#bebas promo euy!!!🥳🥳🥳
#yang mampir wajib like..komen dan vote ya..😎
##
(Season 1)
Haniza Tiara Putri..
seorang putri konglomerat yang rela berpenampilan seperti Betty La Fea hanya untuk terbebas dari sikap protektif sang ayah dan kakak laki-laki nya. Mempunyai sifat keras kepala.
Mencoba mencari cinta sejatinya diantara bayang-bayang masa lalunya.
#Aldian Reza Kusuma
seorang pengusaha muda nan sukses. Namun menyimpan seribu duka dihatinya. Mulai dari penghianatan sang kekasih hingga fitnah keji yang mengikuti setiap langkahnya.
Akan kah kali ini takdir menghadirkan cinta tanpa duka untuk Reza?
Sanggupkah dia menggenggam cinta nya walau berbagai rintangan melanda?
ikuti cerita seru Reza-Tiara ya gengs.... 😘
🥳🥳🥳telah hadir season 2 nya juga di karya ini ya zeyeng ..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kalung senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Show Time!!!!
"Jadi, kira-kira gitu ya." Jelas Lidya pada semua peserta perlombaan.
" Nah, setelah sambutan dari direktur ini acara perlombaan akan di mulai, so kalian semua silahkan duduk ditempat masing-masing. Dan segera bersiap siap ketika satu nomor sebelum kalian di panggil.. " Sebelum Lidya sempat menyelesaikan kata-katanya, pintu masuk back stage terbuka. Dan mendadak semua perhatian teralihkan kepada orang yang membuka pintu tersebut.
"Maaf, saya terlambat." Ucap Tiara pelan. Dia tidak ingin menarik perhatian lebih banyak lagi karena hampir semua mata memandang ke arah nya.
Melihat dari pakaian yang digunakan oleh Tiara, maka semua orang di back stage itu langsung menyadari bahwa yang barusan masuk merupakan salah satu peserta lomba.
Tiara segera menutup pintu dan melemparkan senyumannya ke setiap penjuru.
"Oke, kalau tidak ada yang bertanya., silahkan kembali ke tempat duduk masing-masing!" Perintah Lidya kepada seluruh peserta.
Tiara sebenarnya ingin bertanya tentang briefing yang barusan dilakukan, namun karena dia sadar dia terlambat maka dia memutuskan untuk diam dan mengamati peserta-peserta yang tampil sebelumnya.
Semua peserta telah kembali ke kursinya masing-masing. Tiara memerhatikan kalau setiap peserta duduk di kursi dengan nomor yang sama dengan yang ada di baju mereka. "Jadi duduknya sudah diatur ya?" Gumam Tiara sambil mencari kursi dengan nomor 10.
Setelah menemukan kursinya, Tiara pun duduk cantik di sana. Karena ocehan MC acara masih panjang maka Tiara pun memandang sekelilingnya,"sepertinya ada divisi yang mengirimkan lebih dari satu pesertanya. "Batin Tiara.
Lalu dia melihat ke arah Trio macan yang sedang asik memperbaiki riasan mereka." Enak banget kalau punya teman cewek di kantor, bisa saling sharing, saling curhat, saling rumpi dan yang paling asik bisa saling gibah!" Pikirnya. "Gak seperti diriku!! dirumah cowok semua dan di kantor pun sama!Nasib bener daah...!Gerutu nya dalam hati.
Setelah menunggu beberapa saat, tiba-tiba suasana jadi tenang dan sedikit tegang ketika dari arah depan, terdengar alunan musik dan suara MC yang mengatakan bahwa acara Fashion show dalam menyambut 5 tahun anniversary Boa Fashion Company akan segera di mulai.
Lidya segera meminta peserta no. urut 1,2 dan 3 segera bersiap-siap.
***
Di Aula, terlihat tempat duduk telah disusun sesuai dengan divisi masing-masing. Hal ini karena panitia ingin setiap divisi memberikan suport nya kepada perwakilan dari divisi mereka.
