NovelToon NovelToon
Alexandria

Alexandria

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Berondong / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: ayyona

Alexandria adalah seorang gadis berumur 30 tahun yang memiliki luka masa lalu. Rencana pesta pernikahannya gagal di hari H saat seorang wanita berbadan dua hasil perbuatan calon suaminya Mahesa datang.

Lima tahun berlalu sejak saat itu Alexa berusaha mengubur lukanya dengan menjadi pribadi yang dingin terhadap orang yang belum dekat terutama lawan jenis. Seorang workaholic dan mengisi hidup untuk mewujudkan isi bucket listnya.

Kehidupan baru Alexa terusik ketika dia harus menjadi mentor Devon putra bungsu pemilik Brahmana Corporation tempat dia dan Theo suami Arika sahabatnya bekerja. Devon pemuda berusia 22 tahun terkenal karena susah diatur, suka berfoya-foya dan tidak serius menyelesaikan kuliahnya.

Selain itu satu per satu masa lalu mulai menghampiri gadis itu kembali.

Apakah Alexa akan berjodoh dengan masa lalunya?

Ataukah dia menemukan kebahagian lain?

Apakah waktu bisa menyembuhkan luka hatinya?

Berisi lagu-lagu romantis yang sesuai dengan tema chapter.

IG:ayyona_18

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayyona, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 26 - Jamuan Makan Malam

Kedatangan Devon dan Alexa di kantor cabang Brahmana Corp Singapura disambut oleh Natasya yang terlihat bahagia memeluk adik bungsunya itu. Tak lama ia pun mengalihkan pandangannya kepada gadis yang sedari tadi berdiri dengan senyum dan sikap penuh hormat.

“Ini pasti nona Alexandria ya?" sapa Natasya yang dibalas oleh anggukan kepala gadis itu.

Kemudian kedua wanita yang seumuran itu pun bersalaman.

“Senang bertemu dengan Anda, Bu Natasya," balas Alexa.

Natasya pun mempersilahkan tamunya untuk duduk. Mereka mulai terlihat berbincang ringan mengenai keadaan kantor di Jakarta. Selanjutnya asisten Natasya mengantar Alexa ke ruang meeting yang akan menjadi ruang kerjanya selama 2 hari di sana. Sedangkan Devon masih berada di ruang kerja kakaknya itu.

“Seharusnya dari dulu kamu kayak gini, Dev," ujar Natasya mengenang keras kepala adiknya yang tidak mau belajar bisnis.

“Adiknya sudah datang jauh-jauh masih bahas yang ga penting aja." Dengan setengah hati Devon menjawab.

“Iya iya, tapi Mbak seneng banget lihat kemajuan kamu. Mbak jadi tenang di sini," tatapan bahagia tergambar di mata wanita itu.

"Ya, aku ngerti semua orang sibuk dengan hidup masing-masing. Aku kan cuma jadi beban," balas Devon dengan suara datar.

“Dev..ga gitu dong. Mbak minta maaf kalo sejak berkeluarga kita jadi tidak ada waktu bersama. Mas Adrian, Daddy dan Mommy juga sibuk urus perusahaan apa lagi sejak Opa sendiri ditinggal Oma."

Tatapan Natasya menerawang ke masa lampau.

“Mulai sekarang aku bertanggung jawab terhadap hidupku sendiri, ga usah kawatir. Aku akan pegang komitmen."

Perkataan Devon yang terdengar lebih dewasa membuat Natasya tersenyum lebar.

“Terharu..adik kecil Mbak sekarang sudah jadi laki-laki dewasa," puji Natasya sambil mengacak-acak rambut Devon.

Pemuda itu pun menghela napas dalam tak terima menerima diperlakukan seperti anak-anak oleh kakaknya.

“Udaha ah, kerja. Ngobrol aja!" Sambil berdiri Devon kemudian melangkah meninggalkan ruangan kerja Natasya.

Kakak yang sedang berbahagia itu pun hanya tersenyum membiarkan adiknya pergi.

Devon mendapati Alexa sedang berjalan keluar dari ruangan meeting ditemani Ervina asisten pribadi kakaknya. Mendengar kedua gadis itu akan berkeliling dan melakukan beberapa spot check, Devon pun memutuskan untuk ikut serta.

Setelah mengambil beberapa sample mereka bertiga pun kembali ke ruang meeting. Alexa dan Devon pun mulai membuat analisa dari hasil spot check. Mereka terlihat saling memberi tanggapan dan berdiskusi dengan serius sehingga mereka tak menyadari jika Natasya menyaksikan semuanya dari balik kaca. Pemandangan itu membuat Natasya tambah yakin jika Devon benar-benar serius dengan perkataannya.

Natasya mengundang Devon dan Alexa untuk makan malam dengan keluarganya. Alexa sebenarnya ingin menolak karena merasa Devon membutuhkan waktu dengan keluarga kakaknya sementara dirinya hanya seorang pegawai biasa terlebih sebenarnya dia ingin segera bertemu lagi dengan Anthony.

Namun Natasya tetap mendesak dan tidak mengijinkan Alexa pulang sendiri ke hotel tempat mereka menginap.

Mereka pun terlihat duduk di sebuah restaurant fine dining yang terlihat mewah dan elegan.

Keitaro suami Natasya yang berdarah campuran Jepang Inggris dan Jawa awalnya terlihat tak banyak bicara hanya sesekali ikut bertanya dan tersenyum mendengar perbincangan Natasya dan Devon.

