NovelToon NovelToon
Pewaris Tahta Yang Di Anggap Hina

Pewaris Tahta Yang Di Anggap Hina

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Patahhati / Perjodohan / Balas Dendam
Popularitas:423.5k
Nilai: 4.6
Nama Author: Penulis; Imran Stiawan.

Penulis :Imran Stiawan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Penulis; Imran Stiawan., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehancuran Keluarga Anggeline 2 Episode 25

Setelah puas mengamati tubuh Vino, dan mengukur kekuatan nya, Vian berkata:

"Aku tidak akan membunuhmu, tapi aku ingin kau bergabung dengan ku dan menjadi tikus pengawal ku."

"Kau tidak perlu sopan seperti itu padaku, yang perlu kau lakukan adalah, segera tinggalkan ruangan ini, dan bawa anggota mu yang lemah itu, sebelum terlambat."

"Kurang ajar.! Kau pikir kau siapa ha!" Terbaik Vian berkata lantang, sambil melayangkan pukulannya ke arah dada Vino. Tapi Vino sudah mengantisipasinya dengan baik. Ketika pukulan itu tinggal beberapa inci

dari dadanya, Vino menekuk dadanya ke belakang, yang sebenarnya posisi itu sangat merugikannya. Tapi dia memiliki rencana lain. Vian yang menyadari pukulannya meleset, dan melihat Vino mundur, menjadi girang, karena posisi seperti itulah yang di inginkan nya.

Dengan beringas dia melayangkan pukulan tangan kanannya, yang masih sangat leluasa berada di sekitar kepala Vino yang condong ke depan, tapi pikirannya salah, bukan menghindar dari pukulan itu, Vino malah membenturkan kepalanya ke arah tangan kanan Vian,

hingga terdengar bunyi:

"Kreakk...!"

"Plaakkk...!"

"Arrrrkkhh...!"

Tangan kanan Vian terluka, akibat berbenturan dengan kepala Vino, dan mulutnya berdarah akibat di tampar oleh Vino, ternyata keras juga kepala Vino.

Dari mana dia belajar semua itu?, kepala lawan tangan

logikanya, kepala yang di perkirakan akan benjol, justru sebaliknya malah tangan kanan Vian yang menjadi patah. Sungguh tidak masuk akal.

5 Orang satpam melihat kejadian itu, bergidik ngeri, mereka berpikir kalau itu dia, mungkin dia sudah akan tewas sedari tadi.

Mereka membatin tentang Vino dan berkata:

"Ternyata dia sekuat itu."

Mereka telah berhasil memprovokasi Vino, sejak dari awal. Sekarang setelah melihat betapa kuatnya Vino, satpam arogan tersebut menjadi ketakutan, dan diam diam menyelinap keluar, untuk menyelamatkan diri.

"Mereka betul betul pengecut, dan tidak bertanggung jawab!" Itulah gelar yang seharusnya mereka dapatkan. Lalu mereka meninggalkan dua temannya yang sedang terluka dan terbaring lemah yang tidak berdaya itu. Mereka yang tergeletak di lantai, di tinggal begitu saja oleh teman nya yang kabur mementingkan diri mereka sendiri.

Tiara, Prily, Brayen, Nenek Robin, Anggeline, dan serta lainnya, mereka hanya melongo melihat kejadian itu. Mereka tidak habis pikir, dari mana Vino mendapatkan kekuatan seperti itu.? Padahal dulu Vino adalah laki laki yang sangat terkenal akan kecupuannya dan lemah nya dia, tapi hari ini dia berhasil membungkam

mulut orang yang selalu menghinanya.

Vian yang mengalami patah tangan, dan mulut berdarah, bukannya malah mundur, tetapi justru berniat untuk berusaha membunuh Vino.

Dan seketika itu, Vian yang terkenal akan kelicikan nya,

dengan secepat kilat ia mengeluarkan pistol yang di simpan di saku celana samping nya sedari tadi itu. Dan mengarah kan muncung pistol tersebut ke arah kepala Vino.

Pelatuk pistol yang ada di jari telunjuknya, sebentar lagi akan di tarik, tapi sebelum semua itu terjadi, tiba tiba terdengar suara tembakan kuat yang mengarah ke senjata yang sedang di pegang oleh Vian. Hingga membuat senjata itu jatuh ke lantai. Setelah itu, lebih dari 300 orang tiba tiba masuk ke dalam ruangan dan menambah sesak di dalamnya. Untung saja ruangan itu cukup besar, sehingga mampu menampung orang orang banyak. Rata rata tubuh orang yang datang itu berperawakan kekar, berotot, dan berparas sangat mengerikan. Seketika itu mereka membentuk sebuah barisan di kanan dan di kiri, seperti sedang menunggu seseorang untuk lewat.

Vino yang melihat hal itu, hanya tersenyum. Dan sembari membatin. "Inilah saat yang di tunggu tunggu."

Tak butuh waktu lama, 10 orang berjalan masuk melewati barisan tersebut dengan gagahnya, salah satu di antara mereka adalah seorang wanita muda cantik jelita berusia 23 tahun, Sebut saja ia Novita Fanthers sang sekretaris utama Prataxsa Group, dan tangan kanan Vino.

Wanita itu yang memimpin jalan, penampilan mereka begitu agung, dan terlihat menyiratkan ancaman bagi siapa saja berani mengganggu nya.

