Ig : fi_fifii01
Tiktok : pbbmkdbs_
Jangankan membayangkannya, berfikir aja tidak pernah terlintas.
Ini bukan mengisahkan seorang pria yang tidak bisa move on dari pacarnya walaupun pacarnya telah menjebaknya.
Dan juga bukan tentang seorang istri yang disiksa serta dianiaya oleh suaminya karna telah terjebak pernikahan dengan dirinya.
Tapi
Cerita ini berkisah tentang dua orang yang baru dua jam saling kenal dan tiba tiba harus menikah karna dijebak.
Hari demi hari Mereka lewati dengan bersama sama berusaha menerima dan mengerti pasangan masing² meskipun awalnya terasa asing tapi lama kelamaan mereka terbiasa dengan kehidupan yang mereka jalani bersama sama.
☜☆☞ ☜☆☞ ☜☆☞
Cerita santai dan tidak berkonflik berat karna aku tipe orang tidak menyukai konflik yang berat dan rumit:)
🔖 No plagiat!!
🔖 Novel kedua, masih banyak typo
🔖 Sekedar hiburan so jangan di anggap serius:)
☜☆☞ ☜☆☞ ☜☆☞
-_-_-_-_-_-_-
"Aku berani sumpah bahwa aku dan gadis itu tidak
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fifi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
[ 25 ] Kecewa
Chilmia terus berlari tanpa memperdulikan teriakan farrel yang menyuruhnya berhenti. namun saat dirinya hendak keluar dari gerbang tiba tiba para bodyguard langsung menghadangnya bahkan mereka juga menutup gerbang tersebut.
"Kenapa ditutup!! buka sekarang!! " ucap chilmia tegas.
"maaf nyonya, kami tidak bisa melakukan itu karna tuan muda sudah melarang kami untuk tidak membukakan gerbang untuk nyonya. " jawab penjaga satpam yang berdiri tidak jauh dari chilmia.
"aku bilang buka gerbangnya sekarang atau kalian akan tau akibatnya. " perintah chilmia dengan sedikit mengancam.
para bodyguard saling pandang lalu mereka menundukan pandangannya tak berani menatap mata nyonya mereka yang sedang melotot kearah mereka.
"BUKA SEKARANG!!. " bentak chilmia karna merasa ancamannya tidak digubris.
para bodyguard hanya diam sambil terus menunduk saat melihat kemarahan nyonya nya.
sampai pada akhirnya farrel datang dan menyuruh mereka pergi.
"cimi, aku mohon jangan marah, aku melakukan semua ini karna ada alasan khusus. kau tadi sudah berjanji untuk tidak marah bukan!! tapi kenapa sekarang kau melanggarnya." ucap farrel setelah para bawahannya pergi dan hanya ada dirinya dengan chilmia disana.
"aku bukanya marah sama kakak tapi aku hanya kecewa." ucap chilmia.
"iya aku tau perasaanmu tapi percayalah aku sama sekali tidak ada niatan untuk membohongi dirimu. " ucap farrel.
"kalo kakak tau perasaan ku, mengapa kakak melakukan semua ini ha!! apa kakak tau setelah aku mendengar perkataan kakak tadi hatiku langsung sakit kak, selama ini aku percaya sama kakak tapi kakak malah membuat kepercayaan ku itu menjadi sedikit berkurang dengan tindakan kakak barusan." ucap chilmia yang kembali menangis bahkan tangisan saat ini lebih deras dari pada yang tadi.
"maaf cimi, aku tidak bermaksut menyakiti hatimu aku hanya - ." perkataan farrel terpotong karna chilmia menyelanya.
"hanya apa? hanya apa kak!!." sela chilmia.
"hanya untuk mempermainkan diriku bukan? iya kan? itukan maksut kakak. " ucap chilmia
"tidak, bukan itu maksut ku. " ucap farrel.
"lalu apa? oh jangan bilang kakak melakukan ini untuk mempermainkan perasaanku!!." ujar chilmia.
"benar begitu kan kak!! iya kan!! hahaha.. sungguh tega sekali kamu kak, aku bener bener kecewa sama kamu kak!!. " ujar chilmia dengan tawa miris. ia menertawakan dirinya sendiri, bisa bisanya dirinya percaya begitu saja dengan seseorang yang baru sebulan lalu dia kenal. bodoh. itulah kata yang chilmia ucapkan pada dirinya sendiri.
farrel langsung menggeleng cepat, dirinya bahkan dengan reflek memeluk erat tubuh chilmia.
"demi tuhan. sedikit pun aku tidak pernah terlintas atau pun berfikir untuk mempermainkan dirimu bahkan perasaanmu. aku melakuakan semua itu karna ada alasan khusus dan aku belum bisa memberitahumu alasan dibalik tindakanku itu." bantah farrel yang semakin mempererat pelukannya.
