NovelToon NovelToon
Istri Yang Kau Sia-Siakan

Istri Yang Kau Sia-Siakan

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Nikahmuda
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Jmn

Alesha rela mengorbankan impian dan kebahagiannya demi rumah tangga yang ia perjuangkan sepenuh hati dan menerima hinaan dan cacian oleh keluarga suaminya.
Namun semua pengorbanannya berakhir sia-sia ketika ia mengetahui suaminya berselingkuh dan mengaku belum menikah.
Memilih pergi adalah langkah paling menyakitkan yang pernah ia ambil. Tetapi tanpa disadari, keputusan itu justru membawanya pada kehidupan baru yang lebih baik.
Alesha mulai bangkit. Ia ingin membuktikan bahwa keputusannya meninggalkan masa lalu adalah pilihan yang tepat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Jmn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tentang Alesha

“Dia pernah menikah?”

Kevin mengangguk pelan, tubuhnya sedikit bersandar ke kursi. “Iya. Dan lo harus tahu, selama Alesha menikah dengan mantan suaminya, dia sering diperlakukan dengan buruk. Dihina, direndahkan, bahkan dikatai mandul karena belum juga hamil selama hampir tiga tahun pernikahan.”

Kevin menghela napas kasar, lalu melanjutkan dengan nada yang lebih berat. “Sampai suatu hari, Alesha melihat sendiri suaminya bersama wanita lain. Dari situ dia mulai mencari tahu, dan ternyata suaminya bahkan mengaku belum menikah. Lebih parahnya lagi, mertuanya tahu semua kelakuan anaknya, tapi tetap diam.”

Kevin bersandar, tatapannya mengarah ke atas sejenak. “Alesha akhirnya memutuskan pergi. Dan setelah itu, Lea nggak sengaja menabraknya sampai gue ketemu dia.”

Rahang Leon mengeras. Entah kenapa, cerita itu membuat dadanya terasa sesak.

Matanya tetap tertuju pada berkas di tangannya.

Di lembar terakhir, terpampang beberapa foto Alesha. Saat bekerja sebagai pengantar makanan, di laundry, masa sekolah, hingga foto masa kecilnya.

Leon terdiam lama.

“Semua foto ini Alesha?” tanyanya pelan.

Kevin mengangguk. “Iya. Hacker kita bisa ngumpulin data sampai masa kecilnya.”

Tubuh Leon menegang semakin jelas.

“Alesha…” suaranya lirih, hampir pecah di ujung kalimat. “Apa dia benar-benar gadis kecilku?”

Kevin yang mendengarnya mengangguk pelan. “Feeling gue sejak pertama dengar nama Alesha dan lihat wajahnya, gue yakin dia itu gadis kecil yang selama ini lo cari, Leon.”

Leon terdiam cukup lama. Tangannya masih memegang berkas itu, tapi sorot matanya tidak lagi fokus pada tulisan di depan.

Semakin banyak fakta yang ia temukan, semakin sulit baginya menganggap semua ini sebagai kebetulan.

Nama Alesha terus terngiang di kepalanya. Ditambah wajah wanita itu yang terasa begitu familiar.

Dan senyum itu... Leon merasa pernah melihatkannya berkali-kali.

Ia menutup berkas perlahan.

“Saat pertama kali melihat dia, gue juga sudah merasakan sesuatu,” ucap Leon pelan.

Ia berhenti sejenak, tatapannya sedikit meredup.

“Gue cuma mau memastikan dulu, sebelum gue kembali kecewa.”

Kevin mengangguk pelan, memahami maksudnya.

“Terus sekarang gimana?” tanya Kevin kemudian.

Leon tidak langsung menjawab. Ia berdiri, melangkah pelan ke arah jendela, menatap lampu-lampu kota Solvaro yang berkelip di malam hari.

“Gue sudah yakin,” ucapnya akhirnya, datar tapi berat. “Tapi masih ada satu hal yang harus gue pastikan.”

Kevin mengernyit. “Apa lagi yang belum gue tahu?”

“Bu, sebaiknya aku saja yang ke rumah Tante Selena.”

Ucapan Aldo membuat Helena menghentikan langkahnya. Ia menoleh dengan alis sedikit terangkat.

“Memang kenapa kalau ibu yang ke sana?”

Aldo menghela napas pelan. “Bukan apa-apa, Bu. Cuma… rasanya nggak enak. Aku yang mau nikah, tapi ibu yang urus semuanya.”

Helena terdiam sesaat, memikirkan ucapan putranya. Ada benarnya juga.

“Baiklah. Kamu saja yang ke sana.”

Aldo mengangguk, lalu segera mengambil motor dan melaju menuju rumah saudara ibunya yang tidak terlalu jauh.

