NovelToon NovelToon
DEWI NAGA TIMUR II "The Enternal Love"

DEWI NAGA TIMUR II "The Enternal Love"

Status: tamat
Genre:Fantasi / Petualangan / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:213.4k
Nilai: 5
Nama Author: iamVkhan

Setelah kekalahan Sekte Bayangan Hitam, Xu Lian dan Zhang Xiuhuan memilih untuk melanjutkan kehidupan mereka dengan menjauh dari orang-orang.

Tetapi beberapa tahun kemudian, dunia pendekar dihebohkan dengan kemunculan Pedang Pusaka Langit yang muncul hanya 300 tahun sekali, yang bernama Pedang Goujian.

Maka dari itu mengharuskan Xu Lian dan Zhang Xiuhuan kembali kedunia pendekar untuk mengambil alih Pedang Goujian, agar pedang tersebut tidak jatuh ketangan orang yang salah.

Petualangan mereka dalam mencari Pedang Goujian, kali ini cukup berbeda karena mereka mengharuskan membawa putra mereka yang masih berusia 5 tahun.

Akankah mereka berhasil mendapatkan Pedang Goujian?

Untuk yang belum membaca chapter I kalian bisa membacanya terlebih dulu dengan judul "Dewi Naga Timur". Jika tidak, juga tidak apa-apa karena pada chapter II ini tidak ada sangkut paut masalah cerita dengan chapter I.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iamVkhan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ledakan yang Besar

Pria berhanfu biru itu tertegun mendengar ucapan Xu Lian. Tetapi tidak lama kemudian ekspresi wajahnya kembali seperti semula. Tersenyum mengejek.

"Kenapa? Apa kau tidak terima jika aku membunuh kakekmu?" ia tertawa kecil menanggapi ekspresi Xu Lian.

"Tuan muda apa kau serius ingin menghadapinya?" bisak salah satu anak buahnya.

"Ya, lagi pula aku penasaran dengan sejauh mana kekuatannya"

Pria yang dipanggil 'Tuan Muda' adalah satu-satunya pewaris dari Kerajaan yang menguasai Daratan Selatan yang bernama Kerajaan San. Biasanya Kerajaan ini memiliki elemen yang terkenal dengan elemen petir. Pria itu bernama Wu Zetian atau sering disebut sebagai 'Pangeran Mahkota Berdarah Dingin', kenapa ia disebut seperti itu karena sikapnya yang sombong dan selalu memaksa kemauannya agar terkabul. Seperti saat ini ia berniat ingin mendapatkan Naga milik Xu Lian.

Xu Lian mengambil nafasnya pelan, ia tidak boleh termakan emosinya. "Biarkan aku saja yang menghadapi pria ******** ini!" serunya.

Zhang Xiuhuan awalnya ingin menolak tetapi karena paksaan dari Tetua Gu ia hanya bisa mengangguk tanda setuju.

"Kau percaya diri sekali gadis" Wu Zetian tertawa melihat jika Xu Lian sendiri yang akan menghabiskannya.

"Kau saja yang terlalu percaya diri!" seru Xu Lian. Ia bergerak dengan cepat kearah Wu Zetian, ia juga meraih kerah Wu Zetian dan menjauh dari tempat semua orang agar ia lebih leluasa untuk bertarung.

"Hey anak muda! kau tidak perlu menyusul istrimu kita juga disini memiliki masalah!" saru Tetua Gu kepada Zhang Xiuhuan ketika ia melihat Zhang Xiuhuan akan pergi menyusul Xu Lian.

Zhang Xiuhuan berdecak kesal, ia menatap tajam kearah sekelompok pendekar yang tadi datang bersamaan dengan Wu Zetian. Disisi lain, Zhang Bing hanya menonton perjelahian yang akan dimulai, ia tidak ingin ikut andil dalam pertempuran ini karena kondisi tubuhnya yang belum stabil.

Xu Lian melemparkan tubuh Wu Zetian ke atas salju setelah tadi ia menyeretnya. Xu Lian meminta kepada Nang'er agar tidak membantunya karena ia takut akan mengundang banyak orang dengan kehadiran Naganya lagi. Nang'er mengangguk tetapi ia juga tidak pergi meninggalkan Xu Lian ia lebih memilih melilitkan tubuhnya dileher Xu Lian.

"Kau sedikit brutal gadis" Wu Zetian bangkit dari tumbukan salju. Ia menatap nyalang kearah Xu Lian, baru kali ini ada yang menantang kemauannya.