Brayen, Vian, dan terutama Mantan istri nya bernama Anggeline, yang melihat kedatangan 10 orang itu, tiba tiba tercekat, ada rasa takut dan juga senang, terutama bagi Brayen. Pesta pernikahan nya, kedatangan tamu agung petinggi Kizawa Prataxsa Group, Perusahaan di mana selama ini dia berkerja, begitu juga dengan Anggeline.

Takut jika kekacauan di pestanya akan menjadi image buruk bagi perusahaan, tapi dia senang, karena sang pengacau pesta yang saat ini masih ada di situ, akan di hajar oleh orang yang baru datang tersebut. Sungguh dangkal pemikirannya.

Sementara bagi Vian, dan beserta tikus tikusnya, hal itu merupakan bencana dan akhir hidup mereka, orang yang selama ini di takuti dan di hindari oleh nya, saat ini sedang berada di depan matanya.

Anggeline yang mengenali Novita yang baru datang itu, turut senang, tapi dia tidak mengenali lima orang laki laki yang tadi berjalan di belakang Novita. Dia tidak menyangka, orang yang selama ini sangat di hormati dan di kagumi dan amat di agungkan olehnya, juga datang di pesta pernikahan itu. Ini keberuntungan baginya.

"Nona Novita, saya tidak begitu menyangka anda akan datang di pesta pernikahan ku yang tidak seberapa ini."

Ujar Brayen berusaha menjilat

"Dan selamat datang juga bagi orang orang mu." Mari...!"

"Ku tunjukkan tempat duduk kalian"

"Brayen senang bukan main.

Sambil tertunduk tunduk, dia mencoba menyenangkan tamu terhormat nya. Novita, yang sedang mendapat kan kehormatan itu, dia hanya diam saja. Dan dia hanya mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan pesta itu, dan berhenti ketika matanya tertuju ke arah Vino, begitu juga dengan ke sepuluh orang yang ada di belakang nya.

Begitu Novita melihat Vino, dia hanya menganggukkan kepalanya sedikit untuk memberi hormat kepadanya.

Mengatakan bahwa dia sudah datang. Vino yang telah mendapat kan isyarat itu ia hanya mengangguk kecil, dan memberi isyarat juga agar Novita dan orang orang

nya mengerjakan segala sesuatu sesuai dengan rencana nya.

"Nona Novita, maafkan kami yang tidak menyambut kedatangan anda dengan baik. Tadi ada keributan sedikit ruangan ini."

"Ke kacauan ini di sebabkan oleh manusia kampung, dan parasit tidak berguna yang ada di sana itu." Ucap Brayen dengan muka masam ketika memandang Vino

Kening Novita dan ke sepuluh pengawalnya itu tiba tiba mengkerut secara serentak, mereka tidak habis fikir, kenapa orang yang sangat di hormati oleh mereka, di hina dengan begitu rendahnya oleh Brayen.

Padahal mereka tahu, siapa Vino yang sebenarnya. Tidak tahu kah dia, bahwa orang yang sedang di hina nya itu, adalah pewaris sah perusahaan Kizawa Prataxsa Group. Tuan muda Vino yang sangat mereka hormati.

"Sungguh kurang ajar kau Brayen, di saat akhir hidup mu, masih saja bersikap kurang ajar seperti itu." Bisik Novita yang di dalam hatinya sangat geram, tapi dia berusaha untuk bersikap tetap tenang. Dia tidak mau keberadaan Vino yang sebenarnya di ketahui oleh mereka.

1
Ahmad Refaldy
terlalu bertelele langsung saja bilang vino itu sipa jangan pakai drama mulu
Kar Sim
Cukup bagus, ada kesalahan sedikit tentan nama tokoh yg sama, yg punya tanah dan Komandan Gengster
Kar Sim
Lanjut
tetap smangat 👍
Diah Susanti
lha kok kenapa masih ingat teman kuliah kalo seperti ini
Mohd Ariffin Jaal
Lumayan
Khairul Ackhiels
nama nama orang nya bolak balik tak sesuai ..buat bingung jadi nya Thor
Gio Vanny
kayaknya copy paste ni novel ini, mirip dgn novel sebelah yg nama pemeran laki-lakinya Dion
azizan zizan
hhmmmmm....🤔🤔🤔
azizan zizan
lagi anehnya kok mcnya goblok atau gimana sih...sering sebut tak punya wang kok black car dan gold cara tuh apa bukankah didalamnya ada wang...ini goblok gimana...???
azizan zizan
mau komentar ngak ya... sebab di awal2 cerita udah nampak kegoblokkanya.. nieu lagi🤦🤦
Omang
Luar biasa
Bambang Subali
ceritax kurang masuk di akal thor.di sebuah bank,se gembel"x orang,tetap di layani klau itu bank.karna sebuah bank,tidak memandang pakaian seseorang thor.byk pedagang sayur,ikan n byk lg yg pakaianx gembel n bau,tetap di layani
Hendra Yana
ok lah
Hendra Yana
lanjut
Rohman Millennial
tolong Thor, lebih diperhatikan lagi ceritanya, soalnya bikin bingung yang bacanya thor
Acep Zaenal
mantap
Yitno Tok
cerita yg bagus,,lantkan
Dewi Setiawati
hampir mirip cerita Charlie white,,,
Elaris Sylvanor
ges tolong ramaikan novel ku ya... judulnya the god of universe
Jayadi Putra
hahahaha niru pewaris tunggal pantesan gak lanjut ceritanya 2kwkwkwkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!