NovelToon NovelToon
Pilihan Hati

Pilihan Hati

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:175k
Nilai: 5
Nama Author: Tinayuni

Kisah Islami
Cerita Melankolis
Kali ini saya persembahkan untuk kalian semua para pembaca setia saya, semoga kalian semua terhibur.

Siapa yang mau memilih kesedihan,kalau kita di suguhkan bahagia dan sedih, pastilah semua orang akan memilih bahagia.

Arafa, seorang gadis yang tumbuh dewasa dengan penuh lika liku kehidupan dan kepedihan, namun karena semua itu, dia menjadi wanita yang tegar dalam menghadapi kenyataan hidup yang memang harus ia jalani.

Ikuti terus kisah Arafa, sampai dia menemukan kebahagiaan dan sang pujaan hati.

SUDAH MASUK MUSIM 2..

Kesabaran Ara dan David musim 2 ini akan di uji, keinginan mereka untuk memiliki anak harus tertunda cukup lama. Bagaimana cara mereka melaluinya? 😊

Baca juga karyaku yg lain, bisa dilihat lewat sentuhan lembut ke avaku😁😁.. Terima kasih😘💕

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tinayuni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25

Ara membuka lebar pintu kamar Fatmawati, dan melihat ada seorang wanita yang kini sedang menyuapi Fatmawati. Tidak muda, tapi juga tidak terlalu tua, wajahnya juga sangat asing bagi Ara.

Perlahan Ara mendekati wanita itu, lalu duduk di sampingnya.

"Assalamu'alaikum"

Karena tidak mengetahui kedatangan Ara, wanita itu terkejut lalu beranjak berdiri memandang Ara.

"Waalaikumsalam Mbak, maaf saya terkejut" kata wanita itu.

"Ah, maaf membuat Ibu terkejut, ibu siapa?"

Akhirnya wanita itu duduk kembali, dan menduga kalau gadis manis di sampingnya ini adalah Ara. Ia pun menceritakan siapa dirinya dan kenapa berada di rumah Ara.

"Saya Siti Mbak, saya di minta sama pengagum rahasia Mbak Ara untuk membantu mbak merawat Ibu Mbak Ara. Umur saya sudah 50 Mbak, maaf kalau Mbak terkejut karena saya tiba-tiba ada di sini!"

"Pengagum rahasia?" gumam Ara sambil menyipitkan kedua matanya. Melihat Ara sedang berpikir tentang pengagum rahasia, Siti segera mengatakan sesuatu yang membuat Ara tidak bisa bertanya lagi.

"Saya tidak boleh mengatakan siapa pengagum rahasia Mbak, tapi Insyaa Allah dia orang baik dan saya di sini bekerja untuk dia dan juga Mbak" jelas Siti.

Masih banyak yang ingin Ara tanyakan, namun saat ini Ara memilih untuk diam, dan fokus menatap Ibunya yang sedang tersenyum kepadanya.

"Ara rindu sama Ibu" beberapa ciuman mendarat di wajah Fatma dari bibir anak semata wayangnya itu. Pelukan hangat juga di berikan oleh Ara kepada Fatmawati.

"Ada yang ingin bertemu dengan Ibu. Ara panggilkan dulu ya" bisik Ara di telinga Ibunya dengan suara lirih, Ara segera beranjak dan menuju ke ruang tamu memberitahu Dani dan Dana agar mereka masuk ke dalam kamar Ibunya.

Karena rindu, Dani pun menyetujui dan mengikuti Ara ke kamar Fatmawati, namun setelah sampai di depan kamar Fatmawati, keterkejutan Dani tidak dapat di tutupi. Ia melihat Bibinya terbaring dan menerima suapan makanan dari seorang wanita yang tidak ia kenal. Dani menatap Ara sejenak lalu kembali kepada Fatmawati.

"Ibuku sakit stroke, maaf kalau tidak memberitahu sebelumnya" jelas Ara tanpa memandang wajah Dani yang bertambah terkejutnya.

"Astaghfirullah kenapa kau tidak bilang sebelumnya Ara?" Dani melangkah mendekati Bibinya tanpa menunggu jawaban Ara. Dana yang masih memahami situasi, kini berjalan mendekati kakaknya yang bersalaman dengan Fatmawati.

"Bibi, atas nama Bapak aku minta maaf " Dani memandang melas kepada Fatmawati.Mata yang tadinya tajam, kini berhiaskan air mata yang terbendung.

