NovelToon NovelToon
Pindah Ke Zaman Kuno

Pindah Ke Zaman Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Time Travel / Mengubah Takdir
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mooi Xyujin

Wang Ryu, seorang pria modern, tiba-tiba menemukan dirinya terlempar ke masa lampau, lengkap dengan status setengah dewa yang misterius.

Di dunia yang asing ini, di mana kelangsungan hidup adalah prioritas utama, Wang Ryu memutuskan untuk menggunakan pengetahuannya dari masa depan untuk membangun sebuah bisnis.

Dengan kecerdikan dan sedikit sentuhan magisnya sebagai setengah dewa, dia berusaha keras untuk tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga menciptakan jejaknya sendiri di zaman kuno.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mooi Xyujin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penipu

Wang Ryu masuk kedalam dapur untuk bersiap membuat kue, sedangkan yg lain sibuk membersihkan dan menata Toko.

Sedangkan Bibi Meng mencuci disamping Dapur Toko.

Dia mulai membuat kue-kue kering hari ini,dan memenuhi rak toko, seperti roti kering yg akan awet 3 hari disuhu ruang.

Ini cocok untuk dibawa saat berpergian, Kue utama seperti persik,apel dan Jeruk masih menjadi yg paling banyak dicari,termasuk puding buah dan puding susu.

Wang Ryu tak membuat Susu buah saat musim dingin,karena tak akan ada yg membelinya,jadi dia fokus untuk membuat roti dan kue-kue untuk dijual.

Untuk kue kering sendiri dia baru membuatkannya hari ini,dan semoga orang tertarik untuk membelinya.

Wang Ryu membuka oven dan mengeluarkan kue yg baru saja matang.

Ini kue Telur,dia juga baru membuatkannya hari ini, untuk awal dia membuat 30 picis.

Dia membuka pintu jendela dapur dan memberikan 2 nampak berisi kue telur ke meja tunggu.

"Harum sekali...." Pria tinggi itu menoleh ke arah meja tunggu,Hidung tajam Yong il benar-benar membuat Wang Ryu merasa anak ini seperti anjing serigala kecil

Ming dan Xing juga paman Feng segera mendekati nampak di meja,bau kue ini terasa sangat enak." Tuan anda membuat hal baru lagi?"

Wang Ryu mengangguk,lalu mengingat mereka.".....Tambahkan ke daftar menu Kue telur harganya 300 sen...."

"Baik tuan....!" Ming segera pergi ke papan kayu besar yg ada di depan toko untuk menambahkan menu.

Sedangkan Xing segera menata kue telur di rak kaca depan agar pembeli bisa melihat menemu baru mereka.

Paman Feng dan Yong il juga kembali ke posisi mereka masing-masing.

Wang Ryu terus membuat kue didapur, Xing dan Ming menata kue jeruk,apel dan Persik ditempat nya biasanya.

Juga menaruh puding susu dan buah di kotak kayu kusus yg mencegah mereka meleleh,mereka tidak tau cara kerja etalase itu tapi suhu kotak kaca itu cukup dingin tapi tak terlalu dingin.

Saat mereka membersihkan Toko,mereka benar-benar berhati-hati saat membersihkan kotak dingin itu, takut jika mereka merusak secara tak sengaja.

Wang Ryu membuka jendela dan melihat semua kue utama sudah jadi,dia berbalik untuk membuat kue kering.

2 jam kemudian Wang Ryu membawa nampan bambu berisi roti-roti kering ke meja tunggu . Total ada 3 jenis baru, masing-masing 3 nampan yg 1 nampan berisi 30 kue.

"Hei apa itu menemu baru? Bisakah aku membeli yg bentuk ikan itu?"

"Tentu saja harganya 300 sen...."jawab Paman Feng sambil menulis pesanan dibuku kecil.

"Tolong 3 kue ikan dan 3 kue telur...." Ucap gadis pelayan dengan cepat. Xing segera membuat pesanan Gadis itu.

dan merasa ruang geraknya cukup lebih mudah sekarang,juga barang dikasir tak akan begitu menumpuk karena.

Paman Feng memberi tambahan meja panjang,dan memberikan ruang keluar lebar bagi mereka untuk keluar masuk menata kue-kue.

