NovelToon NovelToon
Sahabat

Sahabat

Status: tamat
Genre:Persahabatan / Tamat
Popularitas:129.3k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Dira, Luna dan Nisa adalah tiga gadis yang bersahabat, mereka berteman sejak SMA.

Dira adalah seorang gadis yang bar-bar sering berantem dengan teman kampusnya. Tetapi dia gadis yang cukup mandiri walaupun terbilang dari keluarga yang berada.

Luna sejak kecil adalah anak yang paling memprihatinkan, dia tinggal bersama ibunya di rumah yang sangat sederhana, bahkan untuk mencukupi kebutuhannya ibunya harus berjualan makanan. Luna gadis yang pintar bisa masuk kampus terbaik di kota itu dengan bantuan beasiswa.

Nisa adalah gadis yang ceroboh, tukang makan, kalau bicara asal benar.
Buat Nisa yang penting ada makanan semua beres.

Arkan dan Elang siapa ya mereka????

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Halo semuanya 🤗🤗

Untuk sementara novel "Sahabat" up tidak menentu, mohon maaf atas keterlambatan🙏🙏

Terimakasih buat yang sudah membaca dan mendukung karya receh saya🤗🤗

Happy Reading 📖❤

"Kak, kenapa tidak berhenti di depan rumah Dira?" protes Dira.

"Aku lupa," ucap Arkan, dia memang sengaja.

"Dira langsung pulang saja, kak!" pamit Dira, lalu keluar dari mobil Arkan.

"Nanti aku antar pulang! sekarang ayo masuk dulu!" ajak Arkan.

Dira lalu masuk ke dalam rumah Arkan, dia duduk di ruang tengah, sembari menunggu Arkan yang sedang berganti pakaian dan membuatkan minuman untuk Dira.

"Ayo di minum dulu!" ucap Arkan, menaruh minuman di atas meja.

"Terimakasih, tapi Dira mau pulang," ucap Dira.

"Minum dulu! sudah aku buatkan teh manis!" kata Arkan.

Dira meminum teh buatan Arkan, tetapi rasanya bukan manis melainkan asin, reflek Dira menyemburkan minuman itu dan mengenai muka Arkan.

"Maaf, kak," ucap Dira, mengambil tisu di meja lalu membersihkan wajah Arkan.

"Dira, apa-apaan kamu!" kata Arkan, mengambil tisu yang di tangan Dira dan melanjutkan membersihkan mukanya sendiri.

"Kakak, buatin Dira teh asin!" ucap Dira, sembari mengerucutkan bibirnya.

"Asin? itu pakai gula masa asin?" tanya Arkan, tidak percaya.

"Coba kakak minum!" suruh Dira, lalu Arkan meminum teh itu, ternyata benar asin.

"Tapi, tadi yang aku masukan gula! kenapa bisa asin?" ucap Arkan kebingungan.

Bunda Sinta baru sampai rumah, dia langsung masuk dan melihat Dira ada di rumahnya.

"Dira, kamu main kesini?" tanya bunda Sinta.

"Iya, tante," jawab Dira.

"Bun, tadi Arkan buatin teh buat Dira, kenapa rasa gulanya asin?" tanya Arkan.

"Lho, kok bisa? kamu salah ambil Arkan?" ucap bunda Sinta.

Arkan pergi ke dapur lalu mengambil tempat yang bertuliskan gula untuk di perlihatkan ke bundanya.

"Ini bunda, lihat," kata Arkan, memberikan tempat itu.

"Kok bisa isi garam?" ucap bunda Sinta, melihat isi tempat itu ternyata benar garam.

"Tante, salah taruh pasti," sahut Dira.

"Aduh....Dira, maafkan tante, ya? biar tante ganti dulu minumnya," kata bunda Sinta, lalu akan pergi ke dapur.

"Tidak usah tante, Dira juga mau pulang, kok," ucap Dira.

"Tante tidak menerima penolakan, Dira," ucap bunda Sinta, masuk ke dapur.

"Maaf, aku tidak sengaja Dira," ucap Arkan.

"Besok Dira balas, kalau kakak ke tempat Dira!" ucapnya.

"Kakak tidak sengaja, Dira," ucap Arkan lagi.

Bunda Sinta datang membawa minuman baru untuk mereka bertiga, menaruh di meja dan menyuruh Dira untuk minum lagi.

