NovelToon NovelToon
DINIKAHI PRIA KEJAM

DINIKAHI PRIA KEJAM

Status: tamat
Genre:Pengantin Pengganti / Crazy Rich/Konglomerat / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:111k
Nilai: 4.9
Nama Author: poppy susan

Stevi memutuskan untuk melupakan cintanya kepada Alex dengan menerima lamaran dari Thomas, yang tidak lain adalah adik Alex.
Tapi di saat Stevi dan Thomas akan menikah, prahara datang. Stevi di fitnah dan itu membuat Thomas pergi dan meninggalkan Stevi.
Orang tua Thomas yang malu akan kelakuan anak bungsunya, meminta Alex untuk menggantikan adiknya menikahi Stevi.
Alex tidak bisa menolak, namun dalam hatinya Alex sangat marah karena saat ini Alex sudah mempunyai kekasih.

Akankah Stevi bertahan dengan pernikahannya ataukah Stevi memilih untuk pergi dan menyerah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 26 Permintaan Mertua

Ruangan Thomas tepat berada di samping ruangan Alex, Alex begitu sangat emosi. Maya mengambilkan air minum untuk Alex. "Kak, ini minum dulu," seru Maya.

Alex meneguk air itu sampai tandas, napasnya tampak memburu menandakan kalau Alex sangat marah kepada Thomas.

"Tenang Kak, jangan emosi," seru Maya.

"Kamu jangan ikut campur, ini urusanku dan adik sialan itu!" bentak Alex.

Maya kembali mengeluarkan jurusnya untuk menarik simpati Alex, mata Maya mulai berkaca-kaca.

"Kenapa Kakak berubah? akhir-akhir ini Kakak jadi sangat emosian dan sering membentak aku, padahal sebelumnya Kakak begitu lembut kepadaku," seru Maya dengan deraian air matanya.

Alex melihat Maya yang menangis justru semakin emosi. "Sudahlah May, kamu tidak usah lebay. Aku sedang pusing ini, jangan menambah masalah lagi!" bentak Alex.

"Kakak jahat."

Maya pun dengan cepat keluar dari ruangan Alex, Alex tidak mengejar Maya. Saat ini Alex sudah tidak peduli lagi dengan Maya, awalnya Alex akan luluh melihat air mata Maya tapi entah kenapa saat ini rasa itu tidak muncul justru Alex semakin kesal kepada Maya yang menurutnya terlalu lebay dan manja.

Maya masuk ke dalam ruangannya, dia menghapus air matanya dengan kasar.

"Kurang ajar, ini semua gara-gara Stevi dan aku harus membuat perhitungan dengan Stevi," geram Maya dengan mengepalkan tangannya.

Sementara itu, setiap hari pekerjaan Stevi semakin banyak semenjak Maya pergi, tidak ada yang membantu Stevi.

"Astaga, sungguh sangat melelahkan sepertinya aku harus mencari asisten baru," gumam Stevi.

Tiba-tiba ponsel Stevi berbunyi, dan terlihat ada nama Mama mertuanya di sana. Stevi dengan cepat mengangkat telepon dari Mama mertuanya itu.

📞"Halo Ma, ada apa?" tanya Stevi.

📞"Sayang, kamu pulang kerja jam berapa?"

📞"Sepertinya malam deh Ma, Stevi harus lembur karena Stevi banyak pekerjaan."

📞"Kamu jangan lembur, pulang sore saja karena Mama dan Papa rindu sama kamu ingin makan malam bersama. Bisa kan, kamu pulang sore dan pulang ke rumah Mama? Mama ingin kamu menginap di sini satu malam saja," rengek Mama Linda.

📞"Aduh, bagaimana ya Ma?"

📞"Ayolah sayang, please."

Stevi terdiam sejenak, dia bingung harus jawab apa. Di satu sisi, dia tidak mau mengecewakan Mama mertuanya yang sangat baik itu tapi di sisi lain, dia sama sekali tidak mau bertemu dengan Thomas.