"Jangan lupa tulis dia menu, No.8 kue ikan 300 sen...lalu ini No.9 kue kering dan No.10 kue selai sama 300 sen jangan lupa...." Wang Ryu membuka jendela dapur,mengingat Pelayan untuk menulis di menu depan.

Pelayan Ming menjawab 'baik' dan segera menulis dimeja depan, sebelum kembali ke dalam untuk bekerja kembali.

Melihat semuanya sudah tertata rapi,Wang Ryu kembali untuk membereskan dapur, dia mencuci tangannya sebelum keluar dari pintu dapur.

Melihat bahwa gerakan mereka lebih leluasa,dia menghela nafas lega, sebelum masuk ke ruang kerjanya.

Wang Ryu duduk dengan santai di kursinya,saat Pelayan Xing masuk dengan wajah pucat tanpa memgertuk pintunya.

"Tuan! Ada masalah!"

Dia segera berdiri dari kursinya dan berjalan ke luar ruangan.".....Ada apa?"

"Seseorang berkata makanan kami beracun...."Jelas Xing cemas.

Kening Wang Ryu mengerut,keduanya berjalan ke luar dan mendengar suara Paman Feng dan Ming berdebat dengan si pria itu.

" Tuan!" Yong il melihanya dengan cepat,namun Wang Ryu memintanya mundur,mereka berdua pergi ke arah pintu keluar toko.

"Omong kosong apa ! Jaga kata-katamu mu.....!"teriak Paman Feng dengan marah.

"Itu adalah kenyatanya kalian pembunuh!"Pria itu akan mengumpat,saat melihat dua orang pria muda dari dalam Toko.

Seorang pria muda dengan tubuh tinggi dan wajah yg cantik,dan pakaian bagus Keluar.

melihat ini bos toko kue,para pelanggan yg notabene adalah pelanggan tetap segera memberi salam pada nya.

"... Tuan muda...!"

Wang Ryu mengangguk pada mereka, lalu melihat pada si pelaku ,Si pelaku itu menegaskan punggung nya,mengangkat dagu tanpa rasa takut." Apa kamu bosnya!"

"Ya..ada masalah?" Para pelayan yg berniat membeli kue hanya berdiri menyingkir, penasaran dengan apa yg terjadi.

"...istri ku membeli kue ditempat mu,tapi dia tiba-tiba jatuh sakit!kau pasti meracuninya!"tunduhnya sambil menunjuk ke arah Wang Ryu.

Paman Feng dan Ming yg berada didekat pria gila itu segera berwajah gelap.

"Bicara omong kosong! "bentak mereka marah."...jaga sikapmu!"

"...apa kau yakin itu kue yg dibeli ditempat ku?"Wang Ryu melihat pria ini, nampaknya bukan orang kaya,juga bukan kalangan dari pelayan.

Bukanya dia sombong,namun kebanyakan orang yg membeli kue nya memang rata-rata para pelayan sampai pejabat.

Sedang untuk warga disini jarang ada yg membeli karena menurut mereka harganya sangat mahal. Dan Pakaian pria ini nampak kusam seperti pereman.

"Tentu saja !"jawabannya dengan marah,namun ada saat matanya menghindar saat bertatapan dengan Wang Ryu.

alisnya terangkat den ringan,sambil mengulurkan tanganya padaya."...kalau begitu dimana kota kayu nya,dan struk pembeliannya...."

Pria itu membeku,kenapa tak ada yg memberitahunya soal ini.

dia menjawab agak terburu-buru."Apa...apa yg kamu katakan! istriku sakit karena makan kue yg kau buat!"

".....Paman kau terus menuduhku meracuni istri mu,tapi kau sendiri tak memiliki bukti apapun ,siapa yg ingin kau tindas.....?"Wang Ryu melihatnya dengan pandangan lucu.

"Kamu...!" Dia melihatnya dengan wajah hijau ,merah hinga memucat.

Melihat gelagat yg mencurigakan orang-orang mulai mencibir nya."......Jika benar Istri mu membeki kue disini pergilah ambil kotak kayu kue ,apa susahnya atau kau tak memilikinya?"

"Apa hubungannya dengan kotak kue itu!" Teriaknya dengan marah lalu kemudian,orang-orang mulai menatapnya seperti orang bodoh.

Pria itu membeku.