Setibanya di rumah Selena, Aldo langsung mengetuk pintu.

Tok! Tok!

Di dalam, Selena yang baru saja bersiap beristirahat menghela napas kesal.

"Siapa lagi sih?" gerutu Selena. "Orang-orang nggak tahu ini jam istirahat apa?"

Meski begitu, ia tetap berjalan ke arah pintu dan membukanya.

Krek.

“Aldo,” ucap Selena saat melihat ponakannya berdiri di depan pintu.

“Tante,” sapa Aldo sambil tersenyum sopan.

Selena mengernyit sedikit. “Ngapain kamu ke sini? Tumben.”

“Aku shift malam, Tante. Jadi mampir dulu.”

Selena langsung curiga. Biasanya Aldo tidak pernah datang tanpa alasan. “Mampir doang?”

Aldo mengangguk kecil. “Sebenarnya… aku mau bicara sesuatu, Tante.”

Mendengar itu, Selena berdecak pelan seolah sudah menebak arah pembicaraan. Ia membuka pintu lebih lebar.

“Masuk. Kalau sudah begitu, pasti ada hal serius.”

Aldo masuk ke dalam rumah dan duduk di ruang tamu.

Selena langsung menatapnya. “Jadi, apa yang penting sampai kamu datang sendiri?”

Aldo menarik napas sebentar sebelum berbicara.

“Tante… sebentar lagi Tante akan punya cucu.”

Selena langsung terdiam. Matanya membesar. “Apa?”

“Risa hamil, Tante,” lanjut Aldo.

Wajah Selena seketika berubah. Kaget itu langsung berganti menjadi senyum lebar yang sulit disembunyikan.

“Serius? Kamu nggak bercanda, kan?”

Aldo menggeleng mantap. “Iya, Tante. Aku serius. Dan aku juga akan segera menikahinya.”

Selena langsung terlihat sangat antusias. “Bagus sekali itu. Tante senang dengarnya. Akhirnya Tante akan menimang cucu juga.”

Aldo mengangguk pelan, lalu menghela napas kecil sebelum kembali membuka pembicaraan.

“Tante…” suaranya sedikit lebih serius.

Selena yang masih tersenyum langsung menatapnya. “Hmm? Apa lagi?”

Aldo saling meremas jemarinya sebentar, terlihat ragu, tapi tetap melanjutkan. “Untuk pernikahan ini… aku butuh bantuan.”

Alis Selena sedikit terangkat. “Bantuan?”

“Iya, Tante,” jawab Aldo pelan. “Biaya pernikahan Risa nggak kecil. Keluarganya orang berada, mereka pasti maunya acara yang layak. Sementara aku…” ia berhenti sejenak, lalu menunduk sedikit. “Uangku belum cukup.”

Ruangan itu sempat hening.

Selena bersandar santai di sofa, menatap Aldo dengan ekspresi membaca situasi.

“Jadi kamu mau Tante bantu soal uang?” tanyanya langsung."

“Iya, Tante,” jawab Aldo. “Tante tenang saja, setelah aku menikah, jabatanku di pabrik pasti akan naik. Tante kan tahu, Risa itu pewaris pabrik tempat aku bekerja. Aku juga akan segera mengembalikan uang Tante.”

Selena tidak langsung menjawab. Selena memperhatikan wajah Aldo beberapa saat.

“Dasar kamu ini,” ucapnya sambil menghela napas ringan. “Baru mau nikah saja sudah banyak kebutuhan.”

"Tante, aku benar-benar nggak tahu harus minta tolong ke siapa lagi?" ucap Aldo.

Selena menghela napas berat. "Berapa yang kamu ingin pinjam?"

"Dua ratus juta tante," jawab Aldo.

"Apa! Dua ratus juta," ucap Selana terkejut.

Aldo mengangguk pelan. "Tante, bisakan tolong aku?"

Selena menggeleng. "Tante tidak bisa, Aldo. Uang sebanyak itu, tante nggak ada Nak. Kamu juga tahu, om kamu sudah pensiun," jawab Selena.

Aldo terdiam. Rahangnya mengencang, tapi ia masih berusaha tenang.

“Terus bagaimana, dong Tante? Aku cuma berharap sama Tante,” ucap Aldo, suaranya sedikit melemah, namun tetap terdengar menahan diri.

Selena lalu menyandarkan punggungnya, kali ini suaranya lebih serius. “Kalau kamu memang butuh uang sebesar itu, ada cara lain.”

Aldo mengangkat kepala. “Cara apa?”

“Pinjam ke bank,” jawab Selena tanpa ragu.

Mata Aldo sedikit melebar. “Bank?”

“Iya,” Selena mengangguk. “Pakai sertifikat rumah sebagai jaminan.”

