NovelToon NovelToon
TERTUKAR DI RS ELISABETH SEMARANG

TERTUKAR DI RS ELISABETH SEMARANG

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Cintapertama
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Gemini 75

Malam hujan di RS Elisabeth Semarang, dua bayi tertukar karena gelang pink. Clarissa hidup mewah di Graha Candi Golf, Aurel menderita di Gunungpati. 18 tahun kemudian, tes DNA membongkar rahasia. Siapa yang akan hancur saat kebenaran terungkap?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Gemini 75, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Duri dalam Duka Keluarga Hartono

Suasana di dalam interior mewah sedan European hitam ber-AC dingin itu terasa jauh lebih menyesakkan daripada udara di ruang kepala sekolah tadi. Tidak ada suara selain deru mesin mobil yang membelah jalanan kota Semarang dengan kecepatan tinggi, serta isak tangis tertahan dari Bu Maya Larasati yang masih meratapi nasib sosial keluarga mereka.

Pak Hartono duduk di kursi pengemudi dengan rahang yang mengeras kaku. Urat-urat di pelipisnya menonjol jelas, menunjukkan betapa besarnya amarah yang sedang ia tahan mati-matian. Sebagai salah satu pengusaha properti terkemuka sekaligus donatur utama yang menyumbangkan dana bermilyar-milyar untuk pembangunan fasilitas olahraga SMA Loyola, namanya selalu dihormati dan disegani di kalangan elit sosial kota ini. Namun hari ini, di ruang kepala sekolah, martabat keluarga Hartono seolah diinjak-injak begitu saja akibat kecerobohan putrinya sendiri.

"Papa benar-benar tidak menyangka, Clarissa," suara Pak Hartono memecah keheningan kabin mobil dengan nada rendah namun penuh tekanan yang mengerikan. Matanya menatap tajam ke arah spion tengah, mengunci sosok putrinya yang duduk meringkuk di jok belakang. "Selama ini, fasilitas apa yang kurang dari Papa dan Mama? Uang saku, mobil mewah, kartu kredit tanpa batas, perhiasan semuanya Papa berikan agar kamu bisa berdiri dengan kepala tegak di sekolah itu. Tapi apa balasannya? Kamu mempermalukan keluarga kita dengan cara murahan seperti menyusupkan dokumen ke laci orang lain!"

"Papa kira aku sengaja ingin ketahuan?!" jerit Clarissa frustrasi, tak lagi mampu menahan emosi yang meledak di dadanya. Air matanya tumpah semakin deras, mencoreng riasan wajahnya yang tadinya sempurna. "Papa tidak tahu bagaimana rasanya direndahkan! Perempuan udik itu... Aurel! Dia datang entah dari mana, merebut perhatian semua orang, dan yang paling parah... dia merebut Cristan dariku!"

Mendengar nama Cristan disebut, Bu Maya Larasati langsung menoleh ke belakang dengan kening berkerut dalam, merasa bingung sekaligus terpukul. "Cristan? Apa hubungannya pemuda dari keluarga Dewangga itu dengan tindakan nekatmu, Clarissa? Jangan bilang semua kegilaan ini hanya karena urusan percintaan remaja?"

"Ini bukan sekadar urusan cinta remaja, Ma!" Clarissa mencengkeram erat tas tangan mahalnya hingga buku-buku jarinya memutih. Tatapan matanya menyala oleh amarah dan rasa cemburu yang membabi buta. "Cristan itu milikku! Dari awal masuk SMA Loyola, semua orang tahu kalau Cristan adalah pacarku. Tapi tiba-tiba perempuan kampung itu datang dan merebut segalanya. Cristan membela dia di hadapan kepala sekolah, menatapku dengan jijik, dan mengabaikanku begitu saja! Aku tidak akan biarkan itu terjadi. Kalau aku tidak bisa memiliki Cristan, maka tidak ada satu orang pun di dunia ini yang boleh memilikinya, terutama perempuan sialan bernama Aurel itu!"

Pak Hartono memukul setir mobil dengan keras hingga bunyi klakson sempat berderit singkat, membuat mobil sedikit oleng sebelum ia kembali menguasainya. "Cukup, Clarissa! Hentikan omong kosong itu! Kalau sampai dewan yayasan mencabut hak istimewa kita atau memperpanjang masalah ini ke ranah hukum, posisi bisnis Papa di proyek pembangunan apartemen baru bisa hancur! Selama masa skorsing dua minggu ini, kamu dilarang keluar rumah. Tidak ada handphone, tidak ada jalan-jalan ke mal bersama teman-teman gengmu, dan tidak ada akses internet!"

"Apa?!" Clarissa terbelalak ngeri, napasnya seketika tercekat. "Papa mau mengurungku?! Tidak! Papa tidak boleh melakukan itu!"