"Aku bisa melakukan lebih dari itu" Xu Lian menciptakan sebuah pedang dari tenaga dalamnya sehingga muncul sebuah pedang tranparan yang memiliki ukuran satu setengah meter, dengan ukiran naga pada permukaan pedangnya.

"Pedang yang cantik" puji Wu Zetian tatkalaia melihat pedang milik Xu Lian. Kemudian ia juga menciptakan sebuah pedang daei tenaga dalamnya. Pedang tersebut berwarna hitam pekat yang diselimuti jalar-jalar petir.

Wu Zetian bergerak terlebih dahulu menyerang Xu Lian, pergerakannya yang cepat dapat langsung terbaca oleh Xu Lian.

*Trengg....

Trengg....

Trengg*....

Kedua pedang saling menghantam satu sama lain sehingga menghasilkan bunyi pertemuan antar kedua pedang. Xu Lian memasang kuda-kuda sebelum ia melepaskan sebuah serangan yang mengarah pada leher Wu Zetian, tetapi dengan pergerakan yang cepat Wu Zetian memindahkan posisinya kebelakang tubuh Xu Lian sehingga pedang Xu Lian hanya mengenai udara kosong. Xu Lian melompat keatas tatkala Wu Zetian menyerangnya dari arah belakang. Mereka berdua kembali bertukar jurus satu sama lain.

Baik Xu Lian maupun Wu Zetian memundurkan langkah kebelakang setelah mereka bertukar puluhan jurus. Masih belum terlihat siapa yang akan menang mereka sama-sama belum melukai satu sama lain.

Ia kuat juga, gerutu Wu Zetian.

Xu lian kembali menyerang terlebih dahulu, ia mencoba menggunakan ilmu pedang "Tarian Merak" yang berasal dari timur. Ia mulai menggerakkan tubuhnya seperti sedang menari, ia memutar-mutarkan tubuhnya seraya mengangkat pedangnya keatas. Wu Zetian mengeratkan genggaman tangannya padang pedangnya, ia melihat pergerakan Xu Lian walaupun lamban namun sangat membingungkan hingga Wu Zetian tidak bisa mencari celah dalam pergerakannya.

Wu Zetian bersiap untuk menerima serangan Xu Lian dari arah depan tetapi tanpa disangkanya ketika pedang miliknya dan pedang milik Xu Lian akan bertemu, Xu Lian melompat dengan cara membalikkan tubuhnya sehingga kakinya yang berada diatas. Lalu ia ayunkan pedangnya kepada Wu Zetian hingga mengenai punggung Wu Zetian.

Wu Zetian mengumpat dalam hatinya ketika Xu Lian berhasil melukainya, ia berniat ingin menghentikan pendarahan yang terjadi karena lukanya terhentikan oleh Xu Lian tatkala ia langsung menyerang Wu Zetian kembali. Sepertinya Xu Lian tidak ingin memberi jeda untuk Wu Zetian mengobati lukanya.

Kini Wu Zetian berada diposisi bertahan, serangan Xu Lian sungguh sulit ia baca. Tubuh Wu Zetian terdapat beberapa luka goresan dari serangan Xu lian, ia melompat kebelakang untuk menjauh dari Xu Lian. Matanya menatap tajam kearah Xu Lian. "Kau sudah sangat berani berurusan denganku!" seru Wu Zetian. Xu Lian hanya tersenyum mengejek kearah Wu Zetian.

Wu Zetian membentuk sebuah pola pada tangannya. Langit malam tiba-tiba tergantikan dengan langit yang kini dipenuhi gemuruh petir, dari petir-petir yang muncul dari langit tiba-tiba mengarah pada tubuh Wu Zetian dan menyatu sehingga kini tubuh Wu Zetian terbang dengan kilatan-kilatan petir yang mengelilingi tubuh Wu Zetian.

Xu Lian hanya menatap datar kearah Wu Zetian, ia juga ikut terbang mengikuti kemana Wu Zetian.

"KAU AKAN BERAKHIR HARI INI GADIS!!" teriak Wu Zetian. Ia kembali melesat cepat kearah Xu Lian. Xu Lian termundur ketika pedangnya mencoba menahan serangan dari Wu Zetian.

"Nang'er beri aku energimu!" serunya. Tubuh Xu Lian menyerap cahaya emas yang berasal dari tubuh Nang'er. Ia mengepalkan kedua tangannya, tiba-tiba tubuhnya diselimuti oleh es tipis.

