NovelToon NovelToon
Sisie, Kamu Hanya Bisa Jadi Milikku!

Sisie, Kamu Hanya Bisa Jadi Milikku!

Status: tamat
Genre:Single Mom / Romansa Fantasi / Penyesalan Suami / Janda / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:245.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Itsme AnH

Meninggal dalam kekecewaan, keputusasaan dan penyesalan yang mendalam, ternyata membawa Cassie Night menjalani takdir kehidupannya yang kedua.

Tidak hanya pergi bersama kedua anaknya untuk meninggalkan suami yang tidak setia, Cassie juga bertekad membuat sahabatnya tidak bersinar lagi.

Dalam pelariannya, Cassie bertemu dengan seorang pria yang dikelilingi roh jahat dan aura dingin di sekujur tubuhnya.

Namun, yang tak terduga adalah pria itu sangat terobesesi padanya hingga dia dan kedua anaknya begitu dimanjakan ....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itsme AnH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Peninggalan Nenek?

Tuan Adam dan Nyonya Sabrina mengikuti arah pandangan Cassie yang bergulir dari Austin ke Charlie, dua bocah kecil berwajah serupa, tapi memiliki perbedaan dari segi penampilan dan aura.

Austin, sang kakak memiliki rambut hitam legam yang jatuh alami di atas dahinya, kontras dengan kulitnya yang putih bersih. Matanya berwarna coklat tua, memancarkan kecerdasan dan ketenangan. Hidungnya mancung, bibirnya tipis dan memberikan kesan tegas, tapi berkelas. Postur tubuh Austin tegap, tapi tidak kaku, menunjukkan kepercayaan diri yang terpancar dari setiap gerakannya.

Charlie, si bungsu yang tidak perlu banyak usaha untuk terlihat tampan. Ketampanannya alami, terpancar dari setiap gerakannya yang sederhana. Rambutnya coklat gelap, selalu rapi dan tidak kaku. Matanya coklat madu yang hangat, dan senyumnya yang menawan mampu meluluhkan hati siapa saja. Ia memiliki lesung pipi di kedua pipinya, yang semakin menonjol saat ia tersenyum.

"Oh, cucu-cucuku..." Nyonya Sabrina berseru sambil menekuk sebelah lututnya agar sejajar dengan Austin dan Charlie, dia merangkul mereka erat dan merasakan kehangatan tubuh kecil yang penuh semangat hidup. "Akhirnya, kita bertemu."

Bagi Nyonya Sabrina, dunia ini terasa semakin berwarna. Setiap hari, dia hanya bisa melihat foto-foto cucunya dan berbincang melalui layar telepon.

Kini, saat tatap muka itu tiba, air mata bahagia mulai mengalir di pipinya. Tuan Adam mendekati Nyonya Sabrina dan mencoba menghiburnya, "Sudahlah, jangan menangis lagi ... yang penting sekarang kita sudah bisa berkumpul."

Tangisan Nyonya Sabrina bukanlah luapan kesedihan, tapi sebuah ungkapan bahagia yang tak tertahankan. Setelah berpisah dari pelukan Austin dan Charlie, dia menghapus air matanya dan menebarkan senyuman yang penuh cinta. "Benar, yang penting kita sudah bertemu dan berkumpul lagi."

Nyonya Sabrina kemudian memperhatikan Cassie, putrinya yang tampak gelisah. Tangan Nyonya Sabrina masih menggenggam erat tangan Austin dan Charlie, seolah tak ingin kehilangan mereka lagi.

Cassie menunduk, wajahnya dipenuhi rasa bersalah. "Ibu ... Ayah, maaf sudah membuat kalian khawatir," ucapnya dengan suara bergetar.

Tuan Adam menatap Cassie dengan penuh pengertian. "Tidak masalah, setidaknya kamu sudah lebih dulu memberitahu Ayah dan Ibu." Suara lembutnya seolah menggenggam hati Cassie yang terasa berat. "Jika tidak, Ayah dan Ibu pasti benar-benar terpukul begitu mendengar kabar kematianmu."

Kilas balik dimulai, memperlihatkan perjalanan yang membawa Cassie ke titik ini ....

"Ibu, aku ingin bercerai," suaranya sedikit bergetar, cairan bening mengalir di pelupuk matanya. Dia beruntung, saat ini hanya melakukan panggilan suara dengan ibunya—Nyonya Sabrina.

Jika itu panggilan video, sang ibu pasti bisa melihat wajah sang putri yang diliputi kesedihan dan keputusasaan.

"Apa yang bajingan itu lakukan padamu? Apa dia tidak sadar keluarga Murphy bisa seperti sekarang ini berkat siapa? Beraninya dia mengganggu putriku yang berharga!"

Tercengang, Cassie tersentak mendengar suara ayahnya, Tuan Adam, terdengar di latar belakang.

Dia mengira pria pemarah itu sedang tidak ada di rumah ketika dia memutuskan untuk menghubungi sang ibu dan membagikan masalahnya dengan Felix.

"Ayah, jangan marah. Aku akan segera meninggalkan Keluarga Murphy. Namun, ada beberapa hal yang harus aku lakukan dulu sebelum pergi," jawab Cassie, dengan suara yang berusaha tegar meskipun perasaannya terombang-ambing.

