Dua wanita cantik yang memiliki paket lengkap dan komplit bikin pusing kepala
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rania Ngambek
Broommm
Broommmm
" Naik."
Mendengar titah dari pengendara motor di samping nya, ia hanya melirik nya sekilas tanpa menjawab dia tetap melangkahkan kaki nya menuju halte.
Broom
Brom
Pengendara motor itu pun mengikuti nya dan menepikan motor nya di dekat halte itu, ia pun turun dari motor nya dan ikut duduk di samping gadis itu.
" Pergi. " ucapnya tanpa menoleh sedikit pun dengan pandangan lurus kedepan.
" Balik bareng gue. " ajak nya.
" Pergi! Gue lagi gak mau di ganggu."
" Gak. " tolak nya Ia pun membiarkan orang itu tetap berada di samping nya.
Sepersekian detik terjadilah keheningan. Sesekali pemuda itu melirik gadis di samping nya, ia pikir gadis itu akan menghentikan bus namun sudah berapa banyak bus yang lewat dia masih tetap diam tanpa berniat menghentikan bus.
" Lo marah soal ban motor lo tadi?"_tanyanya memecahkan keheningan, Gadis itu hanya melirik dari ujung ekor mata nya.
" Lo tenang aja motor lo udah di urus sama orang gue, tapi kemungkinan besok baru beres. " terang nya, namun tak ada jawaban dari gadis di samping nya itu.
" Untuk pelaku gue belum tau belum selidiki nya, terlebih di area parkir gak ada CCTV. " sambung nya.
" Berisik!. " pemuda itu mendelik, bisa bisa nya dia lagi jelasin kejadian motor nya malah di bilang berisik.
" Pergi!. " kali ini pemuda itu yang diam.
" Pergi!. " titah nya lagi, namun masih sama tak ada jawaban.
" Kenzo pergi gak lo !. " tekan nya, namun tak ada jawaban, Gadis itu pun menoleh namun tak ada Kenzo di samping nya. Ia pun menoleh mencari keberadaan Kenzo.
" Bangsat!." umpat nya kaget.
Ketika tiba tiba Kenzo menempelkan minuman dingin di pipi gadis itu hingga membuat gadi itu terkejut.
" Anjing ya lo!"
Bugh
Bugh
Uhukk uhukk
" An*ir kenapa gue hajar sih!. " protes kenzo ketika tiba tiba ia mendapat dua bogeman mentah.
" Ya lo ngapain anjirrr tiba tiba nongol!! Dari tadi gue panggil lo tapi lo gak nyaut gue nengok tapi lo gak ada sekarang lo tiba tiba dateng bikin gue kaget anjir!!. "
" Maaf raa, Gue gak tau, gue tadi beli nih minum.. Haus gue."sambil menyodorkan minumannya ke gadis itu.
Krekk
" Tadi aja lo diemin gue giliran gue tinggal beli minum doang lo cariin. " sambung Kenzo.
" Nih minum. " memberikan minuman itu yang telah ia buka kan, gadis itu pun hanya melirik.
" Minum bukan buat di lirik doang.."
" RANIA " tekan Kenzo, karena ia geram dengan gadis itu sedari tadi hanya memandang nya tanpa berniat mengambil nya.
Mendengar Kenzo memanggil nya, Rani pun menerima botol itu dan meminum nya.
" Balik yuk, Gak usah lo pikirin masalah motor lo, Besok juga tuh motor udah beres"
" Bisa gak sih tuh motor di benerin sekarang juga?. "
" Gak bisa, sekarang udah sore bentar lagi bengkel tutup ban lo juga sobek depan belakang. " jelas Kenzo.
" Gak bisa ya. " tanya nya lirih
" Bisa, tapi besok baru beres."
" Terus sekarang gue gimana?. "
" Gue anterin. " namun Rani menggeleng.
" Kalo lo gak mau balik, terus lo sampe kapan diem di sini, Bentar lagi gelap. "
" Gue gimana. " Kenzo pun melirik Rani bisa bisa nya dia nanya lagi, padahal jelas jelas kenzo udah bersedia nganterin nya pulang.
" Sama gue RANIAAAA. " jawab Kenzo geram.
" Maksud gue, tar malem gimana gue balapan. " Kenzo pun langsung menoleh cepat ke arah Rania.
" Balapan??. " Rara mengangguk.
" Lo balapan?? Kapan?"
" Hm ... Tar malem gue ada balapan, lumayan kan hadiah nya, Kalo gue menang gue bawa tuh motor. "
"Jadi dari tadi lo mikirin balapan ??? Bukan karena lo kesel sama orang yang udah sobek ban motor lo pake pisau???. " Rani pun menggeleng.