"Hai.. " Sapa Putra sambil menepuk punggung Alam, "Dah lama mulai?" Tanya nya sambil duduk di kursi yang telah disediakan untuk divisi design.
"Udah, lo telat banget! Pak Reza sampai nyebut nama lo sampai 3 kali dalam pidatonya." Jawab Alam asal sambil tertawa kecil.
"Ngapain pak Reza nyebutin nama gue?" Tanya Putra sambil menuangkan air di gelasnya.
"Mungkin lo ada hutang kali sama dia!" Sahut Tama nimpalin.
"Enak aja!!" Seru Putra cuek.
"Udah.. udah, tenang!!" Terdengar suara Dahnil menenangkan para anggotanya.
"Ribut aja!"
"Btw, Hany mana? Aman gak?" Tanya Alam.
"iya.. iya! Gue ampe lupa! Hany aman gak?" Tama pun ikut-ikutan bertanya.
"Amaan! Dia udah ada di back stage! Gue langsung tadi yang ngantarin dia ke pintu back stage." Jelas Putra pada teman-temannya.
"Gimana penampilan Hany tadi mas?" Tanya Zaki tiba-tiba ikut nimbrung dalam obrolan seniornya.
"Cieeh... Zaki perhatian ni?" Goda Tama sama Zaki.
"Apaan sih mas, aku cuma mau mastiin tampilan Hany. Kalau mas Putra bilang tampilannya jelek so aku bisa buru-buru pasang kacamata mas!" Jelas Zaki sambil mengeluarkan kacamata hitamnya.
"Dasar teman durhakim!" Ejek Alam.
mereka pun tertawa bersama.
"Ya ampun! Kok jadi gue yang grogi ya?" Seru Alam tiba-tiba ketika peserta pertama tampil. " Padahal si Barbieh yang akan tampil!"
"Lebay lo ah!" Ejek Tama.
"Iya nih!! Mas Alam lebay!" Zaki pun ikut-ikutan ngatain Alam lebay.
"Ye...!!Biarin! Sebagai abangnya, gue wajar dong grogi! Secara adek kesayangan gue yang akan tampil! Mana tau adek gue menang!! Selain gaji double bulan Depan, dapat traktiraan makan siang gratis selama seminggu dari mas Tama!! Nikmat dunia mana lagi yang mau kamu ingkari..!" Balas Alam.
"Adek dari mana?!" ucap Tama malas.
"Adek dapat besar!" Jawab Alam cuek.
Tama, Putra, Zaki dan Alam sibuk dengan perdebatannya.
***
Nama Tiara tidak hanya menjadi topik di meja para babang ganteng divisi design, namun juga menjadi topik yang tidak kalah hotnya di meja sang direktur dan assiten nya.
"Si Annabelle jadi ikutan, kan?" Tanya Reza menatap tajam ke Ardi.
"Iya! Tenang aja! Gue udah konfirm ke pihak panitia lomba. Mereka tadi bilang, gak ada peserta yang ngundurin diri! Jadi doi pasti ikut perlombaan ini! " Jelas Ardi pada bos nya.
"Bagus lah kalau begitu karena gue udah gak sabar untuk menyaksikan pertunjukan utama malam ini!"
Terlihat sebuah senyuman di wajah Reza tapi anehnya senyuman itu malah membuat Ardi merinding. "Ngeri kalau udah dendam kesumat, mah!" Gumamnya pela.
"Za, acaranya mulai tuh!" Seru Ardi ketika semua lampu di padamkan dan diganti dengan lampu yang hanya menyorot ke arah catwalk.
Reza memandang serius ke arah panggung. "Show Time!!!" Gumamnya pelan.
Satu persatu peserta pun mulai keluar dan berlenggak lenggok sambil mempertunjukan perhiasan hasil design mereka.
Langkah kaki yang seakan seirama dengan alunan musik menambah cantiknya penampilan para peserta di atas catwalk.
Penampilan-penampilan peserta dalam balutan busana padang pasir nan seksi membuat suasana menjadi riuh. Karena banyak sekali bermunculan siulan-siulan yang datang dari arah penonton.
