NovelToon NovelToon
Locked Away

Locked Away

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Mafia / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: okolele

Alba lopez di nikahkan pada pria yang awalnya tak ia inginkan.

Awalnya ia enggan tapi tak ada gunanya untuk menentang orang tuannya, jadilan ia ikut dalam sandiwara pernikahan itu seakan-akan ia juga setuju dan menerima.

Namun setelah melihat sosok asli suaminya ia memiliki tekat untuk meluluhkan hati pria itu, pria yang tak memiliki secuil ketertatikan padannya.

Gencar ia menggoda pria itu hingga sampai pada ketika dengan mata kepalannya sendiri pria itu melakukan hal yang tak Alba duga.

Apakah Alba akan tetap pada pendiriannya untuk meluluhkan pria itu atau justru pergi setelah mengetahui rahasia yang pria itu miliki.

Bagaimana kelanjutannya, mari merapat untuk meramaikam cerita Locked Away.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon okolele, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di antarkan pulang

...⚠️ FICTIONAL CONTENT⚠️...

...Seluruh adegan, karakter, tempat, dialog, situasi, serta peristiwa dalam cerita ini merupakan hasil imajinasi penulis. Beberapa unsur sengaja dibuat, diubah, atau dikembangkan untuk kebutuhan alur cerita....

...Cerita ini tidak dimaksudkan untuk menggambarkan kejadian nyata, maupun menjadi acuan terhadap kehidupan atau perilaku di dunia nyata....

...Harap membaca dengan bijak....

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Alba menenangkan Roze yang tengah menangis tersedu-sedu. Menceritakan apa yang terjadi pada Paloma semua ia ceritakan tak ada lebih kurangnya dalam penyampayannya.

"Maafin gue Ba. " Lirihnya menatap Alba sendu dengan alis mengerut. "Gue gak bisa..."

"Gue maafin, kalau om Maxim baik sama Paloma kita biarin aja mereka tapi kalo om Maxim jahat nah baru di situ kita rebut balik Paloma. " Ujar Alba.

"Kita beri ruang buat Paloma, entah ke depannya gimana kita harus tetap dukung keputusan dia. " Sambungnnya lagi.

"Gue takut Paloma stres dan ngebahain kandungannya Ba. "Roze sudah tak lagi normal ia bak orang yang tak waras. Mata memerah sembab dan bengkak serta ada sedikit ingusnya di sana dengan rambut acak adulnya.

Alba mengambil cemilan lalu memasukannya ke dalam mulut Paloma." Udah lo drama amat sih. "Alba muak." Biarin aja, lo kan juga tau Paloma itu cewe gila. "Kesal Alba dia tahu Roze kwatir tapi perempuan itu terlalu drama.

" Bangsat lo. "Ujar Roze setelah mengunyah cemilan yang Alba masukan paksa ke mulutnya.

Keduanya asik mengobrol yang rondom,kadang tertawa tak jelas humor mereka memang aneh tadi sedih menangis meraung sekarang tertawa dengan tanpa jaim-jaimnya sampai pada saat Lazarus menghampiri Alba.

Udara di sekitaran terasa berbeda,aura dominasi yang kental mengudara membuat Alba tak nyaman .

Alba yang tadinya sangat berisik dan excited mendadak bungkam, sembari berdiri tegak.

Lazarus datang di susul Oscar di belakangnya, dengan sikap tegak siap.

Lazarus memasukan kedua tangannya ke saku celana. "Sudah selesai?. " Ujarnya.

"Ada apa?. " Bingung Alba, kenapa akhir-akhir ini Lazarus tiba-tiba jadi suka ikut campur, dan memperhatikannya atau hanya perasaan nya saja.

Roze yang sedang membersihkan mulutnya dari bekas makanan lantas menatap mereka berseling-selingan.

Sialan canggung sekali.

"Um Ba gue pulang dulu ya. " Putus Roze akhirnya tak mau ada di tengah-tengah urusan Alba dan Lazarus mungkin saja mereka mau membuat adonan seperti Maxim dan Paloma jadinya dia bisa memiiliki dua ponakan.

"Oscar antarkan dia. "Perintah Lazarus dengan mata yang hanya menatap Alba.

" Gak usah, ga papa gue bisa pulang sendiri. "Tolak Roze spontan sembari menggerakan tangannya menolak.

" Siap boss. "Alih Oscar dengan wajah datarnya.

" Gue duluan ba, jangan kangen ya. "Ujar Roze kembali dengan sikap dramatisnya itu.

" Cuihh, pulang aja sono kagak sudi gue ngangenin lo. "Ujar Alba memperagakan seolah-olah ingin muntah.

" Jahat lo, padahal cuman gue besty lo yang masih single. "Tutur Roze.

" Makanya jangan jadi bujangan lapuk. "Julid Alba.

Roze menghentak-hentakan kedua kakinya kesal lalu berlalu dari sana tanpa menoleh pada Alba.

Saat sampai di depan ia berinisiatif membuka pintu mobil yang sialnya tak bisa terbuka karena di kunci otomatis dan belum Oscar buka.

