NovelToon NovelToon
KESANDUNG CINTA CALON DUDA

KESANDUNG CINTA CALON DUDA

Status: tamat
Genre:Duda / Ibu Pengganti / Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / Tamat
Popularitas:20.6k
Nilai: 5
Nama Author: Delima Rhujiwati

Anjani Layang Abigail, gadis cantik, mandiri dan sedikit tomboy, bekerja sebagi karyawan di sebuah perusahan di bidang peralatan rumah tangga berbahan plastik, sebagai staf cleaning service.
Mencintai dan di cintai adalah sebuah impiannya, namun apa dikata pria itu adalah seorang Ayah dari balita dan seorang suami dari wanita karir dan pintar serta lebih cantik tentunya. Lalu apa yang harus ia lakukan? apakah menjadi seorang pelakor saja? No way....! itu bukan suatu cita-cita dalam hidupnya.
Lalu bagaimana kelanjutannya?... ikuti saja yuk!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delima Rhujiwati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jogging Sambil Mencuri Kesempatan

Pak Baskoro tidak bosan-bosannya tersenyum sendiri melihat Anjani dengan Kayla yang semakin hari semakin lengket saja, "ma.. kita jodohkan saja mereka yuk, papa kok semakin nggak sabar makin kesini makin gemas aku tuh melihat Herman yang lambat,"

"Lah papa! Biarkan saja cinta mereka pelan-pelan pa, mama juga merasakan Herman itu menyukai Anjani, cuma dia mungkin masih trauma dengan bayang bayang kegagalan kemarin," Bu Ariani yang baru saja duduk di samping pak Baskoro sambil membawa secangkir teh panas dengan pisang goreng yang masih hangat, mereka sedang santai duduk di teras rumahnya sambil menikmati sore yang menghangat.

"Kita bawa Kayla mumpung liburan juga ma, biar Herman sama Anjani berkesempatan lebih dekat lagi," Bu Ariani memberi ide lebih konyol lagi untuk mendekatkan Anjani dengan Herman.

"Oke deal kita bawa Surti ke puncak ya ma, sama supir kita bawa sekalian biar hanya mereka berdua di rumah ini, hi...hi..hi.." sungguh orang tua durhakim mereka mempunyai ide keji untuk anak sendiri yang sedang baru saja resmi menduda.

Keesokan harinya pak Baskoro dengan Bu Ariani benar-benar menjalankan misi yang mereka rencanakan, tentu saja dengan mudah bagi mereka membujuk Kayla untuk meninggalkan Anjani dengan papanya di rumah sendirian hanya berdua saja.

'Herman, mama sama Kayla pergi mengikuti papa, jangan panik kami akan baik baik saja berlibur' Bu Ariani bahkan membuat pesan tertulis, semakin membuat Anjani kebingungan ketika membaca tulisan itu di atas meja makan.

Herman yang ikut membacanya jadi tau kemana arah maksud mereka, senyum jahil khas herman juga mengingatkan pada malam sebelumnya ketika dirinya mendapat siksaan dari CCTV di kamar Kayla.

"Anjani sepertinya hanya kita berdua yang disini, bagaimana menurutmu, hemm..." Tanya Herman sambil senyum kembali sedikit jahil kepada Anjani yang masih saja polos.

"Sabar Herman, dia masih belia, kamu harus mampu menahan diri dan memberikan bimbingan agar tidak benar-benar tersesat' batin Herman bertarung sendiri dengan keadaan yang kini ia hadapi.

"Pak... Bapak mau sarapan apa, biar saya masakan," Anjani sedikit canggung berbicara kepada Herman setelah menyadari di dalam rumah sebesar ini ternyata hanya ada mereka berdua dan dua satpam yang bertugas di pintu gerbang halaman depan.

"Mumpung masih pagi kita jalan saja keluar yuk, mas bawa kamu ke taman tidak jauh dari sini, yuk," intonasi dan cara berbicara Herman sedikit berubah, membuat hati Anjani sedikit tercengang.

