NovelToon NovelToon
Dari Rival Jadi Ibu Tiri

Dari Rival Jadi Ibu Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Tiri / Duda / Nikah Kontrak
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Ama Apr

Rebeca Alexander terbiasa mendapatkan segalanya. Kaya, cantik, dan berpengaruh, ia tak pernah ragu merendahkan Cika, gadis sederhana yang berani menjadi saingannya di kampus.

Bagi Rebeca, Cika hanyalah gadis miskin yang tidak tahu tempat.

Namun hidupnya hancur saat sang ayah membawa seorang wanita baru ke rumah mereka. Dan wanita itu adalah Cika.

"Aku tidak akan pernah menganggapmu sebagai ibu tiriku!"

Cika menyahut dingin. "Bagus. Karena aku juga tidak berniat menggantikan ibumu. Aku hanya akan menjadi istri ayahmu. Dan mulai detik ini, aku punya aturan baru di rumah ini ... belajarlah untuk menghargai orang lain, terutama aku."

Bisakah dua gadis seumuran dan keras kepala itu bersatu dan akur? Atau malah jadi musuh selamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ama Apr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25

Seminggu kemudian, kediaman keluarga Alexander tampak sibuk. Beberapa koper telah tersusun rapi di dekat mobil yang akan mengantar Rebeca ke bandara.

Rebeca keluar dari rumah dengan penampilan modis. Mantel panjang berwarna krem, kacamata hitam, dan tas bermerek melengkapi penampilannya. Wajahnya terlihat antusias membayangkan liburan ke Korea dan bertemu dengan sang ibu yang sudah lama ia impikan.

Robinson menyusul keluar beberapa saat kemudian. "Sudah siap?" tanyanya tenang.

"Sudah," jawab Rebeca singkat tanpa menoleh lama.

Tak lama kemudian, keduanya masuk ke dalam mobil.

Sekitar satu jam kemudian, mobil berhenti di area keberangkatan bandara. Sopir segera menurunkan koper-koper Rebeca.

Robinson ikut turun. Ia melirik koper-koper itu, lalu menatap putrinya.

"Paspor dan tiket sudah dibawa?"

"Sudah."

"Jaga kesehatan selama di sana. Dan jangan keluyuran tanpa Mamamu."

"Iya." Jawaban Rebeca tetap terdengar datar. Tatapannya lebih sering mengarah ke layar ponsel daripada kepada ayahnya.

Robinson sebenarnya ingin mengatakan sesuatu lagi, tetapi melihat ekspresi putrinya yang seolah ingin segera mengakhiri percakapan, ia mengurungkan niatnya.

Rebeca memang tidak pernah benar-benar membuka hati kepada ayahnya. Sejak kepergian sang ibu bertahun-tahun lalu, ia merasa Robinson lebih mencintai pekerjaannya daripada keluarganya. Perasaan itu membuat jarak di antara mereka semakin lebar dari tahun ke tahun. Meski Robinson beberapa kali berusaha memperbaiki hubungan mereka, Rebeca selalu memasang tembok yang sulit ditembus. "Aku masuk dulu, Pa," ucap Rebeca singkat.

Robinson mengangguk pelan. "Hati-hati. Setelah sampai di sana, segera hubungi Papa."

"Iya." Tanpa pelukan, tanpa senyuman, bahkan tanpa menoleh lagi, Rebeca langsung menarik koper menuju pintu keberangkatan.

Robinson hanya memandang punggung putrinya yang semakin menjauh. Ada sesak yang kembali mengendap di dadanya, tetapi ia memilih memendamnya. Ia sadar, memperbaiki hubungan yang telah lama renggang tidak bisa dilakukan dalam sehari.

Setelah sosok Rebeca menghilang di balik pintu keberangkatan, Robinson mengembuskan napas pelan sebelum kembali masuk ke mobil.

"Langsung ke kantor, Pak?" tanya sopir.