Chilmia mencoba memberontak saat farrel memeluk tubuhnya tapi sepertinya usahanya sia sia karna bukanya malah lepas justru pelukan itu malah semakin erat, akhirnya chilmia pasrah dan membiarkan farrel memeluk dirinya.
-_-
di sisi lain.
setelah tuan muda mereka menyuruh mereka pergi, mereka berdiri didekat kolam renang yang letaknya berjarak 100 meter dari tempat tuan dan nyonya mereka berdiri.
mereka bisa melihat bahwa sedang terjadi pertengkaran antara tuan dan nyonya mereka.
"aku rasa tuan muda dan nyonya itu adalah benar benar pasangan yang sangat serasi." ucap salah satu bodyguard.
"maksut mu?." tanya temanya.
"apa kau tidak lihat tadi saat nyonya menyuruh kita untuk membukakan gerbang untuknya namun kita tolak karna tuan muda melarang kita. " ucap bodyguard itu.
"iya aku lihat, terus apa hubungannya?." tanya temannya yang masih tidak mengerti.
"huh! kau tidak lihat tadi seberapa galaknya nyonya saat marah pada kita, bahkan galaknya melebihi galaknya tuan muda. dulu aku sempat berfikir bahwa di dunia ini hanya tuan muda saja yang memiliki sikap yang galak dan mata yang sangat menyeramkan saat marah tapi ternyata aku salah, saat aku menatap mata nyonya tadi pas dia melotot aku bisa merasakan hawa yang sangat horor dari balik matanya. seketika aku langsung takut dan menundukan pandangan ku. disitulah aku berpendapat jika tuan dan nyonya itu memiliki sikap yang sama persis saat mereka marah dan itu sebabnya aku bilang jika mereka itu adalah pasangan yang sangat serasi. " jelas panjang lebar bodyguard.
temannya hanya mengangguk.
"ya kau benar tadi aku juga sempat merasakannya." ucap temanya.
"eh tapi menurutku wajar saja jika nyonya kita merasa marah saat tau siapa sebenarnya tuan muda kita, jika aku yang mengalaminya mungkin tidak hanya marah tapi aku mungkin juga akan mengamuk saat tau bahwa orang yang selama ini kita percaya ternyata telah membohongi kita. " sambung temannya tersebut.
"aku mungkin juga sama seprtimu. aku tidak bisa membayangkan bagimana rasanya telah dikecewakan oleh orang yang selama ini kita percaya." ucap bodyguard itu.
mereka terus saja berbincang sambil sesekali melirik kearah majikan mereka.
-_-
"udah cukup kak, sekarang lepasin aku. " ucap chilmia setelah dirinya merasa cukup untuk membiarkan farrel memeluk dirinya.
"Lepasin aku kak!!." ucap chilmia sedikit berteriak karna farrel tak kunjung melepaskan pelukan mereka.
"tenanglah cimi jangan marah seperti ini!! aku mohon. " pinta farrel yang masih tetap memeluk chilmia.
"apa kakak tidak mendengarku!! aku bilang lepasin kak!!." ucap chilmia.
"oke, aku akan lepasin tapi setelah kamu mau memaafkan diriku. " ucap farrel.
"jangan egois begini dong kak!!. " ucap chilmia.
"aku mohon cimi tolong maafin kakak, kakak tau kakak sudah membuatmu kecewa tapi percayalah sedikitpun kakak tidak ada niatan untuk memyakiti dirimu. " pinta farrel seraya melepaskan pelukan mereka.
"sudahlah kak, aku lelah, aku mau pulang dan istirahat. " ucap chilmia lalu dirinya membuka pintu gerbang dan berjalan keluar.
setelah keluar gerbang chilmia melihat taksi lewat dirinya pun segera menghentikannya lalu menyuruh taksi itu mengantarkan dirinya ke alamat kontrakannya.
sedangkan farrel dirinya hanya menatap kepergian chilmia.
aku tau pasti sangat sulit bagi dirimu mengetahui dan menerima kenyataan diriku ini, tapi aku akan berusaha untuk membuat dirimu kembali percaya padaku dan bisa menerima kehidupan asliku ini ~ batin farrel.
lalu dirinya memanggil sopir dan menyuruhnya untuk mengantarkan dirinya ke kontarakan untuk menyusul chilmia.
INGAT, CUMAN HIBURAN OKE.. 😀
___________________________________
Jangan lupa tinggalkan jejak.
Like komen vote gitu💙
Biar author juga makin semangat untuk up bab selanjutnya
See you next episode🤗
Bersambung...
harusnya mobil mewah aja