My Wife Psycopat,Menceritakan seorang wanita culun yang di jodohkan dengan seorang Pria Casanova yang tampan dan juga kaya.
Robert Daimen Pattinson Pria Mateng yang berusia 35 tahun.Dia dikenal telah melajang seumur hidup nya.Namun,pada kenyataan nya Daimen menyimpan sebuah rahasia yang orang lain tidak tahu bahkan keluarga sendiri.Hobby nya memuaskan hasrat nya dengan wanita muda,ia juga pria yang kejam,habis manis sempah di buang.
Daimen adalah sapaan yang kerap di kenal banyak orang,Pria ini juga tergolong pria yang sukses di dunia bisnis,ia telah menduduki peringkat pertama selama bertahun-tahun di dunia bisnis nya.
Daimen juga CEO dari Company Daimen,Di nikah kan dengan gadis culun bernama Alice Victoria Cullen,Cucu orang terkaya nomer dua di Asia Timur tepatnya di Jepang .
Seorang Casanova menikah dengan seorang gadis Culun apa kata
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kejutan
Alice yang sedang berada di rumah nya,seperti biasa,ia lebih senang menghabiskan waktu nya di taman,dan sembari melihat majalah edisi terbatas Minggu ini.
"Enggak ada yang menarik!"
Gumam Alice menyimpan kembali majalah di atas meja.
"Nona muda,di depan rumah ada suami Nona, dengan para pengawal nya !"
Ucap seorang pelayan yang datang kepada Alice.
"Daimen maksud Kamu?"
Alice berbalik bertanya,Pelayan itu mengangguk nya.
"Heeem,katakan pada Dia Aku tidak ingin bertemu dengan Nya!"
Ketus Alice.
"Tapi Aku ingin bertemu dengan Mu,bagaimana ?"
Alice menoleh,ternyata Daimen sudah berada di belakang nya.
"Tinggalkan Kami!"
Pengawal dan pelayan meninggalkan Nyonya dan Tuan mereka di taman.Ke dua nya saling pandang satu sama lain,saling melemparkan aliran listrik dari sorotan mata yang begitu tajam,sehingga dapat Kita liat kedua nya sama-sama kuat dan tidak mau mengalah.
"Aku datang kesini untuk menjemput istri Ku!"
Ujar Daimen,dan duduk di depan Alice.
"Siapa yang menyuruh Mu untuk duduk,lancang sekali Anda!"
Ketus Alice,dengan satu alis di naikan.
"Nyonya Muda Alice,anda tidak perlu capek-capek menyuruh Aku untuk duduk,karena Saya cukup mandiri orang nya tidak mengharapkan orang lain untuk berbicara!"
Pungkas Daimen,meletakan ke dua tangan nya di atas meja,lalu menompang dagu nya,menatap tajam ke arah Alice.
"Jika tidak ada hal yang penting,silahkan pergi,tinggal kan tempat ini!"
Titah Alice,Daimen mengerut kan dahi nya.
"Sayang,lihat lah dirimu,betapa Kamu merindukan Ku!"
Goda Daimen,Alice menatap nya dengan jijik.
"Apa stock Wanita mu sudah menipis?sehingga Kau datang kemari mencari Ku?"
Tanya Alice dengan sinis.
"Sayang,Kau terlalu menggoda saat berbicara begitu,sehingga Aku tidak tahan ingin segera menerkam Mu!"
Jawab Daimen,dengan menggerakkan li dah nya,namun Alice malah melihat nya dengan jijik.
Alice kembali berdiri,Daimen menatap ke arah Alice.
"Mau kemana?"
"Party!"
Ketus Alice,lalu pergi meninggalkan Daimen.
Tap..tap...tap..
Daimen mengikuti Alice dari belakang.
"Kenapa Kau terus mengikuti Ku?"
Tanya Alice kesal.
"Kamu mau party,jelas Aku mau ikut!"
Ketus Daimen.
"Tidak boleh,Aku hanya ingin pergi sendiri!"
"Tidak bisa,Kamu istri Ku,sudah seharusnya Aku ikut dengan Mu"
Alice berbalik,dan menatap Daimen dengan tajam.
"Tuan Robert Daimen Pattinson,si Pria Kaya dan berprofesi penjahat kela min,Anda tidak di ijinkan untuk ikut dengan Saya!"
Tegas Alice,sambil berkacak pinggang.
"Nyonya Alice Victoria Cullen,dengar,Aku ingin ikut,dan Kamu tidak bisa menolak Ku!"
Tegas Daimen,Alice menaikan satu alis nya.
"Aku dengan tegas menolak nya!"
"Jika Kau berani menolak,Ku pastikan Aku akan menjadi saksi atas pembunu han yang Kamu lakukan!"
Ancam Daimen,memalingkan wajah nya.
"Ck!dasar Wanita berwujud laki!"
Cibir Alice,lalu melangkah masuk ke dalam rumah.
"Apa kata Mu,Alice tunggu!"