Robinson mengangguk. "Iya, Joko. Agak cepat ya, soalnya saya ada rapat sebentar lagi."

"Siap, Pak."

Mobil pun melaju meninggalkan bandara.

Sementara itu, di sebuah apartemen mewah di pusat kota, Elgar berdiri di depan cermin sambil merapikan jaket hitam yang dikenakannya. Rambutnya ditata rapi, sementara sebuah koper berukuran sedang telah berdiri di dekat pintu apartemen.

Manajernya, Dion, sibuk memeriksa jadwal di tablet. "Pesawat berangkat dua jam lagi. Begitu sampai di Korea, besok pagi langsung fitting. Lusa pemotretan untuk salah satu brand ternama. Dan malamnya kita akan menghadiri makan malam yang diadakan oleh pemilik brand."

Elgar mengangguk pelan. "Semua dokumen sudah lengkap?"

"Sudah. Paspor, tiket, sampai itinerary sudah ada di dalam map ini," jawab Dion sambil menyerahkannya.

"Bagus." Elgar menerima map itu, lalu memasukkannya ke dalam tas.

"Kalau begitu aku tunggu di mobil, Mas," pamit Dion.

"Iya."

Setelah pintu apartemen tertutup dan Dion lebih dulu turun, Elgar mengambil ponsel ketiganya dari saku. Ia membuka ruang obrolan bersama Rebeca. Senyum tipis terukir di bibirnya saat membaca pesan terakhir dari Rebeca tadi.

"Sampai ketemu di Korea."

Elgar mengetik balasan singkat. "See you."

Tak lama kemudian, ia mengunci layar ponselnya. Kini, hanya dirinya seorang di dalam apartemen. Senyum hangat yang biasa ia tunjukkan di depan kamera perlahan menghilang, berganti dengan seringai tipis yang penuh kepuasan. "Di Korea ..." gumamnya pelan. "Aku harus bisa membuat Rebeca semakin percaya padaku." Tatapannya berubah tajam. "Aku harus membuatnya semakin tergila-gila padaku. Agar aku mudah mengajaknya untuk tidur bersama." Ia meraih koper dan berjalan menuju pintu. "Rencana ini harus berhasil, supaya aku memenangkan taruhan. Hadiah mobil sport dan uang sedang menantiku. Dan bukan hanya itu, teman-temanku pun akan semakin kagum padaku. Elgar Jeverson tak terkalahkan." Tanpa sedikit pun rasa bersalah, Elgar meninggalkan apartemennya.

***

Rebeca sudah duduk dengan nyaman di kursi kelas bisnis. Setelah menyimpan tasnya di kompartemen atas, ia mengenakan sabuk pengaman dan menyandarkan tubuhnya ke kursi empuk.

Pramugari mulai memberikan instruksi keselamatan, sementara para penumpang lain bersiap menyambut penerbangan menuju Korea Selatan.

Rebeca menoleh ke luar jendela. Landasan pacu terlihat sibuk dengan lalu lalang pesawat. Tak lama kemudian, senyum tipis menghiasi bibirnya. "Akhirnya ..." batinnya.

Sudah bertahun-tahun ia menantikan momen ini. Bukan hanya karena bisa kembali menginjakkan kaki di Korea, tetapi juga karena akhirnya bisa bertemu langsung dengan sang ibu.

Beberapa hari sebelumnya, mereka sudah saling menelepon. Mamanya bahkan mengatakan akan menjemputnya langsung di bandara begitu pesawat mendarat.

Membayangkan hal itu, senyum Rebeca semakin lebar. "Mama pasti sudah nggak sabar nungguin aku." Ia membayangkan begitu keluar dari pintu kedatangan, sang ibu akan langsung memeluknya erat. Setelah itu mereka akan menghabiskan waktu bersama, berjalan-jalan menyusuri pusat perbelanjaan di Seoul, mencicipi berbagai kuliner, dan mengunjungi tempat-tempat wisata yang selama ini hanya mereka bicarakan lewat panggilan video.

