Seorang gadis cantik bernama Freya Oktavia. gadis cantik yang memiliki sifat tidak bisa diam, usil, Kepo. Tiba-tiba jiwanya bertransmigrasi menjadi pemeran figuran, seorang istri pertama mafia dingin, kejam dan berkuasa bernama kay leroy. Sang figuran dinikahi kay leroy, karena kesalahan informasi. Kay leroy yang mencinta kekasihnya bernama ivana pemeran utama wanita, akhirnya menikahinya dan menjadikannya istri kedua. pernikahan keduanya membuat kay seakan-akan tidak perduli kepada istri pertamanya, yang tak lain seorang figuran bernama freya.
Bagaimana kah kisah freya, menggantikan jiwa figuran istri pertama yang memiliki nama sama, wajah yang sama dengannya, memiliki sifat pendiam dan suka berpakaian norak. Penasaran kan teman-teman ayo baca novel ku😁😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Morgan Yang Ketakutan
Freya duduk santai di dalam mobilnya.
Para penghadang itu melangkah mendekati mobil freya, hendak menyentuh gagang pintunya. Tiba-tiba udara di sekitar mereka seolah membeku, sangat dingin dan mematikan
Dari balik pohon dan celah-celah bangunan dan juga dari balik pilar jalanan, beberapa sosok berpakaian serba hitam muncul seperti hantu tanpa suara. Pengawal bayangan yang di kirimkan alex kekasihnya, pria paling berkuasa yang namanya hanya berani di bisikkan dalam ketakutan untuk selalu melindungi freya, bahwa tidak akan ada satu debu yang boleh menyentuh kekasih sekaligus calon istrinya.
Tanpa perlu perintah lagi, pengawal bayangan itu bergerak secepat kilat. Setiap tangan yang ingin memegang mobil freya di patahan dalam hitungan detik putus. Sebuah belati kecil berkilat terkena sinar matahari pagi, tanpa teriakan mereka yang ingin memegang pintu mobil freya jatuh. Urat tendon tangannya telah putus dengan presisi bedah.
Mereka tidak menggunakan senjata api yang bising, mereka adalah mesin pembunuh yang menarik dalam kesunyian, gerakan mereka begitu sinkron. Satu sapuan kaki menjatuhkan lawan, satu tekanan pada saraf mematikan kesadaran para penghadang seketika.
Para penghadang yang meremehkan dan yang tadi merasakan di atas angin kini kebingungan dan ketakutan. Membuat para penghadang menembakkan peluru membabi buta ke arah pengawal bayangan yang berpindah-pindah.
Bella sangat terkejut sekaligus lega, Bella tidak berkedip menyaksikan para pengawal bayangan yang sangat tangguh membuat para penghadang tergeletak tak bernyawa.
"Freya, perkelahian itu sangat menakutkan, para penghadang itu kalah telak." Bisik bella yang bergetar ketakutan, melihat tiga pengawal bayangan yang wajahnya tertutup masker karbon, secepat kilat melumpuhkan para penghadang bagaikan pembantaian dalam keheningan.
"Hmmm, Bella kamu harus belajar terbiasa melihat seperti itu, karena setelah ini kedepannya kita tidak tahu. Aku yakin akan banyak yang ingin mencelakai ku nantinya karena perubahan ku." Ucap freya dengan nada tenangnya.
Bella menganggukkan kepalanya. Dia berpikir apa yang di katakan freya itu semuanya benar, lagi pula dia tidak boleh selalu ketakutan.
Salah satu pengawal bayangan berdiri di depan pintu mobil freya, dia tidak mengetuk, tidak bicara. Dia hanya menundukkan kepalanya sangat dalam sebagai tanda hormat. Lalu dalam sekejap mata sosoknya menghilang kembali menyatu dalam dalam bayangan kendaraan yang melaju.
"Wow, keren sekali pada pengawal itu, pantas kamu santai sekali freya." Ucap bella dengan nada santainya.
Freya tersenyum tipis. "Karena aku tahu alex posesif ke aku, tidak mungkin kan, aku tidak di lindungi olehnya. Apa lagi dia adalah penguasa dunia." Jawabnya dengan nada santainya dan tenangnya.
Bella menganggukkan kepalanya. "Iya benar juga kata mu freya, tuan muda alex terlihat sangat posesif, freya tuan muda alex benar-benar berkuasa ya? pengawal-nya saja tangguh-tangguh."
Saat freya ingin menjalankan mobilnya tiba-tiba ponselnya bergetar. Sebuah nama muncul,freya geleng-geleng kepala dan tersenyum tipis. Freya menggeser icon hijau itu dan menempelkan ponselnya ke telinganya.
"Sayang, bagaimana keadaan mu?" Tanya alex, suaranya rendah, berat dan mampu menghentikan detak lawan-lawannya. Freya tahu alex lagi mode marah pada para penyerang itu.
freya menatap keluar jendela. Melihat semua para penghadang telah di bersihkan begitu juga mobil SUV mereka, seolah tidak pernah terjadi apa-apa.