1
Ma Em
Leon sdh menemukan gadis teman masa kecilnya semoga benar Alesha reman masa kecil Leon dan berjodoh Alesha dgn Leon , Aldo sdh menikah dgn wanita pilihan nya apakah benar anak yg dikandung Risa adalah anaknya Aldo .
Hatnah Batulicin
peran Alesha org nya terlalu lemah dan letoy 😝😝😝
Nona Jmn: Sabar
total 1 replies
Hatnah Batulicin
terlalu bnyk KTA "hah"disetiap dialog nya
Anonim: awokawok emang lawak awokawok blok
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
lanjut Thor bikin cerita yg bikin tensi naik🤣🤣🤣🤣🤣
ayoookkkk semangat
semangat
💪💪💪💪💪
dome🌬️🌀🌀🌀
yookkk gelud yookkk Mak, sini biar saya smackdown

😤😤😤😤😤😤😤😤😤kuweseeellleee rekkk...
dome🌬️🌀🌀🌀
haduuhhhhh... Jagan lembek laahhh kau wahai wanita. sudah dihina diremehkan ga dihargai sekarang disakiti secara verbal dan fisik apalagi yg kau harapkan dari si biyawak suamimu. gila digampar masih bisa ngarep dibela. digampar yaa neng digampar.. udah kayak ga ada harga diri lagi lu. ngapain masih ngarep laki percaya sama kamu
dome🌬️🌀🌀🌀
eehhhhhh.... Mak lampir, itu bukan tanggung jawab mantumu yaa buat nafkahi kluarga kalian. setres kan kalian. coba brobat dl sapa tau gila.
yg Suai siapa tapi yg dituntut nafkahi siapa. kan gendeng yaaa.. ga DA kewajibannya mantu atau istri menafkahi keluarga nya apa lagi menafkahi kluarga suami.😄😄😄
ibu ini lupa minum obat inii pastii makanya rada kumat 🤭
dome🌬️🌀🌀🌀
kenapaaa,, kok berasa dunia mu yg runtuh Alesha dipecat. ga ada sumber pendapatan yaa yg bisa kau ambil dari Alesha lagi. makin lah kluarga suaminya semakin merendahkan Alesha... cereeeee ajaaaaaa laahhh Gedeg udah akuuuhhh😄😄😄😄
dome🌬️🌀🌀🌀
ihhhhh.... jengkelnya. kalau sudah tau tak dihargai dirumah yg kau anggap kluarga lebih baik pisaaahhhhhj... tinggalkan kluarga yg ga bisa menghargai mu itu Alesha. sudah dinafkahi seadanya banyak dituntut ini itu ga dihargai. parahnya udah kayak babu luar negri aja.
mending sekalian beneran kerja jadi babu luar negri makan gratis tinggal gratis digaji besar. sama aja kan kayak kau tinggal dirumah kluarga suami mu, macam babu. bedanya babu luar negri digaji🤣🤣🤣🤣
lahhh ini sudah lah dihina dijelekkan dibabuin ga dihargai, dinafkahi ala kadarnya saja. boro boro mau beli berlian segunung🤣🤣🤣🤣
lanjut lahhhhhh
dome🌬️🌀🌀🌀
lanjuuutttt lah.. gaskeuunnnn🤗💪💪
dome🌬️🌀🌀🌀
haduhhhh,,,, baru awal bab dan baru paragraf pertama baca sudah membuat aku punya darah tinggi dadakan😤😤😤

Thor kira kira kalau buat cerita, LG anteng2 baca sudah dibuat darah tinggi thorrrrrrr teganya dikau pada daku. 🤣🤣🤣🤣
coba Thor masukin aku kedalam novel mau aku geprek itu mertua dan ipar laknatnyaaa... sudah ga dinafkahi kok masih mau aja punya suami modelan gitu....
astaghfirullah
astaghfirullah
astaghfirullah
sabarrrr sabarrr... orang sabar rejekinya lebaaarrrrrrrrrrrr😁
Ma Em
Semoga Alesha sukses setelah berpisah dgn Aldo , Aldo pasti menyesal karena sdh menyia nyiakan istri sebaik dan sesabar seperti Alesha , semoga Alesha jadi orang yg sukses dan semakin bersinar .
Nona Jmn: Aamin😊
total 1 replies
Ma Em
Alesha kenapa kamu mau memenuhi kebutuhan Aldo dan ibunya sedangkan kerja kerasmu tdk pernah dihargai , lawan mereka Alesha jgn cuma nangis lbh baik tinggalkan suamimu yg tdk pernah menganggap mu istri tapi kamu cuma dianggap pembantu gratisan .
Nona Jmn: Pantau terus Alesha ya, kak🙂
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!