NovelToon NovelToon
ME? OBSESSED WITH YOU?

ME? OBSESSED WITH YOU?

Status: tamat
Genre:Romansa / Tamat
Popularitas:5.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: zarin.violetta

Bagaimana jika sosok lembut dan ramah seperti Glow Magnolia Wilson bertemu dengan Zeppelin Blaze Ruiz — seorang ketua geng motor brutal yang memiliki sikap skeptis dan sangat dingin.

Sebuah insiden mempertemukan mereka berdua di mana Glow yang berprofesi sebagai seorang dokter harus menolong Blaze yang tertembak di tengah jalan akibat dari perang antar geng di Madrid.

Bagaimana kisahnya? Apakah Glow mampu merubah kebrutalan Blaze yang sudah berada di ambang batas tertinggi? Yuk simak kisahnya … Jangan lupa follow ig author @zarin.violetta

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Setelah selesai mengobati luka di perut Blaze, Glow mengganti bajunya di kamar sebelah.

Lima belas menit kemudian, Glow kembali ke kamar Blaze dan pria itu belum tertidur karena memang menunggu Glow.

“Oh ya, Blaze. Aku sudah memberitahu pada psikiater untuk mencoba memeriksa kondisimu,” ucap Glow.

“Tak perlu. Dengan adanya dirimu, sudah cukup bagiku. Tinggallah di sini meskipun aku sudah sembuh nantinya,” kata Blaze.

“Kau pemaksa rupanya. Kita hanya Dokter dan pasien, Blaze,” jawab Glow lalu duduk di sofa.

“Tidurlah di ranjang. Tubuhmu akan sakit jika setiap malam tidur di sana,” kata Blaze.

Glow melihat mata Blaze yang begitu tulus mengatakan hal itu. Ini adalah sosok lain dari Blaze di mana sebenarnya hati Blaze begitu lembut tak seperti penampakannya dari luar yang terkesan kasar.

“Terima kasih, tapi sofamu ini sangat empuk dan nyaman bagiku,” jawab Glow tersenyum dan mulai merebahkan tubuhnya di atas sofa.

Blaze memiringkan tubuhnya agar bisa menatap wajah cantik Glow.

“Blaze, tidurlah. Jangan memandangiku,” ucap Glow.

Lalu Blaze mengulurkan tangannya dan Glow melihat tangan Blaze. Glow tahu apa artinya itu. Wanita itu kemudian memegang dan menggenggam tangan Blaze.

Blaze menggenggamnya semakin erat lalu mengecup punggung tangannya.

“Menikahkah denganku,” ucap Blaze lirih dan tatapannya sangat serius.

Lalu Glow memegang kening Blaze dengan tangan satunya lagi.

“Kau tidak demam,” ucap Glow.

“Aku serius,” jawab Blaze.

Glow menatap lekat netra coklat itu.

“Kau hanya terobsesi padaku, Blaze. Dan rasa itu akan hilang seiring waktu setelah kita tak bertemu lagi jika kau sudah sembuh,” ucap Glow.

“Apakah ini dalihmu saja karena kau tak menyukaiku?” tanya Blaze.

“Blaze, perkenalan kita baru dua hari sejak aku tinggal di sini. Jadi ini hanya perasaan tiba-tiba yang hanya berlangsung sesaat saja,” jawab Glow memberi pengertian pada Blaze.

“Aku menyukaimu sejak pertama kali kita bertemu. Dan sikap kasarku padamu karena aku berusaha menepis perasaan itu dan aku membencinya,” ucap Blaze.

“Kita bisa berteman, Blaze,” kata Glow.

“Kau tak menyukaiku?” tanya Blaze.

“Aku menyukaimu, tapi bukan perasaan yang spesial. Aku menyukaimu karena aku menganggapmu seperti temanku yang lain,” jawab Glow.

Blaze terdiam dan baru kali ini dirinya ditolak oleh seorang wanita karena biasanya para wanita yang mendekatinya terlebih dulu.

Lalu Blaze melepas tangan Glow dan memiringkan tubuhnya ke arah berlawanan.

“Hei, kau marah padaku?” ucap Glow.

“Ya,” jawab Blaze.

Glow tertawa lirih karena Blaze benar-benar bertingkah seperti anak kecil yang merajuk karena tak dibelikan mainan kesukaannya.

