NovelToon NovelToon
Healer Dari Dimensi Lain

Healer Dari Dimensi Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Dokter Genius / Mengubah Takdir / Dunia Lain / Penyeberangan Dunia Lain / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:634.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Xeiralana

Andressa, seorang healer paling berbakat dan dikenal sebagai Dewi penyelamat. Dia mati ketika menyelamatkan rekan-rekannya ketika perang sihir terjadi.

Sebelumnya, Andressa telah mengalami kematian sebanyak 99 kali. Gadis itu selalu mengalami perpindahan dimensi serta merasuki tubuh tak dikenal setiap saat ia kehilangan nyawa.

Pada kematiannya yang ke seratus, Andressa terbangun di tubuh seorang tabib tak berguna. Kali ini Andressa terjebak di dimensi yang tak mengenal apa itu sihir. Sebagai healer di kehidupan sebelumnya, dapatkah Andressa bertahan? Kini dia berharap kalau kehidupannya yang saat ini adalah yang terakhir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Xeiralana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berhasil Mendapatkan Bunga Lonceng

Sesampai di dalam hutan Rovas, Andressa sedikit terkesan karena hutan itu benar-benar menjebak jika dari luar. Nuansa hutan tersebut amat asri dan indah. Jika seseorang yang tidak tahu, mungkin akan terpana lalu masuk begitu saja ke dalam hutan tanpa adanya persiapan.

"Sangat menipu! Hutan dengan segudang hewan mematikan ini bisa membunuh lebih banyak orang. Sial! Untung saja aku tahu soal hutan ini."

Andressa pun mulai melangkah masuk ke dalam. Pada awalnya tampak biasa saja, tetapi semakin dalam maka semakin banyak halangan. Baru saja Andressa hendak diserang oleh kawanan monyet. Namun, monyet-monyet itu berhasil disingkirkan oleh Andressa dalam sekejap.

"Di sebelah utara kan? Mari lihat, ke mana aku harus melangkah berikutnya."

Andressa berjalan ke arah utara. Akan tetapi, tepat menjelang ia tiba di sebuah tebing, Andressa didatangi oleh berbagai jenis hewan buas.

"Oh kalian baru muncul. Beraninya kalian menghadang langkahku. Kalian sudah bosan hidup kah?"

Andressa menyunggingkan senyum miring. Dia menggenggam erat sebuah belati di tangannya. Dia lebih suka melawan mereka menggunakan senjata tajam yang lebih kecil seperti belati daripada pedang.

"Ayo sini maju. Aku akan menunjukkan kepada kalian seperti apa itu neraka," tantang Andressa.

Para hewan buas itu merasa tertantang oleh Andressa. Mereka secara asal-asalan menyerang Andressa, tetapi tiada satu pun serangan mereka mengenai tubuh Andressa.

"Kalian bukanlah tandinganku! Jangan karena jumlah kalian lebih banyak, kalian bisa seenaknya denganku!"

Andressa mengerahkan serangan beruntun tanpa ampun hingga ujung belatinya sukses melayangkan nyawa para hewa buas tersebut.

"Sudah aku katakan, kalian takkan bisa mengalahkanku."

Andressa menyeka percikan darah di wajahnya. Napasnya terengah-engah karena terlalu banyak bergerak ke sana kemari. Di sela itu, dia masih saja mengutuk Dewa yang telah mengirimnya ke dunia ini.

"Sekarang saatnya aku memetik bunga lonceng merah. Mungkin aku akan memenuhi tasku untuk meracik obat lebih banyak."

Andressa memetik bunga lonceng merah dalam jumlah banyak. Dia tidak mau melewatkan momen itu begitu saja. Jadi, dia harus mengambil sebanyak mungkin bunganya supaya bisa dia jadikan sebagai stok.

"Sudah selesai! Mari kita pulang!"

Andressa mengemasi barang-barangnya. Setelah itu, ia segera bergerak meninggalkan hutan. Tatkala dia tengah berjalan menuju luar hutan, Andressa terperanjat kaget menemukan ada seorang pria tidak sadarkan diri di sebuah batu besar.

