Raihana Adelia Marlyn, gadis cantik berusia 18 tahun.Dia dijual orang tua angkatnya pada orang kaya untuk menebus hutangnya yang banyak.
Hana dijual disebuah bar dan dibeli seharga 5 M oleh seorang pria dewasa.Pria tersebut membawa Hana menuju ke mansionnya seperti bak istana. Dan dari situlah hidup Hana berubah sejak mengenal pria tersebut.
Alex Roderick Leonardo, pria dewasa berusia 31 tahun.Dia ceo perusahaan dari RA grup.Alex merupakan putera tunggal dari pasangan Rio Leonardo dan Nathalie Aryani. Alex merupakan yang arogan, dingin, Cuek namun hangat terhadap keluarganya.
Pertemuannya dengan Hana di Bar membuatnya berubah.Dia menebus Hana dan membawanya pulang ke Mansion.
Bagaimana kisah keduanya apakah akan berakhir bahagia ataukah sebaliknya???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu andita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Gagal Menemukan
Sementara Helena kini berada di Mansion Alex.Dia berjalan menghampiri Hana dan langsung menatapnya dengan tatapan tajam.
"Harusnya kamu sadar diri dasar pelayan rendahan.Kamu tidak pantas bersama Alex yang kaya raya," hardik Helena dengan nada sinisnya
Hana hanya diam mendengar ucapan menyakitkan dari Helena.Helena berdecak kesal melihat Hana yang diam saja sedari tadi.
Dia berjalan mendekati Hana dengan gaya angkuhnya setelah itu dia mencengkeram dagu Hana hingga dia meringis kesakitan.
"Pergi dari hadapanku dan dari kehidupan Alex atau kedua orang tuamu akan aku lenyapkan di depan mata kamu, " ancam Helena
Deg.. Hana terkejut mendengar ucapan dari Helena barusan.Sementara Helena berdecih lalu melepaskan dagu Hana dengan sedikit kasar.
"Apa maksudmu tante? " tanya Hana memastikan
"Ya orang tua kamu sekarang berada ditanganku sekarang jika kamu tidak ingin mereka kenapa kenapa kamu harus segera pergi dari sini dan jangan pernah kembali lagi ke Mansion Alex, " ancam Helena mengulang kalimatnya lagi
Dari kejauhan Bibi Heni segera menghubungi majikannya tuan Alex karena dia takut Hana disakiti oleh Helena.Hana menghela nafas kasar lalu kembali menatap Helena.
"Aku akan pergi dari sini tapi katakan dimana orang tuaku sekarang? " tanya Hana
"Pergi lah dari sini terlebih dahulu aku akan memberitahumu dimana orang tua kamu berada Hana, " ujar Helena sambil tersenyum licik
Hana hanya mengangguk mengiyakan ucapan Helena hal itu membuat Helena tersenyum puas.Dia mengeluarkan selembar kertas dan memberikannya pada Hana dan Hana menerimanya.Dia bergegas keluar dari mansion dan berjalan menuju ke tepi jalan raya.Sementara Helena keluar dari mansion Alex sambil tersenyum puas dan dia segra masuk ke Mobil lalu melajukannya kencang.
Hana berdiri di tepi jalan menunggu bus datang dan beberapa menit bus pun datang dan dia langsung masuk ke dalam.Bus berjalan berpapasan dengan mobil milik Alex. Beberapa menit kemudian Alex sampai juga di Mansion dan dia keluar dari mobil dan masuk ke dalam Mansion.
"Hana, Hana kamu dimana sayang, " teriak Alex
Bibi Heni tergopoh gopoh menghampiri majikannya yang sudah kembali.Dia terengah engah lalu menatap Alex dengan raut wajah cemas.
"Nona Helena mengusir Hana tuan setelah dia memberikan alamat dimana orang tua Hana berada, " ungkap Bibi
Alex mengeraskan rahangnya mendengar penjelasan dari Bibi setelah itu dia kembali menatap Bibi Heni.
"Lalu dimana wanita sialan itu bibi? " tanya Alex
"Nona Helena sudah pergi setelah berhasil mengusir Hana, " ucap Bibi dengan terbata bata
Alex mengepalkan kedua tangannya lalu dia berbalik pergi meninggalkan Mansion.Dia segera masuk ke dalam mobil dan langsung melajukannya dengan kencang.
Sementara Hana kini sudah sampai di sebuah gudang tua dimana orang tuanya di sekap.Dia segera berjalan masuk ke dalam dan mencari keberadaan orang tuanya namun kosong tidak ada satupun orang disana.
"Ayah, Ibu kalian dimana hiks, " ucap Hana sambil menangis
Hana pun keluar dari gudang tersebut dan berjalan meninggalkan menjauhi gudang tersebut.Dia terus menangis mengingat kedua orang tuanya yang entah dimana keberadaan mereka saat ini.Hana menatap keatas langit dan langitnya terlihat mendung namun beberapa menit kemudian tiba tiba hujan pun turun.Hana terus berjalan sambil menangis mengabaikan air hujan yang membasahi tubuhnya.
"Ayah, Ibu sebenarnya kalian dimana hiks hiks, " teriak Hana sambil menangis sesegukan
Hana menatap sekelilingnya sekilas lalu melanjutkan langkahnya.Dua jam kemudian tubuh Hana mulai menggigil akibat terlalu lama kehujanan namun dia tetap memaksakan jalannya.
"Ayah, Ibu Aku merindukan kalian, " gumam Hana dengan lirih
Dari arah belakang mobil milik Alex melaju dengan cepat namun tiba tiba berhenti mendadak setelah melihat keberadaan Hana. Alex keluar dari mobilnya dan berjalan menghampiri Hana mengabaikan tubuhnya yang basah karena air hujan.
Dia membuka jasnya lalu memakaikan ke tubuh mungil Hana.Tanpa babibu Alex langsung menggendongnya dan menaruhnya ke dalam mobil setelah itu Dia langsung melajukan mobilnya dengan kencang. Didalam mobil Alex melirik kearah Hana dengan raut khawatirnya.
"Maafkan aku sayang aku telah gagal menjagamu dan kamu pasti mencemaskan keberadaan orang tua kamu, " gumam Alex dengan lirih
Alex kembali fokus menyetir mobilmya menuju ke Mansion miliknya.Empat lima menit kemudian mereka sampai di depan Mansion.Alex keluar dari mobil dan kembali menggendong Hana dan membawanya masuk ke dalam.
"Bi Heni, " panggil Alex
Bibi Heni langsung menghampiri majikannya dan dia langsung menaiki tangga menyusul sang majikan di kamar Hana.Di dalam kamar Hana, Alex merebahkan tubuh Hana diatas ranjang.Setelah itu Alex beralih menatap kearah pelayannya tersebut.
"Bi, Tolong gantikan pakaian Hana ya, " ucap Alex
"Iya Tuan, " jawan bibi dengan singkat
Alex pun keluar dari kamar Hana dan pergi ke kamarnya sendiri.Tiga puluh menit kemudian bibi Heni selesai mengganti pakaian Hana yang basah dengan yang begitu juga spreinya.Bibi segera mengompres dahi Hana dengan kain lalu menempelkannya dijidat Hana dengan lembut.Dia merasa kasihan dengan Hana yang selalu menderita.
"Kasihan kamu nak kamu pasti merindukan orang tuamu ya, " gumam Bibi
Beberapa menit kemudian Bibi selesai mengompres dahi Hana dan panasnya mulai menurun.Diapun seera keluar dari kamar Hana membiarkan Hana istirahat.
TBC
NYERAH dasar Lebay..