"Aku baik-baik saja kak." Jawabnya dengan nada tenang.
"Apa ada goresan?" Tanyanya dengan lembut namun dingin.
"Sangat bersih kak, tidak tersentuh mereka sama sekali." Jawabnya dengan nada santainya.
"Bagus, jika satu inci saja kulitmu tergores, aku akan melenyapkan mereka semuanya dan meratakan distrik itu sebelum kamu sempat datang di lobby itu."
Freya tersenyum tipis. "Kak, jangan marah seperti itu. Aku ingin mereka melihat ku sebagai anak mendiang daddy ku. Karena mereka hanya tahu aku anak morgan." Jawabnya dengan nada dingin.
"Hmmm, lakukan sayang, bayangan ku akan selalu ada sampai kau duduk di kursi utama. sayang, aku merindukan mu." Ucapnya dengan nada mulai lembut namun masih penuh otoritas.
"Iya kak aku juga." Jawabnya tersenyum kecil.
Bella hanya tersenyum tipis melihat freya, dia tahu yang menelpon freya adalah alex kekasih posesif dan budak cinta.
Freya menutup telepon-nya. Dia menarik napas panjang bukan karena takut, mainkan karena adrenalin yang mula memuncak. Akhirnya dia menjalankan mobilnya.
Seorang wanita duduk tegak di kursi kayu mahoni. punggungnya lurus tanpa sandaran. Dia sarapan dengan elegan, tetapi hatinya berkobar marah karena murka, Kay tidak mengirimkan pesan dan kabar sama sekali ketika dia tidak pulang dan sedang mengurus perusahaan di kola lain.
Ivana merasa seperti orang bodoh, menunggunya semalaman di meja makan. "Aku merasa bodoh sekali menunggunya semalaman, tetapi dia tidak mengirimkan kabar apapun. Mulai sekarang aku tidak akan menunggunya lagi. Aku akan mengejar alex saja, aku tidak perduli lagi dengan kay." Ucapnya dengan nada dingin. "Aku juga akan pergi ke perusahaan daddy, aku ingin melihat freya di permalukan." Lanjutnya kembali dengan senyuman seringai dingin.
Di perusahaan milik mendiang daddy freya.
Para direksi dan pemegang saham sedang melingkar. Morgan tersenyum menyeringai dan puas. Karena dia yakin freya telah di bereskan.
"Kapan anak mendiang tuan chandra datang morgan?" Tanya salah satu pemegang saham.
"Aku tidak tahu pak charles. Lihatlah, dia saja sudah telat. Bagaimana jika dia memegang perusahaan ini?" Jawabnya dengan nada sinis.
Pak charles menatap morgan. "Dia belum telat morgan, kami yang terlalu cepat datang karena kami penasaran." Jawabnya dengan nada tenang.
Tiba-tiba pintu terbuka freya masuk bersama bella. Di ujung meja morgan yang merupakan dalang penyerangan freya terkejut. Matanya terbelalak menatap freya yang melangkah masuk, terlihat dewasa dan elegan dan masih rapi seakan-akan tidak tersentuh sama sekali orang-orang yang dikirimkannya. Dan heelsnya berdentum tegas di atas lantai marmer. seolah-olah penghadangan berdarah tadi hanyalah angin lalu.
"Tidak mungkin." Bisik morgan dengan suara bergetar. Dia pun mendapat pesan bahwa orang suruhannya hilang secara misterius.
Deg..
Tubuh morgan bergetar. Ingat orang yang melindungi freya. "Sialan aku lupa." Bisik-nya suara ketakutan yang sangat terlihat. ketakutan datang bukan seperti badai melainkan seperti air raksa yang memenuhi paru-parunya. kebodohannya membutakan matanya. Dia terlalu sibuk menyusun rencana licik dan jahatnya, hingga dia lupa sosok yang melindunginya. "Sialan, sebenernya freya siapanya alex mahendra? sampai seorang penguasa dunia begitu melindunginya." Batinnya berbisik ketakutan.
Rencana licik yang dia susun dengan sangat rapi untuk mencelakai anak angkatnya. Kini seperti surat bunuh diri yang dia tulis sendiri. Bukan hanya kematian yang dia takuti, melainkan bagaimana dia ditiadakan dari dunia ini tanpa tersisa.
makasih thor udah up 2
ditunggu undangan married nya ya alex & freya /Chuckle/
si kay(maaf kalau salah nama) bakal tau kapan ya' kalau udah cerai sama fl Badas kita. jadi berkhayal taunya pas diajak married sama alex seru tuh, si kay malah dateng ke pesta pernikahan nya bareng si cabe (kan katanya kalau ada acara pesta atau apa yang diajak si cabe) 🤭
nah ini aku selama ini kalo baca tuh susah inget nama, gara gara re read aku berusaha hafalin nih namanya
ini typo ga sih kak? harusnya alex, jadinya axel. lumayan banyak typo nama axel nya kak, ada apa dengan axel? 🤭🙏