Suasana yang tadi nya formil ketika Reza memberikan sambutan menjadi tidak terkontrol saat ini. Gelak tawa serta dukungan untuk setiap peserta pun terdengar dari setiap meja penonton.
Tentu saja hal ini membuat para dewan Juri kesulitan untuk memutuskan siapa yang akan jadi pemenangnya. Karena selain design perhiasan yang menarik, penampilan setiap peserta pun bisa dikatakan totalitas.
Disaat para juri pusing memikirkan siapa yang akan jadi pemenang perlombaan, Reza malah pusing menentukan yang mana satu dari sekian peserta yang muncul yang merupakan musuh bebuyutannya. Karena pada umumnya mereka menggunakan cadar.
Reza mulai merutuki ide bodoh nya tentang tema Arabian Night. Dia berpikir ide itu sangat cemerlang awalnya, namun ternyata ide itu malah membuat celah untuk si Annabelle menyembunyikan dirinya.
"Mana dia!" Tanya Reza gak sabaran dan terus melihat ke arah peserta.
"Ya mana gue tau!! Jawab Ardi singkat.
" Coba lo telpon panitia! "Desak Reza pada Ardi.
Ardi segera menelpon Lidya dan memintanya untuk mengirimkan nomor urut tampil peserta.
" Udah lo telpon panitia?" Tanya Reza pada Ardi gak sabaran.
"Udah, bentar lagi juga bakalan dikirim!" Jawab Ardi masih memegang handphone nya.
Mata Reza masih sangat sibuk mengidentifikasi sosok Tiara.
"Yang mana sih dia!!" Gumam Reza masih dengan mode serius memerhatikan kan setiap peserta.
"Lo kayak nunggu pacar aja, Za!" Seru Ardi sambil tertawa melihat keseriusan di wajah Reza.
"Pacar pala lo pitak!"Seru Reza cuek dan masih melihat ke arah catwalk.
Ardi menahan ketawanya, dia gak mau Reza kesal dan akhirnya memotong gajinya.
" Di, liat tuh!" Reza menepuk pundak Ardi. "Siapa tuh peserta nomor 10?" Tanya Reza tanpa mengalihkan pandangan nya.
"Busyeet...!! Body nya,Za!!!! gitar spanyol!!!! Anak divisi mana tuh!"Seru Ardi tanpa menghiraukan pertanyaan Reza. " Kok, gue kagak pernah liat ya!" Lanjut Ardi.
Reza menoleh ke Ardi dengan tatapan kesal "Nih bocah, ditanya malah balik tanya! Gue pecat juga lo jadi assiten!"
"hehehe.. Sorry, Za! Soal nya gue terkagum-kagum sama makhluk ciptaan tuhan satu ini. Jadi sorry, kalau saat ini gue off bentar jadi assiten lo!" Ucap Ardi Asal.
"Gue off kan sepanjang hayat, baru tau rasa,lo!!!"
"Uuu..!! Lo emang kagak bisa liat teman senang, Za!" Sungut Ardi.
"Nah, lo kan juga gitu ke gue!" Seru Reza asal.
"Tapi kok dia pakai topeng, Di?" Tanya Reza mulai curiga
Reza dan Ardi pun saling menatap! #tapi bukan jatuh cinta ya guys! 🤭🤭🤭
"Jangan-jangan!" Ucap Reza dan Ardi berbarengan!
Drrtt... Ddrrrttzz...
"Bentar, Za! Kayaknya ada pesan masuk dari Lidya." Ardi segera membuka pesan yang masuk ke handphone nya.
(#Lidya) ini nama-nama nya Pak.
01.Rossalinda
02.Lizza Atia
03.Marimar
04.Septia Lestari
05.Maria Ulfa
06.Thalita
07.Ulfa Annisa
08.Diana Fransisca
09.Maimunah
10.Haniza T. Putri
Ardi terkejut membaca nama-nama yang dikirimkan oleh Lidya. Dia menatap Reza, "Kayaknya yang barusan lo pikirin bener, Za!" Ucap Ardi sambil memperlihatkan pesan dari Lidya.
