NovelToon NovelToon
Sebuah Rasa

Sebuah Rasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:4.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: ThaRoe

Chelsea Cellina Stefani adalah seorang gadis cantik dan juga pintar dia adalah sahabat baik Earlyn.
Mereka telah bersahabat semenjak kecil.

Darielle Abrisham Nathaniel atau yang biasa dipanggil Ziel adalah sahabat kecil mereka.

Ketika lulus SMA Ziel melanjutkan kuliah di Harvard University sehingga mereka terpisah selama beberapa tahun. Namun walau begitu mereka masih tetap saling memberi kabar.

Ziel tidak mengetahui bahwa diantara Celline dan Earlyn memendam perasaan yang sama pada orang yang sama. Akankah Ziel memilih salah satu diantara mereka ataukah dia menjatuhkan pilihan pada gadis lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ThaRoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Marah Besar

Suasana kantor Daniel pagi itu.

Daniel sedang melihat-lihat isi berita hari ini. Dia nampak terkejut membaca salah satu judul tabloid. Hari ini salah satu tabloid menulis judul "Calon Direktur H bersama kekasihnya. Kemungkinan Pernikahan Akbar Akan Terjadi Tahun Ini" disitu tertera gambar Ziel dan kekasihnya dengan foto-foto mesra mereka di area kantin kantor.

Daniel sedikit terusik dengan tingkah laku salah satu putranya itu. Dia segera menelpon istrinya setelah beberapa kali gagal menghubungi anaknya.

"Bangunkan Ziel sayang suruh dia baca tabloid X sekarang juga dan segera suruh dia bereskan semuanya. Aku akan lanjut kerja lagi sayang...cup" lalu terdengar bunyi 'klik' Daniel segera menutup telponnya.

Alma segera meminta asistennya untuk mencarikan tabloid X yang dimaksud oleh Daniel tersebut. Dia amat kaget melihat foto-foto Ziel yang beredar dengan pose-pose mesranya.

"Ya Allah....Ziel pantesan daddy marah nak. Kamu tidak boleh seperti itu bermesraan di kantor" Alma berdecak kesal sambil menggeleng-gelengkankan kepalanya. Dia bergegas menuju kamar anaknya.

Di kamar Ziel baru saja selesai berpakaian. Pagi itu dia hanya mengenakan kaus oblong dan celana pendek. Mendengar kamarnya diketuk Ziel segera membukakan pintu. Ternyata mommynya yang mengunjunginya.

"Iya mom, masuklah"

Alma duduk si sofa kamar dan Ziel duduk di atas ranjangnya sambil sesekali mengibaskan rambut basahnya.

"Ziel...coba kamu baca berita hari ini" Alma menyodorkan tabloid itu kepada Ziel. Betapa kagetnya dia melihat foto-fotonya bersama Kelly tercetak di halaman pertama.

"Daddy memintamu untuk segera menanganinya. Maaf mommy tidak suka melihat kelakuan kalian yang seperti ini. Kamu tidak bisa menjaga nama baik daddy dikantor daddy sendiri nak. Gadis itu tidak memberikan pengaruh baik untukmu Ziel" selesai berkata seperti itu Alma berdiri dan melangkah pergi meninggalkan Ziel sendiri dikamarnya.

"Shitt....siaaaalll.....siapa yang sudah membuat berita sampah seperti ini?" Ziel nampak sangat geram dengan berita tabloid tersebut.

Dia segera menelpon dan meminta Tito mencari nomor telpon redaksi tabloid tersebut.

Tito segera memberikan nomor dan alamat tabloid itu.

Dengan cepat Ziel segera memencet tombol keybordnya dan resepsionis yang menerima telpon tersebut.

"Mana bos mu? Cepat berikan telpon ini kepadanya" Ziel

"Maaf pak anda siapa?" Resepsionis

"Aku adalah orang yang kalian tulis di berita utama kalian. Cepat berikan sekarang atau besok kamu tidak akan bisa pergi ke kantor lagi" ancam Ziel.

Dengan segera resepsionis tersebut menyambungkan ke nomor Pak Eka.