Namun ketika Natasya mulai membicarakan tentang bisnis yang diimbangi dengan baik oleh Alexa dan Devon, laki-laki berkacamata yang karakter darah Jepang yang terukir kuat di wajahnya itu pun tertarik dengan analisa dan pemaparan Alexa. Dia juga merasa Devon sudah memiliki ketertarikan akan dunia bisnis.

Sedangkan Alexa meski sedang membicarakan topik yang dia kuasai tapi ia terlihat sangat memperhatikan tata cara makannya. Sudah lama rasanya dia tidak makan seribet ini. Namun dia masih terlihat luwes dan  bisa mengikuti dengan baik termasuk caranya menikmati red wine yang ditawarkan oleh pelayan restaurant mewah itu.

“Sekali lagi mohon maaf Tuan dan Nyonya, saya tidak bersiap untuk jamuan makan semewah ini."

Alexa merasa tak enak karena masih mengenakan pakaian kerja sementara rat-rata pengunjung wanita berpakain pesta termasuk Natasya berpenampilan feminim walau pun tidak terlalu glamour.

“Never mind. Nanti pada saat annual conference pastikan penampilan kamu berbeda ya, Alexa," ujar Natasya.

Alexa hanya tersenyum mengangguk walau pun tidak mengerti sepenuhnya apa yang dimaksud oleh Natasya.

Natasya melepas kepergian Devon dan Alexa yang menaiki taksi menuju tempat mereka menginap. Sedangkan wanita berusia 30 tahun itu bersama suaminya menunggu sopir pribadi mereka di area drop off restaurant.

Tak berapa lama kendaraan yang mereka tunggu pun berhenti. Pasangan suami istri itu pun menaiki mobil sedan mewah itu menuju kediaman mereka.

Keitaro bisa menangkap rona bahagia di wajah cantik istrinya. Dia bisa menebak pasti karena perubahan Devon yang sudah tidak liar seperti dulu.

“Aku sangat suka melihat bunga sakuraku merekah," ujarnya sambil mengelus pipi mulus Natasya.

"No need to worry much about him anymore, he is on the right track with the right women," tambahnya kemudian mengomentari tentang Devon yang selama ini menjadi beban pikiran istrinya.

“Finally he grew up..hey what do you mean honey?  Devon and Alexa? No..impossible. The women is 30 as I am," balas Natasya yang senang akhirnya Devon menjadi lebih dewasa, namun tidak membenarkan anggapan Keitaro tentang Devon dan Alexa yang terlihat dekat.

“Really? I thought they’re not too different." Keitaro mengangkat bahunya setengah tak percaya jika Alexa seumuran istrinya.

“So do you think am older enough?” sungut Natasya yang cemberut karena menafsirkan jika Keitaro berkata ia terlihat lebih tua. Hal itu langsung membuat Keitaro meraih tubuh istrinya itu kemudian mendekapnya.

“You are the most beautiful one for me at any age." Keitaro berbisik mesra di telinga istrinya sambil mengecup di kening wanita berambut gelombang itu.

“Yang penting Devon saat ini bersama wanita yang kasih positive influence”, lanjutnya lagi dengan Bahasa Indonesia masih kental logat Inggrisnya.

Keitaro berkesimpulan seperti itu karena melihat Alexa sangat sopan tidak menampakan gerak gerik wanita penggoda yang  berusaha memamerkan sensualitas selama bersama lawan jenis.

Sebagai pebinis Keitaro dan Natasya sudah kenyang dengan pengalaman melihat bagaimana tingkah laku pekerja wanita atau pebinis yang memanfaatkan tubuh dan kecantikannya dalam melancarkan urusan pekerjaan. Ditambah lagi Alexa sangat cerdas dengan analisa serta pengetahuan tentang perkembangan dunia bisnis, mengikuti kecenderungan pasar walau pun masih di jabatan yang belum tinggi.

1
jawir
Rasanya pingin loncat2 aja bacany langsung ke part di mn devon udh jd suami alexa ,,hmmm tp penasaran y weslah pelan2 aj bcny 🤭😅
jawir
Makmur makmur amat ya manusia2 di dunua pernovelan ,aaah andai saja .......
jawir
Telat membaca sepertinya ,baiklah mari membaca marathon !!! semoga ceritanya ta membosankan heeee
💐Nie Surtian💐
Baru mulai baca... Menarik... bikin penasaran...
Etik Widarwati Dtt Wtda
kerennnnnnn ..semoga bisa menulis dengan cerita yg kerennnn semangat ..../Good//Good//Good//Good/
Etik Widarwati Dtt Wtda
buket lust sudah dilengkapi
Etik Widarwati Dtt Wtda
waktu terus berlalu umur semakin bertambah anak2 sudah beranjak remaja ...pa lagi selain menikmati dan bersyukur ..badai yg takhenti2 sudah dilalui
Etik Widarwati Dtt Wtda
50 th ...42
Etik Widarwati Dtt Wtda
momo dokter mujarab
Etik Widarwati Dtt Wtda
jgn devon ....
Etik Widarwati Dtt Wtda
raymundo itu lexa
Etik Widarwati Dtt Wtda
nobita sudah dewasa
Etik Widarwati Dtt Wtda
wah jadian athony jasmine
Etik Widarwati Dtt Wtda
udah jadian saja
Etik Widarwati Dtt Wtda
perasaan alexa kan kuat dan g gampang menyerah
Etik Widarwati Dtt Wtda
kasian adrian kena batu sendiri
Etik Widarwati Dtt Wtda
sedihhhhjj bahagia
Etik Widarwati Dtt Wtda
kena batu nya ..adik2nya g tau diri
Etik Widarwati Dtt Wtda
haduuhh sembrono ah alexa
Etik Widarwati Dtt Wtda
jgn2 adtian yg masuk rs
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!