Rayya kemala putri, Wanita yang selama ini selalu di anggap menjadi beban suaminya. Menjelma sebagai wanita karir yang sukses setelah mengetahui perselingkuhan sang suami, apalagi kenyataan yang ia terima bahwa ternyata kakak iparnya sendiri mendukung perselingkuhan itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rana putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 25
Brak!
Raisa menggebrak meja kunjungan, ia menatap tajam ke arah adiknya “Kamu gila rei ! Aku gak setuju kalau kamu mau menjual rumahku, itu satu satunya harta berharga yang aku punya. Jika rumahku di jual , aku dan maira mau tinggal dimana?” Suara raisa meninggi membuat sipir penjaga harus memarahi raisa karna suara raisa mengganggu ketenangan tahanan lain nya
”Mbak, bisa tenang nggak sih. Jangan malu malu in..” Tegur reino, raisa kembali duduk dengan hati dongkol setelah mendapat teguran dari sipir yang berjaga.
“Mbak pinjaman bank ku di tolak. Mbak tau gara gara apa? Gara gara namaku terdaftar di pinjol, Pasti mbak kan yang pake namaku di pinjol.” Ucap reino membuat raisa gelagapan menjawab nya
“Sembarangan kamu kalau ngomong, mba gak pernah ya pake nama mu buat daftar pinjol.” Reino harusnya tau, Raisa tak akan mengaku begitu saja. Kakak nya ini pintar sekali berkelit
“Aku bahkan sudah mengecek mutasi rekening ku, disana banyak mbak transfers uang ke rekening mbak sendiri. Dan ada beberapa uang masuk, yang aku sendiri gatau darimana.”
Glek!
Raisa terdiam, selama ini ia pikir ia sudah bisa membohongi adiknya itu. Tapi ternyata kebohongan itu terbongkar juga “Sekarang jangan nyalahin aku mbak kalau aku mau jual rumah itu, karna gara gara mbak juga namaku jelek di bank. Dan aku gak bisa ngajuin pinjaman.”
“Rei , kalau rumah ku di jual. Kita mau tinggal dimana?”
“Kita tinggal dirumah rayya, Hanya sementara. Setelah nanti aku berhasil mendapatkan anak dari bosku , aku Janji. Aku akan membelikan rumah baru untuk mbak sama maira.” ucap reino
Mendengar rumah baru , Mata raisa lansung berbinar cerah “Kamu serius rei?”
“Iya mbak, Mangkanya sekarang aku mau menyelesaikan masalahku di kantor. Supaya aku bisa cepat mendekati anak bosku itu, lagian apa mbak gak mau cepet bebas dari sini? Aku akan pake uang itu buat bebasin mbak dari sini.”
“Iya rei, mbak juga gak betah disini. Disini orang nya kayak preman preman. Mbak ga bisa tidur nyenyak setiap harii selalu di gangguin mereka.” Keluh raisa
“Nah itu, Mangkanya mbak. Kamu tenang aja , secepatnya aku akan mengganti rumah mbak dengan yang lebih besar dan lebih mewah dari itu.” Ucap reino
Raisa pun akhirnya mau tak mau menyetujui keputusan adiknya. Reino pun akhirnya menghubungi pak nathan untuk kembali membicarakan harga yang mereka belum sepakati. Karna menjual rumah ternyata sesusah itu, Teman nya yang ia suruh menjual rumah tidak ada kabar. Katanya harga rumah yang reino patok terlalu tinggi untuk ukuran rumah milik raisa. Padahal reino menjual nya beserta isinya, reino kira harga nya sepadan dengan apa yang ia jual.
***
“Gila ya, ini pertama kali kakak ketemu suami mu. Dan ternyata tabiat nya seburuk itu, Kakak ga bisa bayangin selama ini gimana kamu tinggal berdua sama dia.” Ucap rakka, yang masih kesal dengan sikap reino tadi pagi.
Rayya hanya diam, Ia menyuapi arra dan keponakan nya makan. Membiarkan rakka - Kakak nya mengungkapkan kekesalan nya “Mas. Disini ada anak anak , Ga baik membicarakan keburukan orang tua di hadapan mereka.” Tegur nikita
Rakka hanya mendengkus kesal “Lagian emang suami rayya itu ga Punya otak! udahlah cepat kamu urus surat cerai mu itu, Setelah beres kamu pulang sama kakak. Kakak ga mau kamu tinggal sama laki laki gak jelas macam dia!” Ungkap Rakka lagi
Tanpa mereka sadari, ada seseorang yang mendengar obrolan mereka dari luar “Apa? Jadi rayya berniat menceraikan ku?” Gumam nya, tangan nya mengepal kuat di bawah.
ngusir cm kluar kluar Tok ntar anakmu di siksa barang barang mu di curi tau rasa.