NovelToon NovelToon
My Princess

My Princess

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: Adhel Younges

Ini kisah putri dan pangeran Rafa, bagi yang baru mampir di sarankan untuk membaca novel mommy Ara dulu ya.

Pangeran Rafa Singgalang, putra kedua dari Fajri Singgalang, Rafa sangat mencintai kekasihnya, mereka baru berpacaran kurang lebih lima bulan, sebulan menjelang pertunangannya Rafa mengalami kecelakaan hingga dinyatakan lumpuh, namun ada fakta di balik kelumpuhan Rafa apakah itu?

Putri Alfarizi Loghan, anak kedua dari dari Arkan Alfarizi loghan, putri syok mendengar kabar tentang kelumpuhan Rafa, namun ia sangat tulus menerima keadaan Rafa, tapi siapa sangka sang Daddy tak merestui hubungan mereka semenjak Rafa di nyatakan lumpuh.

bagaimana kisah selanjutnya dan apakah Rafa bisa sembuh seperti sedia kala??


Yuk simak kisah tapi jangan lupa kasih dukungan pada Author yaa🤗

Wasalam🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adhel Younges, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Kerumah mertua

Saat mereka akan menyantap sarapan pagi tiba-tiba.

“Maaf semua aku telat,” ujar seseorang yang datang dari arah depan. Sontak semua menoleh ke sumber suara.

“Papaaaaaa, teriak putri detik itu juga ia berlari bahkan berhamburan ke dalam pelukan Leo, lalu ke Mita.

“Maaf kan papa dan mama telat Karna baru balik dari luar kota,” ujar Leo.

“Telat, sangat telat, tapi ngak apa asal papa sama  Mama ngak lupa bawa hadiahnya,” seloroh putri.

“Ck..kau ini, papa belum gajian makanya ngak bawa hadiah,” canda Leo balik.

“dasar pelit, ayo ma kita sarapan bareng,” ujarnya pada Mita setelah itu membawa Mita ke meja makan dimana semua keluarganya sudah menunggu, Leo mengekor di belakang dan duduk di sebelah istrinya.

“Mama duduk di sebelah kak ay, aja ya,” ujarnya.

@

@

@

Selesai sarapan pagi kini, mereka memutuskan untuk pulang, melihat Rafa berjalan normal sontak membuat Leo membulatkan matanya.

“Raf, kamu...?,”

“Rafa ngak lumpuh pa, tapi Karna ke usilan Daddy dan papa mertua membuat ia terpaksa berpura-pura lumpuh demi sebuah kejutan di hari ulang tahun ku dan juga pernikahan yang bersejarah ini,” ujar putri panjang lebar.

“Yaaasalammm, arkannnn, Fajri,” teriak Leo seraya menatap mereka berdua secara bergantian.

“Kalian berdua memang orang tua tak ada akhlak,” umpat Leo.

“Jangan mengumpat ku, kalau tidak kau....,'

“Kalau tidak apa hm....?,” geram Leo

“Sudah-sudah, jangan seperti anak-anak, semuanya sudah selesai, sekarang ayo kita pulang untuk beristirahat,”

“Ayo nak kita pulang,” ajak mama Rafa pada putri,” putri sedikit tertegun mendengar ajakan mama Rafa.

“iya sayang kamu pulang ke rumah mertua kamu, dan jangan lupa sering-sering main ke rumah mommy,” ujar Ara dengan mata yang sudah berkaca-kaca.

Putri pun segera memeluk Ara, ia juga menangis seperti mommynya, ini kali pertama ia jauh dari Ara dan pisah rumah.

“Aku akan sering tengok mommy,” ujar lalu mencium pipi Ara.

“Sama Daddy ngak pamitan?,”

“Ngak, ke jahilan Daddy masih berasa,” ujar nya manyun lalu memeluk daddynya.

“Rafa, tolong jaga dan jangan pernah sakiti putri saya Karna dia adalah My Princess kami satu-satunya, jika kau tak lagi sayang dan cinta padanya pulang dia kembali kepada kami,”

“Daddy tak usah khawatir aku akan menjaga dan melindungi ya, serta rasa cinta dan sayang ku awet hingga kami menua bersama,” ujar Rafa mantap.

“Aku pegang janji mu Rafa,” tegas Arkan.

“Adek Abang udah besar, jadi jika ingin bermanja maka bermanjalah pada suami bukan sama Abang atau Daddy lagi, dan semoga kebahagiaan selalu mengiringi kalian,” ujar Ares sambil memeluk adiknya itu.

“makasih bang doanya, doa yang sama buat Abang,” jawab putri yang masih dalam dekapan Ares.

Usai berpamitan mereka naik mobil masing-masing, putri duduk di kursi belakang bersama mama Rafa, sedangkan Rafa duduk di kursi kemudi yang di temani papanya. Tak banyak yang mereka bicara dalam mobil hanya papa Rafa yang sesekali mengusili anaknya itu.

Hingga mobil mewah itu tiba di halaman rumah yang sangat Elit di kawasan tersebut.

Ceklek....

Mama Rafa membuka pintu utama.

 dannnn........

“Taraaaa,” ujar Dara serta anak Ayunda.

“Selamat datang bunda,”

“Selamat datang Kaka ipar,”

Ujar Dara serta Khanaya secara bersamaan.

“Bunda?,” beo Rafa.

“Iya om, kata kak dara aku disuruh panggil bunda sama wanita nya om, dan panggil ayah sama om,” adunya dengan gaya bicara mulut di manyun-manyun in membuat siapa saja yang melihatnya sangatlah gemas ingin rasanya Rafa mencubit bibir manyun milik Khanaya itu.