Amarah Tuan Adam belum sepenuhnya sirna, tetapi nada suaranya mulai melunak. "Apa rencanamu?" tanya Tuan Adam dengan nada curiga, tetapi sekaligus penuh perhatian.

Mengingat karakter Tuan Adam, Cassie sebenarnya belum ingin menceritakan segalanya pada sang ayah. Dia hanya ingin curhat pada ibunya untuk meredakan sedikit kesedihannya.

Namun, karena ayahnya sudah terlanjur mendengar, dia hanya bisa pasrah dan melanjutkan ceritanya ....

"Baiklah, ayah dan ibu menunggumu kembali. Kami akan mengumumkan pada dunia telakukan kembalinya permata berharga kami."

Kilas balik berakhir.

Kepergian Cassie, kecelakaan dan kabar kematiannya memang telah direncanakan, tetapi amarah Tuan Adam dan Nyonya Sabrina sewaktu di pemakaman nyata muncul dari lubuk hati.

Keduanya hanya ingin membalas rasa sakit yang diterima Cassie, sekaligus melampiaskan amarah pada menantu mereka yang bajin9an.

"Sisie, bagaimana ... apa kamu sudah resmi bercerai dari bajin9an itu?" Ada binar ketertarikan yang memancar di netra Nyonya Sabrina, ketidaksenangan juga sempat singgah saat menyebut 'bajin9an' yang merujuk pada Felix.

"Belum, tapi kurasa surat cerainya akan selesai dan dikirimkan dalam tiga hari."

Saat ini, Cassie memang belum resmi bercerai dari Felix karena masih menunggu proses. Dia jadi penasaran, bagaimana reaksi Felix ketika petugas biro urusan sipil datang ke rumah hanya untuk mengirimkan surat cerai mereka.

Apakah dia akan terkejut, marah, ataukah dia akan berbahagia?

Tuan Besar Night menepuk pundak Cassie dengan lembut dan penuh kasih.

"Tenanglah, Ayah sudah memutuskan semua kerja sama kita dengan Keluarga Murphy. Mulai sekarang, tidak ada lagi yang berani menindasmu."

Cassie hanya tersenyum tipis, dia sama sekali tidak peduli bagaimana ayahnya membalaskan dendam untuknya.

Lagipula Felix sering beralasan ada masalah dengan perusahaan, sekarang biarkan dia mengalami masalah yang sesungguhnya!

Pada saat ini, Tuan Adam melambaikan tangannya dan seorang pelayan datang membawa sebuah nampan yang terdapat kotak berukuran sedang di atasnya.

Tuan Adam mengambil kotak itu, lalu membukanya hingga membuat mata Cassie kembali berair.

"Ini ... bukankah ini peninggalan nenek?"

1
Oi Min
Anna....??? sekretaris Arthur yg di kantor itu bukan y??
Itsme AnH: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Oi Min
dah hamil lagi???
Itsme AnH: hehe iyaaa
total 1 replies
Oi Min
tadi baru aja melahirkan..... sekarang tiba2 dah tambah anak 1 lagi??
Itsme AnH: hehehe 🤣
total 1 replies
Oi Min
di ulang??
Itsme AnH: enggakk
total 1 replies
Oi Min
Felix meningsoy tor??? kok malah sehidup semati kro gundik e
Itsme AnH: biar bertemu di akhirat, reunian🤣
total 1 replies
Oi Min
q rasa kali ini gundik jalangnya Felix akan berakhir hidupnya
Itsme AnH: harus!!!
total 1 replies
Oi Min
elahh..... setelah sekian lama ternyata si gundik masih ada
Itsme AnH: ehehehe
total 1 replies
Oi Min
kwe gur nandur tok Felix..... tp ra mok urusi...... mok gunakan, saiki di openi wong liyo, di panen wong liyo y ojo nesu. wong salah2mu dewe
Oi Min
Arthur bikin terkejut aja..... kirain dia sama bego nya ama Felix
Itsme AnH: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Oi Min
nggak..... klo bneran nikah.... status gundik itu lebih tinggi dri Calsea
Itsme AnH: 😍😍😍😍😍😍
total 1 replies
Oi Min
Arthur......??? g mngkin dia g tau Aleena kan????
Itsme AnH: jangan sampaiiii
total 1 replies
Oi Min
emang gundik itu g punya otak dan malu y.... ati jga dah di makan kek nya
Itsme AnH: dilahap anying wkwk
total 1 replies
Oi Min
bethulll.....
Itsme AnH: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Oi Min
yah..... kali ini aq setuju ma kmu Leena
Itsme AnH: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Oi Min
ya ya ya..... kmu sendiri yg memilih gundik..... so.... jgn sok menyesal dan merasa bersalah..... cuih..... preeet
Itsme AnH: pretttt
total 1 replies
Oi Min
ternyata sdah di beri tau sblmnya
Itsme AnH: hehehe
total 1 replies
Oi Min
ckckckckck..... gundik e teko.
Itsme AnH: ckxkxkx
total 1 replies
Oi Min
sajakmu lik..... wingi ono di tipu, di sio2..... saiki di tinggal, meratapi..... cuih..... mbelgedes kwe ki..... jek ono GUNDIK jalang mu miss Lee..... kno puas2 no kro gundik mu kui.
Oi Min
preeet..... rasakno saiki..... cinta mati konon..... tp jek we keno gudo..... mamam tu cinta mati.....
Oi Min
cih..... bulshit cangkemmu Felix
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!