Awalnya Pak Eka mengira calon direktur H akan senang dengan berita yang beredar hari ini. Mereka tidak perlu mengeluarkan uang untuk membuat berita namum ternyata pikirannya salah. Dia malah kena semprot dan mendapat ancaman.

"Aku akan menutup kantormu atau kalian bersihkan nama ku kembali" Ziel

"Bukankah itu berita bagus bos? Tentang hubungan kalian. Lalu apa yang salah dari berita tersebut?" Eka berusaha membela diri.

"Aku tidak suka privacy ku diganggu. Apalagi dengan tulisan sampah macam itu. Aku akan segera menutup kantormu secepatnya" Ziel

"Tunggu bos aku minta maaf atas kelancangan anak buahku. Ku mohon maafkan kami" Eka

"Kalian harus ganti rugi dan langsung meminta maaf padaku serta pulihkan kembali nama baikku dan pecat wartawan yang sudah mencuri gambarku"

"Baiklah kami akan menemuimu untuk meminta maaf langsung dan menulis berita yang baru tentangmu bos" Eka

"Hmmm....saya tunggu di lobby hotel grup H jam 2 siang" klik...sambungan telponpun terputus. Eka mengambil nafas dalam-dalam.

"CELLLLIIINNEEEEEE" panggilnya dengan marah.

Hilda buru-buru menghampiri bosnya itu dan mengatakan " Celline belum datang Pak biasanya dia datang jam 1 Pak" dan 'braakk' bunyi meja digebrak.

"Kamu....apa yang kamu lakukan bersama Celline kemaren? Apa kamu tidak mewawancarai dia HAH ?JAWAB?"

"A-awalnya kami ingin mewawancari dia pak tetapi tiba-tiba kekasihnya datang jadi kami hanya mengambil gambar mereka saja" Hilda

"Kaliaaannnnn telah menghancurkan reputasi kantorku. Apa kamu tau jika dia mengancam akan menutup kantor ini. Kalian akan kerja dimana? Dan bagaimana dengan aku? Apa aku akan jadi gelandangan gara-gara kecerobohan kalian? Lekas hubungin Celline dan suruh dia kemari saat ini juga. Ini perintah darurat" Pak Eka

Hilda berjalan mundur secara perlahan.

"Hei...kamu mau pergi kemana?" Pak Eka melotot

"Loh kata Bapak saya disuruh menghubungi Celline?" Bertanya bingung

"Oke" Pak Eka segera mengibaskan tangannya menyuruh Hilda pergi dari hadapannya.

" Ya ampun Lineee...cari masalah aja deh loe. Apes gue ikut elo kemaren" Hilda menggerutu tidak jelas.

Handphone Celline berdering, dia melihat siapa yang menelponnya. Begitu tertera nama Hilda dia segera mengangkatnya.

"Hmm..apa Da?"

"Cepetan ke kantor bos marah besar gara-gara berita yang kemaren elo tulis"

"Hah...memang ada yang salah dengan tulisan aku?"

"Kantor kita akan ditutup kalau elo gak minta maaf ke dia"

"Dia?dia siapa?"

"Darielle...direktur grup H"

"Hah...kan bener berita yang aku tulis. Kenapa malah jadi begini sih"

"Orang kaya gak mau aksi gilanya sampai ketahuan masyarakat luas. Cepet elo kemari segera buat klarifikasi biar kantor kita gak disegel. Gue gak bisa bayar kuliah kalau nggak kerja Line"

"Iya...iya...aku kesana" klik Celline segera mematikan ponselnya.

"Yud....aku harus ke kantor sekarang"

" ini baru jam 11 lewat Line. Biasanya kamu ngantor kan jam 1" Yudha melihat jam tangannya.

"Ada masalah Yud dikantor aku. Aku pergi duluan ya"

"Aku antar, kamu tunggu didepan aku ambil motor dulu" Yudha segera beranjak ke lahan parkiran motor dan Celline segera menuju gerbang kampus menunggu Yudha disana. Taklama Yudha segera menghentikan motornya didepan Celline dengan cepat Celline segera naik membonceng dibelakangnya.Yudha segera mengantar Celline ke kantornya.

