Pada suatu malam Liana yang bersiap-siap untuk tidur setelah ia membaca salah satu buku novel favoritnya yang berjudul romansa fantasy. Kemudian ia merasuk di salah satu karakter antagonis yaitu Leyna yang akan meninggal ditangan tokoh utama pria di novel fantasy yang ia baca saat sedang berada dikamar.
Apakah Liana yang merasuk sebagai Leyna akan mampu bertahan agar tidak dibunuh oleh tokoh utama pria?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MllyyyStar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 25
Saat setelah makan siang, leyna beristirahat di kamarnya sembari membaca beberapa buku untuk menenangkan pikirannya. Menurutnya, Membaca dapat membuat pikirannya terasa lebih santai sehingga hal tersebut dapat membantu menurunkan tingkat stresnya dan membaca buku dapat membawa kedamaian batin serta ketenangan yang sangat besar bagi dirinya
Setelah beberapa saat, terdengar suara ketukan di pintu kamarnya yang membuat leyna menoleh ke arah tersebut
Tok Tok Tok
"Yang mulia putri. Ini saya, bolehkah saya masuk?" tanya freya dari balik pintu kamar tersebut
"Ya, masuklah,"
Kri~et
"Yang mulia putri, pangeran pertama ingin bertemu dengan anda." ucap freya memberitahu leyna
"Kak louis? untuk apa dia menemuiku, apa untuk membicarakan hal yang terjadi kemarin?" tanya leyna dalam hatinya
"..Baiklah, bantu aku bersiap-siap,"
"Baik,"
~
Tap
Tap
Setelah leyna bersiap, ia menuju tempat untuk bertemu dengan kakak pertamanya, yaitu louis. Sesampainya disana, ia meminta agar freya menunggunya diluar ruangan tersebut dan sekarang ruangan tersebut hanya ada leyna dan louis
Saat louis melihat leyna memasuki ruangan tersebut, ia langsung berdiri dan bertanya kepada leyna dengan khawatir
"Apa kau tidak apa-apa? kudengar dari percy dan baginda, pria sialan itu melakukan hal buruk kepadamu?! apa kau terluka?" tanya louis dengan khawatir
"..Dia terlihat khawatir.." batin leyna
"Leyna?" tanya louis sekali lagi kepada leyna karena melihat leyna tidak meresponnya
"Kak louis tidak perlu mengkhawatirkanku, aku baik-baik saja sekarang.." ucap leyna setelah ia tersadar dari lamunannya
"Apa benar begitu? kudengar kau terluka di pergelangan tanganmu."
"Ah, freya yang mengatakannya? aku baik-baik saja, hanya sedikit merah saja,"
"..Apa benar begitu? aku akan memanggilkanmu dokter istana sekarang,"
"Tidak perlu. Kak louis, aku baik-baik saja. Apa aku boleh kembali dulu? aku sedikit lelah.." tanya leyna
"Baiklah, kalau begitu beristirahatlah. Katakan jika kau butuh sesuatu." ucap louis masih dengan ekspresi diwajahnya yang terlihat khawatir
"Tentu, sampai jumpa di lain waktu, kak louis." ucap leyna kemudian ia melangkah keluar dari ruangan tersebut
Tap
Tap
.
.
.
Leyna kembali ke kamarnya dan ia duduk kembali di tempatnya semula untuk membaca bukunya, walaupun saat ini ia sedang membuka bukunya dan membacanya, tetapi pikirannya tidak tertuju kepada buku tersebut
"Shane.. Di novel tidak dijelaskan secara detail tentang dia, dia hanya dijelaskan akan menjadi salah satu calon pewaris kerajaan Midland, tetapi karena suatu insiden ia akhirnya dikeluarkan dari calon pewaris, tidak dijelaskan secara detail tentang insiden apa itu. Tetapi, sepertinya itu insiden yang cukup besar karena ia sampai dikeluarkan dari hak sebagai calon pewaris takhta kerajaan Midland." batin leyna dalam hati sembari membolak-balikkan halaman buku yang tidak ia baca itu
"Kurasa aku tidak bisa membiarkan kejadian itu terjadi begitu saja.. Bagaimana ya caraku untuk membalasnya?" pikir leyna
~
Saat sore hari setelah leyna membersihkan tubuhnya, ia kembali beristirahat dikamarnya sampai saat waktu makan malamnya leyna meminta agar freya mengantarkan makan malamnya dikamar seperti biasanya
Tak~
Freya meletakkan beberapa makanan di meja kamar leyna yang telah siap
"Terima kasih, freya." ucap leyna kemudian ia memakan makan malamnya itu
Setelah leyna selesai makan malam, ia memutuskan untuk membaca beberapa buku di kamarnya sampai ia mulai mengantuk
Tak~
Leyna menutup buku yang dibacanya dan kemudian ia berjalan menuju tempat tidurnya lalu ia membaringkan dirinya ditempat tidur tersebut
Leyna menatap langit-langit kamarnya yang berwarna putih keabuan itu dan ia memejamkan matanya. Setelah beberapa saat, ia akhirnya tertidur
.
.
.
Keesokan harinya leyna mengundang lucius untuk meminum teh bersamanya, leyna mengucapkan terima kasih kepadanya karena telah membantunya tempo hari lalu saat ia mengalami kejadian buruk
Setelah itu percy juga menemui leyna karena alasan ia khawatir dengan kondisi leyna. Setelah pertemuan mereka leyna kembali ke aktivitas nya yang seperti biasa, dan juga penjagaan di istana diperketat dan ditambah beberapa penjaga disetiap lorong kolidornya yang diperintah langsung oleh parveen
Shane juga sudah dijemput oleh anggota perwakilan kerajaan Midland, kondisi shane saat dijemput terlihat lumayan buruk karena ia dikurung di penjara bawah tanah kerajaan Amethysta tanpa makanan apapun selama 2 hari ini
Parveen memberi perintah agar kejadian tersebut tidak sampai tersebar di luar istana dan hanya mereka saja yang mengetahuinya, ia khawatir itu akan menjadi sebuah rumor dan memengaruhi citra leyna di kerajaan
Setelah beberapa hari, para tamu yang hadir di pesta sudah meninggalkan istana Amethysta dan kembali di wilayahnya masing-masing, begitu juga dengan lucius yang kembali ke kerajaannya yaitu kerajaan Parthevia
Aktivitas leyna berjalan normal lagi setiap harinya sejak saat itu. Ia juga menerima surat permintaan maaf dari kerajaan Midland kepadanya, namun ia memerintah freya agar membuang semua surat tersebut dan juga hadiah ulang tahun dari shane yang sempat dikirimkannya pada tempo hari yang lalu untuknya
.
.
.
tp kok lemah ya