"Arkan, kamu sudah bertemu dengan Ayah?" tanya bunda Sinta.

"Belum bun, tadi waktu Arkan sampai rumah tidak ada orang," jelas Arkan.

"Om sudah pulang, tante?" tanya Dira.

"Iya, tante juga belum ketemu," jawab bunda Sinta.

"Tante, Dira pulang dulu? nanti mamah nyariin?" pamit Dira.

"Kenapa tidak nanti saja? tidak akan di cari Dira?" ucap bunda Sinta.

"Sudah sore juga, tante," kata Dira.

"Arkan, antar Dira pulang!" suruh bunda Sinta.

"Iya, bunda," jawab Arkan.

Dira lalu keluar dari dalam rumah, Arkan mengantarkan Dira dengan naik sepeda.

"Kak, aku tidak mau naik sepeda," ucap Dira.

"Dekat Dira, masa pakai mobil," kata Arkan.

"Kita jalan kaki saja," ajak Dira.

"Ya sudah, kamu jalan kaki aku naik sepeda," ucap Arkan.

"Kakak, curang!" lalu jalan meninggalkan Arkan.

"Tunggu! Dira!" teriak Arkan, sambil mengayuh sepedanya.

Setelah sampai di rumah Dira, Arkan bertemu dengan mamah Meri lalu meminta maaf karena sudah terlambat mengantar Dira pulang. Mamah Meri juga berterimakasih kepada Arkan karena sudah mengantarkan Dira dan teman-temannya.

❤❤❤

Pagi ini Dira dan mamah Meri sedang sarapan bersama, mereka hanya berdua karena Vio adik Dira berada di rumah neneknya.

"Mah, Dira nanti boleh ke rumah nenek?" tanya Dira.

"Jangan sekarang Dira, mamah gak ada teman dong," larang mamah Meri.

"Kenapa Vio diperbolehkan?" tanya Dira lagi.

"Vio kan masih kecil, mumpung libur sekolah juga!" jelas mamah Meri.

"Mah, Dira berangkat ke kampus dulu!" pamit Dira, menjabat tangan mamahnya lalu mencium punggung tangannya.

"Hati-hati, Dira!" ucap mamahnya.

Dira berangkat dengan berjalan kaki, karena masih pagi. Di tengah perjalanan Dira bertemu dengan Sisil.

Sisil tidak sendirian melainkan di bonceng motor oleh Leo, karena melihat Dira mereka berhenti.

"Dira, barengan yuk!" ajak Leo.

"Tidak! aku mau jalan!" tolak Dira.

"Mana muat, Leo," sahut Sisil.

"Sisil, apa kamu tidak kasihan melihat teman kamu berjalan sendiri?" tanya Leo.

"Aku tiap hari jalan kaki, kenapa mesti dikasihani?" sahut Dira.

"Tuh! kamu dengar kata Dira, Leo!" ucap Sisil.

"Harusnya kamu sebagai teman yang baik menemani!" kata Leo, meninggalkan Sisil dan melajukan motornya.

"Leo!" teriak Sisil.

"Percuma teriak! dia juga gak bakal dengar!" ucap Dira.

"Semua ini gara-gara kamu, Dira!" kata Sisil.

"Salahku dimana? jangan asal nuduh!"ucap Dira.

"Kalau tadi Leo tidak melihat kamu, pasti aku tidak akan diturunkan di jalan!" ucap Sisil.

"Hahaha...di sini jarang ada kendaraan lewat," ucap Dira, lalu mempercepat jalan kakinya.

"Dira! awas kamu!" teriak Sisil.

Dira sampai di kampus lebih dulu, Luna dan Sisil juga sudah menunggu kedatangannya.

"Ayo kita masuk kelas!" ajak Nisa.

"Tumben tidak ke kantin?" tanya Luna.

"Aku sudah bawa bekal," ucap Nisa.

"Maaf semua, sudah menunggu," ucap Dira.

"Dira, kamu akhirnya datang juga," kata Luna.

"Ayo cepat kita masuk!" ajak Dira, dia buru-buru karena malas dengan Sisil.

"Ada apa?" tanya Nisa, yang nampak kebingungan dengan tingkah Dira.

"Nanti saja ceritanya," ucap Dira.

