NovelToon NovelToon
Lahir Nya Penyihir Terkuat

Lahir Nya Penyihir Terkuat

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Romansa Fantasi / Mengubah Takdir
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Anisa Ammoera(_)

Seorang penyihir terkuat nomor satu Lucien yang tidak tertandingi, memasuki raga seorang pria lemah yang ternyata adalah pelayan setia dari Putri Aurelia. Aurelia adalah anak haram dari pimpinan klan Es yang selalu diremehkan oleh Ayahnya.

Apa lagi Aurel terlahir tanpa memiliki inti roh murni.

Namun segalanya berubah saat Lucien memasuki raga Arthur. Rahasia nya terungkap saat nyawa Aurel dalam bahaya. Aurel memohon padanya. Dan sejak saat itu--- Lucien sang penyihir terkuat menjadi guru dari Aurel.

Tujuan Aurel satu--- membalaskan setiap hinaan yang dia Terima dan merampas kepemimpinan klan Es dari Ayah dan Kakak tiri nya. Tentu saja, itu semua hanya bisa terjadi jika Lucien berdiri di sampingnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anisa Ammoera(_), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kabar Pertunangan

Tiga hari kemudian, fajar menyelimuti wilayah Klan Es dengan desas-desus yang membakar hawa dingin.

Benar saja— kabar mengenai pertunangan antara Tuan Muda dari Keluarga Isward dan Aurelia telah berhembus kencang, menembus setiap sudut kota Glacoria.

Selama ini, rumor bahwa Aurelia adalah tunangan Adrian hanyalah dianggap sebagai lelucon angin lalu di kalangan para bangsawan---- bahkan mereka sempat menertawakan rumor itu karena menganggap Aurelia tidak layak menempati posisi Nyonya muda di keluarga Isward.

Namun kini, realitas menghantam mereka tanpa ampun; gulungan undangan berwujud beludru dengan segel lilin perak khas Isward telah tergenggam erat di tangan mereka masing-masing.

Di sebuah kedai makanan bergaya klasik yang bertengger di persimpangan jalan distrik atas, suasana tampak lebih tegang dari biasanya.

Para nyonya agung berkumpul, namun kali ini, mereka tidak membicarakan tentang perhiasan ataupun saling menyombongkan harta mereka. Topik pembicaraan mereka telah dimonopoli sepenuhnya oleh satu nama: Aurelia dan Adrian.

"Kalian sudah mendengar kabarnya, bukan?" Madam Rissa, seorang wanita paruh baya dengan gaun brokat ketat dan tatapan berwibawa, membuka suara seraya meletakkan cangkir porselennya dengan denting yang sengaja ditekankan. "Mengenai pertunangan Tuan Muda Adrian yang mendadak itu."

Nyonya-nyonya di sekeliling meja bundar itu mengangguk serentak, wajah mereka dipenuhi ekspresi cemooh yang tertahan.

"Aku benar-benar tidak habis pikir dengan jalan pikiran Keluarga Isward," timpal seorang nyonya berambut sanggul tinggi dengan nada sinis. "Bagaimana mungkin mereka memilih Aurelia----anak haram dari wanita jalang yang menggoda tetua Frost?"

"Bukan hanya sekadar noda dalam silsilah darah," sahut wanita di sebelahnya, menyandarkan tubuh dengan senyum merendahkan. "Gadis itu adalah simbol sebuah kecacatan. Di tanah di mana kekuatan sihir es adalah lambang kehormatan, dia hanyalah wadah kosong yang tidak mampu memercikkan satu butir pun kristal es. Dia tidak lebih dari sekadar wanita tidak berguna yang hanya menjadi beban Klan Es."

"Bahkan, ayah kandungnya sendiri menolak mengakuinya," bisik nyonya lain, menambahkan bumbu kepahitan pada cawan penghinaan mereka.

Sementara itu, atmosfer yang tak kalah mencekam merayap di ruang interior perpustakaan agung kota, tempat di mana Eira berada.

Di balik jajaran rak kayu yang menjulang tinggi, Eira tertegun. Jemarinya yang tengah merapikan buku kuno mendadak kaku ketika indra pendengarannya tanpa sengaja menangkap percakapan tajam dari beberapa putri bangsawan di sudut ruangan.

"Adrian pasti telah kehilangan akal sehat dan kewarasannya!" Sebuah suara melengking penuh kebencian milik seorang nona muda bangsawan memecah keheningan sunyi perpustakaan.

Gadis itu, yang terkenal dengan keangkuhannya yang setinggi langit, meremas saputangan sutranya dengan amarah yang membuncah. "Bagaimana mungkin dia lebih memilih Aurelia yang tidak berguna itu, dibandingkan melihat keberadaan diriku yang jauh lebih pantas?!"