"Itu adalah konsekuensi dari apa yang sudah kamu perbuat!" potong Pak Hartono mutlak, tanpa sedikit pun memberi ruang untuk membantah.

Setibanya di kediaman keluarga Hartono sebuah rumah mewah berlantai dua dengan pilar-pilar besar bergaya klasik Eropa di kawasan perumahan elite Clarissa langsung berlari menaiki tangga menuju kamarnya dengan langkah menghentak. Begitu ia memasuki kamarnya yang luas bernuansa putih dan pastel, ia membanting pintu dengan sangat kencang hingga suara benturannya menggema ke seluruh sudut ruangan.

Ceklek. Ia langsung mengunci pintu kamarnya dari dalam.

Napasnya memburu hebat. Ia melempar tas mahalnya ke atas tempat tidur berukuran king size, lalu berjalan mondar-mandir bagaikan harimau yang terjebak di dalam kerangkeng. Ponsel pintar miliknya yang tadinya ditaruh di atas meja rias berdering pelan pesan dari salah satu temannya di geng sekolah yang menanyakan kabar. Namun, sebelum ia sempat meraihnya, pintu kamar diketuk dari luar dengan suara ketukan tegas milik pengawal pribadi kepercayaan ayahnya.

"Nona Clarissa, Tuan memerintahkan saya untuk mengamankan perangkat komunikasi Anda selama masa skorsing sesuai instruksi," suara berat pengawal itu terdengar dari balik pintu.

Wajah Clarissa memerah karena amarah yang memuncak. Dengan gerakan cepat, ia menyambar ponselnya, membuka laci rahasia di bawah meja belajarnya tempat ia menyimpan sebuah ponsel lama ponsel cadangan yang tidak pernah didaftarkan atas namanya dan tidak diketahui oleh kedua orang tuanya.

Ia tersenyum miring, sebuah senyuman penuh misteri dan kelicikan yang membuat auranya tampak berbeda dari seorang siswi SMA pada umumnya.

"Kalian pikir dengan mengurungku dan mengambil ponselku, kalian bisa menghentikanku?" bisik Clarissa seorang diri.

Di tengah temaram lampu kamarnya yang mulai meredup seiring senja yang berganti malam. "Kalian tidak tahu siapa yang sedang kalian hadapi."

Ia duduk di tepi tempat tidur, menyalakan layar ponsel cadangannya, lalu membuka aplikasi perpesanan terenkripsi. Jemarinya yang lentik dengan kuku berhias manik-manik indah mulai mengetikkan sebuah pesan singkat kepada seseorang sebuah kontak lama yang tersimpan dengan nama sandi samar, seorang kenalan di luar lingkungan sekolah yang terkenal lihai mengatur berbagai intrik kotor demi uang.

"Aku butuh bantuanmu lagi. Ada seseorang di SMA Loyola yang harus disingkirkan secara permanen dari hadapanku. Berapa pun bayarannya, aku akan transfer malam ini juga."

Pesan terkirim. Centang berwarna abu-abu berubah biru, menandakan bahwa sang penerima telah membaca pesan tersebut. Jantung Clarissa berdegup kencang, bukan lagi karena rasa takut atau malu akibat skorsing tadi siang, melainkan karena adrenalin dan rasa puas semu yang mulai merayap di benaknya. Ia sudah bulat bertekad, apapun rintangannya, Aurel harus enyah dari SMA Loyola, dan Cristan Dewangga harus kembali bertekuk lutut di hadapannya.

Sementara itu, di sebuah sudut kota yang jauh dari kemewahan kawasan perumahan elit keluarga Hartono, malam menyelimuti rumah sederhana Aurel dengan kehangatan yang kontras.

Di atas meja kayu tua di kamarnya yang diterangi lampu belajar bercahaya kuning lembut, Aurel tengah fokus merampungkan tugas-tugas sekolahnya. Tidak ada ambisi gelap di benaknya, tidak ada rencana balas dendam, dan tidak ada kebencian yang dipelihara. Bagi Aurel, ketulusan dan kerja keras adalah modal utama untuk bertahan hidup di dunia yang seringkali tidak adil.

Namun, ia sama sekali tidak menyadari bahwa di luar sana, roda takdir tengah berputar ke arah yang jauh lebih berbahaya, membawa serta badai intrik yang siap menguji keteguhan hatinya di babak-bab berikutnya.

1
Siti Gemini 75
Ok kak 👍
Siti Gemini 75
Ok siap
Gabutz
lanjuttt ceritanya bagusss...
kalau bisa double up
Putri Sajak
Semngat nulis kak💪, yok singgah di karya aku komen komen n like kk🤭
ANGGA
🗿
ANGGA
kapan update lagi
Siti Gemini 75: ini udah aplod lagi
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!