Kini Xu Lian kembali menyerang terlebih dahulu, pedang miliknya dan milik Wu Zetian saling beradu sehingga menghasilkan percikan cahaya biru dan putih yang tercipta akibat hantaman pedang satu sama lain.

Xu Lian membentuk tameng dari salju pada atas tubuhnya tatkala petir-petir dilangit mulai ikut menyerangnya, ia beruntung karena kini ia berada dirumahnya dan bisa menggunakan kekuatan elemennya sesuka hati tanpa khawatir ia kehabisan tenaga dalam terlalu cepat.

BANG!

Tubuh Xu Lian maupun Wu Zetian terlempar hingga menghantan salju ketika serangan mereka saling bertemu. Xu Lian menyeka darah yang keluar dari mulutnya begitupun Wu Zetian yang terluka sama seperti Xu Lian.

Mereka berdua kembali bangkit dan saling menyerang kembali. Xu Lian menahan pedang milik Wu Zetian tetapi tanpa diduganya Wu Zetian melepaskan serangan tapak pada dadanya dengan tangan yang satunya. Xu Lian termundur hingga ia memuntahkan seteguk darah. Ia mencoba menyerap energi dari daerah yang kini ia pijak, energi salju ia serap untuk memulihkan lukanya juga untuk menjadi pengaman jika ada serangan yang mendadak seperti tadi.

Wu Zetian kembali bergerak menyerang Xu Lian, kini ia mengarahkan pedangnya kearah jantung Xu Lian. Tetapi sebelum pedang itu mengenai jantung Xu Lian, Xu Lian terlebih dahulu menghindarinya dengan menangkisnya menggunakan pedangnya, lalu Xu Lian kembali menyerang Wu Zetian. Baik Xu Lian maupun Wu Zetian mengalami luka-luka gores yang menghiasi tubuh mereka.

Wu Zetian menjauh dari Xu Lian, ia berniat ingin mengakhiri pertarungan ini. Ia mengumpulkan seluruh kekuatan elemennya pada kedua tangannya sehingga tercipta bola petir yang sangat besar.

Begitupun Xu Lian, ia mengumpulkan seluruh Kekuatan elemennya hingga tercipta bola cahaya berwarna biru terang.

Mereka berdua saling melepaskan kekuatan satu sama lain. Tapi sialnya serangan mereka tidak saling bertemu atau serangan masing-masing mengarah langsung pada lawan mereka.

BBBOOOOOOOMMMMMMMM!!!!!!!!!

Tubuh Wu Zetian menerima serangan Xu Lian hingga terjadi ledakan yang sangat besar.

Disisi lain....

BBBOOOOMMMMMMMMMM!!!!!!!!

*****

1
Dewi Ansyari
Astaga 😱 Kakek Danzi meninggal thorr
.
Luar biasa
Purwanto Purwanto
sangat bagus
Rosalinda Yo_2
keren Thor 🙏🙏🫰🙏🙏🙏🫰🙏🙏🙏🫰🙏🙏
Andi Ilma Apriani
mantaapp thoorr
nikmatun maftukha
lanjut dong thor
nikmatun maftukha
lanjut thor
Mocca
luar biasa alur cerita nya, tetep semangat berkarya
Raya AryaEdi
lanjutkan pleaseee
Ayy°{>Anesstasya}~🤍
pendekar peniru wkwkwkw
Ayy°{>Anesstasya}~🤍
wkwkwkwk..gila banget rasanya
Jinawaty J
Aku sarankan simpanlah pedang itu di dalam cincin agar lebih selamat...keluarkan pedang itu di saat mendesak aja..Semangat thor💪💪💪💪💪
Boaz Marpaung
boleh gabung grup wa ny?
Yenny Heumasse
semangat thoorr,
dan teimaksi untuk ceritanya,
Sulati Cus
keren makasih
Sulati Cus
anak ortu yg hebat pasti anaknya hebat hebat nya lg tdk sombong dg Identitas nya
Vinna Fy
semangat ya thor untuk berkarya dg cerita2 yang lainnya.heran novel bagus gini kok like nya dikitt.. tetep semangatt thor
Oi Min
End nya kurang tor.... Tp g pa2..... Yg pnting g ada yg mati lgi keluarga Lian
Oi Min
Astaga.....
Oi Min
Gunung Datong..... Aq Datang.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!