝒊𝒏 𝒄𝒂𝒏𝒕𝒊𝒌
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒑𝒂 𝑩𝒊𝒏𝒕𝒂𝒏𝒈 𝒊𝒕𝒖 𝑪𝒆𝒍𝒍𝒊𝒏 🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒆𝒏𝒂𝒑𝒂 𝒃𝒌𝒏 𝒏𝒊𝒌𝒂𝒉 𝒅𝒖𝒍𝒖 𝒃𝒂𝒓𝒖 𝒖𝒏𝒃𝒐𝒙𝒊𝒏𝒈 🤦‍♀️🤦‍♀️
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒔𝒊𝒂𝒑𝒂 𝒎𝒂𝒏𝒕𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂 𝑨𝒍 🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒑𝒅 𝒌𝒂𝒈𝒆𝒕𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈" 𝒚𝒈 𝒂𝒅𝒂 🤭🤭
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒋𝒅 𝒆𝒓𝒂𝒏 𝒖𝒕𝒂𝒎𝒂 𝒄𝒐𝒘𝒐𝒌𝒏𝒚𝒂 𝒅𝒊𝒈𝒂𝒏𝒕𝒊 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑨𝒍𝒅𝒚
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒚𝒂 𝒘𝒂𝒋𝒂𝒓 𝒍𝒂𝒉 𝑨𝒖𝒍𝒚𝒂 𝒕𝒉 𝒔𝒆𝒎𝒖𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒌𝒂𝒓𝒏𝒂 𝒅𝒊𝒂 𝒑𝒆𝒓𝒏𝒂𝒉 𝒎𝒂𝒔𝒖𝒌 𝒌𝒆 𝒏𝒐𝒗𝒆𝒍 𝒊𝒕𝒖
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒍𝒏𝒈𝒔𝒏𝒈 𝒅𝒆𝒌𝒆𝒕
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒋𝒅 𝑨𝒖𝒍𝒚𝒂 𝑻𝒆𝒓𝒊𝒎𝒂 𝒑𝒆𝒓𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒊𝒓𝒂𝒊𝒏 𝒎𝒂𝒎𝒊 𝑹𝒐𝒔𝒊 𝒘𝒂𝒋𝒂𝒉𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒂𝒎𝒂 𝒌𝒂𝒚𝒂𝒌 𝒎𝒂𝒎𝒊 𝑹𝒐𝒔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!