NovelToon NovelToon
KHAZANA(Aku Bukan Pelakor)

KHAZANA(Aku Bukan Pelakor)

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: windanor

CERITA INI DALAM TAHAP REVISI

YANG TIDAK MENYUKAI TENTANG POLIGAMI MENJAUH!

BIJAKLAH MENCARI BACAAN YANG BERMANFAAT DAN MENGHIBUR.

SEBAIK-BAIKNYA BACAAN ADALAH AL-QURAN.

<===================================>




"Ceraikan aku sekarang!! Aku tidak mau jadi istri kedua apalagi harus berbagi!! " teriak Zana dengan mata yang memerah ,berair.

"Astaghfirullah, Zana. Saya tidak akan menceraikan kamu! " tegas Hanu, menolak mentah-mentah permintaan Zana.

"Tapi aku mau cerai dari kamu! Aku tidak mau jadi istri kedua hiks... Kamu jahat, merahasiakan ini semua dari aku, kalau aku akan jadi istri kedua kamu! Aku benci kamu hiks..."


Di umur 18 tahun dan masih sangat muda, Khazana Vanessa atau yang sering di panggil Zana, harus menyandang status sebagai seorang istri dari pria yang jauh lebih tua darinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon windanor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kemarahan Hanu

Hanu memberhentikan motornya di halaman rumah. Ia menyuruh Zana lebih dulu turun dari motor.Pria itu memarkirkan motornya di depan rumah,dekat teras.

"Sekarang ayo masuk ke rumah, " ujar Hanu yang lebih dulu berjalan mendahului Zana. Ia membuka pintu dan menyuruh Zana untuk lebih dulu masuk.

"Mas,tidak langsung pulang? " Tanya Zana pada Hanu yang menutup pintu dan menguncinya.Pria itu tersenyum.

"Saya pulang setelah kamu tidur, " ujar Hanu yang masih tersenyum.Zana menganggukkan kepalanya, tersenyum tipis . Ada rasa senang membuncah mendengar ucapan yang di lontarkan Hanu.

Mereka berdua masuk ke dalam kamar. Hanu langsung melangkahkan kakinya ke dalam kamar mandi untuk sekedar membilas wajah dan tangannya. Zana melepaskan jaket yang melekat di tubuhnya. Ia menggantung jaket berwarna coklat tersebut di belakang pintu.

Gadis itu langsung membaringkan tubuhnya di kasur empuk itu. Memejamkan matanya, merasakan badannya yang terasa pegal-pegal karna seharian membersihkan rumah yang baru ia tinggali ini.

Zana  tersentak. Ia mengerjapkan matanya. Saat membuka mata ia langsung menatap Hanu yang mengecup pipinya. Zana langsung bangkit dari tempat tidurnya, dan duduk menghadap kearah Hanu.

"Saya kira kamu sudah tidur? " ujar Hanu terkekeh. Zana menunduk, tersenyum malu-malu dengan pipi yang bersemu.

"Sekarang ayo tidur sudah malam ini."

Hanu menepuk-nepuk kasur di sebelahnya. Zana langsung mendekat dan membaringkan tubuhnya di susul oleh pria tersebut yang juga membaringkan tubuhnya di kasur. Hanu menarik Zana dalam dekapannya.Zana terkaget-kaget karna ulah suaminya yang langsung memeluknya. Ia bisa menghirup aroma tubuh Hanu begitu menusuk ke indra penciuman nya yang membuat ia candu.

"Tutup matanya, jangan melihat kearah saya terus. " Hanu meraup wajah Zana yang tertawa. Gadis itu merapatkan tubuhnya pada Hanu. Memeluk erat tubuh suaminya.

"Tidur Zana, " titah Hanu seraya menepuk-nepuk punggung Zana pelan.

Zana menutup matanya mengikuti perintah sang suami. Ia belum sepenuhnya tidur. Zana merasakan usapan lembut Hanu yang beralih ke kepalanya.

"Istri saya kalau lagi tidur makin cantik. " Puji Hanu menatap lekat wajah Zana yang sudah tertidur pulas. Jari telunjuknya mengusap-ngusap pipi sang istri. Ia mendaratkan kecupan di kening, pipi dan terakhir bibir Zana yang begitu memabukkan baginya.

Matanya melirik kearah jam dinding yang menunjukkan pukul 11 malam. Hanu bangkit dari kasur dengan sangat pelan. Ia menjauhkan tangan Zana yang melingkar di perutnya dan mengantinya dengan guling di samping Zana. Sebelum pergi Hanu menutupi tubuh gadis tersebut dengan selimut hingga batas dada. Ia kembali mencium pipi Zana.

