NovelToon NovelToon
Cinta Yang Terpilih

Cinta Yang Terpilih

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Cinta Seiring Waktu / Penyesalan Suami
Popularitas:53.2k
Nilai: 5
Nama Author: El Viena2106

Impian Amara untuk bersatu dengan kakak angkatnya akhirnya terwujud juga. Keduanya terikat dalam sebuah pernikahan yang disatukan oleh Abi mereka sendiri.

Sayangnya, Apa yang Amara bayangkan tidak sesuai dengan yang ia inginkan. Dalam pernikahan ini, Hanya Amara yang menginginkannya. Tapi tidak dengan Fadli Adiputra. Dia tidak pernah menginginkan pernikahan ini sama sekali.

Sikap perhatian yang selalu Fadli berikan berubah menjadi sikap dingin tanpa alasan.
Amara sadar, Bahwa dia bukan pilihan pria itu..
Hingga pada akhirnya, Amara mundur dalam pernikahannya.

Apakah Fadli bahagia atas kemunduran Amara? Atau justru terkurung dalam penyesalan?
•••••
"Kalau pernikahan ini tidak bertahan atas pilihan Abi.. Nanti, Aku akan pertahankan pernikahan ku atas pilihanku sendiri..." Amara Alfhatunnisa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Kembali

Hari kembali berganti. Pagi ini Amara bangun pagi kemudian membantu Bibi memasak didapur. Meskipun dia telah berencana hendak melayangkan gugatan cerai terhadap Fadli.

Untuk sementara, Wanita itu akan melayani Fadli dengan baik. Tidak apa meskipun Fadli tak mau menganggapnya. Yang penting sekarang dia sempat melakukan kewajibannya.

"Ning..

"Kenapa Bi?

"Ning Amara baik-baik saja?" Amara menoleh lalu tersenyum..

"Selalu baik Bi..

"Ning.. Bukannya Bibi mau menghasut Ning Amara.. Cuma, Apakah Ning Amara sanggup harus menjalani pernikahan ini? Sementara.." Bi Darmi tak melanjutkan ucapannya. Ia tahu, Setiap orang pasti akan berubah apabila sudah tiba waktunya. Namun tidak juga semua orang bisa berubah. Adapula mereka yang bukannya berubah namun semakin menjadi.

"Bi.. Boleh Amara tanya sesuatu?" Bi Darmi mengangguk.

"Boleh, Ning.. Mau tanya apa?

"Apa, Wanita itu sering datang kesini?" Kepala Bi Darmi menoleh kesana kemari. Matanya juga melirik kearah tangga takut majikannya muncul secara tiba-tiba.

"Sebenarnya awal mulanya itu,.." Bi Darmi mulai bercerita dengan nada yang cukup pelan takut suaranya terdengar.

Bi Darmi mulai bercerita asal mulanya Fadli mengajak Lidya kerumah ini. Dari yang jarang, Hingga sering, Bahkan kadang mengajak Lidya untuk makan bersama.

Tak hanya itu saja, Fadli kadang meminta Bi Darmi untuk memasak makanan kesukaan Lidya. Bi Darmi pun menurut saja karena dia kan memang di gaji bekerja disini.

Entah apa yang membuat Fadli mengistimewakan Lidya. Padahal awalnya Fadli tidak seperti itu..

"Katanya, Den Fadli itu nabrak ayah Lidya.. Terus berakhir dengan ayahnya jadi lumpuh. Selama ini, Semua yang dilakukan oleh Den Fadli itu hanya bentuk dari tanggung jawab, Ning.. Yang saya tahu, Den Fadli itu sering pamit pergi. Yang katanya Lidya butuh bantuan lah.. Yang katanya ayah Lidya mau kontrol lah, Butuh biaya ini dan itu.. Mungkin karena sering ketemu, Terus bareng.. Den Fadli mulai tertarik sama Wanita itu, Ning.. Hanya...

"Hanya apa Bi?" Bi Darmi kembali melihat ke arah tangga.