Siang itu jalanan agak macet

Biasanya hanya dengan menempuh waktu setengah jam Celline sudah bisa tiba dikantornya namun saat ini sudah hampir satu jam Celline masih belum bisa sampai di kantornya. Jam 1 lewat 10 baru dia tiba didepan kantornya.

"Yudha makasih ya...aku langsung masuk ke dalam"

"Nanti hubungi aku jika kamu ingin pulang. Aku akan menjemputmu lagi"

"Sip...oke Yud" jawab Celline sambil tersenyum manis.

Yudha salah satu cowok favorite di kampus dengan postur tubuh lumayan tinggi mencapai 188cm dan badan ramping, dia akan sangat cocok untuk menjadi seorang model daripada pelatih memanah. Banyak agency yang memintanya untuk menjadi modelnya tapi dia hanya mau menerima tawaran mereka saat dia ingin saja. Beberapa kali dia ikut acara peragaan busana dan membintangi beberapa iklan. Dia belum terlalu fokus untuk menjadi seorang artes.

Yudha segera menjalankan motornya kembali setelah Celline masuk ke dalam kantornya. Dengan mindik-mindik dia menuju ke meja Hilda.

"Sstt...gimana bos hari ini, masih murka gak?" Tanya Celline berbisik.

Hilda segera mengangkat wajahnya dan baru saja membuka mulutnya namun Celline segera membungkam mulutnya dengan tangannya dan membuat gerakan menyilang di bibirnya.

"Pelan-pelan oncom...jangan keras-keras"

"Elo mending cepetan dandan yang cantik dan segera minta maaf sama Darielle. Cepet dia nunggu kalian di Lobby hotel grup H jam 2 siang. Jangan sampai gagal kalau masih mau bekerja disini"

"Waduh...ampun dah ini sudah jam 1 lewat gimana gue mau dandan yang cantik"

"Elo diem-diem sini gue kasih asesoris sedikit di kepala loe" Hilda mengambil bando mickey mouse dan memakaikannya dikepala Celline.

"Idiihh....apaan sih, kamu kira aku bocah disuruh pake bando micky mouse. Udahlah biarin aja begini kali aja begitu dia lihat aku, terus kasihan dan gak jadi tutup kantor kita"

"Waah....ide briliant..sukses Line. Hidupku ada ditanganmu jika sampai gagal siap-siap kamu nanggung uang kuliah aku dan biaya sekolah adik aku" ujar Hilda tertawa.

Celline hanya memonyongkan bibirnya saja akhirnya dia pergi menuju mejanya. Dia segera ke toilet untuk merapikan penampilannya sedikit dan memoles bibirnya agar nampak segar. Setelah siap langsung menuju ke ruangan bosnya.

Pak Eka melihat Celline tanpa berkedip. Anak buahnya ini mirip artis jika sedang berdandan sedikit rapi.

"Kita gak jadi berangkat Pak?"

Pak Eka langsung tersadar dan mengambil kontak kunci mobilnya.

"Ayo kita langsung berangkat" ajaknya.

Mereka segera keluar ruangan menuju mobil Pak Bos.

Hilda memberikan semangat kepada Celline begitu dia melewati mejanya. Dibalas oleh Celline dengan mengerdipkan matanya.

Di dalam mobil banyak ceramah yang diterima Celline dari bos-nya itu yang membuat telinga merah. Dia diam saja karena malas berdebat dengan bos-nya itu. Akhirnya mereka sampai juga di Hotel Grup H dan langsung mencari lobby yang dimaksud oleh Darielle.

Pak Eka mencari Calon Bos itu namun tampaknya Darielle belum datang. Dengan sabar dia menunggu calon bos itu.

Lima menit kemudian Darielle segera muncul dan Pak Eka langsung menghampirinya dan menjabat tangannya.

"Maaf Pak saya Eka pemilik tabloit X itu" Darielle segera melihat wajahnya. Sepertinya dia pernah melihat sosok ini tapi dimana dia sudah lupa.