Anjani berhenti lalu menoleh kearah Herman yang pura pura tidak tau, "mas?"

"Iya mas!" Herman tersenyum dan mengulangi perkataannya kembali, lalu menarik tangannya menuju kamar tamu yang ada tidak jauh dari ruang tengah.

Tentu saja Anjani menarik tangan dan beringsut kebelakang, menjauh dari Herman, "pak Herman mau berbuat apa, lepaskan saya pak?"

"Hei dengarkan! Aku hanya ingin mengambilkan kamu baju untuk jalan, bukankah kamu tidak ounya baju untuk joging kan?"

Herman tentu saja menahan senyumnya demi melihat wajah Anjani yang menjadi panik.

"Oalah... Jani pikir bapak mau apa gitu, he he he..." Merah merona tentunya wajah bersih Anjani semakin terlihat nyata bahwa dia malu akan sikapnya sendiri.

Herman membuka lemari dan mendapatkan beberapa tumpukan baju baru yang belum pernah dipakai. Baju baju yang sengaja Bu Ariani persiapkan bila Anjani datang ke kediamannya.

"Jani...masih takut! Atau penasaran ingin melihat sendiri! Di pilihkan sama mas, apa Jani pilih sendiri, suka yang warna apa?" Herman semakin berani menggoda Anjani yang sibuk mengintip dari luar pintu kamar.

Pelan-pelan akhirnya Anjani masuk juga, dia berusaha membuang jauh prasangka buruk tentang Herman, dan dia harus tetap yakin kalau Herman adalah orang baik.

"Jani, mas suka kamu pakai yang ini, soft dan kamu semakin cantik." Entah rayuan kelas teri atau hanya keisengan belaka, Herman semakin intens memberikan bahasa panggilan kepada dirinya untuk Anjani adalah 'Mas'.

Berbeda dengan Anjani, debaran jantungnya serasa hendak melompat keluar dan berlindung di tempat yang sepi untuk meredam rasa yang belum pernah Anjani rasakan.

"Terima kasih m..mas.." huft ternyata tidak mudah bagi Anjani untuk sekedar memanggil mas dengan majikannya, yang masih terlihat muda, ganteng dan hmm tentu saja Tahir plus duda.

"Andaikan tidak malu atau canggung tentu saja ingin rasanya aku memanggilnya sayang saja, ku rasa ini lebih cocok, he he he" batin Anjani tanpa malu-malu lagi ia mematut dirinya di depan cermin rias di dalam kamar tamu itu.

Persiapan pun akhirnya usai juga, Herman kembali menghampiri Anjani dan menggandeng tangan Anjani dengan menautkan jari-jari.

Bagai kerbau tercocok hidungnya, Anjani nurut saja dengan apa yang dilakukan padanya, diam-diam Anjani menikmati juga debaran jantungnya enggan normal, otaknya bahkan tidak normal lagi untuk menghayal tentang duda keren yang saat ini jelas berada di sampingnya.

"Jani semalam tidur di rumah mama bagaimana? Nyaman kan?" Herman sedikit basa basi dan tangannya meraih tangan Anjani lalu menggandengnya sambil menautkan jari-jari nya.

"Loh ini Bukannya nak Herman putra mas Baskoro, betul?" Belum juga Anjani menjawab pertanyaan Herman, dari arah berlawanan terdengar seorang bapak-bapak yang berjalan dengan istrinya, kurang lebih sama usia dengan pak Baskoro, tengah menyapa Herman.

"Betul Om Ilham, ini saya Herman. Selamat pagi om! Apakabar om Tante, lama kita tidak berjumpa Om Ilham terlihat semakin segar saja, om?"

"Whah... Kabar baik tentu saja, ini istrimu ya Her, benar kata papa mu kemaren, istrimu cantik Herman!" Pujian pak Ilham tentu saja membuat tangan Herman mau tidak mau meraih pinggang Anjani dan terlihat sangat romantis, Herman memperkenalkan kepada pak Ilham.