"Hanya saja, Saya itu merasa curiga Ning.. Firasat saya tuh bilang, Kalau Lidya cuma manfaatin Den Fadli doang.. Dia itu juga Sebenarnya bukan wanita yang baik kok.. Dia tuh, Kalau didepan Den Fadli selalu bersikap melas, Polos, Sok sedih.. Kadang nangis. Ya, Mungkin aja cari perhatian Den Fadli.. Den Fadli juga gitu, Liat Lidya sedih dikit langsung ditenangin.. Dipeluk..

"Apa!? Di peluk??

"Sssstt... Jangan keras-keras Ning.." Amara langsung menutup mulutnya. Dia tak menyangka kalau Fadli yang katanya paham akan hukum agama itu bisa sejauh itu.

"Ning.. Kalau kata saya, Ning jangan diam aja.. Cari tahu yang bener.. Abis itu kalau emang bener si Lidya itu cuma manfaatin Den Fadli, Langsung bongkar deh.. " Amara terdiam..Ya, Mungkin apa yang dikatakan oleh Bi Darmi ada benarnya. Dia akan cari tahu yang sebenarnya. Lagian juga kalau hanya bertanggung jawab kenapa harus berlebihan seperti itu?

...****************...

Makanan untuk sarapan pagi ini udah siap. Fadli segera turun dari kamarnya dan langsung duduk disalah satu kursi yang berada disana.

"Sarapan dulu.. Setelah ini berangkat kekantor.." Fadli menatap Amara. Adik sekaligus istrinya itu meraih piring kemudian melayaninya.

"Kok tumben?

"Seperti apa yang dikatakan Umma.. Sekarang aku udah jadi seorang istri.. Harus bisa melayani suami dengan baik. Tapi kalau Kak Fadli minta layani istri yang lainnya, Gapapa... Tapi diluar aja, Ya? Jangan disini.." Sendok yang Fadli pegang melayang diudara. Ucapan Amara seketika membuat batinnya merasa tak nyaman. Apa maksud dari perkataannya barusan?

"Apa maksud kamu barusan bilang gitu?" Amara melihat suaminya lalu mengangkat kedua bahunya.

"Gapapa.. Masa kayak gitu masih tanya? Kan bisa dipikir-pikir sendiri.." Fadli tak lagi berkata apapun. Ucapan Amara sungguh menggelitik membuat makanan yang berada dihadapannya tak lagi berselera.

"Habisin sarapannya.. Itu aku bangun pagi banget buat masak.." Fadli memejamkan matanya, Kenapa sikap Amara jadi seperti ini? Padahal dulu sikap wanita itu selalu lembut dan manis. Tidak sarkas dan terkesan blak-blakan..

Bi Darmi yang tengah sibuk cuci piring tersenyum sendiri. Amara sungguh hebat, Fadli saja bisa tak mampu melawan.

Putri bungsu Abi Rafa dan Umma Zakia tersebut mengangkat salah satu sudut bibirnya. Jangan dikira Amara akan diam saja.. Pria seperti Fadli ini memang harus diberi pelajaran.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Kamu beneran mau masuk sekarang?" Langkah Amara terhenti, Wanita itu menoleh kearah sang suami.

"Iya.. Buat apa dirumah kalau gak ada kerjaan. Nanti diem mulu dirumah malah dibanding-bandingin... Yang katanya manja, Yang katanya gak seperti dia. Sorry, Ya.. Aku dilahirkan didunia ini bukan untuk dibandingkan..

"Ya, Enggak.. Aku kan cuma tanya aja.. Lagian siapa yang mau komentar kalau kamu dirumah dek.." Kata Fadli. Ia lupa, Kalau kemarin pria ini membandingkan Amara dengan Lidya. Katanya Lidya itu pekerja keras, Gak manja. Tidak seperti dirinya yang sejak kecil memang dimanja. Tapi apa salah kalau dia dimanja oleh orangtuanya sendiri.

