NovelToon NovelToon
Beauty Inside

Beauty Inside

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:329k
Nilai: 4.9
Nama Author: Andani

Rika Denisial Salsabila adalah anak dari seorang pembantu di sebuah keluarga kaya raya tidak sengaja bertemu Tuan tampan nan dingin di rumah besar saat membantu ibunya membersihkan kamar.

Riko Natarahara adalah nama pria itu. Semenjak pertemuan Rika dengan Tuan Riko disanalah Rika mengerti arti neraka yang sebenarnya. Beruntung gadis ini memiliki tingkat kesabaran seluas samudra meski hidupnya sering diusik. Tidak pernah gadis ini hidup dengan damai semenjak mengenal Tuan Riko Natarahara.

Mengusik hidup Rika sudah menjadi candu yang sangat menghibur hatinya. Namun sebenarnya itu bukan candu!! Riko hanya tidak sadar dirinya tengah mencari arti kebahagiaan yang sesungguhnya setelah 2 tahun dia jauh dari senyum, canda dan tawa.

Menghilangnya Dinda, cinta pertama Riko tanpa sepatah kata, hilang begitu saja bagai di telan bumi membuat Riko tidak mengenal lagi apa itu cinta? Apa fungsi cinta? Apa cinta bisa menjamin segelanya? Apa cinta mampu menjaga hati agar tidak terluka?

Yang dia tahu cinta hanyalah sebuah kata tak berguna yang terucap manis dari bibir tak bertanggung jawab.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hukuman Rika.

_- Apa yang harus aku katakan? Berfikir ayo berfikir Rika!! Ahh,,, Sial!! Kenapa sih otak ku karatan di saat seperti ini?

Kalah tahu aku sudah kalah, Huft!! Tapi setidaknya temukan sebuah jalan untuk menyelamatkan sekeping harga diri mu

Rika!! _-

Berfikir dengan sangat-sangat keras.

Ekspresi berat Rika menunjukan bahwa dirinya

sedang memeras otak.

Seolah setiap sistem saraf yang ada di otak mendapat beban untuk menemukan ide.

_- Sesuatu yang membuat Tuan Iblis teralihkan oleh masalah lain.

Apa ya??? Mmmm??? Aha,,,aku tahu!! _-

Lampu neon tiba-tiba bersinar terang di sampaing kepala Rika padahal tidak

ada aliran listriknya.

Raut wajahnya berubah ringan dilengkapi

senyum kecil saat otaknya

berhasil mencetak ide. _- Aku katakan saja apa yang sudah di lakukan Dela hari ini. Dengan begitu masalah ku akan sedikit tertutupi karena pasti si Tuan Iblis akan sangat marah dengan kelakuan

sepupunya itu. _-

Itulah dia idenya.

" Kau...!!!!"

Disaat Rika tengah berspekulasi dengan fikirannya Riko tiba-tiba berucap

dengan nada yang

tinggi.

Terkejutlah Rika hingga mengerjap sadar.

Tatkala matanya langsung menuju

pada pria di depan yang menatapnya dengan sorot mata

tak berkawan. Kecepatan detak jantung

Rika naik. Sudah seperti sehabis

lari maraton.

_- Astaga ngagetin aja nih orang.

Bisa gak sih slow dikit!! Huh,,,, Beruntung jantung ku tahan banting. _-

Hanya berdengup semakin cepat.

" Iya Tuan."

Santai. Wajahnya masih mulus tidak ada yang gemetar menujukan rasa takut.

Hanya saja,,,,,,, Jari jemari Rika

tidak bisa di ajak komfromi.

Riko yang duduk dengan kaki menyilang itu melihat gerakan tangan Rika.

Ini adalah kebahagian Riko ter hqq yang tak bisa di bayar dengan apa pun.

Riko menertawai dalam hati bagaimana gadis ini berusaha terlihat tenang namun

bisa dilihat dengan jelas ada yang

sedang gemetar.

Tangan Rika yang tiba-tiba di sembunyikan

ke belakang secepat kilat,

itu yang gemetar.

_- Terlabmat!! Aku sudah melihatnya.

Hahaha,,, Rika!! Rika!! Mau saja di bodohi.

Seabad pun kau mencari sertifikatnya tidak akan pernah ketemu. Ini baru tangan mu, aku akan membuat bagaimana sekujur tubuhmu

itu merasakan rasa takut yang sebenarnya.

Bahkan rambut mu yang

lurus itu bisa berubah keriting karena

ketakutan.

Riko di lawan..Hahaha,,,, _-

Bagaimana bisa ketemu jika selama ini Rika mencari barang yang tak pernah hilang.

David, pria gagah yang berdiri di samping Riko tersenyum sedikit berdecih namun senang. Ia melirik

Riko sekilas.

Membuatnya harus menurunkan bola mata ke sudut karena posisi Riko yang sedang

duduk. Menangkap senyum

Riko. Sepertinya pria itu sangat menikmati permainan yang ia perkasai.