“Good night, Boy,” ucap Glow.

Blaze kembali membalikkan tubuhnya melihat ke arah Glow. Pria itu kemudian duduk dan menarik sofa panjang yang ditiduri oleh Glow agar benar-benar menempel dengan ranjangnya.

“I’m not a boy,” bisik Blaze yang mendekatkan wajahnya pada wajah cantik Glow.

Glow meneguk salivanya dan dadanya mulai berdebar. Glow memundurkan tubuhnya tapi Blaze menarik tangannya.

“Kau takut padaku? Atau kau takut jika aku mendengar debaran jantungmu, My Beautiful Doctor,” kata Blaze dengan senyuman miringnya yang menawan.

“Sama sekali tidak,” sahut Glow lirih hingga nafasnya terasa di wajah Blaze karena jarak wajah yang sangat dekat.

Mata Blaze masih menatap lekat netra biru Glow hingga tanpa sadar bibir mereka hampir bersentuhan. Hal itu membuat dada Glow semakin berdebar tak karuan.

“Good night,” bisik Blaze yang kemudian merebahkan tubuhnya kembali di atas ranjangnya.

Glow langsung membalikkan tubuhnya mengalihkan pandangannya dari mata tajam Blaze. Wajahnya telah memerah dan ia tak menyangka akan salah tingkah seperti ini dengan apa yang dilakukan Blaze tadi padanya.

*

*

JANGAN LUPA MAMPIR KE NOVEL BARU AUTHOR YG BARU TAYANG HARI INI

1
Zero Zero
😄
Zero Zero
blaze kaget ga ya kalau tahu keluarga di belakang glow. 🙄
Zero Zero
baca lagi
Kusmiati Kusmiati
suka sekali ceritanya... singkat padat jelas
semangat thor...
Puspita Indahyanti
Luar biasa
Sri Ariyanti
ditunggu ceritanya arvy, pasti gak kalah seru dengan karya2mu yg lain. semangat
Tieny Roesmiasih
lagiaann.. c ares mah sok aya aya wae nyaa 🤣🤣..
Tieny Roesmiasih
makan dach.. tuu gengsi Blaazz... 😄
Qaisaa Nazarudin
Biasanya kita dekat dengan keluarga sebelah ibu,Kalo sebelah ayah mah gak begitu,Ada gak ada mereka mah biasa aja..Lha ini malah dekat dengan keluarga sebelah Ayah nya...
Qaisaa Nazarudin
Mak Jleebb...
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Nah gitu dong Bersikap Tegas,jangan ia ia aja..
Qaisaa Nazarudin
Dari mananya KESEPAKATAN KAMI itu muncul?? yang ada kemahuan kamu..
Qaisaa Nazarudin
Kayak orang MISKIN aja kamu..Banyak pilihan sebenarnya,Tapi kamunya aja yg gak mau..
Qaisaa Nazarudin
Ya udah..mending pindah aja..Apa prof ini gak tau siapa keluaga Glow..
Tapi dari juga sih Glow yg selalu ingin masuk campur hal Blaze,Yang seharusnya bisa aja dia panggil dokter lain,..
Qaisaa Nazarudin
Ckk MENYUSAHKAN SAJA..BIARKAN SAJA LAH DIA,SELALU BIKIN ORANG JENGKEL..LAGIAN GLOW JUGA,DOKTER SIH DOKTER,KAN BANYAK DOKTER SELAIN DIA,NGAPAIN DIA YG SELALU REPOT,BISA AJA KAN DIA PANGGIL DOKTER LAIN SAAT KEJADIAN, BIAR DIA TERLEPAS DARI PRIA SONGONG ITU,TAPI KELIHATAN NYA GLOW JUGA MAU2 AJA DI MAKI2 DAN DIHINA2..CKK OGEB..
Qaisaa Nazarudin
Masih aja mau menolongnya..
Qaisaa Nazarudin
CAPER sama Glow..ckk 🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Nah ini baru lawan seimbang kali ya...😄
Qaisaa Nazarudin
Tapi menurut ku biarkan saja anak buah daddy mu mengawasi buat berjaga-jaga,Ingat Glow kamu itu Cewek,Mungkin dengan berkelahi kamu bisa mengatasinya,Kalo kamu kena BIUS atau OBAT perangsang gimana coba..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!