Teriak Daimen,yang mengejar Alice,Wanita itu telah masuk ke dalam rumah nya.
"Alice,Daimen?"
Panggil Kakek Hito,saat ke dua nya berpas-pasan dengan nya.
"Kek,kenapa Kakek disini,bukannya Kakek pergi dengan pengawal ?"
Tanya Alice menghampiri Kakek Hito.
"Selamat pagi Kakek!"
Sapa Daimen dengan ramah,sekali lagi mengerutkan dahi Alice.
"Pagi,Kamu sudah sarapan?"
Tanya Kakek Hito.
"Belum,tadi langsung kemari!"
"Alice ajak Suami Mu untuk sarapan bersama!"
Saran Kakek Hito,Alice terlihat enggan dan ingin menolak nya.
"Kek,bisa kah Aku tidak menemani nya,ada pelayan yang akan melayani ia saat makan!"
Pungkas Alice.
"Tidak boleh,suami Kamu kenapa orang lain yang sibuk melayani nya,mana tanggung jawab Mu!"
Kakek Hito menatap Alice tajam,membuat Alice hanya bisa diam saja.
"Kek,jangan marah-marah,nanti sakit Kakek kumat lagi,ayo sini Aku antar Kakek ke sofa!"
Ujar Daimen,lalu menuntun Kakek Hito ke sofa ruang tamu.
Alice menatap nya senang,namun ia sengaja tidak peduli,agar ia bisa mengetahui rencana apa yang sedang di rencana kan pria itu.
Alice masih berpenampilan culun untuk mengetes ketulusan Daimen terhadap dirinya.
"Aku mengundang mu untuk sarapan !"
Ketus Alice lalu berbalik,Daimen segera mengikuti nya dari belakang.
Sreeett!
Daimen dan Alice menarik kursi nya masing-masing,semua sarapan telah di hidang kan di atas meja,tinggal di nikmati saja.
"Semoga Kau suka!"
Ucap Alice segera melahap roti selai kacang nya.
Daimen tersenyum,ia dapat melihat kepedulian Alice terhadap dirinya.
"Kenapa Kau menolak untuk kembali?"
Tanah Daimen.
"Aku tidak akan tinggal bersama dengan pria penjahat kelam in"
Tegas Alice,Daimen mengerutkan dahi nya.
"Aku juga tidak senang tinggal seatap dengan perempuan Psycopat seperti mu!"
Daimen dan Alice kembali bertatap,mereka melepaskan kebencian diantara mereka melalui pandangan mata.
"Aku ingin party,berhenti mengikuti Ku!"
Ujar Alice,meletakan gelas teh nya.
"Aku akan pergi bersama dengan Mu,Aku juga ingin party!"
Tegas Daimen.
Alice kembali menghela nafas nya,berdebat dengan Daimen tidak ada habis nya,pasti akan selalu kalah,apalagi Daimen,pria yang tidak mau sedikit pun mengalah dengan orang mana pun.
Ting!
Alice meletakkan sendok diatas piring,lalu ia berdiri,Daimen juga ikut berdiri.
Alice keluar dari ruangan makan,Daimen masih mengikuti nya.Alice akan mengabaikan Daimen,ia segera kembali keluar setelah sarapan bersama.
Alice berjalan kearah garasi mobil,ia masuk ke dalam salah satu mobil yang di simpan di garasi,sementara Daimen masuk ke dalam mobil nya.
Alice segera melajukan mobil nya ke arah selatan,dengan kecepatan yang begitu tinggi,Daimen baru ingat kalau Sandrina hoby balapan mobil,jadi Daimen menyuruh sopir untuk turun ,lalu ia mengantikan untuk menyetir mobil nya sendiri.
Daimen mulai mengejar Alice yang sudah tak terlihat lagi,Daimen menaikan kecepatan mobil nya agar bisa mengejar mobil Alice yang sudah begitu.
Daimen melihat mobil Alice terparkir di depan sebuah club'.Meskipun suasana masih pagi namun pengunjung begitu ramai,dapat di liat dari banyak nya mobil yang ada di tempat parkir.
Daimen segera turun untuk menyusul Alice yang sudah duluan masuk ke dalam club.
"Semoga aja,Daimen tidak mengejar sampai ke sini!"
Gumam Alice yang berdiri di depan bartender,ia mulai melihat-lihat sekitar nya,Alice ingin tempat yang tenang,lalu ia memesan sebuah room vip untuk dirinya sendiri.
Daimen baru tiba di dalam,liat melihat manager club,lalu datang menyapa nya.
"Selamat datang Tuan Daimen,ada yang bisa saya bantu?"
"Aku sedang mencari seseorang,ia wanita penampilannya culun dan kuno!"
Ujar Daimen.
"Saya tau ruangan nya,mari saya antar!"
Daimen mengikuti Manager tersebut dari belakang.
lanjut lagi thor
di judul Damian perjaka tua.
ko tau2 udh pnya istri yg hamil plus udh ada anak yg gede.