NovelToon NovelToon
Gadis Berjari Enam

Gadis Berjari Enam

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Reinkarnasi / Penyesalan Suami
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: adawiya

Nara mengira kehidupan barunya setelah transmigrasi akan berjalan indah. Nyatanya, dia malah terlempar ke masa kuno dan menjadi anak sulung dari keluarga miskin yang dibenci semua orang karena cacat fisik.

Pemilik tubuh yang asli mati tragis karena memotong jari keenamnya demi mencari keadilan. Kini, dengan jiwa modern yang mengisi tubuh tersebut, Nara bersumpah tidak akan membiarkan ibu dan adiknya diinjak-injak lagi.

bertahun-tahun kemudian "haaaaa mencapai puncak kekuasaan dengan enam jari emang berat"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon adawiya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25: Siasat Busuk Kamar Timur

Han Ruo menatap telapak tangannya dengan kesal. Kulitnya yang dulu halus kini mulai terasa kasar dan kusam akibat beberapa hari ini dipaksa melakukan pekerjaan dapur.

"Monster kecil itu benar-benar menyusahkan. Kenapa pisau kemarin tidak langsung membunuhnya saja?" gerutu Han Ruo.

Yan Ran yang duduk di dekatnya langsung menyahut dengan wajah cemberut. "Nenek bahkan menyuruhku mengambil air sendiri hari ini. Harusnya semua pekerjaan kasar ini dilakukan si Nara cacat itu!"

"Benar-benar tidak berguna," dengus Han Ruo sambil duduk tegak. "Dukun palsu itu sudah mengambil koin perak kita, tapi kerjanya payah. Dia gagal membuat si Nara mati dibakar."

"Nara itu punya nyawa ganda, buktinya dia masih bisa selamat," timpal Yan Ran kesal. "Kalau begini terus, kapan giliran kita bisa santai? Apalagi orang-orang desa sudah mulai bergosip."

Han Ruo langsung menoleh tajam. "Gosip apa?"

Yan Ran menghentakkan kakinya kesal. "Mereka bilang Ibu cuma wanita licik. Mereka bahkan menyebut aku dan saudara-saudaraku sebagai anak selir!"

Wajah Yan Ran mendadak muram. "Kalau desas-desus ini sampai ke luar Desa Wu, mana ada keluarga kaya yang sudi menjadikanku sebagai istri utama? Aku tidak mau berakhir jadi istri kedua seperti Ibu!"

Mendengar itu, kemarahan Han Ruo langsung meledak. Dia berdiri dengan napas memburu.

"Siapa yang berani bicara begitu?! Kurang ajar!" teriak Han Ruo.

"Jelas-jelas aku dan Yan Shong yang saling mencintai lebih dulu! Kalau bukan karena si Mu jalang itu memanfaatkan jasa mendiang ayahnya untuk menekan Kakek, aku yang harusnya jadi istri pertama!" makinya berapi-api.

Han Ruo tidak pernah lupa masa mudanya. Yan Shong dulu begitu tampan dan pandai merayu, membuat hatinya selalu berdebar.

Dulu dia sengaja jual mahal agar Yan Shong semakin penasaran. Sialnya, ayah Nyonya Mu mendadak menyelamatkan nyawa Kakek Yan, membuat pernikahan resmi itu terjadi dan merusak impiannya.

Han Ruo bahkan sempat membenci Yan Shong karena pria itu sempat tergoda oleh paras menawan Nyonya Mu. Namun, karena Yan Shong tidak tahan dengan kesepian, pria itu akhirnya tetap membawanya masuk ke rumah ini.

"Aku ini istri setara! Pernikahanku sah dan aku sudah bersujud di hadapan altar leluhur Keluarga Yan! Siapa yang berani menganggapku selir?!" Han Ruo menggertakkan giginya rapat-rapat.

"Ibu, sebutan istri setara itu cuma cara halus untuk mempercantik status Ibu yang datang belakangan," sahut Yan Ran dingin.

Kalimat Han Ruo seketika tertahan di tenggorokan. Kata-kata putrinya tepat sasaran dan langsung menampar kenyataan.

Bagaimanapun juga, dia tetaplah yang nomor dua. Faktanya, si Nara pembawa sial itu tidak pernah absen memanggilnya Ibu Kedua di rumah ini.

"Selama wanita dari Kamar Barat itu masih bernapas, Ibu tetaplah istri kedua. Aku dan saudara-saudaraku juga bakal terus dicap sebagai anak selir," tambah Yan Ran memanasi suasana.

Yan Ran mendekat lalu berbisik lirih. "Bahkan kalau Yan Quan atau Yan Bao nanti sukses jadi pejabat tinggi, orang-orang luar tetap akan memandang rendah mereka karena lahir dari rahim istri kedua."

Raut wajah Han Ruo seketika berubah pucat. Logika putrinya benar-benar menghantam ulu hatinya.

Selama Nyonya Mu masih menduduki posisi istri utama, anak-anaknya tidak akan pernah bisa berdiri tegak di mata masyarakat luar. Status anak selir itu akan menjadi kutukan seumur hidup bagi masa depan mereka.

"Itu tidak akan pernah terjadi," desis Han Ruo sambil mengepalkan tangannya kuat-kuat.

Dia menggertakkan giginya hingga rahangnya mengeras. "Aku tidak akan membiarkan wanita itu menjadi istri utama seumur hidupnya."

"Tapi Ayah tidak punya alasan kuat untuk menceraikannya sekarang," timpal Yan Ran lesu.

Han Ruo mendadak tersenyum dingin. Kilatan kejam yang begitu mengerikan terpancar dari sepasang matanya.

"Anak bodoh, apa pedulinya diceraikan atau tidak?" bisik Han Ruo dengan nada yang membuat bulu kuduk merinding.

"Selama dia sudah berubah jadi mayat, apa dia masih bisa mempertahankan posisi sebagai istri utama di rumah ini?"

1
Andira Rahmawati
hadir thor..👍
Ntaaa___
Jangan lupa mampir ya ka💪😇😍
Ntaaa___
Jangan lupa mampir ya ka💪😇
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
maaf kak aku skip ya
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
aduh... makin kesini makin kesana
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
tahap ini masih belum apa-apa ya 🤔
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
saran kak jangan terlalu lembek ya pemeran utama nya🤭
Puji Pangestuti: iya PU nya lembek bnr dah,yg jahat malah yg berkuasa😎
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
masih nyimak aku kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!