"Kau benar, dia hanyalah keturunan dari seorang wanita jalang yang sedari awal kehadirannya di dunia ini tidak pernah diinginkan. Tapi sekarang si anak jalang itu bersiap melangkah naik ke altar untuk dinobatkan sebagai Nyonya Muda dari keluarga Isward." timpal yang lain dengan nada sinis.

BRAK!

Nona bangsawan bernama Elif itu tidak mampu lagi membendung gelombang emosinya. Ia menggebrak meja kayu di hadapannya hingga beberapa buku jatuh ke lantai. Wajahnya memerah padam oleh rasa tidak terima.

"Ini benar-benar tidak masuk akal!" ketusnya dengan napas yang memburu kasar.

"Tenangkan dirimu, Elif..." bisik temannya, berusaha meredam kecamuk amarah sang sahabat sembari mengusap bahunya perlahan. "Mungkin Tuan Muda Adrian hanya ingin bermain-main dengan gadis itu."

Nona bangsawan yang lain pun mengangguk setuju, mengipasi wajah nya dengan kipas bulu yang mewah. "Benar sekali, kau tahu sendiri bagaimana reputasi dan sifat asli Adrian di pergaulan kelas atas. Dia sangat suka bermain-main dengan wanita bagaikan kucing yang mempermainkan tikus lumpuh. Setelah hasratnya terpuaskan, dia pasti akan membuangnya begitu saja tanpa belas kasihan," timpal temannya yang lain, berusaha keras menenangkan badai kecemburuan Elif.

Sementara itu, di balik bayang-bayang rak buku yang membatasi, Eira berdiri terpaku dengan napas yang tertahan.

Mendengar setiap kalimat yang terlontarkan dari mulut para putri bangsawan itu, seketika tubuhnya menegang hebat dan persendiannya bergetar diliputi rasa syok yang luar biasa.

Eira segera melangkah cepat, menyelinap pergi dengan langkah kaki yang terburu-buru menuju sebuah ruangan kosong di ujung koridor.

Cklek.

Eira menutup pintu kayu itu rapat-rapat, menguncinya dari dalam, dan sedetik kemudian seluruh kekuatannya menguap begitu saja—kedua kakinya tampak lemas hingga ia luruh bersandar pada daun pintu.

"Astaga..." gumam Eira dengan suara nyaris berbisik, menatap kekosongan seolah tak percaya dengan apa yang baru saja mampir ke telinganya. "Aurelia... akan bertunangan dengan Adrian? Tapi sejak kapan mereka menjalin hubungan? Setahuku, Aurelia sangat membenci sosok Adrian... apa mungkin Aurelia tidak tahu apa pun tentang rencana pertunangan gila ini?"

Pertanyaan demi pertanyaan mulai berputar liar dan merantai batin Eira. Sebagai sahabat dekat Aurelia, ia jelas tahu betul bagaimana arogan nya Adrian selama ini.

Pemuda Isward itu selalu mengklaim secara sepihak di hadapan publik bahwa Aurelia adalah miliknya; ia selalu mendekati, memburu, bahkan menggunakan kekuasaannya untuk memaksa Aurelia tunduk menjadi kekasihnya.

Namun, Eira tau dengan jelas bagaimana Aurelia selalu menatap Adrian dengan pandangan penuh kejijikan dan harga diri yang tak tergoyahkan.

Tapi sekarang--- kabar tentang pertunangan itu benar-benar membuat dunia Eira terasa jungkir balik karena syok.

Sementara itu, di tempat lain---- Aurelia yang tidak tau apapun merasa sangat gelisah.

Tidak seperti hari-hari biasanya di mana ia masih bisa menghirup udara bebas, kini Aurelia sama sekali tidak diizinkan untuk melangkah keluar, bahkan hanya untuk melewati gerbang istana yang dijaga ketat oleh para prajurit.

Gadis itu memang tidak tau apapun mengenai kabar pertunangan yang sedang dipersiapkan di luar sana atas namanya.

Meski begitu, di dalam dadanya yang sunyi tanpa sihir, Aurelia dapat merasakan firasat buruk yang akan segera datang, seperti kabut hitam yang perlahan mencekik detak jantungnya.

"Apa lagi... apa lagi yang sedang mereka rencanakan sekarang?" gumam Aurelia dengan suara rendah yang bergetar.

Kedua tangannya mengepal begitu erat hingga buku-buku jarinya memutih, menahan gejolak emosi dan harga diri yang dipaksa tunduk oleh dinding-dinding es yang kini merangkap sebagai penjara indahnya.

1
utina lee
Jatuhnya aurelia sama emaknya sama² beban ga sih, saling membebani dan memberatkan.... semangat othor 💪
BAITI SYAIRUROH
ceritanya menarik thor..semangat💪
utina lee
semangat thor💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!