"Mimpi indah sayang, " bisik Hanu dekat telinga Zana.

🌸🌸🌸🌸🌸

Aniya membuka pintu rumah. Ia menatap Hanu yang baru datang dengan wajah datar .

"Kamu tadi dari mana, Mas? " Tanya Aniya seraya mencium tangan suaminya.Hanu menghela napas berat. Ia langsung melepaskan jaket yang melekat di tubuhnya tanpa melirik kearah Aniya sedikit pun.

Aniya yang merasa di acuhkan itu langsung menarik pergelangan tangan Hanu yang hendak ke kamar. Ia menatap gahar pada suaminya.

"Kamu kenapa sih, Mas?Datang-datang cuma diam dan juga mengacuhkan aku! Oo.... Aku tahu pasti kamu dari rumah Zana kan? Iyakan Mas?! " Desak Aniya memaksa Hanu agar mengaku.

Hanu menatap Aniya yang tak minat untuk menjawabnya karna itu akan memicu pertengkaran di antara mereka berdua.

"Sudah, Aniya. Aku lelah aku ingin istirahat, " ujarnya, melepaskan genggaman tangan Aniya di pergelangannya.

"KAMU BERUBAH MAS!! SEMENJAK KAMU MENIKAH DENGAN ZANA KAMU BERSIKAP DINGIN SEPERTI INI DENGAN KU!! " Teriak Aniya dengan mata yang berkaca-kaca. Hanu menghentikan langkah kakinya. Ia langsung berbalik menatap sang istri yang menatap dirinya dengan nafas yang memburu.

"Maksud kamu apa yang berubah? Aku tidak berubah Aniya. Tapi kamu yang membuat aku berubah menjadi bersikap dingin terhadap kamu. Aku ingin kamu intropeksi diri kamu atas kesalahan yang kamu perbuat . Aku tanya? Kamu buat apa tadi ke rumah Zana sama Umma? " Tanya balik Hanu yang menahan marahnya.

Aniya langsung terdiam, menutup mulutnya rapat. Jantungnya berdetak tak karuan mendengar pertanyaan Hanu. Dari mana Hanu tahu bila dia ke rumah Zana bersama Umma. Pasti gadis itu yang mengadu. Cih! Tidak menyangka Zana mengadukan hal itu pada Hanu ,dan pasti Zana sangat suka sekali membuat rumah tangga nya hancur!

"Jawab Aniya! " Desak Hanu menatap tajam pada Aniya.

"Aku ke rumah Zana cuma ingin, ingin_____Melihat rumah yang di tempati Zana" jawab Aniya bohong. Hanu tersenyum miring seraya menggeleng-gelengkan kepalanya.

Hanu berjalan mendekati Aniya yang memundurkan tubuhnya menjauh dari dari dirinya beberapa langkah. Ia bisa merasakan aura yang berbeda dari Hanu. Pria itu melipat tangannya di dada menatap Aniya menelisik.

"Tapi kenapa pipi Zana membiru seperti habis di tampar, apa kamu tahu penyebabnya ? " Tanya Hanu yang ingin melihat reaksi Aniya.

Mata Aniya langsung membola mendengar pertanyaan Hanu. Perlahan rasa takut mulai merayap di benaknya. Apa Hanu sudah tahu bila Umma menanpar Zana. Kalau benar, berarti gadis itu benar-benar ingin mencari masalah dengan nya lihat apa yang ia lakukan kalau Hanu benar tahu semuanya.

"A-aku tidak tahu. Saat aku datang ke rumah Zana keadaannya baik-baik saja tadi, " jawab Aniya gugup dengan tenggorokan yang tersekat sehingga terbata-bata saat bicara.

Hanu masih setia melihat gelagat Aniya yang tampak begitu aneh. Terlihat sangat gugup sekali .

"Aku hanya ingin bertanya saja? Aku pikir kamu tahu soal penyebab itu. Zana tidak mau mengatakan kenapa pipinya yang lebam itu. " Ujar Hanu.

"Kalau begitu aku ke kamar, " imbuh Hanu yang langsung berjalan ke kamar.

Aniya bernapas lega setelah Hanu pergi. Syukur bila suaminya tidak tahu tentang hal itu. Itu berarti Zana tidak mengadu kejadian yang tadi . Aniya tersenyum menyeringai .

"Jangan harap Zana kamu bisa merebut Mas Hanu dari aku. Aku pastikan setelah kamu melahirkan anak mas Hanu. Kamu langsung terbuang. " Ujarnya tertawa .