Namun, tak lama kemudian, bayangan lain muncul di benaknya. Wajah tampan aktor yang belakangan ini berhasil mencuri perhatiannya membuat pipi Rebeca sedikit memerah.

"Aku juga bakal ketemu Elgar di sana ..." gumamnya dalam hati. Ia membayangkan pria itu menyambutnya dengan senyum hangat, lalu mereka menghabiskan waktu bersama di sela-sela jadwal pemotretannya.

Tanpa sadar, Rebeca tersenyum sendiri sambil menatap ke luar jendela. Tak lama kemudian, suara kapten terdengar melalui pengeras suara, mengumumkan bahwa pesawat akan segera lepas landas.

Rebeca menarik napas panjang. "Mama ... tunggu aku. Dan Elgar ... sampai ketemu di Korea."

Sesaat kemudian, pesawat mulai bergerak perlahan meninggalkan garbarata, membawa Rebeca menuju perjalanan yang diyakininya akan dipenuhi kebahagiaan.

***

Cika melangkah memasuki ruang perawatan sambil membawa sebuah tas kain berisi makanan hangat. Begitu membuka pintu, ia langsung disambut senyum lemah adiknya yang masih berbaring di ranjang pasien.

"Kakak," sapa Sinta pelan.

Cika tersenyum hangat. "Sudah bangun? Gimana badanmu pagi ini?"

"Jauh lebih enakan."

"Syukurlah." Cika meletakkan tasnya di atas meja, lalu mengeluarkan bubur ayam yang masih hangat. Ia membuka tutup wadah itu dan mengaduknya perlahan agar suhunya pas. "Ayo sarapan dulu. Setelah itu baru minum obat."

Sinta menurut. Ia duduk lebih tegak dengan bantuan sandaran tempat tidur.

Cika mengambil sesendok bubur, meniupnya pelan, lalu menyuapkannya kepada sang adik. "Baca doa dulu, Dek," titahnya.

"Iya, Kak." Sinta pun membaca doa.

"Nih ... pelan-pelan."

Sinta membuka mulut dan melahap bubur yang disodorkan sang kakak. "Enak, Kak."

"Alhamdulillah. Kalau gitu, ayo makan yang banyak."

"Siap, Kak." Sinta terkekeh kecil. Suasana kamar yang semula sunyi perlahan terasa lebih hangat.

Beberapa menit kemudian, semangkuk bubur itu akhirnya habis. "Nah, sekarang obatnya." Cika menuangkan air putih ke dalam gelas, lalu menyerahkan obat-obatan yang sudah disiapkan perawat.

Sinta menelan satu per satu obatnya, kemudian meminum air hingga habis.

"Sudah."

Cika mengangguk puas. "Bagus. Dokter bilang kamu harus rajin makan sama minum obat supaya cepat pulih."

"Iya, Kak."

Sesaat kemudian, suasana kembali hening. Cika tampak memainkan jemarinya sendiri. Bibirnya beberapa kali terbuka, tetapi kembali tertutup. Seolah ada sesuatu yang ingin disampaikan, namun ia masih mencari keberanian.

Sinta yang menyadarinya langsung memiringkan kepala. "Kak ... ada apa?"

Cika menarik napas pelan. Senyum tipis menghiasi wajahnya, meski sorot matanya terlihat gugup. "Sebenarnya ... Kakak ingin menyampaikan sesuatu."

Sinta menatapnya penasaran. "Apa, Kak?"

Cika mengembuskan napas pelan sebelum akhirnya berkata pelan, "Lima hari lagi ... Kakak akan menikah."

Mata Sinta langsung membulat karena terkejut. "Menikah ...?" bisiknya lirih. "Sama siapa, Kak?"

