NovelToon NovelToon
Janda Virgin Milik Tuan Muda

Janda Virgin Milik Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:331.2k
Nilai: 5
Nama Author: dwieka

Pernikahan yang tak di inginkan nya terpaksa terjadi.

Namun,karna sesuatu, pernikahan yang belum genap sehari itu terpaksa di batalkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dwieka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejadian tak terduga

Keesokan hari nya di kediaman utama Pradipta terjadi kehebohan.

Bagaimana tidak,mama Riska dari subuh sudah membangun kan semua orang,bahkan dengan heboh nya ia menyiapkan keperluan semua orang termasuk suami dan anak anak nya.

Tinggal dua jam lagi mereka akan berangkat ke sebuah hotel tempat lamaran sekalian tunangan.

Papa Adi yang melihat istri nya sibuk sendiri pun hanya menghela nafas nya berat.

Entah bagaimana harus membujuk istri nya ini untuk duduk diam saja.

Tapi ia merasa bahagia melihat itu,karna ini pertama kali nya melihat istri nya begitu serius melihat barang bawaan yang sudah ia cek satu persatu.

"Ma, duduk lah sebentar apa kau tidak pegal berdiri di situ saja?"tanya papa Adi kesal.

"Apaan sih papa ini berisik banget tau gak,gak tau apa mama lagi seneng gini"ketus mama Riska membuat papa Adi menjadi gemas sendiri.

Ia pun menghampiri mama Riska tanpa di sadari.

Cup

Blush

Papa Adi mengecup bibir mama Riska dengan singkat,membuat wajah mama Riska memerah.

Segera mama Riska memperhatikan sekeliling nya.

Bukan nya lega,ia malah semakin malu,karna ternyata banyak pelayan yang sedang melihat ke arah nya.

Meski sudah sering melihat adegan itu,tapi tetap saja para pelayan di buat melongo dan justru membuat mereka malu sendiri.

Mama Riska yang sudah setengah mati menahan malu pun mencubit pinggang suami nya,membuat papa Adi meringis.

"Dasar mesum,udah tua juga gak tau tempat"gerutu mama Riska dan pergi ke lantai atas untuk membangunkan putra tampan nya itu.

Papa Adi yang melihat itu tersenyum,namun seketika ia berdehem dan menetralkan kembali wajah nya menjadi dingin.

"Apa yang kalian lihat,kerjakan pekerjaan kalian"titah nya tegas.

Pelayan pun mendengar itu segera membubarkan diri.

Berbeda di tempat lain,tepat nya di kediaman Nayla.

Keluarga mereka sudah bersiap untuk berangkat ke hotel tempat acara di laksanakan.

Sampai nya di hotel,Nayla langsung di bawa ke sebuah kamar untuk segera di rias.

Karna waktu sudah mepet sekali,jangan lupakan temen teman nya sudah berada di sana,kecuali Friska,karna ia akan ikut dengan rombongan keluarga nya.

Sedangkan Alvi,ia merasa begitu malas untuk beranjak pergi,sudah setengah jam yang lalu ia masih duduk santai di sofa.

Mama Riska melihat itu menjadi kesal,ia bahkan berteriak memanggil Kenan.

"KENAN"teriak mama Riska membuat Alvi dan papa Adi menutup telinga nya.

Kenan yang mendengar teriakan itu pun menghela nafas kasar.

"Ya ampun ada apa lagi ini?"gumam Kenan.

"Aduh,apaan

sih ma,pake teriak teriak segala?"kesal Alvi sambil menggosok telinga nya.

Namun mama Riska tak merespon ucapan Alvi,ia malah berbalik dan menatap Kenan dengan tajam.

"Kau,bawa bocah ini nakal ini pergi dan bawa ke hotel tempat acara,dan ingat,kalau kalian telat satu detik pun,saat itu pula kalian akan merasa kan akibat nya."ancam mama Riska dengan serius.

Alvi dan Kenan mendengar ancaman itu menelan saliva nya kasar.

"baik Tan,ma"ucap mereka kompak.

Mereka ngeri membayangkan kan ancaman mama Riska,karna dulu mereka pernah merasakan itu,dan saat itu pula mereka tak bisa lagi membantah ucapan mama Riska.

"Iih,serem"ucap Kenan sambil bergidik ngeri.

Sedangkan Alvi hanya menghela nafas berat,ia merasa sedih.

Kenan yang mengerti itu pun tak ingin membahas nya.

"Ayo cepat,sebelum ancaman itu terjadi"ucap Kenan dan melenggang pergi meninggalkan Alvi sendiri.

Alvi pun yang tak ingin itu terjadi segera mengikuti langkah Kenan.

Selama perjalanan terjadi keheningan,tak ada yang keluar kata sepatah pun,baik dari Kenan atau pun Alvi.

Mereka sibuk dengan pikiran nya masing masing.

Tiga puluh menit kemudian mereka sudah sampai di hotel tersebut.

Alvi sudah di tunggu oleh papa nya,terlihat papa nya menggerutu tak jelas.

Membuat Alvi mengerutkan kening nya,dan bersikap masa bodo.

"Ayo cepat,sebelum mama mu mengomel sepanjang waktu"kesal papa Adi menyeret Alvi.

Alvi hanya pasrah di seret begitu,ia begitu malas untuk berdebat.

Namun,sekelebat ia seperti melihat Adnan berjalan terburu-buru.

Saat akan memanggil nya,ia keburu masuk ke dalam lift.

Sampai di sebuah kamar,mama Riska langsung menyuruh orang untuk memilihkan baju yang cocok untuk anak nya ini.

Sementara itu para sahabat dari Alvi sudah sampai di tempat itu.