"Aku Dani, anak Ahmad Bi, mungkin Bibi lupa."

Fatmawati tersenyum dan juga meneteskan air mata pelan. Ia tidak menyangka bisa bertemu keponakannya kembali setelah sekian tahun lamanya.

"Ini Dana. Adik Dani, dia sudah lulus SMA tahun ini Bibi" jelas Dani dan semakin ia bicara dan tidak ada jawaban, membuat Dani mulai menyadari sendiri bahwa Fatmawati tidak dapat berbicara.

Rasa prihatin terhadap keluarga Ara kini melanda hati Dani. Dia merasa kasihan terhadap sepupunya itu, dan semua terjadi karena Bapaknya, membuat Dani pun tidak harus berpangku tangan melihat kenyataan yang dialami Ara.

"Ara ikut denganku!" ajak Dani sambil berjalan meninggalkan Ara yang tertegun bingung.

"Ikutlah dengan kakak kak Ara, aku akan di sini bersama Bibi!" kata Dana, membuat Ara menyetujui dan mengikuti Dani ke ruang tamu.

"Ada apa Dani?"

"Kita harus mengobatkan Bibi ke rumah sakit agar Bibi mendapatkan terapi yang membuatnya bisa berjalan dan berbicara lagi!"

"Aku sudah melakukannya, dan belum ada hasilnya Dani. Berbagai terapi sudah pernah Ibu ikuti, namun, " Ara menggelengkan kepalanya.

Dani memejamkan mata dan menahan napasnya di tenggorokan.

"Siapa wanita yang ada di dalam itu?"

"Bu Siti, aku tidak tahu siapa yang memperkerjakan dia di rumahku, dia bilang pengagum rahasia."

Alis Dani terangkat, sedikit bingung dengan apa yang di ucapkan Ara.

"Apa ada laki-laki yang dekat denganmu?"

Ara mengangguk, " ada dua orang, mereka berdua adalah temanku, Afka dan David."

"Oh, pasti di antara mereka berdua. Apa kau yakin mereka baik?"

Ara pun menjelaskan tentang siapa Afka dan juga siapa David kepada Dani.Mendengar penjelasan yang panjang lebar dari Ara, kini ada gambaran tentang kedua pria itu di pikiran Dani.

"Aku besok pulang sore, aku akan menginap di sini kalau pemilik kontrakan di sini mengijinkan"

"Aku akan bicara kepada Bu Widya nanti."

**

Hari sudah sore, setelah sholat ashar, Afka memutuskan untuk ke rumah Ara. Tak lupa ia meminta ijin kepada Ahwan dan juga Ratna yang saat ini sedang menemani kedua anaknya bermain.

"Baiklah, hati-hati Afka!"

"Iya Bang, Assalamualaikum"

"Waalaikumsalam."

Dengan mengendarai motor matic nya, Afka dengan penuh semangat menuju ke rumah Ara.

Hanya beberapa menit saja, kini Afka sudah berada di halaman rumah Ara. Ia memarkirkan motornya di bawah rindang nya pohon jambu.

"Assalamu'alaikum" salam Afka saat berada di depan pintu rumah Ara.

"Waalaikumsalam" saut Ara dari dalam rumah. " Afka" seru Ara sambil tersenyum bahagia.

"Hai manis. Aku senang kau sudah kembali."

Ara mengangguk dan mengajak Afka duduk di teras rumah seperti biasanya.

Mereka pun mulai mengobrol, mulai dari Afka yang minta maaf karena tidak bisa mengantar Ara pulang kampung, dan juga pertanyaan Ara perihal Bu Siti. Mungkin saja Afka yang mengirim Bu Siti, pikir Ara.

Afka hendak menjawab, namun Dana keluar dari dalam rumah Ara.

"Kak Ara, tadi Bu Widya sudah memberikan kunci kamar kos, jadi aku sama kakak mau ke sana dulu " kata Dana.

"Baiklah, nanti aku akan ke sana untuk membawakan kalian makanan. Dimana kakakmu?"

"Masih di belakang, sebentar lagi menyusul, aku ke sana dulu kak. Mari Mas" sapa Dana kepada Afka.

Tak lama kemudian, Dani yang berjalan dari dalam rumah hendak keluar mengikuti adiknya menuju ke kamar kos yang ia sewa untuk semalam.Kamar kos yang berada di sebelah kamar David.