📞"Sayang, bagaimana?" tanya Mama Linda.

📞"Baiklah Ma, nanti Stevi menginap di sana."

📞"Alhamdulillah, ya sudah Mama tunggu."

Linda pun memutuskan sambungan teleponnya, Stevi mengusap wajahnya. Sungguh situasi ini membuatnya tidak nyaman, harus bertemu dengan orang-orang yang sangat dia benci.

***

Waktu sudah menunjukan pukul 17.00 sore, Thomas cepat-cepat keluar dari ruangannya karena dia berniat ingin segera pulang dan kembali menemui Stevi.

Bruuukkk...

Thomas menabrak Maya yang sama-sama baru keluar dari ruangan masing-masing.

"Aw," seru Maya.

"Astaga, bisa tidak kalau jalan itu lihat-lihat? gak tahu apa kalau aku sedang buru-buru," kesal Thomas.

Thomas pun dengan kesal segera pergi meninggalkan Maya, Maya masih terduduk di lantai bahkan Thomas tidak menolong Maya terlebih dahulu.

"Dasar cowok tidak peka, bukanya tolongin dulu malah pergi begitu saja," kesal Maya.

Pintu ruangan Alex terbuka, Maya pura-pura kesakitan berharap Alex akan menolongnya karena Alex paling tidak bisa melihat Maya terluka.

"Kak, tolongin aku," rengek Maya dengan wajah yang dibuat kesakitan.

"Astaga, kamu sudah besar kan, bisa berdiri sendiri? aku sedang buru-buru ini," seru Alex.

Lagi-lagi Alex pergi meninggalkan Maya dan Maya semakin kesal kepada Alex.

"Adik Kakak benar-benar sangat menyebalkan!" teriak Maya.

Alex cepat-cepat melajukan mobilnya menuju kantor Stevi, Alex tidak mau kalah oleh Thomas. Dia juga akan terus berusaha meminta maaf kepada Stevi.

Sementara Stevi baru saja sampai di rumah kedua orang tua Alex dan Thomas.

"Assalamualaikum."

"Waalaikumsalam. Ya Allah Stevi, Mama rindu sekali sama kamu Nak," seru Mama Linda sembari memeluk menantu kesayangannya itu.

"Stevi juga rindu sama Mama, Mama sama Papa apakabar? kalian baik-baik saja, kan?" tanya Stevi.

"Kamu jangan khawatir, Mama dan Papa baik-baik saja kok. Justru yang Papa khawatirkan itu kamu, apa kamu bahagia? apa Alex selalu bersikap kasar kepadamu?" tanya Papa Bobby.

"Tidak Pa, Kak Alex tidak pernah kasar kepada Stevi," dusta Stevi dengan senyumannya.

"Sayang, kok Mama lihat kamu agak kurusan ya."

"Mungkin kecapean Ma, soalnya akhir-akhir ini pekerjaan Stevi banyak banget," sahut Stevi.

"Ya sudah, sekarang kamu istirahat saja di kamar Alex, Mama mau masak dulu buat makan malam nanti."

"Stevi bantuin ya, Ma."

"Jangan Nak, kamu pasti capek."

"Tidak kok, Stevi tidak capek."

"Ya sudah, terserah kamu saja."

Akhirnya Stevi membantu Linda memasak, tidak lama kemudian Thomas pun pulang. Dia sampai tidak fokus dengan mobil Stevi yang ada di sana, karena pikiran dia saat ini ingin cepat-cepat mandi dan pergi ke rumah Alex untuk menemui Stevi.

Thomas berjalan cepat hingga baru saja dia naik dua tangga, indera pendengarannya menangkap suara wanita yang akhir-akhir ini sedang dia rindukan.