"Oke...saya tidak terima berita yang anda buat dan saya ingin secepatnya anda buat klarifikasi dan hapus foto-foto saya dengan kekasih saya. Satu lagi saya ingin anda memecat jurnalis yang sudah mengganggu privacy saya" Ziel berkata tegas.

Celline yang sedari tadi menunduk terus tiba-tiba dia mengangkat wajahnya karena terkejut dengan perkataan Ziel lalu segera menunduk kembali.

Pak Eka segera menyenggol bahu Celline agar segera meminta maaf.

"Maaf...maafkan saya Pak Darielle karena sudah berani lancang membuat berita anda. Sebenarnya kemaren saya ingin mewawancarai anda namun kekasih anda tiba-tiba datang akhirnya saya mengurungkan tujuan saya dan hanya mengambil gambar anda saja" Celline segera menundukkan wajahnya dalam-dalam. Dia amat malu dengan Ziel karena berita yang menghebohkan itu dia yang membuatnya.

"Ooh....jadi kamu yang sudah membuat berita itu. Siapa nama kamu?" Ziel

"Celline tidak menjawab dia hanya memperlihatkan name tag-nya saja.

Ziel segera menatap tajam ke arah Celline.

"Angkat wajahmu" perintah Ziel.

"Ya Tuhan matilah aku sekarang...tamatlah riwayatku"

*********

Duh Ziel kasihan Celline jangan buat dia dipecat🤧

Halo genks....gimana kabar kalian hari ini? Semoga kita semua sehat selalu ya kesayangan2 akoh🤗

Kalau sempat nanti malam aku up kalau tidak sempat ya besok pagi😂😂soalnya ada tugas luar dan gak tau pulangnya jam berapa😣.

Jangan lupa like vote n koment genks 😂

Love you full....muaacchhh😘😘😘

Maaf kalau ada typo-typo dikit😂

Main pecat-pecat aja kamu Ziel🙄

Pliss deh jangan membuatku dipecat dari kantorku Ziel🙄

1
Sri Mulyani
thor apakah tidak ada cerita tentang zoy
martina melati
entah ini nivel x y thor... jujur, biasany cowok2 jarang mau drayakn saat ultah... pdhl sdh usia dewasa (18th ke atas)
Ayu Roesly
Luar biasa
Supry Atun
semoga sehat selalu thor semangat
Supry Atun
celline hamil mungkin 🤭🤪😄
Supry Atun
habis pakai jubah dokter terus di panggil untuk naik panggung 😄
Wiwin Budi Rahayu
kemana ya. anak angkat ziel scout. kokgak pernah muncul.
Sri Rahayu
scout kemana thor
Sri Rahayu
munkin kah cellin hamidun jd mood'y jd kek gitu
Sri Rahayu
mama fir banyak koleksi foto" daun muda yg gantenk" rupa"y..y ampun ma untunk papa yu sabar banget..😅😅😅
Sri Rahayu
sumveh thor q jd ngakak jd ngikutin siska ngomonk🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Rahayu
wiiihhh keren mama fir kalo udah marah mah sadis beeeeddd👍
Sri Rahayu
thor q masih bingunk sebener'y cellin d perkosa apa g sih...g faham q serius dah
Sri Rahayu
kesian mama firda g d gubris omongan'y...
Sri Rahayu
mamus mampus mampus kau ziel...lagu laguan ragu sma anak yg d kandunk cellyn
Sri Rahayu
mampus lo ziel..tak sumpahin nyesel se ntesel"y
Sri Rahayu
tuh kan bener ziel ragu y ampun masih berharab cellyn g d apa"n sama yudha..beneran g adil thor crita mu kali ini..nyesek banget q..kesian sma cellin lg hamil jauh dr laki'y mana d raguin lg anak'y..astaga naga andai bisa q cekek ziel lewat onlen...
Sri Rahayu
hamil kah..jangan sampai s ziel ragu ank yg d kandunk cellyn...kalo ragu tak cekek ampe mati lo ziel.
Sri Rahayu
terlalu kejam jika sampai bnenar" cellyn d gagahi oleh yudha...g trima q thor
Sri Rahayu
cellyn mah mulai nyari gara" ih...tegas napa ama yudha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!