NovelToon NovelToon
AKIBAT SALAH SERVER

AKIBAT SALAH SERVER

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:587
Nilai: 5
Nama Author: Linda Lubi Channel

Novel ini bergenre horor komedi yang menghibur meski horor. Cinta bisa tumbuh kapan saja dan pada siapa saja. Termasuk cinta Mbak Kunti kepada Nurdin, bestienya yang notabene-nya manusia. Karena patah hati, Mbak Kunti pindah ke daerah lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Linda Lubi Channel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AKIBAT SALAH SERVER (24)

Penulis: Linda Lubi

Abang Kunti jadi merasa kosong. Sesekunti yang ia harapkan justru tak pernah menginginkan-nya. Ia selalu merasa seperti tak berguna.

Tadi sayup-sayup Mbak Kunti memanggil 'Nur'. Apa Mbak Kunti mencintai seekor kunti yang lain? Apa namanya Nur Kunti? Padahal jelas-jelas ada Kunti pria seperti-nya. Kenapa harus kuntilanak yang ia cintai. Ahihihi.....

Demi menjaga kesehatan mentalnya, lebih baik ia mencari pemukiman yang lain. Abang Kunti pun tak berani kembali ke rumah Pak Rudi yang wujudnya tak pernah ia temui itu. Abang Kunti takut sama sosok Sutinah.

Abang Kunti mengembara ke area perkampungan yang masih banyak pohon-pohonnya. Daripada di kota yang setiap saat ia bisa digusur manusia.

Abang Kunti menemukan rumah pohon yang tak berpenghuni. Lokasinya bikin Abang Kunti tertarik. Sepertinya nyaman untuk dihuni. Kalau siang hari pemiliknya datang, Abang Kunti cukup menghilangkan diri.

Kalau pemiliknya orang baik, maka akan Abang Kunti jaga. Jika penghuninya tidak baik, maka akan Abang Kunti ganggu sampai jera. Bila perlu sampai jumpa lagi alias jiun. Minimal sakit keras yang nggak bisa diobati.

Abang Kunti membaringkan diri. Rumah pohon itu tidak ada kasurnya. Tidak ada bantal. Abang Kunti harus mencuri di toko perabot. Mana keren kalau tidur di lantai. Ia buru-buru menelusuri malam.

Emak-nya Nurdin makin terlihat muda saja. Ia dan Nurdin terlihat seperti adik kakak. Semenjak pulang dari Umroh, Emak Nurdin sudah rajin perawatan diri. Dulu ia tak mengenal dan tak ingin pakai skin care. Sekarang malah rajin pakai. Para warga dan tetangga pada pangling melihat Emak.

"Din, Emak sudah pesan skin care 1 set di toko Abu-abu. Nanti kalau datang, tolong bayarin ya." Emak mencomot cemilan dari dalam toples yang dibelinya di Mekah. Ulker.

"Iya Mak."Nurdin siap-siap mau live.

Nurdin pun beberapa hari ini sering duet sama Emak saat Live. Emak udah nggak canggung ikut 'live'. Biasanya Nurdin dan Emak banyak membahas kehidupan sekitar. Mereka sangat prihatin dengan kondisi konoha saat ini.

"Halo kawan. Asap sudah sampai ke Aceh. Wow seru sekali. Ketika pagi menyapa, mata saya dan mata Emak, juga mata-mata yang lain jadi terhalang untuk saling pandang. Ini pengalaman pertama saya semenjak lahir ke dunia ini. Bagaimana dengan kawan-kawan di sana? Ada yang sudah berkenalan dengan asap?" Pembukaan awal di live Nurdin.

"Abanggg...perut Adek sakitttt... Kita harus ke dokterrr....."teriak Salima dan terdengar di live Nurdin.

Emak dan Nurdin saling pandang-pandangan. "Salima....." Emak dan Nurdin langsung menjumpai Salima.

Nurdin mematikan 'live' di HP-nya. Ia dan Emak segera membawa Salima ke klinik langganan mereka. Rumah sakit jauh. Nurdin meminjam VW kodok Cekni untuk membawa Salima ke Klinik. Emak pun mendampingi Salima di belakang.

Salima berteriak-teriak kesakitan. Emak berusaha menenangkan. Ia pun jadi panik.

"Berhentiii!" Salima mencengkram rambut Nurdin.

Mobil berhenti. Nurdin kesakitan dijambak Salima. Padahal ke Klinik 20 menit lagi sudah sampai.

"Anak kita sudah mau keluar Bang....."ketuban Salima sudah pecah.

Nurdin dan Emak membaringkan Salima di jok mobil. Kaki Salima ditekuk dan terkangkang agar bayi segera keluar.

"Tarik napas, Neuk. Ayo tarik napas. Kepala bayi sudah keluar sedikit. Ayo ngedan." Teriak Emak.

"Ach...ach...ach...aaa....."rambut Nurdin lagi-lagi dijambak. Nurdin terhege-hege dan mencari pegangan.

Salima masih berteriak kenceng. Emak pun tak kalah semangat.

"Ayo Salimaaa, ngedannn. Tarik napasss...keluarkan... yaaakkk....." teriak Emak.

"Owaaa...owaaa...owaaa....." Salima sukses melahirkan.

Nurdin melanjutkan siaran langsung dan live atas kondisi Salima yang baru melahirkan. Sempat-sempatnya Nurdin Live. Emak membersihkan bayi laki-laki Nurdin yang tampan tak mau kalah dengan ayahnya.

[Selamat Nurdin. Semoga jadi anak yang soleh]

[Kasih nama Asap VW]

[Bawa cepat ke klinik agar cepat dapat penanganan setelah melahirkan]

Komen-komen Netizen membuat Nurdin terharu. Ia segera melajukan mobilnya ke klinik untuk mendapatkan penangan khusus. Live di HP-nya segera dimatikan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!