Ikuti Instagram aku ya : @authoranakkost
Satu rumah dengan Bos? bagaimana mungkin?
Keenan, CEO arogan yang selalu mendapatkan apa yang ia mau termasuk wanita harus merasakan kesal saat ada satu wanita biasa bernama Cinta yang jelas-jelas menolak dan menghindari dirinya.
Harga diri Keenan tidak membiarkan hal itu, dia segera mengikat Cinta dengan sebuah kontrak dan memaksa tinggal dalam satu rumah, Keenan ingin menyelesaikan rasa penasaran nya dan kembali menjadi dirinya yang suka bermain wanita.
Tetapi apakah rasa penasaran sang Boss memang hanya sesaat? apakah benih Cinta akan muncul?
Jika penasaran bisa diikuti terus ya, terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anak Kost, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Drama pagi hari
Episode 25 : Drama pagi hari
***
Pagi hari di apartemen Keenan,
"AHH!" teriakan yang begitu hebat meramaikan pagi di apartemen itu, tepatnya di dalam kamar Keenan.
"Kau! Kau! Kau! brengsek! mesum! ku bunuh kau mesum! ahhh!" teriak Cinta lagi sembari menjambak rambut Keenan dengan sangat keras.
"Aw! beraninya kau menjambak rambut majikanmu, dasar wanita bar-bar!" teriak Keenan pada perlakuan Cinta itu sembari membalas jambakan Cinta di rambutnya.
Sekarang mereka berdua sedang menjambak rambut satu sama lain.
"Dasar, pria macam apa kau berani menjambak rambut wanita, lepaskan rambutku, ahh!" decak Cinta pada Keenan yang memang sedang menarik rambutnya.
"Kau juga perempuan macam apa kau yang berani menjambak rambut majikannya, apakah kau anjing liar? lepaskan rambutku?" Keenan tidak mau kalah, dia tidak akan melepaskan tarikannya jika Cinta tidak bertindak duluan.
"Kau, ku hitung satu sampai tiga, kalau kau tidak melepaskan tanganmu, maka akan kugigit kau sampai berdarah! jangan remehkan kemampuanku! satu.... dua.... tigaaaa!"
teriak Cinta pada Keenan, tetapi peringatannya tidak diindahkan oleh Keenan, buktinya tarikan tangannya makin keras, membuat Cinta semakin kesakitan.
Melihat dirinya diremehkan segera Cinta menerkam Keenan sampai Keenan terjerembab di kasur, karena tadinya mereka sudah terduduk akibat sesi penjambakan rambut yang mereka laksanakan.
"Ahhh sakit, dasar kau anjing liar!" teriak Keenan saat Cinta menggigit dengan keras di bagian bahunya, tetapi saat menyadari posisi mereka, Keenan bukannya merasakan sakit tetapi malah menelan salivanya, karena pemandangan yang di hadapannya sungguhlah dapat membuat semua pria mabuk kepayang.
"Glek!" Keenan lagi-lagi menelan salivanya dengan kasar sampai terdengar keluar, bagaimana tidak sekarang Cinta sedang tidak berbusana, dan tanpa sadar karena pergulatan mereka selimut yang menutupi badan Cinta sedari tadi sudah tersingkir ke bawah kasur, dan posisi Cinta sekarang sedang berada di atas tubuh Keenan, jadi Keenan bisa melihat pemandangan itu dengan sangat leluasa.
"Ukurannya memang sangat pas dengan tipeku!" itulah kata pertama yang spontan terucap dari mulut Keenan.
Menyadari hal itu membuat Cinta sangat malu, ditutupnya mata Keenan dan dia sendiri mengambil selimut yang terjatuh menggunakan kakinya.
"Kau mesum! beraninya kau membuka bajuku tadi malam, majikan macam apa kau yang meniduri bawahannya!"
teriak Cinta lagi pada Keenan saat Cinta sudah berhasil mengambil selimut dan menutupi tubuh polosnya.
Mendengar teriakan itu, berhasil mengembalikan Keenan dari imajinasi kotornya barusan, segera Keenan mengendalikan pikirannya dan berusaha tetap cool.
"Heh kau, beraninya menuduh seperti itu! coba kau ingat tadi malam, apa yang sudah kau lakukan padaku! dasar bar-bar, bagaimana bisa ada seorang wanita yang sangat tidak anggun seperti mu!" ketus Keenan pada Cinta.
Segera Cinta mengingat-ingat kembali kejadian tadi malam, saat ia mabuk.
***
Flashback on,
Keenan menggendong Cinta kedalam kamarnya, karena sedari tadi memang Cinta telah membangkitkan gairah Keenan. Tetapi saat Keenan ingin memulai aksinya, tiba-tiba Cinta muntah, hal itu sontak membuat Keenan jijik dan kehilangan nafsunya.
Keenan sampai harus membersihkan badannya terlebih dahulu, disamping itu juga harus mengelap tubuh Cinta yang sudah kotor akibat muntahannya sendiri.
Bukan hanya itu saja, saat Keenan sudah memutuskan untuk tidur terlelap, Cinta selalu saja mengganggunya, seperti contohnya Cinta menendang tubuh Keenan sampai terjerembab ke bawah kasur, Cinta mengusap dengan kasar kepala Keenan, dan juga memukul-mukul Keenan sembari mengigau,
jadi intinya yang terjadi bukanlah malam yang romantis, tetapi malam penyiksaan bagi Keenan.
Terima kasih utk karyanya & sehat2 semangat slalu utk karya terbarunya 🙏🏼💐💪🏼