1
Nice1808
Egois bin toxic kau beca, ntar klo kau tau kenyataan ibunya penghianat rumah tanggga kau akan menyesal menolak cika jd teman sekaligus ibu tirimu😡
Dartihuti
Dasar egois binti tonic ...tunggu siapa tar yg nolong lo bila tahu bokmu ma kekasih gelapmi
Nice1808
egois kali kau beca, klo kau tau kelakuan ibumu pasti kau akan menyesal menolak cika jd ibu tirimu
stela aza
egois bgt loe ,, dasar edan
Dartihuti
Hasil terlalu di manja ...apapun di diamkan jd egois blm tahu ja mamamu di cerai krn mama selingkuh
stela aza
kalau q jadi Robinson udh q buang si rebeca ke mama kandung nya biar tau kelakuan mama kandung nya 🤭 bocah g punya aturan ke laut aja
Ama Apr: haha namanya jg sama anak kk, mn tega robin
total 1 replies
Dartihuti
Kata mahasiwi tapi gk ada etika blas...
gimana kl tahu mama kebanggaanmu itu gk lbh dr jalang kelakuannya+ lo dah jd korban taruhan jg berbagi cinta selingkuhan mamamu...🤫🙉
Dartihuti: Gak bisa bayangi nih kl tahu si Becca...kl mamanya cerai gr" selingkuh ma egar pacar bayangannya 🙈
total 2 replies
NN
lanjut
Ama Apr: siapp🫰
total 1 replies
stela aza
liar bgt si rebeca etitutnya nol besar g punya sopan santun sama sekali ,,, mending buang j ke laut Thor biar jadi tumbal buat nyiroro kidul 🤭
stela aza: y bener y mamanya juga kaya lc🤭
total 2 replies
NN
lanjut
Ama Apr: siap kk
total 1 replies
NN
lanjut jgn lama thor, biar seru
Ama Apr: siap kk
total 1 replies
NN
lanjut jgn lama² thor
Ama Apr: makasih kk
total 1 replies
NN
lanjut
Ama Apr: makasih kk🫰
total 1 replies
Wahyu Yuni
pertama, coba coba dulu siapa tau bagus🤭
Ama Apr: makasih kk
total 1 replies
PengGeng EN SifHa
mudah²an akal busukmu itu segera terbaca dengan GPS yg di pasang bpknya becca...dimana kamu akan di jadikan penyetan🤣🤣🤣🤣🤣...
Ama Apr: aamiin🤭
total 1 replies
stela aza
dasar bodoh bahlul kalau loe g cerita Nnti di perkaus siapa yg mau bantuin kamu ,,, jadi cewe bodoh bgt ,,, g tau ada udang di balik bakwan 🤦
Ama Apr: terlalu kecintaan sih Beca🥹
total 1 replies
PengGeng EN SifHa
Gkpp cika...seru kok pacaran setelah nikah...malu²in malah...seperti q dulu🤣🤣🤣🤣🤣🤣
PengGeng EN SifHa: sampai sekarangpun masih malu apabila tlf thooor🫣🫣🫣 pdhl udah 17thn lo
total 2 replies
PengGeng EN SifHa
tapi jangan jumawa dulu enteeee ELGAAARR...ada satpam gila di belakang becca nantinya..siap lagi kalau bukan si CIKA ..MAMUD nya BECCA...
PengGeng EN SifHa: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣💪
total 2 replies
Popo Hanipo
udah sebaik itu masak iya gak ada rasa kagum dan berakhir jatuh cinta
Ama Apr: pasti ada🤭
total 1 replies
Popo Hanipo
logika aja seorang artis tiba2 chat tlpn penggemar secara terus2an itu nggak wajar sekarang sudah mulai ngatur outfit pasti ada niat terselubung ini pasti terinspirasi artis yg lagi viral ya yg menikah sama penggemar ,,yg skrg lagi ada masalah sama suaminya 😄
Ama Apr: hehe patut dicuraigai ya kk🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!