NovelToon NovelToon
Putra Putri Sang Penguasa

Putra Putri Sang Penguasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:21.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Eli

Ini season ke 2 dari Istri manja tuan Kusuma. Menceritakan anak kembar mereka, Biru dan Jingga yang telah dewasa.

Biru adalah pengusaha muda berbakat yang bersifat dingin. Tapi dia sangat hangat dan baik kepada saudara kembarnya, Jingga.

Jingga adalah gadis muda yang berusaha mewujudkan mimpinya menjadi model terkenal. Dia terlihat dingin dan acuh tak acuh, tapi sangat manja terhadap sang kakak, Biru.

Mereka selalu saling melindungi tanpa menyebar luaskan identitas mereka sebagai anak dari konglomerat.

Akankah mereka menemukan cinta yang membuat mereka menunjukkan sikap hangatnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dingin terhadap orang luar, tapi bisa begitu manja saat bersama keluarganya

Mereka berjalan menyusuri lorong rumah sakit menuju ke parkiran mobil

" Pih, pulang ke apartemen ku ya? "

Kata Ji dengan tatapan memohon, dia saat ini duduk di kursi roda dengan di Edward yang mendorongnya dari belakang

" Tidak, kamu akan pulang kerumah ku! "

Belum juga Yudha menjawab, Biru sudah menyela terlebih dahulu

" Ich, sejak kapan kamu suka mengaturku? "

Ji berkata dengan sinis

" Memangnya kamu pikir aku akan biarkan kamu sendiri? Giliran kamu sehat selalu saja pulang kerumahku, tapi disaat keadaanmu seperti ini. kamu malah ingin pulang ke apartemen mu. Dasar gila! "

Bi yang kesal berkata dengan ketus kepada Ji

" Ich, nyebelin! "

" Kak Bi dan kak Ji ini bagaimana sich?

Dihadapan orang lain kalian bersikap dingin dan cuek. Ketika berdua, kalian menunjukkan perhatian yang tak lazim begini. Apa susahnya jika kalian saling memberi perhatian dengan lembut? "

Vio mengomentari mereka berdua, tapi Bi dan Ji hanya mengeluarkan satu kalimat singkat kepadanya

" Diam kamu bocah! "

Bi dan Ji mengatakannya dengan serempak. Membuat Yudha, Gina dan Edward tersenyum tapi Vio malah cemberut

" O iya Ji, kamu sudah lihat berita bagusnya belum? "

kata Biru dengan nada yang membuat Ji penasaran

" Berita apa? "

" Lihatlah! "Biru membuka ponselnya dan mencari berita hot mengenai Alisa, lalu menunjukkannya kepada Ji

" Hah, apa? Kamu melakukan ini? "

Ji tak percaya dengan berita tersebut

" Kemarin aku bertemu dengannya dan semuanya sudah berakhir. hahaha"

Biru tertawa puas, membayangkan wajah Alisa kemarin

" Kenapa kamu bermain sendiri? aku juga kan mau lihat bagaimana wajahnya yang pucat dan terkejut saat melihatmu . Aku bisa membayangkan kalau dia berusaha keras untuk merayumu " Mata Ji seperti sedang membayangkan sesuatu sehingga dia senyum - senyum sendiri

" Ternyata dia adalah orang yang seperti ini. Dingin terhadap orang luar, tapi bisa begitu manja saat bersama keluarganya. Sungguh menggemaskan saat melihat dia dengan ekspresi seperti itu "

Pikir Ed sambil tersenyum dan terus menatap Ji.

" Bagimana kamu tahu tentang itu Ji?

Dia benar - benar model yang tak tertolong. Dia rela melakukan apa saja untuk mendapatkan apa yang dia inginkan "

" Kalian harus belajar dari itu. Meskipun kalian memiliki ambisi, kalian hanya butuh kerja keras untuk mendapatkannya " Kata Yudha dengan tenang disela perbincangan anaknya

" Baik papi! "

Kata Bi, Ji dan Vio serempak. Mereka akhirnya tiba di parkiran mobil.