2 Tahun Riko menenggelamkan senyumnya sendiri kini akhir-akhir ini senyum itu muncul kepermukaan hanya karena seorang

wanita.

Meski bukan senyum yang menyejukan apalagi penuh kasih sayang tapi ini adalah awal.

" Kemari!!! "

Menjetikan jari.

Baik dari kubu pelayan dan penguasa rumah sama-sama merasakan

bahwa rumor kiamat 2012 ternyata pindah ke tahun 2020.

Rika maju 2 langkah. 2 langkah yang membawanya ke jurang dengan kedalaman tak terhingga.

" Tunjukan apa yang sudah kau peroleh!!

Waktu 3 hari sudah usai. Sekarang

ayo buktikan pada ku!! Katakan Siapa pencurinya!! "

_- Pencurinya kau sendiri kak. Is,,is,,is,, kasihan sekali gadis ini. Tapi tidak apa!!

Asalkan kau bahagia, aku turut bahagia. _-

Kakak dan adik sama saja.

Rika diam sebentar. Memikirkan apa katakan atau tidak ya tentang Dela?

Melirik sekilas gadis cantik di kubu kanan.

_- Ahhh,,, aku tidak tega. _-

Melihat Dela memunculkan rasa kasihan.

Selama ini Dela tidak pernah mengganggunya. Kejam rasanya jika Rika memanfaatkan gadis itu untuk lolos dari

Riko.

Dan yang pasti gadis itu akan hancur malam ini. Riko tidak akan mengampuninya atas perbuatan yang tak berbobot.

_- Huftt,,, Baiklah. Dengan ini aku menyatakan kalah dan akan menerima hukuman _-

Mendeklarasikan kekalahannya pada diri sendiri.

Mengintruksikan pada setaip sel saraf, jaringan, organ dll yang hidup di dalam tubuh Rika agar menguatkan diri masing-masing karena

serangan dari iblis tampan akan segera

meluncur.

" Apa ini?? Kenapa diam?? Dimana kesombongan mu tiga hari yang lalu?

Kau itu~"

" Saya akan menerima hukuman anda Tuan."

Langsung menyambar. Katakan saja to the point sebelum Riko benar-benar mengejeknya habis-habisan, begitu ia berfikir.

Dan benar saja senyum menyeringai Riko langsung terpampang jelas.

Bi Gina memegang lenagan Bu Ratna, menguatkan wanita itu.

Sudah seperti Rika di jatuhi hukuman mati saja. Padahal Riko

hanya ingin bermain-main sebentar.

" Aku kira kita akan berdebat. Ternyata sesingkat ini. Baiklah, semakin banyak waktu yang tersisa semakin lama pula hukuman

mu. Dav,,,!!"

Tiba-tiba beralih pada David.

" Baik kak!!"

Hanya disebut saja namanya David langsung tahu apa yang akan Riko katakan dan apa yang harus ia lakukan.

" Ikuti aku!!" Sambung David pada Rika.

" Kemana Tuan?"

Spontan Rika bertanya. Hanya spontan karena penasaran. Bukannya cerewet.

" Yang jelas bukan ke surga."

Dan Riko risih dengan pertanyaan Rika.

Harusnya diam dan ikuti saja David!!

Jangan banyak tanya!! begitu arti sorot matanya.

_- Ihhh,,, apa-apa'an sih Tuan Iblis? orang aku gak nayak sama situ. Iya aku juga tahu bukan ke surga. Yang namanya iblis kan tempat tinggalnya di nereka.

Mana ada iblis ngontrak di surga.

Surga itu hanya terbuka untuk

Aku yang berhati permata intan muliya bukan kamu manusia berhati baja. Ihhhh,,,, _-

Dengan wajah yang malas Rika melongos pergi mengikuti David.

Riko tersenyum berdecih saag Rika lewat di depanya dengan ekspresi seperti itu.

" Kalian boleh pergi!!"

Perintahnya lanjut kemudian ikut pergi ke arah David dan Rika.

Pemandu jalan yaitu David sekarang menuju ruangan kerja. Tentu Rika tahu ruangan itu adalah ruang kerja. Tapi untuk apa

David membawanya kesini?

Rika bertanya-tanya hukuman apa yang dijalankan di runag kerja.

Sampai tiba di dalam ruangan Rika belum

juga menemukan jawabannya.

Rika duduk di sofa setelah David menyuruhnya untuk duduk.

Kemudian David pergi, Rika berangsur lega karena wajah beku David yang sudah bagaikan gerbang nereka itu tidak dilihatnya lagi.

Namun sial kepergian David di gantikan oleh kedatangan Riko.

Sialnya lagi Riko sekarang duduk di hadapan Rika. Menatap dirinya sambil tersenyum-senyum licik.

Memalingkan wajah adalah hal yang paling tepat di lakukan. Wajah Riko hanya membuat presentase badmood Rika melonjak.

