WANING !!!! BUKAN AREA BOCIL
Elvina Carissa seorang gadis berusia 19 tahun
harus menghadapi kenyataan yang pahit setelah kematian ayahnya 2 tahun lalu dia harus di hadapkan dengan kenyataan ibu nya yang ternyata memiliki penyakit dan harus memiliki operasi.
Henry Alexander Mateo seorang CEO tampan dan kaya raya yang memiliki perusahaan REAL ESTATE SEASIA yang memiliki sifat dingin sombong dan kejam.
bagaimana kisahnya !!! Apakah takdir mempertemukan mereka dengan kisah yang indah ????
ini karya pertamaku mohon dukungan nya!!!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yhani_HT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malam yang Indah
" apa masih lama makannya " suara Henry sudah berat menahan sesuatu
" su...sudah" Elvi langsung berdiri tapi di tahan sama Henry, dia ****bibir Elvi diggigitnya bibir Elvi agar lidahnya bisa masuk, Elvi membuka mulutnya sedikit Henry tidak membuang kesempatan itu dia langsung memasukan lidahnya menyapu semua isi mulut Elvi
Elvi memukul dada Henry karena dia sudah kehabisan nafas
" kenapa" tanya Henry dengan suara beratnya
Elvi menggeleng,Henry berdiri mengendong Elvi ala bayi koala Kemudian dia ***bibir Elvi sambil berjalan kearah kamar Henry yang di lantai atas,Elvi mengalungkan tangannya di leher Henry kakinya di lingkarkan di pinggangnya,Elvi mulai membalas ciuman Henry sekalipun tidak mahir
Henry tersenyum di sela ciuman mereka, Henry hanya memberikan Elvi bernafas sebentar setelah itu dia menciumnya lagi
" buka pintu nya " ucap Henry
" kenapa ke kamar ini " tanya Elvi dengan polos sambil membuka pintu kamar
" mulai malam ini kita akan tidur berdua tidak ada alasan atau penolakan" jawab Henry kemudian mereka masuk dalam kamar
Brak
Henry menutup pintu dengan menendang
setelah itu dia menuju tempat tidur di baringkan Elvi dengan hati hati.
Henry mencium pucuk kepala Elvi mata hidung dan mencium bibir Elvi me****** tangannya tidak tinggal diam, dia menyusuri setiap inci tubuh Elvi
Elvi melenguh pelan membuat darah Henry berdesis hebat Henry kembali menyambar bibir Elvi sapuan lidahnya memaksa masuk ke dalam rongga mulut Elvi
Tangannya menahan tengkuk Elvi ciumannya turun ke leher jenjang Elvi sehingga meninggalkan bekas,Henry sudah tidak tahan lagi
Dia menatap Elvi dengan mata yang sayu" apa boleh " tanya Henry sebelum melanjutkannya,jika Elvi melarang dia tidak ada memaksa
" Lakukan lah" jawab Elvi lembut sambil menatapnya Henry yang mendapat lampu hijau sudah pasti tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu " tahan sedikit mungkin ini akan sakit" Elvi mengangguk ucapan Henry mukanya sudah memerah seperti kepiting rebus
Henry kembali meraup bibir manis Elvi dengan sedikit kasar tangannya tidak tinggal diam
" Apa kau menyukainya sayang " Henry tersenyum menyeringai melihat wajah frustasi Elvi
Henry mencium leher Elvi kemudian turun di benda kenyal itu
Saat sampai depan pintu inti Elvi dia menatapnya berwarna merah sangat indah
"M...mas mau ngapain" tanya Elvi dengan gugup
Henry tidak menjawab tapi lidahnya sudah bermain di area bawah sana
**** !!! Aromanya
Henry memasukan jarinya menambah kecepatan membuat sesuatu yang di dalam sana ingin ke luar
Henry makin menambah kecepatan jemarinya Henry tau milik Elvi berdenyut di dalam sana dan Elvi mencapai pelepasan pertamanya
Rasanya Elvi di hinggap ribuan kupu kupu merayapi bagian tubuh bawahnya
Henry sudah memposisikan tubuhnya sehingga terjadilah malam yang panjang,Henry tidak hanya melakukan sekali dia berhenti saat Elvi benar-benar lelah karena Elvi menjadi candu nya
" I love you sayang makasih sudah menjaganya" bisik Henry di telinga Elvi,setelah itu dia menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka
entah kenapa jika berhadapan dengan wanita yang sedang dalam pelukannya dia kehilangan kendalinya
apa sekarang dia benar-benar mencintai wanita itu tapi untuk sekarang dia benar-benar nyaman saat dekat dengan wanita itu dan takut kehilangannya
entah lah hanya Henry yang tau perasaan nya sekarang seperti apa.....yang pasti bahagia