Setelah sampai di dalam kelas, Dira menceritakan semua yang di alami di jalan tadi. Luna dan Nisa tertawa terbahak-bahak mendengar cerita Dira.

Sisil mencari Dira tetapi belum juga ditemukan, dia merasa kesal dengan Dira karena telah meninggalkan dirinya di jalan.

Saat Leo sedang membaca buku Sisil merebutnya begitu saja, membuat Leo sangat marah kepada Sisil.

"Bisa sopan tidak sama orang!" bentak Leo.

"Kamu yang tidak sopan! seenaknya ninggalin orang di jalan!" ucap Sisil.

Sisil akhirnya berantem dengan Leo, karena merasa dia yang bersalah Leo meminta maaf kepada Sisil. Tetapi Sisil terus mencari Dira, setelah diingatkan oleh Leo dia baru mau berhenti.

"Sisil, kamu jangan cari masalah lagi, ini di dalam kampus," ucap Leo.

"Tapi, aku harus beri pelajaran buat Dira," kata Sisil.

"Nanti kamu bisa dikeluarkan dari kampus ini," kata Leo, membuat Sisil teringat dengan surat dari pak Arkan.

Sisil mengurungkan niatnya untuk mencari Dira, dia mengikuti Leo ke perpustakaan untuk mencari buku bacaan. Walaupun dia tidak suka membaca, tetapi yang dia cari perhatian dari Leo.

Bersambung.....

1
mamah naufal
Aku Beri Rate: 100/5 Bagus Banget Ceritanya Jalur Ceritanya Nyambung Dan Ada Genre Comedy Dan Sad Nya Juga, Aku Request Nih, Kak. Nanti Kaka Bikin Novel Lagi Aja Yang Judulnya Menyangkut persahabatan Gitu Dan Ada Genre Comedy Dan Sad
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Terimakasih kakak ratenya🥰🥰

insya Allah kk🙏🙏
total 1 replies
mamah naufal
Dira Adalah Orang Yang Paling Karakter Yang Aku Suka Dan Dia Adalah Orang Pemberani Dan Luna Dia Anak Yang Rajin Dan Baik Itu Saja Terima Kasih Dan Untuk Novel Nya Sangat Bagus Sekian Dari Saya😊
Ryta Maya
sayang gk ad kelanjutannya
Ryta Maya: asyikkkkk jangan kaya sinotwron aje ya suka dipolemik krn crtany dah bgs ak suka
total 2 replies
Ryta Maya
like it
Galaxy
aku mampir ta thor
pєkαᴰᴼᴺᴳ: mampirlah 🤣
total 1 replies
⚔️⃠🍁𝓐𝓹𝓹𝓵𝓮❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
hati mu terbuat dari apa si dira🤔🤔🤔🤔
baik benar jadi teman❣️❣️❣️❣️
⚔️⃠🍁𝓐𝓹𝓹𝓵𝓮❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️
⚔️⃠🍁𝓐𝓹𝓹𝓵𝓮❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
y elah elang, udah tau salah sendiri
masih z suka menyalahkan orang lain 🙄🙄🙄🙄
⚔️⃠🍁𝓐𝓹𝓹𝓵𝓮❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
y elah, pasti tu baju lingerie kan🤣🤣🤣🤣🤣
lina
tendang bae sisil. untung jauh. kalo deket, panci w melayang u sil
₦⑂. Ⓙυ☂€✘
Hilih, yg sok kecantikan, jongos ga di jaga
₦⑂. Ⓙυ☂€✘
aku sebaliknya, klo ngerjain tugas sama² malah dpt nilai jelek🥴
pєkαᴰᴼᴺᴳ: pasti gibah nih 😂
total 1 replies
parsha rasyita aziza
bestie gk ada akhlak itu
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Makasih kak 🤭
total 1 replies
lanlan
mereka berdua di kerjain sama orang tua nya 😂😂😂
lanlan
di mobil diem"man kayak lagi musuhan 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
lanlan
astaga dira km dibilang cewek limited edition 😲🤣🤣
kasihan di keroyok itu apa Gak ditolongin itu
masa licik banget si Sisil
jaga kesehatan jangan sampai sakit
✮⃝🍌 ᷢ ͩᴰᵉᵈᵉรωεεƭყˡᵉⁿ💋•§¢•
Bener kata Dira.. don't judge by the cover.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!