" Kesel sih, cuma gue gak terlalu mikirin orang itu, Yang gue pikirin gimana cara nya gue ikut balapan, karena cuma tuh motor yang bisa gue ajak balap. "
" Anj*r!! Capek capek gue nyusul lo nemenin lo di sini kirain gue lo.. Ahh udah lah"
" Gue gak minta dan gak nyuruh lo kesini nemenin gue, Gue lagi pusing, gak mungkin gue minjem motor Rian Yang ada tuh mulut ember. "
"Hufffttt... Berarti lo ikutan balapan gak ada yang tau?. "
" Cuma Riri."
"Jam berapa balapan nya"
" Sebelas dua belas lah kira kira, Tapi hahhh. Gagal gue ikutin tuh balapan. "
" Sekarang lo pulang tar malem gue jemput lo, gue pinjemin nih motor buat lo balapan entar. "
" Serius lo????. " Kenzo pun mengangguk.
" Janji yaaa lo tar malem jemput gue??. " tanya Rani menatap Kenzo.
" Iya.. Janji tar malem gue jemput lo sama pinjemin tuh motor gue tapi jangan sampe motor gue lecet apalagi sampe jatuh. "
" Aaaaarrrrggghhhh makasih Kenzo, kenapa gak dari tadi sih lo ngomong gini. " heboh Rani dengan tiba tiba memeluk kenzo sambil jingkrak jingkrak, kenzo pun mendelik.
Tuk!
Kenzo pun menyentil kening Shakira.
" Aw sshhh sakit anjir!!"
rintih Rania dan segera melepas kan pelukan nya.
" Bisa bisa nya lo nyalahin gue! Lo aja baru bilang tadi Dah buru naik. " Rania pun melangkah menuju motor kenzo, dan mereka pun melajukan kuda besi nya.
Brom Brom
Motor Kenzo pun telah sampai di depan gerbang kediaman Rania.
" Taruh nomor lo di ponsel gue buat hubungi tar malem. "_ucap kenzo menyodorkan ponsel nya ke Rani, Rani pun segera mengetikan nomor nya.
" Lo gak mau mampir dulu??".
" Gak, udah gelap nyokap gue tar nyariin, lain kali aja."
"Oke thanks.. Hati hati. "
" Oke, gue cabut dulu. " Kenzo pun segera melajukan motor nya, Setelah kepergian kenzo, Rania pun langsung memasuki mansion nya.
" Hay sayang, kok baru pulang? Itu temen nya gak di suruh masuk dulu?"
" Hai mom, tadi ban motor rara ada yang iseng jadi tadi ke bengkel dulu, Udah gelap kata nya "
" Oh Oke.. Tapi kamu gak kenapa napa kan?"
" I'm okay mom.. Its okay. "
" Okay, kamu bersih bersih dulu habis itu turun makan yah mommy udah bikin nasi rawon sesuai request kalian. "
" Okay mom rara ke atas dulu. " pamit nya lalu mengecup pipi sang mommy.
Ceklekk
" Udah lo ngambek nya. "
" Gak ada yang ngambek. "
" Alah bohong banget. "
" Tar malem lo mau ikut nonton gue balapan gak?. "
" Gaaaasss, jam berapa. " tanya Risa antusias.
" Jam sebelas aja, kita lewat balkon seperti biasa tar di jemput Kenzo gue"
" Lah gue gimana? Lo yang ngajakin tapi lo malah sama Kenzo. "
" Calvin aja suruh jemput lo. "
" Bilang nya gimana bego, gue gak ada nomer si pin pin. "
" Gue bilang kenzo biar tar jemput bawa Calvin sekalian. " Risa pun mengangguk, dan Rania pun masuk ke dalam kamar mandi untuk bersih bersih.
Malam pun tiba..
Kini kedua gadis kembar itu tengah bersiap siap.
" Kenzo udah di samping gerbang, buruan lama banget lo !. " kesal Rania ketika adik nya itu masih aja memoles wajah nya entah apa yang di lakukan nya.
" Bentar lagi, mending lo kunci dulu tuh pintu biar mommy gak bisa masuk ke kamar. " Rani pun menguncinya Kini si kembar pun memulai aksi nya untuk kabur lewat balkon..
Hos
Hos
" Yok buruan cabut! Keburu kepergok kita. " titah Rani, Kenzo pun menjalankan motor nya lalu di belakang nya di ikuti Calvin yang membonceng Risa.
" Pin pin, Ke supermarket dulu yaa haus gue. " teriak Risa agar Calvin mendengar nya, Calvin pun mengangguk dan membelokkan motor nya ke supermarket.