🚧🚧🚧🚧Bocil di larang mampir🚧🚧🚧🚧
🔥🔥🔥Area 18 +++😂
#Di sarankan membaca Wanita Ranjang Mr. Zee terlebih dahulu agar ngakaknya kuadrat😂
Tiba-tiba harus menikah di usia muda saja sudah membuat semua planning hidup Anne MAry yang begitu perfect harus menjadi berantakan. Hal ini semakin buruk saat pria yang menjadi suaminya itu adalah mahasiswa yang paling tulalit di kelas nya, tentu membuat Anne merasa sangat sangat frustasi. Anne benar-benar merasa tuhan sedang bermain-main dengan garis tangan nya.
"Kenapa nasib ku begitu buruk?"Seru Anne sambil menegak wine itu di depan sepupu nya Elka. "Aku mencintai kakaknya, tapi kenapa kini malah terjebak dengan adik nya yang tulalit itu?" Ujar Anne dalam keadaan mabuk.
Andaikan malam itu Anne tidak memutuskan untuk pergi minum-minum usai mengetahui istri pria yang dicintainya hamil maka semua ini tidak perlu terjadi.
"Kenapa tuhan tidak membiarkan ku memilih? Paling tidak jika aku tidak bisa bersama pria yang aku cintai, aku bisa bersama dengan dokter jenius yang brilian itu! Bukan malah dengan mahasiswa tulalit seperti si pucuk daun cabe itu!" Teriak Anne Frustasi meratapi nasib nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak UPe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 26
📢::: Happy Reading..
Elka yang merasa suasana nya mulai kondusif pun mulai bicara.
"Hai Denis...." sapa Elka, yang baru punya kesempatan untuk menyapa Denis.
"Haai... kak Elka." Jawab Denis.
"Tidak perlu panggil kakak, sebab kau sekarang sudah menjadi suaminya Anne Mary. Dia saja tidak memanggil kakak pada ku." Ujar Elka, santai. Dan berjalan lebih dekat ke tempat tidur Denis.
"Bagaimana kabar mu, ehmm.. biar ku tebak! melihat bagaimana Anne Mary merawat mu, pasti kau sudah lebih baik kan?" Sarkas Elka sambil melihat ke tangan Denis dan Anne Mary yang dalam mode bertumpuk di atas pinggang Denis.
Reflek Anne Mary dan Denis menjauhkan tangan mereka satu dengan lainnya.
Elka auto tersenyum melihat tingkah absurb Anne Mary dan Denis.
"Apa menikah memang seperti ini? Ngakunya tidak suka tapi tindakan yang terlihat malah mencerminkan hal yang sebaliknya." Gumam Elka dalam hati sambil mengernyitkan dahi.
"Sayang seperti nya putra kita yang satu ini baik-baik saja..Aku rasa sebaiknya kita ke kamar Zee sekarang untuk melihat apakah Zee sudah sadar atau belum." Sela David yang merasa Denis baik-baik saja.
David yakin senyuman Anne Mary saja sudah cukup untuk membuat luka tembak Denis sembuh total, mengingat bagaimana ngebet nya nih bocah minta kawin waktu itu.
"Kau benar sayang...ayo Elka kita ke kamar Zee."Ujar Stella.
"Denis .. lekas sembuh." Kata Elka yang mengikuti Stella dan David keluar kamar Denis.
"Kami akan menyusul kalian nanti." Teriak Denis saat pintu kamar itu tertutup.
Kini Denis dan Anne pun saling pandang, dan tak lama kemudian mereka pun saling bergulat. Anne memaksa membuka baju Denis sedangkan Denis mati-matian mempertahankan pakaiannya.
Hingga akhirnya Denis menyerah.
Dalam pikiran Denis tidak ada guna terus bergulat seperti ini.
"Oke!! Aku bersedia untuk dibersihkan tubuh ku oleh mu! Tapi tolong jangan buka perban luka ku! Aku masih sedikit trauma!" kilah Denis, yang takut ketahuan luka tembak nya itu sudah mengering.
"Heem... kau tenang saja. Nanti luka mu biar perawat saja yang menggantikan perban nya." Jawab nya sambil tersenyum.
Mendengar Anne berkata begitu, Denis oun menjadi sedikit tenang. Paling tidak untuk sementara rahasianya masih aman.
Denis pun membiarkan Anne untuk membersihkan badannya.
TAPI DENIS TIDAK TAHU, SAAT INI ANNE MARY SUDAH MASUK KE STRATEGI LEVEL DUA NYA.
DIA SUDAH TIDAK LAGI MENCARI BUKTI UNTUK MEMBENARKAN HIPOTESIS NYA.
SEBAB SEMUA SUDAH DENIS BUKA SENDIRI TANPA SENGAJA TADI MALAM.
TUJUAN ANNE MARY SAAT INI IALAH ANNE MARY AKAN MEMBUAT DENIS MEMBUKA TOPENG NYA. DENGAN CARA MEMBUAT MR. D HADIR PADA SAAT BERSAMAAN DENGAN DENIS. DENGAN CARA YANG TELAH ANNE MARY PIKIRKAN SEMALAMAN.
"Mary kita lihat seberapa lama dia bisa bertahan dalam topeng kepolosan nya itu." Seru Anne Mary menarik sudut bibirnya dan sorot mata licik yang terlihat sangat sama.
Anne Mary pun mulai membuka baju yang melekat di tubuh Denis.
Anne Mary sengaja menatap mata Denis saat tangan nya bergerilya menyentuh dengan sengaja kulit Denis.
Denis merasa ada listrik dengan sengatan tinggi menyetrum tubuh nya tiap kali kulit nya dan kulit Anne bersentuhan. Tapi aneh nya Anne seperti nya sengaja melakukan itu semua.
Denis hanya bisa memalingkan pandangannya dari Anne sembari menelan saliva nya,saat merasakan tangan Anne yang seharusnya mengelap tubuh nya terasa bagai meraba penuh sensasi dipermukaan kulit Denis.
Denis terus mencoba bertahan dan bertahan hingga akhir nya Anne berkata,
"Aku juga harus membersihkan bagian ini." ucap nya sambil mengelus pa ha Denis, membuat nafas Denis jadi tidak beraturan.
🙈🙈🙈
Butuh gayung Anne? 🤭
Ayahnya Raya = Mr B jg
Sempat bingung.....