Thomas mengurungkan niatnya untuk naik ke lantai dua, dia pun perlahan melangkah menuju dapur. Thomas mengintip dari balik pintu dapur, dan betapa terkejutnya Thomas saat melihat Mamanya sedang memasak bersama Stevi.

"Stevi," batin Thomas.

Thomas memperhatikan Stevi yang tampak bahagia menemani Mamanya memasak, Stevi tertawa dan itu sangat Thomas rindukan.

"Aku sangat merindukanmu, Stevi. Maafkan aku," batin Thomas.

Setelah cukup lama memperhatikan Stevi, Thomas pun memutuskan untuk mandi. Thomas sangat bahagia karena ada Stevi di rumah itu, awalnya Thomas ingin menemui Stevi tapi tidak disangka-sangka, Stevi justru ada di rumahnya.

Thomas semakin bersemangat apalagi saat ini Alex tidak ada, jadi dia nanti bisa bicara bebas dengan Stevi.

Berbeda dengan Thomas yang saat ini sedang bahagia, Alex justru baru saja sampai di kantor Stevi. Alex segera menghampiri resepsionis untuk menanyakan keberadaan ruangan Stevi.

"Maaf Mba, ruangan istri saya di sebelah mana ya?" tanya Alex.

"Oh, Bu Stevi sudah pulang Pak."

"Hah, pulang? kapan?" tanya Alex.

"Kira-kira setengah jam yang lalu."

"Ah baiklah, terima kasih."

Alex kembali masuk ke dalam mobilnya. "Pasti Stevi sudah pulang ke rumah," gumam Alex.

Alex pun dengan cepat melajukan mobilnya, tidak membutuhkan waktu lama akhirnya Alex sampai di rumah.

"Bi, apa Stevi sudah pulang?" tanya Alex.

"Belum Tuan, Non Stevi belum pulang."

"Lah, dia ke mana? aku susul ke kantornya, katanya dia sudah pulang tapi di rumah tidak ada," seru Alex.

"Mungkin pulang ke rumah orang tuanya, Tuan."

"Ah iya, bisa jadi. Ya sudah kalau begitu aku mandi dulu."

Alex menuju lantai dua dan masuk ke dalam kamarnya, dia berencana mau mandi dan setelah mandi baru dia akan menyusul Stevi ke rumah mertuanya. Alex mengira kalau Stevi pulang ke rumah orang tuanya, padahal Stevi saat ini berada di rumahnya sendiri.

1
Tigih Rivanti
bagus
Vitha Vivi
Luar biasa
Ji Gong
bagus dan berkesan
Ji Gong
kapan karya barunya kak. di tunggu ya?
Nunung Chaniago
Luar biasa
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
akhirnya bahagia juga,trimakasih banyak kk author karyamu sangat bagus🙏🤗
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: Sama-sama, Terima kasih juga sudah mampir di karya receh ku🙏😊
total 1 replies
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
terharu bacanya perjuangan alex tidak sia sia/Cry/
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
tenang saja alex stevi pasti nerima kamu,tuhan author sudah mengatur jodohmu dengan stevi🤗
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
astaga ternyata jhon laki laki bejat,semoga stevi mau balik lagi sama aleks
Santi Rizal
suka ceritanya ga ngebosenin...thanks othor
Santi Rizal
semoga Maya benar-benar insyaf
Santi Rizal
Karena banyak kesedihan dan penderitaan menjadikan Stevi super woman... keren deh
Santi Rizal
biar kerasa tuh Alex... karena telah menyia-nyiakan Stevi
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
uhuy alex ayo Pepet terus stevinya
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
jangan menyerah alex aku bantu doa dari sini
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
aduh lana jangan ketinggin cinta sama alex segala,dia itu udah jadi batu es bukan kulkas lagi cintanya ga akan tergoyahkan
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
jelas aja laris yang jualannya arjuna semua
Oma Said
ah...perempuan kaya tapi bloon
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
kalo begini ceritanya kasian juga ya si alex
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
rasain karma tak semanis kurma
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!