"Yang komentar aku selalu dirumah itu kamu.. Lupa, Kemarin kamu bandingin aku sama pacar kamu itu loh? Lagian dirumah aku juga ngapain.. Diajak bulan madu aja enggak. Gak diajak shoping, Gak diajak liburan.. " Setelah mengatakan itu, Amara berlalu pergi.

Wanita itu langsung meninggalkan Fadli yang masih berdiri disana. Amara hendak masuk kedalam mobilnya yang entah kapan diantar kerumah ini. Melihat itu, Fadli berlari mengejar Istrinya.

"Kapan mobil ini datang? Kok tiba-tiba ada disini?" Tanya Fadli ingin tahu. Jujur, Dia paling tidak suka melihat Amara pergi kemanapun menaiki mobil sendiri. Entahlah.. Fadli memang merasa tak suka sejak dulu.

"Semalam.. Kenapa emangnya?" Fadli menghela nafas..

"Gak perlu naik mobil sendiri, Biar aku yang antar.." Kata pria itu. Amara terkekeh..

"Gak perlu.." Usai mengatakan itu, Amara langsung masuk kedalam Kendaraan roda empatnya. Pesan Ummanya yang mengatakan kalau dia harus hormat dan selalu nurut pada sang suami tidak wanita itu gubris.

Bagi Amara, Suami yang harus dihormati. Suami yang harus kita layani dengan tulus, Suami yang harus kita turuti setiap ucapannya. Adalah suami yang spek seperti Abi nya.

Selalu bersikap baik, Selalu perhatian, Punya cinta yang penuh, Meratukan istrinya. Pria yang bisa membuat para wanita luaran sana cemburu pada istrinya karena mendapatkan suami baik. Bukan malah menyakiti istrinya dengan cara dekat sama Wanita lain.

"Belum juga satu minggu.. Apalagi setahun, Dua tahun, Tiga tahun.. Cinta sih cinta, Tapi aku ya ogah kalau harus menderita demi cinta.. " Omel Amara sepanjang jalan. Hingga..

BRAAAK!!

"Astagaaaa!! Apa aku nabrak orang?" Amara langsung turun dari kendaraan roda empatnya. Matanya melotot begitu dirinya tidak sengaja menabrak mobil seseorang yang berhenti dipinggir jalan.

"Haaah... " Amara menutup mulutnya, Ia menelan salivanya dengan susah payah. Gara-gara otaknya kemana-mana, Dirinya sampai tidak sengaja menabrak mobil seseorang.

Body bagian belakang mobil yang dia tabrak rusak parah. Bukan hanya mobil orang itu saja yang hancur parah, Tapi mobilnya juga.

Dag!

"Jangan-jangan ini aku kualat karena tadi gak dibolehin bawa mobil sendiri.." Batin Amara. Wajar dia membatin seperti itu, Karena tadi Fadli memang melarangnya membawa mobil sendiri.

Dag!

Sang pemilik mobil turun, Amara terlihat gugup serta ketar ketir. Bagaimana kalau setelah ini dia kena semprot oleh pemilik mobil itu? Mana udah telat dia lagi kesekolah.

Seorang pria berpenampilan jas rapi turun. Amara mundur dengan tangan yang terkepal..

"Kamu yang nabrak mobil saya?

Amara mengangkat kepalanya, Seketika ekspresi wajah Amara langsung berubah begitu mengetahui pemilik mobil itu.

"Ka.. Kamu?

•

•

•

TBC

1
Ariany Sudjana
skak mat, gimana Fadli? apa masih tetap membela si pelacur murahan itu? ya maklum sih anak pungut yah, beda dengan Ghazi dan saudaranya, mau dididik seperti apa pun, ya otaknya bodoh 🤣🤣🤭🤭 lebih percaya sama pelacur murahan daripada istrinya sendiri 🤣🤣🤭🤭