“Sayang, apa kamu keberatan jika Khanaya memanggilmu bunda?,”

“Ngak, aku suka kok,” tukas putri canggung jujur saja ia sangat malu sebenarnya tapi ngak bisa nolak takut bocah kecil yang mengemaskan itu kecewa.

“Anggap saja sebagai latihan ya jika kita punya anak nanti ngak perlu lagi canggung iya kan?,” tukas Rafa dengan senyum menggoda.

“Aaaaauuusssss, aduh sakit yang,” ujar Rafa saat di cubit putri tepat di pinggangnya.

“Makanya kalau ngomong jangan asal,” ujar putri seraya memalingkan wajahnya karna malu.

“Sudah ngak usah ribut, ayo masuk put,” ajak mama Rafa sambil menarik tangan putri lalu membawanya ke ruang tengah.

Tiba di sana sudah ada Ayunda serta nenek Rafa dan juga adik dari mama Rafa, serta seorang wanita seumuran dengan dara ia menatap putri sinis.

“Jadi ini istrinya mas Rafa?,”

“Iya, kenapa Lo iri Kan kalau ternyata istrinya mas Rafa lebih cantik dari Lo,” sungut Dara yang tak pernah akur dengan wanita tersebut.

“Ck, ngak juga, aku biasa aja,”

Tak berselang lama Rafa datang bersama papanya. Lalu ia menatap Lina dengan sangat kesal.

“nek, apa kabar?,” lalu Rafa menyalami wanita itu.

“baik,” saat tangannya sudah di sambut oleh neneknya tapi tangan yang satu lagi menjewer telinga Rafa.

“Dasar cucu kurang ajar kau sengaja ya bikin nenek mu mati mendadak saat mengetahui jika cucu laki-lakinya lumpuh total tapi liat sekarang kau bisa berjalan bahkan lebih cepat dari sebelumnya,” omel nenek itu yang masih menjewer telinga Rafa.

“Maaf nek, ampun itu nenek jewer saja telinga anak nenek yang satu itu ya, dia yang punya ide gila seperti itu,” ujar Rafa kemudian ia mengusap-usap telinga Karna sakit.

“Fajri sini kau, dasar anak kurang asin, benari beraninya membuat Rafa seperti itu,”

“Maaf Bu ,aku ngak salah, aku ke kamar dulu ya,” ujarnya seraya berlalu dari ruangan keluarga.

Rafa duduk di samping istrinya dan tak lupa menggenggam tangan sang istri.

“Raf, sebaiknya kalian istirahat, ajak putri ke kamar mu,”

“Baik ma, permisi semua aku ke kamar dulu,”

Setelah Rafa menghilang di balik tembok bersama istrinya, mama Rafa menatap Lina dengan sengit, sungguh ia tak mengharapkan gadis itu berada di rumahnya walau Lina ponakannya sendiri, tepi kejadian beberapa tahun lalu membuat ia tak suka pada Lina.

“Lin, aku harap kamu tak mencari masalah dengan istri Rafa, jangan sampai Rafa makin benci sama kamu,” ujar mama Rafa.

“Iya Tante,” jawabnya santai sambil menyeruput minuman yang ada di depannya.

“Awas aja kalau Lo ingkar, gue suruh mas Rafa buang Lo ke Papua,” ujar Dara.

“Ck, emang gue takut sama ancaman Lo, bocah aja belagu Lo,” jawabnya setelah itu segera pergi dari sana.

“Kalian awasi dia selama disini,” ujar nenek Rafa.

“Aku yang jamin dia ngak bakalan berani menyentuh Rafa,” ujar mama Lina tiba-tiba.

“seharusnya begitu, ya sudah aku mau istirahat dulu, ma aku istirahat dulu ya,” ujar mama Rafa.

“iya, aku juga mau istirahat.

Sementara di kamar Rafa, putri sangat takjub melihat kamar yang rapi serta bersih.

“Rapi juga kamar mu pangeran,” ujar putri sambil melihat-lihat foto yang terpajang di dinding kamar Rafa.

“Tentu saja, apa kamu suka,” tanya Rafa sambil memeluk putri dari belakang.

“Pangeran ih,” ujar putri yang kaget tangannya refleks memukul tangan Rafa yang melingkar di perutnya,”

“rapi mana sama kamar aku yang di bawah?,”

“Lebih rapi ini dan juga besar,”

“Ranjangnya juga besar mari kita istirahat dulu, nanti malam kita makan di luar ya,” ucap Rafa sambil memetik putri hingga sang istri terduduk di pangkuannya.

“Pa..pangeran kau mau apa?,”

Rafa bukannya menjawab tapi ia menatap putri dengan senyum menggoda.

@ @ @ @ @

Wasalam....

 

 

 

 

 

 

 

 

1
Susan
haloo kak adhel maaf nih Susan baru smpet mampir soale baca yg mommy Ara dlu😁
Susan: kpan up lg kak??
semangat trs kak adhel
total 2 replies
Nindy 2212
udh sahhhh
boleh kok
lebih dr itu juga bolehhh
😁😁😁🙈🙈🙈🤣🤣🤣
Nindy 2212
bae2 tuh si ulet keket Riana
macem2 SM keluarga putri & Rafa
bisa di libas perusahaan Daddy nya
Nelvira Widayanti
good
NaniHirunkit
semangat
Jus Anggur
lanjut kak 🥰🥰
Jus Anggur
selalu menunggu
Jus Anggur
Suka sama ceritanya, semoga secepatnya rame 🥰🌹
Jus Anggur
Suka 🥰🌹
💞 Adhel 💞
Jangan lupa bintang limanya ya sobat, biar Author lebih semangat lagi nulisnya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!