Pria bersurai pirang itu tampak terluka parah di kepala dan punggung tangannya. Andressa bersegera menghampiri pria itu lalu mengecek denyut nadinya.

"Dia masih hidup. Dia hanya terluka karena sayatan senjata tajam. Bersyukurlah kau bertemu denganku di hutan ini," gumam Andressa.

Gadis itu mengeluarkan perban dan obat yang dia bawa dari klinik. Andressa memang sengaja membawa itu ke mana-mana karena tidak ada yang tahu musibah seperti apa yang mungkin menghampirinya nanti.

"Aku harus membersihkan lukanya."

Andressa menggunakan sedikit aliran mana di tubuhnya untuk membantu proses pengeringan luka. Seusai mengoleskan obat, dia langsung membalut perban ke kepala dan tangan pria tersebut.

"Sekarang dia akan baik-baik saja."

Tatkala Andressa membereskan kembali obat-obatannya, ia mendengar langkah kaki manusia dari arah berlainan.

"Yang Mulia! Yang Mulia! Di mana Anda? Tolong jawablah panggilan saya!"

Andressa terkejut mendengar suara seorang pria yang menunggangi kuda.

"Aku harus pergi sekarang! Mungkin mereka sedang mencari keberadaan pria ini. Ingatlah! Nanti ketika kau bertemu aku, kau harus berterima kasih padaku," ucap Andressa kepada pria yang pingsan itu lalu dia lekas menghilang segera dari harapan si pria.

1
Jade Meamoure
cacar kusta 😷🤒🤕 🤔🤔
Jade Meamoure
pindah aja dr klinik Glory koq masih bertahan aja kan aneh 🤔🤔🤣🤣
Wynne a.m
356 eps. oke fine. akan aku terjang, karna aku suka genre karya" othor yg fantasy, adventure, romance, dan yaahh... itulah pkoknya. semoga makin bnyak lagi ceritanya yg bergenre itu ya thor 😁😁😁🥰🥰🥰🥰🥰
Nana Febri
Thor lanjutkannn dongg
davina aston
Luar biasa
Latifa Nuryn Andini Yunnitta
udah seru, gak ada lanjutan.... ayo dooong thor
Latifa Nuryn Andini Yunnitta
😞
rudy adji
Luar biasa
Dwi Putra
kenapa tamat Thor?
Buke Chika
andressa telalu lembek udah tau dia dalang nya masih aja dibuat santai
Buke Chika
ceritanya kebanyakan muter2 ditempat
Elisabeth Ivony Pakpahanz
lanjut thorr
Tuan BigBang
menarik,satu satunya novel seri wanita yang bikin gw menarik untuk sekarang😼
komentar terbaik
kenapa bordir? bukannya bordil?
komentar terbaik
sebutan ibu suri ke andressa udah sopan sekarang. bilangnya wanita dulu kan ja lang
komentar terbaik
plot ini sering banget dah. ke toilet sendirian, terus diapa2in di sono. ngga ada yang tahu sampai aemuanya sudah terlambat.
komentar terbaik
yuuhuuuu ibu suriiiii where are youuuuuuuuu
komentar terbaik
sebenarnya apa pekerjaan penjaga dimensi ini. ada ruang kontrol tapi tidak bisa mendeteksi aliran energi mengarah ke batas dimensi. apakah mereka tidak punya teknologi yang tepat guna?
komentar terbaik
miria ini bodoh amat. ngapain pakai bros mewah waktu bakar klinik andressa. bukannya menyamar gitu.

kan sebagai reader kesal, andressa terlalu gampang menemukan pelakunya, ga ada tantangan gitu.
Putri FaRhul: kan dia tidak berpengalaman
total 1 replies
komentar terbaik
oh jaman itu udah ada minyak tanah ya.
udah tahu dong proses bikin minyak tanah... dari sejak ditambang sampai diproses dipanaskan menghasilkan minyak tanah bensin solar dan sampahnya jadi aspal...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!