"Om, apa boleh Ji naik mobil ku? "

Edward bertanya dengan penuh rasa hormat

" Tentu saja boleh! "

" Papi! "

Wajah Ji seketika berubah merah bagaikan ceri karena malu

" Memangnya kenapa? Kita hanya pisah mobil, lagi pula dia tidak akan menculikmu. Karena ada banyak mobil pengawal dibelakang kita "

Kata Bi dengan nada mengejek adiknya

" Vi kamu sama kak Bi aja ya, biar saja papi dan mami " Sambungnya lagi

" Hei, itu lebih bagus. Karena papi bisa berdua saja dengan mami. Ayo sayang! "

Yudha melingkarkan tangannya di pinggang Gina dan langsung mendapat cubitan di pinggangnya

" Au, sakit sayang! " Yudha meringis kesakitan

" Lagian kamu nakal. Sudah tua masih saja genit. Dasar bos dingin mesum " Gina berpaling dan meninggalkan Yudha masuk ke dalam mobil. Yudha hanya tersenyum melihat istrinya

" Ich papi ni ya. Papi tidak lihat kalau disini masih ada kami? Lihat tuch kak Bi kak Ji, Bagaimana kelakuan papi" Vio mengerutkan bibir pada Yudha

"Biarkan saja! " Jawab Bi dan Ji serempak. Itu membuat Vio semakin kesal. Dia mempercepat jalannya dan masuk ke dalam mobil

Edward mengerutkan dahi melihat kelakuan keluarga ini.

" Apa ini tidak aneh ya? Bukannya keluarga ini selalu serius dan berhati dingin. Kalau seperti ini sih apanya yang berhati dingin? "

Pikir Ed sambil menggelengkan kepala. Dia pun membantu Ji untuk masuk ke dalam mobil. Mereka mulai berkendara, Ji dan Edward sama sekali tidak saling bicara

" Kenapa kamu datang kemari? "

Tanya Ji to the point dan mencoba mencairkan suasana

" Hmn,, karena ingin bertemu denganmu! "

Jawab Ed dengan tenang sambil mengemudi

" Iya, alasan mau bertemu itu apa? Aku sudah berterimakasih padamu. Apa kamu membutuhkan imbalan uang dari papi "

" Hei, aku punya pekerjaan sendiri ya. Tidak perlu bagiku mengambil uang om Yudha "

Cara bicaranya sedikit sombong

" Lantas untuk apa kamu datang kemari? Sampai harus minta cuti segala! "

" Untuk menemuimu, karena aku ingin mengenal lebih jauh lagi tentangmu "

Deg deg deg

Seketika jantung Ji berdetak cepat seakan - akan jantungnya hendak melompat keluar.

" Tenanglah Ji, dia hanya gombal seperti laki - laki kebanyakan

" Kenapa begitu, kita baru kenal, Kenapa harus kenal lebih jauh lagi?

" Justru itu, karena kita baru kenal, jadi aku ingin lebih banyak tahu tentangmu " Ed menampilkan senyumnya yang begitu memikat

Sedangkan Ji, hanya mengernyitkan alis mendengarnya

1
Yunaidah Samsung
Kecewa
Yunaidah Samsung
Buruk
Zuny Achmad
terlalu bodoh terlalu polos leo kmu itu ihhh greget q nya
Zuny Achmad
akhirnya dnger kbar juga dri nenek gadis tpi kakek buyut pasti udh pada ninggal ya kak
Atiah arini
good suka
Harni Suleman
Kecewa
Harni Suleman
Buruk
aphrodite
para kary tidak punya attitude..masa bergunjing didepan muka boss
aphrodite
percuma menyesal juga kamu membunuh orang yg meyelamatkanmu dari jalanan dasar gila..bunuh diri sana sebagai rasa bersalahmu
aphrodite
iya terlalu mudah
aphrodite
atuh kamu turun tangan Bi kan itu perusahaan kamu juga..jangan apa apa Ji..bantulah sodaramu
aphrodite
loba nanya ..kirimkan!!!..sudah tau lagi buat permainan..kenapa Vio Leo jadi terkesan bego sih
aphrodite
Ji gadis cerdas...kamu Leo kamu pernah jadi assisten harusnya kamu lebih bisa mengenal karakter orang dan lebih sigap..bukan cuma diam terima nasib atau nunggu pertolongan..kamu sendiri harus punya tindakan
aphrodite
egois kalo begitu tidak kasian sama Vio
aphrodite
kalo kamu mencurigai pamanmu harusnya kamu mulai dg menyelidiki Pamanmu..sewa detektif..kirim orang untuk menjadi mata2..pamanmu saja memata mataimu masa kamu engga..pasang alat penyadap ..seperti yg dilakukan Vio
aphrodite
pasti bogoh nya..siapa sih yg tidak terpesona sama Ed..Laura aja sampe gila..Kalina sampe melakukan tanding untuk menyingkirkan Ji
aphrodite
sedih ih😭😭
aphrodite
nya kerja nu bener atuh hayang kaya meunang maling..aneh aneh bae jama teh
aphrodite
otw jadi gembel sokoorr..tapi kasian Bapaknya dia yg lelah berjuang dihancurkan anaknya sendiri
aphrodite
ngapain dimaafin..udah paling bagus gak angkat telp dia..mau main apalagi sih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!