heh jalang, siap-siap kamu dan keluarga kamu masuk penjara dan jadi gembel 🤣🤣🤭🤭
Maria Magdalena
mampus lu lidya mau ngomong apa lu dasar manipulatif silahkan ambil tu lidya laki bodoh fadli dan lepaskan amara.
Muft Smoker
Fadli dtg kesitu otak ny di tinggal di brankas Amara ,, makany jd bodoh Dy🤭🤭🤭
Teh Euis Tea
emang bener sih kt amara di fadli tolol 🤣
Ayudya
mampus kamu lidya.amaea di lawan buat Fadli suami bego jalang kok di bela 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Lia Rahmawati
dasar Fadli oon mau ajah di kadalin sama ular berbisa ampun dah,awas ya kalo nanti kebenaran terungkap jangan ngemis ngemis minta balikan sama si amara😡😡
Sri Rahayu
bener sekali kata Amara hanya lk2 bodoh yg percaya gitu aja pd wanita manipulatif macam Lidia...dasar Fadli dongok berani nyaut umma nya demi bela Lidia...lanjut Thorr😘😘😘
Ass Yfa
Lidya..cari lawan yg salah..
Adrian
Yo gak bisa so lawanlah si Lidya nya wong begonya setengah mampos
Lusi Hariyani
fadli km mmg bodoh krn menyukai cewek bodoh jd otak y ikut bodoh pdhl pengusaha
Ani
Betul tuh Amara banyak nama besar yang harus dijaga..

hayo tamatlah riwayatmu Lidya
dan kamu Fadli siap siap datang kepengadilan untuk pembatalan pernikahan. 🤣🤣🤣🤣🤣🤣 senangnya hatiku melihat mereka berdua terpojok
Sri Angga
skakmat,syukurin ni Bru permulaan blm yg lain.
Sri Angga
skakmat,syukurin ni Bru permulaan blm yg lain.
Evi alvian
nah loh mampus kau Lidya gayanya mo memfitnah Amara yg ada kamu sendiri yg bakal malu...cari masalah terus ke Amara siap" aja Amara kali ini gak bakalan kasih ampun (salah cari lawan uey)
Setyowati Setyowati
makanya kalau fitnah belajar sama Dajjal ..jangan sama Kunti 🤭🤭..kena mental kannnn..rasain kamu Lidya 👊👊
Sarmini Isang
apa rasanya fadli dikatain "ANAK PUNGUT"masih blm sadar jg,bodoh bin tolol kok dipelihara,masih bisa membantah ucapan umi.Sekalian aja saga keluarkan semua bukti2 kebusukan lidya
Nice1808
bego kau lidya salah cari lawan, penjara yg kau rasakan nnatinya🤣dan kau fadli trllalu bego CCTV kan ada knpa gak kau cek 🤣dasar tolol
Masha 235
si Fadli kepalanya minta dibenturin kali ya ..ketembok ap brang keras gitu...gak sdar2, bner kta Amara, kpla/otak udang...
Ariany Sudjana
skak mat, niat hati ingin menjatuhkan Amara, malah kamu yang gelisah seperti cacing kepanasan, dan bodohnya Fadli masih juga percaya sama omongan si pelacur murahan itu... heh jalang ternyata kamu ga punya nyali yah buat menghadapi perkara hukum ? dan kamu juga posisi jatuhnya kamu atur, supaya ga parah ... dasar pengecut 🤣🤣🤭🤭 kalau kamu punya nyali, noh langsung jatuh saja, biar mati sekalian
Lucy
mmng Fadli bodoh bin tolol percaya aja omongan Lidya,apa GK pinter dikit cek CCTV,pinteran Saga lagi langsung gercep cek CCTV hotel bintang 5 pasti ada CCTV nya palagi tempat lelang barang berharga🤭🤣mampus kau Lidya ujung2nya kau yg dan masuk penjara atas tuduhan gak berbukti,dan kau Fadli akan semakin hancur reputasi mu krna Lidya masalah dimall aja blom selesai tambah lagi masalah fitnah Amara 🤣🤣
Ariany Sudjana: si pelacur murahan itu akan cari mangsa baru yang lebih kaya lagi, kan ga mau hidup susah
total 5 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!