🌸🌸🌸🌸🌸

Zana yang tengah asyik menyapu teras rumah langsung teralihkan perhatiannya pada sebuah mobil pick up yang parkir di halaman rumah yang setahu nya kosong. Tidak berapa lama sebuah mobil Alphard berhenti, tepat di sebelah mobil pick up tersebut. Sepasang suami-istri turun dari mobil Alphard tersebut di susul oleh seorang pemuda yang berjalan mengikuti suami-istri tersebut.

"Mari mbak, " sapa wanita paruh baya tadi. Membuat Zana langsung melemparkan senyum nya.

Mata Zana kembali memperhatikan pemuda yang memakai headset tersebut yang tersenyum kearahnya. Pemuda itu sangat tampan dan Zana perkirakan umurnya 20-an.

🌸🌸🌸🌸🌸

"Gala, Ayah harap kamu betah tinggal di sini. Dan jangan coba-coba kabur dari rumah ini, " sarkas pria paruh baya itu setelah masuk ke dalam rumah.

Gala hanya memutar bola matanya malas. Sungguh Ayahnya terlalu lebay memberikan hukuman dengan mengirim dia untuk tinggal di pedesaan ini.

Bersambung...

1
Masliah Masliah
sebegitu begonya si zana najis
Heni Hendrayani🇵🇸🇵🇸🥰🥰
s zana bahan gablokan s aniya ama ibu nya kasian suami nya juga gak ada ngebela bela nya tetap aja melehoy gak tegas balk gaplok kek tuh s aniya walauoun sekarang dia nyerein s aniya tp msh mau aja ngelad3nin mau d pegang pegang iihh jijik
Astri Oktavia
ini gak ada lanjutannya cerita ini
Imas Siti Rokayah
lanjut thor ceritanya...up..up
Sandisalbiah
manusi bebal.. bukannya introsfeksi diri, merenungi dan memperbaiki diri dari kesalahanya, ini mala selalu berburuk sangka dan berniat buruk pd org lain..
Sandisalbiah
lah.. gampang banget umma sarah mendikte si aniya.. dia sendiri apa kabar.. bukanya dia juga hamil di luar nikah, makanya suamin pertamanya gak bisa nerima dia krn dia mengandung ank laki² lain... nih gampang banget mulutnya menghardik anknya yg jelas² mengikuti jejak langkah nya... sama² menjijikan... dasar wong edan..
Sandisalbiah
ngomongin Zana, ank gak ada akhlak.. tp kamu sendiri seorang ibu, jgnkan mendidik ank biar ber akhlak lah kamu sendiri aja minim akhlak.. penampilan aja muslima kelakuan sazjal... lupa ngaca ini umanya aniya..
Sandisalbiah
hanu gak akan bisa bersikap adil... saat Aniya punya pembantu durumah nya kenapa hanu tdk memberi pembantu juga utk Zana.. manusiawi sih.. karna pd dasarnya manusia itu cuma bisa ngomong tp nol pd prakteknya...
Sandisalbiah
sebenernya ini termasuk sifat gak baik perwmpuan... mudah baper dan terbawa perasaan.. gampang tersentuh... sekecewa apapu yg di lakukan pasangan tp saat nendapat sedikit perhatian langsung luluh dan melupakan kesalahn dr pasangannya... bodoh sih tp mau bagaimana lagi,kodrat jd mahluk dgn lembut rasa...
Sandisalbiah
ini definisi maling teriak maling... ibu dan anak ternyata sama buruk sifat dan akhlaknya...
Sandisalbiah
Aniya dan umminya dama² manusia egois.. munafik si kalau aku bilang, tau agama, penampilan muslimah tapi sifat dan kelakuannta durzana... mengikuti ego sendiri gak peduli perasaan org lain...
Tati Suwarsih Prabowi
bagus thor kisahnya...biar jadi pelajaran bagi orang yg berniat sama dg apa yg ad d kusah ini...sukses terus!
Khazanava: Aamiin. Terimakasih sudah mampir dan membaca karyaku😍
total 1 replies
Tati Suwarsih Prabowi
kirain ilang kmana?
Tati Suwarsih Prabowi
y Allah aniya g sadar2 jg
Tati Suwarsih Prabowi
ini orang bkannya sadar malah tambah jadi
Tati Suwarsih Prabowi
ternyata terlihat baik tapu d blakang busuk
Tati Suwarsih Prabowi
jangan d minum...itu pil penggugur kandungan
Tati Suwarsih Prabowi
lama2 aniya hd jahat...apa seperti itu sifat istri solehah memfitnah!
Tati Suwarsih Prabowi
abah pengertian!
Tati Suwarsih Prabowi
nah itulah resiko minta d poligami...g kuatkan?makanya pikir dulu klo mo berbuat sesuatu yg akhirnya akan menyakiti orang lain
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!