NovelToon NovelToon
Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cintamanis / Anak Genius / CEO / Anak Kembar / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: LYTIE

Penyakit eating disorder membuat Jackson tidak bisa mencicipi rasa makanan selama 20 tahun. Masakan Rossy, koki pribadi baru berhasil membuat pria itu memakannya dan secara perlahan mencoba mengatasi trauma masa lalu.
Terkuak misteri Rossy adalah ibu kandung dari bayi tabung IVF yang dibeli oleh Jackson lima tahun yang lalu. Berhasilkah Jackson mengatasi trauma masa lalu yang merupakan pemicu penyakitnya serta bersatu dengan Rossy dan putra kembarnya Chandra&Kelvin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LYTIE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22. Rahasia 5 tahun yang lalu

***Kamar pasien VVIP Dokter Erik***

Beberapa saat kemudian, handphone Felix berbunyi .

Felix mengangkat teleponnya di depan Michelle.

"Halo."

"Aku sudah tiba di Healing Hands Hospital m," kata Jackson.

"Okay! Akuada di kamar pasien VVIP, disamping kamar Chandra," jawab Felix.

"Aku ke sana sekarang," kata Jackson dan menutup sambungan telepon.

Felix melihat ke arah Michelle sambil menyodorkan telapak tangannya.

"Ada apa Felix?" tanya Michelle sambil menatap telapak tangan Felix dengan bingung.

"Michelle! Berikan medical file pasien kepadaku. Akuingin melihatnya," jawab Felix.

"Oh iya ya. Ini medical filenya," kata Michelle sambil menyerahkan medical file yang berada di tangannya.

"Keadaan pasien stabil. Kamu boleh meninggalkan ruangan ini. Aku yang akan mengobservasinya," kata Felix ke Michelle.

Semua dikarenakan Jackson akan datang melihat Dokter Erik, sehingga Felix ingin Michelle meninggalkan kamar pasien.

"Baik Felix," kata Michelle.

Sewaktu Michelle keluar dari kamar pasien VVIP, dirinya berpapasan dengan Jackson yang datang bersama Bagaskara.

"Pak Jackson," sapa Michelle.

"Dokter Michelle," jawab Jackson sambil menganggukkan kepala dan masuk ke dalam kamar pasien VVIP di ikuti Bagaskara.

Tadi Bagaskara makan di kantin dengan cepat dan kembali ke pintu masuk rumah sakit untuk menunggu Jackson.

Jackson ingat Michelle adalah teman Rossy dan bekerja sebagai dokter di Healing Hands Hospital.

Michelle bertanya-tanya di dalam hatinya, mengapa Jackson datang ke kamar pasien Dokter Erik , padahal seharusnya Jackson tidak mengenal Dokter Erik.

"Mungkin dia menemui Felix karena ada keperluan mendadak. Bukan untuk mengunjungi dokter Erik," kata hati Michelle.

***

Sementara itu di dalam kamar pasien VVIP, Jackson berjalan mendekati Dokter Erik yang terbaring di tempat tidur dan melihatnya dengan ssksama.

"Apakah kamu bisa membuatnya siuman?" tanya Jackson ke Felix.

Felix yang sedang membaca medical file pasien, melihat ke arah Jackson.

"Dari laporan ini aku bisa pastikan operasi yang di lakukan oleh rumah sakit Medical Health terhadap pasien sangat berhasil. Pendarahan di otaknya lah yang membuatnya koma. Aku akan memberikan perawatan dan obat-obatan terbaik untuk membantu pemulihan tubuhnya. Semoga saja dia bisa cepat siuman," jawab Felix.

"Kabari aku secepatnya jika dia sudah siuman," pesan Jackson.

"Okay!" jawab Felix.

Jackson melihat ke Bagaskara yang berdiri di sampingnya.

"Bagaskara.! Aku curiga Dokter Erik merahasiakan sesuatu dariku sehingga melarikan diri sewaktu kamu mencarinya. Cari tahu apa rahasia itu. Kemungkinan besar berhubungan dengan Miss X dan bayi tabung IVF," perintah Jackson ke Bagaskara.

"Baik tuan Jackson," jawab Bagaskara.

Sewaktu di dalam mobil menuju Healing Hands Hospital, Jackson memikirkan apa penyebab Dokter Erik melarikan diri dari Bagaskara. Padahal dirinya memberi imbalan yang besar kepada Dokter Erik setelah membantu persalinan Miss X.

Satu-satunya kemungkinan adalah Dokter Erik pasti mempunyai rahasia besar yang berkaitan dengan Miss X dan bayi tabung IVF sehingga Dokter Erik panik dan melarikan diri dari Bagaskara.

***

Michelle yang selesai bekerja shift malam,menjemput Chandra dari ruang bermain anak.

"Kelvin! Ayo kita pulang," ajak Michelle.

"Baik Aunty Michelle," jawab Chandra dengan patuh.

Michelle menyetir mobil Daihatsu Ayla nya dengan pelan. Pikiran Michelle masih dipenuhi dengan Dokter Erik yang terbaring koma di Healing Hands Hospital.

Chandra mengetahui Michelle sedang memikirkan sesuatu hal sehingga duduk dengan tenang dan diam tanpa mengucapkan sepatah kata pun di dalam mobil.

 

***Mansion Wijaya***

Rossy sudah selesai mandi dan bersandar di atas tempat tidurnya sambil memegang handphonenya.

Wanita muda itu membuka grup chat LINE yang di buat oleh Felix. Tidak ada pesan baru di dalam grup chat hari ini.

Pesan terakhir di post oleh Felix semalam, yang mengatakan sangat senang bisa makan masakan Rossy dan ingin mencobanya lagi lain kali.