Takutnya Rika tidak bisa mengontrol diri dan malah menabok wajah menyebalkan Riko.

Di jamin urusan semakin runyam nantinya.

Rak buku di ujung sana menjadi sasaran Rika.

Ia menghitungi buku yang tersusun rapi kiranya agar memperkecil peluang untuk bersitatap muka dengan Riko.

Meski bisa di rasakan mata Riko masih mengarah kepada dirinya.

Tapi entah ada senyum liciknya atau tidak Rika tidak tahu.

Tidak lama David menghilang sekarang sudah muncul membawa nampan berisi 2 botol wine.

Tatapan Rika beralih ke 2 botol Wine itu.

Bertanya dalam diam untuk apakah kiranya wine ini?

Terbesit dalam fikiran Rika, jangan-jangan Riko ingin mengajaknya minum sampai mabuk tak sadarkan diri lalu disanalah Riko akan menggrayangi tubuh Rika.

Kan biasanya begitu di film-film.

Merinding Rika memegangi kancing

bajunya.

_- Tidak! Tidak!! Itu tidak mungkin. _- Dan menepis pikirannya sendiri.

" Minum semua wine ini!! "

" Apa???? Semuanya?? "

Terkejut Rika mendengar perintah Riko.

_- Bedebah laknat. Kau fikir tubuh ku ini tempat penampungan alkohol apa? Bisa-bisa meledak perut ku terbakar.

Hisss,,, kenapa dia bisa tahu kelemahan ku sih? _-

Alkohol adalah cairan yang sangat di hindari Rika. Pernah sekali ia menggila karena mabuk.

Saat itu ia sok-sokan ikutan minum bersama teman-temannya agar kelihatan keren dan kekinian.

Biasalah anak muda jiwanya masih labil.

Mereka minum di sebuah bar yang kelas pas-pasanlah menyesuaikan isi dompet.

Heiii,,, lihat aku!! Aku bisa menghabiskan satu botol wine ini dalam sekali teguk. Begitu memorinya mengingat kesombongannya dulu padahal itu kali pertamanya

ia menyentuh alkohol.

Singkat cerita Rika mabuk berat, ia mulai merancau dan menggaduh.

Pikirannya sudah miring 90 derajat hingga tak bisa berfikir dengan waras.

Rika mulai melancarkan aksi gilanya itu saat melihat pasangan-pasangan serasi yang ada di bar.

Saat itu ia berfikir " Tidak ada yang namanya cinta di dunia ini. Cinta itu palsu, cinta itu pembodohan, cinta itu pemborosan cinta itu persetan. Tidak ada cinta sejati. Brengsek dengan cinta."

Hmmm!!! Ada apakah gerangan hingga Rika bisa berfikir seperti itu??

Dan tidak lama kemudian semua pasangan di sana putus oleh ulah si Rika.

Ada yang lakinya di tampar. Ada yang bertengkar hebat. Ada yang menangis.

Ada wanitanya marah seperti kerangsukan setan. Sampai-sampai bar itu ambyar seketika.

" Kamu tega ya. Kamu disini happy-happy sama wanita lain sedangkan istri kamu nungguin di rumah. Hiks,,, jahat kamu ya. Aku ini lagi hamil. Hiks."

Hebat sekali akting Rika.

Hanya dengan kalimat itu bubar barisan semua pasangan.

Dan ke'esokan harinya Rika sadar dengan perbuatannya itu kemudian memohon pengampunan pada Tuhan.

1
ceava
thr
ceava
ttp gw cek wkkw
ceava
sayang padahal bagus tpi udh ga di updt lgi
ceava
kmna yah autor nya
fira shahab
alhamdulillah authornya kembali untk melanjutkan menulis.
semoga segera terbit tor. lancar nulisnyaa
gak sabar mw baca lagi
Nuranita
lucu bnget lagux....keren....👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
ceava
ga prnh up lgi ya
fira shahab
author gak kepengen up lg ya
fira shahab
ayok up lg.
kangen banget thor.
ceava
ini udh ga up y
Yeo Ra
kak up kapan, aku nunggu udah lama
fira shahab
pliss autorrr lanjuttt lagii 😭😭😭
ceava
kpan cb di up nya thor
Jihan Silvia Husein
yaaa bersambung yaaa
Anonim
gak lanjut kk???? 😚😚
Rian Rian
percaya deh ... alur cerita novel ini mulai...
membosankan ...
awal nya sangat menarik.... tpi lama2 kok terasa hambar ya???
Rian Rian
mulai terasa membosankan.
Mien Mey
yah hbis ceritnya ..sku fans berat rika riko dvtunggu lanjutnya thor🤗
Mien Mey
emak rika kmna yah ank gdisnya ga plang" ko sepi..
Mien Mey
ga d duni halu g d real polisinya sllu pilih kasih..klh sm yg tajir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!