Blib

Blib

Pintu mobil terbuka, di susul Oscar yang langsung masuk ke kursi pengemudi meninggalkan Roze yang masih membeku malu.

Roze mengatupkan kedua bibirnya sembari menepuk jidat.Malu, hanya itu yang Roze rasakan sekarang wajannya memerah.

Akhirnya setelah mencoba menenangkan diri ia masuk, memosisikan dirinya di kursi belakang.

"Kamu bukan boss saya. " Ujar Oscar tiba-tiba.

"Yes, and?. " Bingung Roze dengan wajah tak sukannya itu.

"Duduk di sebelah saya!. "Perintahnya sembari mata elangnya melihat kaca di depan, yang memperlihatkan Roze di sana.

" Gue maunya di belakang gimana dong?. "Tengil Roze. " Dan upss stat beltnya udah kepasang. "Ujarnya setelah memasang stat belt.

Oscar diam, tak lagi memperotes suka hati perempuan itu saja. Dari balik sakunya ia mengelurkan bungkusan rokok dan pemantik. Lalu mengambil sepucuk dan mengapitnya di bibir sembari menghiduokan api.

Api itu tersulut membakar ujung rokok yang mengeluarkan asap mengepul,kepulan asap mengepul keluar dari mulut dan hidungnya.

"uhukk... uhukk. "Roze terbatuk-batuk dia memang lemah kalau soal asap sejenis rokok, karena penderita asma. "Bisa matiin gak sih. " Ujarnya sembari menutup hidung dan mulutnya dengan tangan lainnya menghalau asap untuk masuk.

Oscar hanya melirik sekilas dari kaca di depan, lalu menurunkan kaca dan membuang rokoknya.

Setelahnya ia menghidupkan mobil, lalu mulai mengendarai supercar itu.

Canggung menyelimuti keduanya, taka da yang menurunkan ego untuk memulai obrolan.

Roze menyandarkan kepalanya, sembari menatap lurus ke depan.

Wajah keruhnya tak bisa ia sembunyikan,sementara Oscar di depan sana sibuk dengan kemudinya.

Sekitar 30 menit akhirnya mereka sampai di rumah Roze.

Roze lantas turun tanpa mengucapkan terimakasih ataupun basa-basi.

Membuka pintunya lalu masuk ke tampa menoleh bahkan menawari Oscar untuk singgah.

Oscar diam.

Pria itu masih menatap lurus rumah Roze.Kali ini, ada sesuatu yang berbeda. Sebuah senyum seringai samar tergurat di sudut bibirnya nyaris tak terlihat.

"perempuan culas. " Ujarnya dengan suara rendah. Kembali mengambil sebatang rokoknya.Asap mengepul kembali mengudara. Lalu mulai menyalakan mobilnya kembali meninggalkan pekarangan rumah itu.

...****************...

15 menit lamanya Alba mengurung diri di kamar mandi padahal sudah lama ia selesai membersihkan tubuhnya.

Membungkus tubuhnya dengan sleep dress, Alba keluar menemukan Lazarus di sana duduk di sofa yang menghadap ke arah kasur.

Alba melangkah menuju kasur.

Lazarus tersadar setelah mendengar suara gersakan dari kasur, dan menatap Alba dengan sorot gelapnya.

"Kenapa gak tidur di kamar lo? kenapa banget tidur di kamar gue." Tanya Alba malas.

Lazarus tak menjawab, fokusnya teralih melihat gaun satin yang Alba kenakan jatuh di pertengahan paha.

Sejujurnya itu bukan pemandangan yang mengejutkan karena Lazarus sering melihat perempuan itu menggunakan pakaian sexy tiap harinya. Dan dia juga pernah melihat perempuan itu tanpa sehelai benangpun.

Tapi tetap saja.... Sialan.

Ada sesuatu yang mengganggu pikirannya saat ini. Satin tipis itu tercetak sempurna membungkus lekuk molek nan indah tubuhnya, bahkan Lazarus sekarang bisa melihat payudara perempuan tercetak di balik kain.

Alba merebahkan dirinya, di susul Lazarus yang juga merebahkan tubuh besarnya di sana.

Alba duduk kembali, meraih bantal dan guling lalu menegakannya di antara mereka. Membentuk sebuah sekat rapi seolah membagi ranjang menjadi dua wilayah terpisah.

Lazarus menaikan alisnya, menatap keanehan tingkah Alba. "Kenapa membuat ini?. " Tanya Lazarus.

Alba tak menjawab dan kembali berbaring menutup dirinya dengan selimut sampai dagu lalu mulai memejamkan matannya.

5 menit berlalu dan Alba sudah menyelami duania mimpi, meninggalkan Lazarus yang masih terjaga.

Berusaha memejami matanya berniat hati menyusul wanita itu menyelami mimpi tapi tak bisa, otaknya sangat sibuk malam ini ada hal mengganjal yang tertanam di benaknya.