Jantung Anjani benar benar berdetak tidak beraturan, apalagi sisi tangan Herman meraih satu tangan Anjani lagi untuk membalas memeluk pinggang Herman dari belakang.

Setelah berbincang dan saling mengucapkan salam, Herman kembali berjalan menuju taman dan lupa tidak melepaskan pelukan di pinggang itu.

Sungguh pasangan yang serasi, beberapa pasang mata saling menatap pasangan juragan dan baby sister itu berjalan sambil berangkulan.

"Jani, suka jalan sambil bergandengan tangan apa memeluk pinggang begini, hem?" tanya Herman sambil menahan tawa.

"aih... maaf ya ampun maafkan saya mas!" rupanya sedikit banyak Anjani merasa nyaman juga dengan panggilan mas yang Herman pinta.

"mas suka yang begini, biarkan saja!"

🧚🏽‍♀️🧚🏽‍♀️🧚🏽‍♀️🧚🏽‍♀️🧚🏽‍♀️🧚🏽‍♀️🧚🏽‍♀️🧚🏽‍♀️

hilihh 😂 mas Herman makin nakal aja 🤣, pura pura bego pisan 🤣.

like dan komen ya kak, maaf tidak up beberapa hari 🙏🙏

Salam Sayang Selalu by RR 😘🧚🏽‍♀️

To be continued 😉🧚🏽‍♀️

1
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
diih Jani masa disebut duda ngenes sii msih ganteng lhoo baru satu anak nya Hot Daddy laah udah gtu Tajir lgi 🤭
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉
nah bner kata anjani herman
mbak i
aku sampai bolak balik bolak balik tengok😭😭😭
ʀɦʊ¢ɦǟռ: Mak 🤭 Rhu udah bikin kisah mesra lagi, intip yuk Mak 😂
kali ini janji lebih mesrah dech 🤭🤭
total 2 replies
⏤͟͟͞R𝐈𝐍𝐃𝐔𝕸y💞🍀⃝⃟💙
move on, dunk om... 🙈🙈🤭🤣🤣
⏤͟͟͞R𝐈𝐍𝐃𝐔𝕸y💞🍀⃝⃟💙
move on dunk,
sm kek kang eskrim... kl ga move on jualannya ga laku🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
Mz Dudes CEO ngelamar nya masa di Kang Es Krim gerobak sii 🤣.. ta.. tapii sweet jg sii 😍😍
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁: Oom Dudes nya klah manis gembelan nya 🤣
total 2 replies
mbak i
tuh kan mas duda suka gitu,,,nanti Jani marah baru tahu lho,😅
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉
tuhkan Herman biarkan masa lalu tetap menjadi masa lalu her jgn kau ungkit dan buka kembali,,
segera lah bangkit dan move on
⏤͟͟͞R𝐈𝐍𝐃𝐔𝕸y💞🍀⃝⃟💙
mulai dah... mulai dah...
awas itu masih perawan tingting🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
Modusss...dasar dudes karduss tukang modusss pepet ttroozz Maz 🤣
mbak i
dasar mas duda anget😂😂😂
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉
langsung tancap gas aja Herman jgn kelamaan nti keburu digondol org jani nya
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
Ada yg tegak tapi bukan keadilan 😳
ada yg mateng tapi bukan pisang 😳

Mazeeh seret Mz... 😳😳😳😳
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
seret Mazeeh 🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
aku volosan 🙈
⏤͟͟͞R𝐈𝐍𝐃𝐔𝕸y💞🍀⃝⃟💙
hadeuh.. salah timing
ko baca jam segini🙈
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉
udah mulai ada benih-benih cinta nih Herman,, langsung tancap gas aja pak🤭
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
demen batt nyiksa orang Thor udah di ubun" psti
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
Oma nya yg ngajarin pasti 🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
ikut sakit jg pasti jadi Pak Baskoro liat Harga Diri anak laki" nya mpe bgtu sukses di karir kg ngejamin kalo dia jg bisa sukses jadi kepala rumah tangga yg bisa memimpin keluarga nya 😔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!