Jangan lupa like,komen,vote. Share juga ya ^_^
Menceritakan tentang seorang anak perempuan bernama Alexa Quensya.
Dia tinggal di panti.Dan bagaimana jika ada 2 orang paruh baya yang mengaku sebagai orang tuanya.
***
"Queen kamu nggak boleh pacaran"
"Bang Queen mau main bentar ya"
"Nggak boleh pergi tanpa seizin abang"
hiat bentar mau up yang novel sebelah 🌈⛅
"Abang Queen bukan anak kecil tau"Ucap seorang gadis kesal.
Cusss baca aja ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nisa Aulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MPB ~ Chapter 26
Pagi.
Queen sudah bangun dari tidurnya.Dan ia melihat Adam yang sedang tertidur.Rahang kokoh alis tebal bibir yang terlihat seksi.Pagi yang indah wkwkwk:v.Queen yang melihat abangnya belum bangun lalu memainkan pipi abanhnya.Mengelus rambut abangnya.Memainkan alis abangnya.Dan membentuk senyuman dari sudut sudut yang ditarik oleh jari lentik Queen.
"Udah Puas mainin nya?"Tanya Adam yang masih memejamkan mata.Queen yang mendengar itu pun malu.Dan menyembunyikan muka nya di dada bidang sang Abang.
"Abang Queen malu tau"Kata Queen yang masih setia didalam dekapan sang abang.
"Malu?"Tanya Adam lagi.Queen hanya mengangguk.
"Abang bangun dari kapan?"Tanya Queen.
"Kok Queen nggak tau sih?"Lanjut Queen lagi.
"Udah dari tadi pas kamu mainin pipi abang"Jawab Adam.
"Abang kenapa nggak bangun aja sih kan Queen jadinya malu"Kata Queen mencebikkan bibirnya kesal.
Tok...tok...tok...tok...
"Queen?"Kata Saka dari luar.
"Iya bang masuk aja nggak di kunci"Jawab Queen sedikit berteriak.
'Ceklek' Pintu kamar Queen terbuka.
"Queen jadi nggak jogingnya?"Tanya Saka.
"Jadi lah bang"Jawab Queen cepat.
"Abang ikut ya Queen"Kata Adam.
"Nggak boleh orang yang ngajak joging duluan kan Saka"Kata Saka cepat.
"Bang Saka Bang Adam boleh ikut yak biar rame"Kata Queen membujuk Saka agar Adam bisa ikut joging.
"Yaudah deh demi Queen"Kata Saka tak ikhlas.
"Yang ikhlas dong ngomongnya"Kata Adam.
"Iya abangku Saka ikhlas lahir dan batin"Kata Saka cepat.
"Yaudah Queen abang tunggu di bawah ya"Kata Saka.
"Ya bang"Jawab Queen.
"Yaudah abang siap siap dulu"Kata Adam pamit untuk bersiap.Lalu Adam keluar dari kamar Queen bersama Saka.
"Mending Gue mandi dulu"Kata Queen pada dirinya sendiri.Lalu Queen mandi.
Setelah selesai lalu ia turun ke Bawah.
"Pagi abang"Sapa Queen dengan senyum lima jari.
"Pagi Queen"Kata Adam dan Saka.
"Kalian mau joging?"Tanya Xander yang melihat penampilan Abang abangnya dan Queen.
"Iya bang"Jawab Queen.
"Abang Ikut"Kata Xander.
"Nggak"Kata Saka dan Adam kompak.
"Boleh bang sekalian ikut aja biar rame"Kata Queen dan Saka dan Adam hanya bisa mengangguk.
"Yaudah abang ganti baju bentar"Kata Xander.
Tak lama kemudian Xander telah berganti pakaian.
"Mau joging kemana?"Tanya Adam.
"Emmm?"
"Gimana kalo Taman depan aja"Jawab Queen.
"Yaudah"Kata Saka.Lalu mereka joging.
"Abang"Panggil Queen pada semua abang abangnya.
"Ya?"
"Kenapa?"
"Ada apa?" tanya mereka kompak.
"Queen laper"ucap Queen sambil mengelus perutnya yang rata.
'Krucukkk... krucuk'(anggap saja bunyi suara perut Queen)
1
2
Seketika tawa ke 3 abang Queen pecah. Wajah Queen memerah. Ia mengumpat dalam hati. Sungguh ia malu. Menurut mereka wajah Queen yang memerah karena malu itu sangat menggemaskan.
"Hahahaha"tawa mereka. mereka menghentikan tawa mereka saat Queen menatap tajam mereka. Xander yang sudah tak tahan akan keimutan Queen pun langsung mencubi pipinya gemas.
"Gemesss bangett... abang gemes"ucap ucap Xander sambil mencubit pipi Queen dengan kencang. Queen mengrucutkan bbibinya kesal. Kenapa harus pipinya yang kena imbasnya?
---------------T B C------------------
Mon maap typo bertebaran dimana mana.jangan lupa like,komen dan juga vote.
Mon maap cerita nya kalo rada garing masih pemula.hehehe hehehe.makasih juga yang udah like sazma vote... semoga cerita ini nggak ngebosenin ya.Makasih juga yang sudah like dan vote.
Next?