Melihat seorang pria bersama Ara saat ini, pikiran Dani menebak kalau itu Afka. Karena ciri-cirinya sama dengan yang Ara ceritakan. Dani hanya tersenyum menyapa Afka lalu pergi dengan segera menyusul Dana.

"Dia adalah Dani, sepupuku, kakaknya Dana yang tadi."

" Syukurlah kalau mereka bisa menerimamu dengan baik. Kemarin aku sempat berpikir kalau kau akan mendapat penolakan dari keluarga Pamanmu, tapi hatiku lega setelah melihat kakak beradik itu sampai mengantarmu pulang."

"Alhamdulillah Afka." Ara menunduk sambil tersenyum. Itulah yang selalu Ara lakukan kalau melihat Afka. Malu-malu kucing.

Tatapan Afka kepada Ara begitu tajam tanpa di sadari wanita itu, namun segera Afka alihkan pandangannya. Hatinya selalu bergetar hebat kalau menatap Ara seperti itu.

"Hmmm David, kemana?"

Ara segera mendongak mendengar pertanyaan dari Afka.

"Kenapa Afka menanyakan David? bukankah mereka belum lama kenal?" gumam Ara dalam hati.

Afka melirik Ara yang malah bengong sambil menatap dirinya.

"Kenapa? apa aku salah bertanya? bukankah itu pertanyaan yang wajar?"

Ara menggeleng-gelengkan kepala lalu tertawa ringan.

"Iya wajar. Maaf kenapa tadi aku bengong?" Ara kembali tertawa ringan, disusul Afka yang juga ikut tertawa.

1
dee zahira
bagus karya yg bagus
Slebor Ngarep
bagus kak
RN
bagus kk cerita nya 👍
Erin D'Fungky -PUCUK🌱SQUAD🐛-
😘😘😘😘😘😘😘
IntanhayadiPutri
Aku mampir nih kak, udah 5 like dan 5 rate juga.. jangan lupa mampir ya ke ceritaku

TERJEBAK PERNIKAHAN SMA

makasih 🙏🙏
𝐀⃝🥀𒈒⃟ʟʙᴄ🦆͜͡Liez🅟ᴳ᯳ᷢ
Aku suka
Erin D'Fungky -PUCUK🌱SQUAD🐛-
ara mulai cembokur nih
Erin D'Fungky -PUCUK🌱SQUAD🐛-
diantara 2 pilihan
°αηggιє ησєямα ⏤͟͟͞R❣️
afika dara salma
keren namanya
kenapa klo bahas afka selalu sedih😭
🌹S RosEMarY 🌹🕌
heemm... David penasaran ya sama Ara ☺️ pertemuan yg membuat hati berkesan dan berharap untuk lebih mengenal ... wkwkwkwk... 😅
Lanjut Thor...

NEXT ... ❤️❤️
꧁🌴~CZ~T|Mb€®~🌴꧂: Amiinn😊
total 3 replies
🌹S RosEMarY 🌹🕌
no Komen...
lanjut baca part selanjutnya 👍🏻👍🏻❤️❤️
🌹S RosEMarY 🌹🕌
Astaghfirullah...
jadi ingat Almarhumah Ibu ...😭😭😭
Alfatihah yg Insya Allah tak pernah putus untukmu , Ibuku 🙏🏻🙏🏻😭😭
sungguh... tanpa terasa menetes saat baca flashback 😭😭

NEXT...
🌹S RosEMarY 🌹🕌
Masya Allah...
ceritanya menyayat hti 😭

NEXT ...
Vidonqi Aizin M
masih banyak episode yg blm q baca
jd penasaran...
nyicil dulu ini thor..
Radin Zakiyah Musbich
awesome ❤️❤️❤️

ijin promo thor 🙏

jgn lupa baca novelku dg judul "AMBIVALENSI LOVE" 🍭🍭🍭

kisah cinta beda agama,

jgn lupa tinggalkan jejak dg like and comment ya 🙏😁
🍃🥀Fatymah🥀🍃
Hadir kak 😍
Hania
salam semangat dari
*SENYUM ANYA
*MAHABBAH RINDU
Risna
Afika dara salma
nama yang bagus
Darah Biru (Bangsawan)
cepat banget end nya
Wichan606
Ceritamu Bagus Thor jangan lupa semangat up ya.

Salam mengundang like ke karya aku
I Love You Mr Mafia
Sky Blue Love
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!