"Semuanya sedang sibuk kah?" kata hati Rossy.

Malam ini Rossy bisa cepat beristirahat ke kamarnya. Pak Lesmana memberitahukannya untuk tidak perlu memasak dinner karena Jackson tidak pulang untuk dinner di Mansion Wijaya.

Rossy mengetik chat pribadi ke LINE Michelle.

"Michelle! Shift malammu sudah selesai kah?" tanya Rossy.

Bunyi pesan masuk di handphone Michelle , bertepatan ketika gadis muda itu membuka pintu rumah kontrakannya.

Sms dari Rossy seolah merupakan petunjuk untuk Michelle supaya membicarakan tentang Dokter Erik ke Rossy.

Michelle mengunci pintu rumah kontrakan dan melihat ke arah Chandra.

"Kelvin! Sudah waktunya tidur. Jangan lupa cuci muka dan gosok gigi ya," pesan Michelle.

"Baik Aunty Michelle," jawab Chandra dengan patuh.

Michelle melihat Chandra berjalan menuju ke toilet sehingga gadis muda itu menekan nomor handphone Rossy dengan cepat.

"Halo."

"Rossy! Ada hal penting yang ingin aku sampaikan," ucap Michelle sambil berjalan masuk ke dalam kamarnya.

Chandra yang sedang berjalan menuju toilet menghentikan langkah kakinya karena mendengar Michelle menyebutkan nama Rossy.

Biasanya setiap kali Michelle menelepon Rossy pasti akan meminta Chandra berada di sampingnya.

Chandra yakin pembicaraan Michelle dan Rossy kali ini pasti mengenai sesuatu yang di rahasiakan oleh Michelle dan Rossy. Bahkan Kelvin pun tidak mengetahuinya sehingga Chandra memutuskan menguping pembicaraan Michelle dengan Rossy.

Chandra berjalan perlahan menuju kamar Michelle dan mendekatkan telinganya di pintu kamar. Suara Michelle terdengar jelas oleh Chandra dari luar kamar.

"Rossy! Tadi malam seorang pasien pria yang koma di transfer ke Healing Hands Hospital dan dihandle langsung oleh Felix ," kata Michelle.

"Aku mengenal pasien itu kah?" tanya Rossy dengan perasaan hati bercampur aduk.

Suara Michelle sangat tegang sehingga membuat suasana hati Rossy menjadi tidak tenang. Wanita muda itu mengira pria koma itu adalah ayahnya, Thomas.

"Pria itu adalah Dokter Erik, dokter spesialis kandungan. Dialah yang menyerahkan Kelvin kepadamu lima tahun yang lalu," jawab Michelle.

"Dokter Erik?" teriak Rossy.

Seketika ingatan Rossy kembali ke lima tahun yang lalu. Dokter Erik sangat baik kepadanya.

Selama dua minggu Rossy bedrest di rumah sakit setelah melahirkan, Dokter Erik akan datang memeriksa keadaannya dan Kelvin.

Rossy tidak menyangka lima tahun kemudian dirinya akan mendapat kabar bahwa Dokter Erik koma.

Rossy merasa iba terhadap Dokter Erik dan juga lega karena bukan ayahnya yang koma.

" Dokter Erik yang menyerahkan Kelvin ke mommy," kata hati Chandra yang ikut menguping dari luar.

"Michelle! Maksudmu Dokter Erik di handle langsung oleh Felix?" tanya Rossy.

"Iya Rossy. Felix memintaku untuk membantunya juga," jawab Michelle.

"Kalau memang Felix adalah Mister W. Apa tujuannya terhadap Dokter Erik kali ini?" tanya Rossy dengan bingung.

Michelle pun ikut bingung mendengar pertanyaan Rossy Hartono.

"Apakah mungkin Felix ingin mengetahui identitas asli Miss X dan mengambil Kelvin kembali?" tanya Michelle dengan hati-hati.

"Om Felix, Miss X, Kelvin! Yes! Benar dugaanku. Mommy adalah Miss X. Kelvin saudara kembarku. Tetapi apa hubungannya dengan Om Felix? " kata hati Chandra.

Chandra yang ikut menguping dari luar pun merasa ketegangan yang luar biasa.

***

Selamat siang Para Pembaca Setia Novel Anak Genius : CEO & His Private Chef.

Apakah para pembaca ikut merasakan ketegangan yang dialami Chandra Wijaya?

Jangan lupa membaca kelanjutan ceritanya besok ya.

Thank You

1
Winny Anpooh
Luar biasa
Trissiyanah
pengen tahu kelanjutannya , JD penasaran
Trissiyanah
bagus ceritanya , suka
Oke Banget
Luar biasa
Oke Banget
Lumayan
Sumiati 32
Thomas kenapa ngasih tau mau dinner dengan Rosi
Fuziie_aN
Luar biasa
Sri Tanjung
jackson malu2 kucing.d bllakang meong2😍😍😍😍😍
Sri Mulyaningsih
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Mulyaningsih
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Mulyaningsih
ya Tuhanku 🤣🤣🤣🤣🤣🙈
Sri Mulyaningsih
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Mulyaningsih
😂😂😂😂😂😂😂🙈
Sri Mulyaningsih
Luar biasa
Sri Mulyaningsih
lah....yg kesamber petir u tong 🤣🤣🤣🤣🤣
Mohd Nor Kasih
senjata makan tuan..😁
Mohd Nor Kasih
PD amat lu bang Jackson...😂
Mohd Nor Kasih
pertemuan yg mengharukan dan membahagiakan.. mantap Thor cerita mu
Mohd Nor Kasih
waduh GK bahaya ta...😁
Mohd Nor Kasih
awal cerita yg bagus... semangat Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!