Seperti biasa mereka berjalan dengan cool nya.

Namun kejadian tak terduga terjadi.

Toni yang berjalan dengan cool nya malah tertabrak seorang gadis,dan itu membuat nya merasakan sakit di dagu nya.

"Akh,ssst"runtuh Toni.

Sedangkan yang menabrak nya sudah terduduk di lantai sambil mengomel.

"Aah si*l,kenapa kamu ceroboh sekali sih"ucap gadis itu.

Toni yang mendengar gadis itu mengomel pun,menegur nya.

"Hey kau itu jalan pake mata,apa kau tak melihat aku yang sebesar ini?"kesal Toni sambil melihat penampilan gadis di depan nya ini.

"Maaf aku tak sengaja,aku sedang terburu-buru"ucap gadis itu dan mengangkat wajah nya.

"Kau"geram Toni setelah melihat gadis di depan nya ini.

"Apa kau gak punya mata,sampai bisa menabrak ku?"kesal Toni.

Sedangkan gadis itu hanya mendengus kasar.

"Apaan sih kau,gak jelas banget,kata siapa jalan pake mata,yang benar itu jalan pake kaki,huh dasar begitu saja gak tau"dengus gadis itu ketus.

Sedangkan Rafa,Kenan dan Bara hanya melihat perdebatan itu.

"Kau itu,sudah salah gak mau di salahkan,dasar cewe bar-bar"ucap Toni membuat gadis itu kesal.

Baru saja akan membalas ucapan Toni,seseorang sudah memanggil nama nya.

"Tia,buruan lama banget sih"ucap Amel cempreng.

"Aduh gak usah teriak juga Napa sih,lo pikir gue budeg apa."ucap Tia ketus.

Sedangkan Rafa melihat Amel menjadi senyum senyum gak jelas.

Kenan dan bara yang melihat itu hanya menggelengkan kepala nya.

"Hay"ucap Rafa dengan wajah ramah nya.

Ada seseorang yang menyapa nya,membuat Amel mengalihkan pandangan nya.

"Hay juga,kak Rafa ya?"tanya Amel karna takut salah.

"Yups,benar sekali"ucap Rafa senang,karna gadis yang membuat tidur nya terganggu masih mengingat nya.

"Kak Rafa ngapain kesini?"tanya Amel basa basi.

"Apa kau lupa,acara siapa ini?"tanya balik Rafa gemas.

Pertanyaan itu membuat Amel tersenyum malu.

"Hehehe,,iya"jawab nya cengengesan,membuat Rafa mengacak acak rambut Amel gemas.

"Ih,kak Rafa jangan di acakin tau aku susah rapiin nya"ucap Amel sambil cemberut dan merapikan kembali rambut nya.

Melihat itu bukan nya kesal,Rafa malah tersenyum.

"Ya udah sini aku bantuin beresin"ucap Rafa lembut dan mendekatkan diri nya pada Amel.

Ke dua sahabat nya yang melihat itu,hanya menatap nya jengah.

"Modus"ucap Kenan dan Bara.

Sedangkan Toni,hanya memutar bola mata nya kesal.

Berbeda dengan Tia yang sudah senyum senyum sendiri membuat Toni menghela nafas panjang.

"So sweet"ucap Tia tersenyum.

Mendengar ucapan Tia entah kenapa membuat Toni kesal sendiri.

Ia pun dengan segera pergi dari sana tanpa melihat ke arah lain.

"So sweet apa nya,aku juga bisa lebih dari itu"gerutu Toni kesal.

Melihat Toni pergi,Kenan dan Bara pun menyusul,mereka meninggal kan Rafa bersama gadis gadis itu.

Sekarang Tia malah mendengus,karna ia merasa menjadi obat nyamuk.

"Amel,ayo pergi"ajak Tia ketus.

Seketika mereka berdua pun tersadar,dengan reflek Rafa menjauhkan diri nya.

Ia pun tersenyum canggung sambil menggaruk tengkuk nya yang tak gatal.

Begitu juga Amel,ia pun merasa malu,namun dengan segera ia pergi dari sana tanpa berkata apa pun sambil menyeret Tia.

1
Elisabeth Ratna Susanti
top 👍
Elisabeth Ratna Susanti
semangat Nayla 👍💪
Elisabeth Ratna Susanti
suka 😍
Elisabeth Ratna Susanti
makin seru 👍👍😍😍
Elisabeth Ratna Susanti
nama tokohnya keren2 😍👍
Elisabeth Ratna Susanti
ah, ada sahabat leganya
Elisabeth Ratna Susanti
kasihan mamanya bingung pastinya lihat ayah dan anak bertengkar
Elisabeth Ratna Susanti
waduh pingsan
Elisabeth Ratna Susanti
tegas juga Jenderal satu ini😍👍
Elisabeth Ratna Susanti
mampir di karya keren ini. langsung like and favorit ❤️👍😍
rosalia puspita
Luar biasa
Ryan Jacob
bagus bgt karyanya Thor... sukses selalu
Yuliawati Sajo
nmnya Nayla apa nayra bingung
Windakiki Lestari putri taswinhn
MasyaAllah ka, kan ciptaan Alloh itu menunjukkan keagungannya.
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Ni Ketut Patmiari
Duh Nayla, yang kuat ya...kasian nok
Daisy
novel versi komplet ya ini ..top bgt deh pokoknya👍👍👍
Tiwik Firdaus
kenapa ngak lapor polisi biar papanya yang jahat diperjara seumur hidup bersama selingkuhanya
Wahyudi Pratama
|ee||e|eeeeeee|||ee||e|e|ee|e
Malaikat Kecil
sedikit baik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!