Kegelisahan mengendap di kepalannya walaupun tak amat kentara di karenakan wanita yang tengah tertidur lelab di sebelahnya.

Alba

Wanita itu tidur tanpa perduli akan hadir Lazarus sebagi suaminya di sana.

Ia tertidur dan tanpa sadar melewati batas yang di buatnya sendiri. Wajahnya polos dan.... Imut mungkin.

Hah...

Sialannn.

Kenapa dia jadi repot-repot mengamati wajah perempuan itu?.

Lazarus menghembuskan nafas, lalu dengan cepat duduk di tepi ranjang mengibaskan

tangan, berusaha mengusir hawa panas yang ia rasakan.

Meski kamar Alba AC-nya hidup tetap saja malam ini Lazarus merasa sangat panas.

Ia paham apa yang di ingin kan tubuhnya, dia menginginkan gadisnya, dia menginginkan sangat.

Tapi dia tak mau memaksa Alba untuk melakukannya, walaupun ia ingin sangat,ia tetap menunggu persetujuan wanita itu. Apalagi sekarang sudut pandang Alba padanya sudah sepenuhnya berbeda.

Sembari berdecak pelan, matannya melirik Alba yang tidur dengan posisi setengah miring.Yang membuat gaun tidurnya tersikap di area pahanya. Dengan inisiatif Lazarus menarik selimut untuk menutup tubuh perempuan itu.

Tepat saat utu juga, tangan Alba bergerak otomatis menyibak selimu kembali.

"Menyebalkan." Gerutunya.

Lalu menyelimuti Alba, bahkan menutup seluruh tubuh perempuan itu membungkusnya dengan selimut rapat-rapat.

Sebelum akhirnya ia bangkit menudukan dirinya pada sofa untuk menenangkan dirinya. Menghalau pikiran-pikiran tak penting yang tak harusnya ia lakukan.

Selinting nikotin bertengger di antara apitan bibirnya, dengan mata yang menggelao menatap awas di depannya.

Ternyata perempuan itu cukup nakal bahkan saat tertidur. Kali ini tubuhnya setengah melintang, menguasai sisi ranjang yang tadinya milik Lazarus.

Kepulan asap ia keluarkan antara celah bibirnya.

Perempuan itu membuatnya gelisah.

Sungguh menyebalkan.

Dan malam semakin larut, dan Lazarus tidak tidur ia tetap duduk di sofa dengan terus menatap Alba.

...****************...

Pagi tiba dan Alba mengerjab pelan tubuhnya meregang malas sebelum kesadarannya kembali. Begitu matanya terbuka dan duduk ia terlonjak kaget mendapati Lazarus yang terduduk di sofa di depannya sembari memberinya tatapan tajam yang terasa menghunus.

Yang Alba tangkap Lazarus tanpak tegang dengan rahang mengeras Apa dia marah?. Wajahnya kusut persis seperti kemejannya.

"Apa tidurmu nyenyak, Love?. " Tanyanya sembari berjalan mendekat ke arah Alba

"Ya." Jawab Alba seadannya.

Lazarus tertawa rendah, nyaris seperti geraman. Menyentuh wajah Alba dari pipi memberi usapan lembut di sana lalu terhenti di bibir.

Lazarus tekan jari jempolnya di bibir Alba, la memasukan jempol tangannya ke dalam mulut Alba seakan memerintah perempuan itu untuk mengemutnya.

Alba mendongak, fakta bahwa tangan pria yang sekarang ia benci melakukan itu membuat Alba merasa jijik.

Rasa asing mulai merayap bagian dari dirinya menyuruh untuk menepis, tapi ia menahan membiarkan pria itu.

Jemari jempol Lazarus memainkan lidah Alba, merasakan sensasi hangat dari lidah itu lalu menekan jempolnya di sana.

"Uhuk."Alba tersedak ludahnya sendiri menarik tangan Lazarus agar keluar dari mulutnya.

Lazarus yang melihat wajah Alba memerah lantas menarik ibu jarinya. Dan keluar dari sana meninggalkan Alba yang mengambil nafas.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...Terima kasih sudah membaca novel ini sampai akhir. Terima kasih karena telah meluangkan waktu untuk mengikuti setiap cerita dan perjalanan para tokohnya. Saya tahu cerita ini masih jauh dari sempurna, tetapi semoga tetap meninggalkan kesan bagi kalian. Mohon maaf jika masih ada kekurangan selama cerita berlangsung. Semoga kita bisa bertemu lagi di cerita berikutnya. Sampai jumpa, dan sekali lagi, terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan cerita ini....

...THANK YOU FOR READING 🌸...

...For u, a dahlia. 🌺...

...— Author...

1
falea sezi
🤣🤣 ya q kira Lazarus perjaka🤣 tau nya bekas🤭
Elzha: Apa yang di harapin di dunia mafia, mustahil ada yang perjaka.😭
total 1 replies
falea sezi
uda dandan cantik 🤣 pdhl
falea sezi
🤣🤣🤣🤣 liat cogan alba oleng
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!