".....Tentu saja ada! Hanya Toko kami yg memiliki kotak kayu kue itu,tak akan ada yg bisa menirunya....!"teriak Ming dengan semangat.

".......Kami selalu memberikan kertas pesanan pelanggan saat mereka membeli,jadi jika istrimu memang membeli disini harusnya Kalian memiliki kotak kayu dan struk itu bukan...!" Jelas Paman Feng dengan tegas.

"Aku...."wajahnya memucat,dia mundur beberapa langkah dengan tubuh goyah.

"....lihat wajahnya,dia pucat jelas dia hanya membuat nama Toko ini jelek'!" Teriak seorang pelayan dengan nada mencemooh.

"Benar! Aku sudah membeli disini lebih dari 20 kali tapi majikan ku baik-baik saja ! Siapa yg ingin kau tipu....!''teriak pelayan lain' dengan semangat.

"Aku juga sama...! "

"Ya !kami juga....! "

"Aku tidak perduli! Kalian yg membuat Istri ku sakit dan hampir mati....!"teriak pria itu secara membabi buta, nafasnya terdengar berat seperti banteng yg akan mengamuk.

Melihat bahwa dia masih tak mau mengaku,Wang Ryu hanya bisa menghela nafas."Apa yg kau inginkan....?"

"Tuan muda.....!" Paman Feng menoleh kebelakang dengan tak setuju,Xing,Ming pun melihat pada tuan mereka dengan cemas.

Wang Ryu menghentikan mereka bicara,lalu melihat pada pria itu.

Mendengar kata-kata ,wajah pria itu segera berubah lebih baik,dia batuk dengan kikuk dan bertanya dengan nada sombong.

".....istri ku biasanya pekerja keras,kami bisa membajak ladang bersama-sama,namun karena dia sakit dia tak bisa melakukan apapun,jadi ganti saja dengan 10 tael perak....."

"Heh... jelas-jelas pencuri disiang bolong,tak tau malu.....!"teriak paman Feng dengan wajah memerah marah.

Wajah yg lainnya pun berubah jelek.

Wang Ryu melipat tangannya,melihat pria yg melihatnya dengan keserakahan itu seperti orang idiot.

"Yong il...."

Pria itu mengerutkan keningnya,lalu seorang pria besar dan tinggi berjalan keluar dari toko dengan langkah berat.

wajah pria penipu itu memucat.

" Ya tuan...."jawab Yong il. Dia sengaja dilarang oleh Tuan muda untuk keluar lebih dulu karena tuan muda ingin menyelesaikan sendiri.

Namun siapa kira ada anjing yg suka mengongong kesana kemari dan mengigit orang membabi buta.Yong il melirik tajam pada si penipu,yg membuat pria itu hampir kencing di celana nya.

Wang Ryu berkata dengan senyum kecil diwajahnya."...Bawa dia ke yamen, biarkan dia mengobrol dengan Hakim daerah...."

Pria membeku,lalu tersadar dan mulai berteriak."Tidak...tidak apa yg kalian lakukan! pembunuhan! pembunuhan....!"

Yong il keluar dari belakang Wang Ryu,tubuh tinggi benar-benar mengintimidasi orang-orang.

si penipu itu segera melarikan diri.dia mendorong semua kerumunan dengan panik."Minggir, minggir sialan....!"

Namun kaki Yong il sangat panjang dengan mudah dia menarik kerah penipu itu dengan sekali jalan.

"....jangan lari,ayo pergi temui Hakim daerah...."dan menyeretnya ke arah berlawanan menuju Aula Hakim daerah,diiringi teriak panik penipu.

" Tidak!"

Lalu semua kembali damai.

Cepat sekali!

"....Maaf atas keributannya,aku akan memberikan 1 picis buah kering secara gratis...." Ucap Wang Ryu pada para pelanggan yg sudah dari tadi sibuk mengantri.

"Terima kasih tuan muda ..."Wajah semua orang segera lebih baik,dan merasa Tuan muda benar-benar orang baik dan murah hati.

Walaupun itu bukan kesalahannya,dia masih dengan baik meraktir mereka buah kering gratis.

Beberapa orang menjadi curiga bahwa penipu itu suruhan seseorang.

Pasalnya Toko Kue ini selalu ramai pembeli,mereka kadang berebut hanya untuk membelinya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!