"What!!????!" Reza membaca pesan itu sekali lagi dan dengan teliti dia melihat ke arah peserta nomor 10. Reza menajamkan pandangannya ke arah Tiara. Dia benar-benar tidak percaya kalau gadis dengan kulit putih susu dan body yang aduhai itu adalah si Annabelle yang sehari-hari berpenampilan seperti Betty la fea.
"Ini mah bukan Betty La Fea, Za!! Ini mah Marimar di gadis pantai... ala-ala telenovela!" Seru Ardi masih dalam mode kagumnya.
"tuh akibat kebanyakan nonton bareng emak lo waktu kecil... jadi isi kepala lo telenovela semua!" Jawab Reza sambil geleng-geleng kepala.
Reza gak kehabisan akal. Dia membisikan sesuatu ke Ardi. Segera setelah mendengar instruksi dari bosnya, Ardi berdiri dan berjalan menuju kursi juri. Kemudian Ardi membisikan sesuatu ke salah satu juri. Juri itu pun mengangguk. Lalu Ardi kembali lagi ke tempat duduknya.
****
Setelah semua peserta berdiri di atas panggung, kini tiba saatnya dewan juri untuk berbicara.
"Baiklah, sebelum kami para dewan juri memutuskan siapa yang akan memenangkan perlombaan kali ini, kami ingin semua peserta untuk menanggalkan cadarnya!" seru salah seorang juri.
Lalu semua peserta pun mulai menanggalkan cadar mereka.
"Peserta nomor 10, tolong topengnya juga diturunkan!" Pinta juri tersebut tiba-tiba pada Tiara.
"Mati gue! Gimana kalau Reza liat wajah gue tanpa kacamata?" Pikirnya.
"Peserta nomor 10, please!" Perintah juri itu sekali lagi.
Mau tidak mau, akhirnya Tiara pun menurunkan topengnya.. Namun bukan Tiara namanya kalau dia tidak punya akal untuk menutupi wajahnya agar tidak terlihat oleh Reza. Tiara mencari posisi duduk Reza. Setelah dia mengetahui posisi duduk Reza, Tiara pun menurunkan topengnya.
Begitu Tiara menurunkan topengnya, Dia kemudian merubah posisi berdirinya menjadi menyamping sehingga menyebabkan wajahnya tidak akan terlihat jelas oleh Reza.
Topeng yang tadinya ada tangan kanan Tiara, kini sudah ada di tangan kirinya. Kemudian, Tiara membuka seluruh jari tangannya seakan-akan ingin memamerkan cincin hasil designnya kepada para penonton dan meletakan nya di wajah sebelah kanannya dengan posisi wajah memandang ke bawah.
Aksi Tiara ini memukau dewan juri serta para penonton yang mengira Tiara adalah seorang model profesional.
"Shi*t" Umpat Reza melihat Tiara yang malah kelihatan bersinar di atas panggung. Reza kesal. Dia berdiri dan meninggalkan tempat acara sebelum pemenang di umumkan.
****
Kalau pak Direktur kita sedang kesal karena penampilan Tiara, lain halnya dengan para babang tamvannya Tiara yang terkesima melihat aksi Tiara mulai dari awal keluar dari back stage hingga aksi melepaskan topeng ala-ala seorang model profesional.
Babang-babang Tiara semakin bersorak gembira ketika dewan juri mengumumkan bahwa Tiara memenangkan perlombaan design dan fashion show ini.
***
Benar-benar malam yang sangat penuh kejutan #🥳🥳🥳🥳🥳
Dan jangan lupa, selain perhiasan dan gaji double.. ada hadiah bonus yang sudah disusun oleh Ardi sebelumnya! 🤭
Si Ardi mah tau -tau aja kalau Tiara bakalan menang! Atau jangan-jangan di Ardi kenal sama author nya.. 🤭🤭
sambil nunggu up selanjutnya.. jangan lupa like, comment and vote ya...
kalau readers suka cerita nya boleh di share koq
.. Otor akan sangat bahagia!!! 😌😌😌😌
#
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
🤣🤣🤣🤣
lsng minta d kelonin