Alex adalah anak yatim piatu,orang tuanya meninggal di saat Alex memasuki SMP
Dia tidak menyangka hidupnya akan mati di tangan bocah yang belum genap 10 tahun yang diam-diam ke rumah nya dan memakan makan yang di rumah Alex
Setelah dia mati,dia bereinkarnasi ke dunia favorit nya apa yang akan terjadi setelah Alex tiba di dunia impiannya
Kita nanti kan saja kisah nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ananda Dewantara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 25
Momo berbelok ke arah tempat lain.
" Hey tujuan kita ke sana.! Bangunan itu." Ucap Luffy.
Lalu Momo menabrak dinding sehingga kapal yang di naiki Luffy terbang jauh.
" Kita seperti sedang terbang di angkasa." Ucap Luffy.
" Bukan seperti itu " Ucap Yosaku.
" Kita terbang,bodoh." Ucap Sanji.
" Kita jatuh." Ucap Yosaku.
Kapal kita lalu mendarat di daratan.
" Pendaratan berhasil." Ucap Luffy, lalu kita melihat seseorang di dekat kapal kami." Yo, Zoro."
Kapal kami pun menabrak Zoro, Ke arah dinding sehingga pecah berkeping-keping.
" Ya, kita berhasil." Ucap Luffy sambil membersihkan Topi jerami nya.
Sedang kan aku mengaktifkan sihir terbang, Sanji mendarat dengan selamat.
" Apa yang sebenarnya kalian lakukan." Ucap Zoro.
" Apa maksud mu.? tentu saja membawa Nami kembali.! Apa kamu belum menemukannya.? Oh,di mana Usopp dan Johnny." Ucap Luffy.
" Usopp.? Benar sekali tidak ada waktu buat mengoceh di sini." Ucap Zoro.
" Ada apa." Ucap Luffy.
" Si kurang ajar itu telah di tanggap oleh Arlong.! Kita harus secepatnya sebelum dia di bunuh." Ucap Zoro.
" Dia telah di bunuh." Ucap Johnny yang terburu-buru.
" Nani." Ucap Zoro.
" Kita sudah terlambat Kak Usopp telah di bunuh.! Dia di bunuh oleh Kak Nami.! Ucap Johnny yang membuat mereka terkejut dan aku yang tau memasang muka datar karena sudah tau.
" Benarkah perkataan kamu barusan. " Ucap Yosaku.
" Ya sungguh gawat.! Dia adalah seorang penyihir.! Dia selalu menuruti perintah Arlong,agar dia bisa memiliki harta Karun yang di kubur di desa Cocoyashi.! Dia dengan tenang membunuh semua orang.! Gadis yang berdarah dingin.! Dia busuk hati.! Dia menipu Kita..." Ucap Johnny.
" Kau.." Ucap Luffy yang memegang kerah baju Johnny dan menjatuhkan Topi jerami nya." Coba kau katakan sekali lagi."
" Hentikan,Luffy ini tidak ada sangkut pautnya dengan Johnny." Ucap Zoro.
" Terserah apa kamu mau percaya atau tidak,yang jelas aku melihat sendiri bahwa Kak Nami membunuh Kak Usopp." Ucap Johnny.
" Hentikan omong kosong ini,Nami tidak akan membunuh Usopp,kita adalah teman." Ucap Luffy.
" Siapa yang kamu maksud Luffy,teman." Ucap Nami tiba-tiba muncul di dekat kami.
" Nami." Ucap Luffy yang melepaskan kerah baju Johnny dan mengambil Topi jeraminya yang jatuh.
" Sedang apa kau di sini." Ucap Nami.
" Bicara apa kamu,kita adalah teman,kami ke sini ingin menjemput mu." Ucap Luffy.
" Tidak bisa." Ucap Nami.
" Nami." Ucap Luffy.
" Teman.? Jangan bercanda kalian adalah sekelompok pecundang yang sudah membatu ku." Ucap Nami.
" Kurang ajar.! Kau telah membunuhnya." Ucap Johnny.
" Johnny." Ucap ku memberikan peringatan kepada nya. Johnny pun terdiam. Dan aku maju ke arah Nami dan berbisik di telinga nya." Sudah cukup dengan sandiwara mu,Nami cukup penderitaan mu selama 8 tahun ini,kami akan membebaskan mu,tunggu saja."
Aku lalu mundur dan tersenyum lembut padanya. Aku bisa melihat ekspresi terkejut di muka nya tapi hanya lah sesaat. Nami menormalkan ekspresinya kembali.
" Biar ku perjelas. Arlong berniat membunuh kelompok Roronoa Zoro. Zoro memang bodoh. Meskipun kekuatan kalian seperti monster,kalian bukanlah tandingan Monster yang asli. Jika kalian masih di pulau ini,ya kalian pasti di bunuhnya,ya itu bukan urusan ku sih." Ucap Nami.
" Dia masih saja mengingat kami,padahal nyawa nya bisa terancam kalau Arlong melihat Nami dengan kami." Pikir ku.
Nami menatapku yang tersenyum padanya,lalu Nami mengalihkan ke arah Luffy.
" Sifat dinginnya tetap menawan,Oh Nami-san masih ingat aku.! Ayo kita berlayar bersama-sama." Ucap Sanji dengan mata yang lope-lope.
" Diam'lah sebentar.! Situasi kita di sini semakin rumit." Ucap Zoro.
" Apa kau bilang.! Cinta itu seperti angin ribut." Ucap Sanji tapi tidak di perdulikan Zoro." Hay,kalau ada orang yang mengajak ngobrol itu di dengar."
" Di mana Usopp." Ucap Zoro.
" Di dasar lautan." Ucap Nami.
" Kurang ajar.! Hentikan omong kosong mu." Ucap Zoro yang mengancungkan pedang nya ke arah Nami.
" Apa pendekar pedang berani mengarahkan pedang ke arah wanita." Ucap Sanji.
" Apa kau bilang.? Kau saja tidak tau situasi di sini,jadi menyingkirlah." Ucap Zoro
" Aku pasti kesal kalau kalah dalam pertarungan." Ucap Sanji
" Hah.? Hey,jaga mulut mu." Ucap Zoro.
" Hey,hentikan bukan saat nya bertengkar." Ucap ku dengan tajam ke arah Zoro dan Sanji.
" Benar di katakan Itachi.! Kalau kalian mau bertengkar di luar pulau.! Jangan ikut campur urusan di pulau ini. Masih belum mengerti juga.! Salah satu kenapa aku bergabung dengan kalian adalah uang.! Sekarang kalian sudah tidak punya uang lagi,jadi tidak ada untung nya bagi ku.! Akan kembali ke kapal kalian. Cari lah Navigator lain dan pergi ke Grand Line. Kalian merusak pandangan,dan selamat Tinggal." Ucap Nami yang pergi.
-------------------------
Hay,teman-teman,mohon maaf sebelumnya berhubung MC nya tidak selalu bicara dan hanya melakukan adegan Pertarungan,aku ingin bertanya kepada kalian semua,tetap di kru mugiwara Luffy atau ke arah waktu di era Bajak Laut Rock atau Bajak Laut Roger untuk bergabung atau bikin kru sendiri silakan komen kalau setuju MC nya ke mana atau Tetep stay di kru Luffy.