Alina Anastasya gadis cantik berumur 23th yang sedang menempuh pendidikan di luar kota tiba tiba orang tuanya menghubungi nya untuk cepat pulang.
"hallo Alin ini ibu cepat kamu pulang kakak mu sedang kritis" mendengar ibunya yang sangat panik
"hallo ibu ada apa bicara pelan pelan kak Andin kenapa Bu?"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adca_21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 24
"Mah Alina pergi ke kampus dulu ya mungkin Alina akan pulang sore makan untuk Ezra udah Alina siapkan"ucap Alina
"Iya sayang kamu hati hati dijalan nya jangan ngebut ngebut"
"Iya mah Alina berangkat dulu"seperti biasa Alina menyalami tangan mamah Lia dan langsung berangkat
Diperjalanan Alina memutar musik kesukaan nya agar ada teman, karena perjalanan panjang yang bisa memakan waktu satu jam atau bisa lebih biasanya jam segini rawan macet orang orang berangkat kerja. Dan tiba tiba handphone Alina berdering tertera nama Tio menghubungi nya
"Iya hallo mas ada apa?"tanya Alina
"Kamu lagi dimana sayang?"
"Aku lagi dijalan mas mau ke kampus"
"Kenapa gak nungguin aku biar aku anterin"
"Gapapa mas,kamu harus kerja biar kamu gak cape bolak balik"
"Ya sudah kalau begitu kamu hati hati sayang jangan kebut kebutan dan kalau kamu sudah sampai jangan lupa hubungi aku"
"Iya mas udah dulu ya"
Meskipun keadaan sedang macet tapi Alina bisa menempuh perjalanan nya cukup singkat sekarang Alina sudah berada di kampus.
"Kamu udah nunggu lama Dev"tanya Alina karena Alina sudah menghubungi Devi untuk menunggu nya
"Enggak kok,aku juga baru sampai tapi aku belum sarapan kita ke kantin dulu ya"
"Oke..."
Alina dan Devi pergi ke kantin tapi di tengah perjalanan Aryan menghampiri nya
"Alina boleh aku bicara sebentar"ucap aryan
"Ada apa lagi kak semuanya sudah selesai"
"Iya aku tau tapi ini tentang bisnis kita"
"Aku sudah menyerahkan semuanya apa lagi yang harus kita bicarakan"
"Sudah sudah kalian jangan berantem disini ayo kita ke kantin saja aku sudah sangat lapar sekali"ucap Devi berusaha menengahi Alina dan Aryan
Mereka menuju kantin bersama sama meskipun pandangan orang orang melihat Alina berjalan bersama Aryan bisik bisik nya Alina mendengar nya tapi ia tidak menghiraukan nya.
"Kalian mau pesan apa biar aku sekalian pesan kan"tanya Devi
"Aku udah sarapan aku mau coklat panas aja Dev"ucap Alina
"Aku samakan aja sama Alina biar cepat"ucap aryan
"Mau bicara apa lagi kak bukankah semuanya sudah aku jelaskan"
"Tidak bisa seperti itu Alina,maaf kalau aku punya salah padamu tapi aku tidak pernah berselingkuh selama kita pacaran"
"Sudah kak jangan membahas hubungan yang sudah selesai"
"Oke,masalah bisnis itu kita yang membangun nya dari nol dan rasanya gak etis aku tidak membagi hasilnya dengan mu Alina dan aku akan mengembalikan modal kamu dan uang hasil kemarin kamu kerja apa uang itu mau aku transfer atau cash"
"Oke kamu transfer aja nomer pin nya tetap sama"
"Oke semuanya sudah aku transfer, terimakasih Alina sudah mau bekerja sama denganku,dan maaf untuk semuanya setidak nya kita masih bisa berteman"
"Iya aku juga minta maaf kak mari selesai kan semua nya dengan baik baik"
"Iya Alina apa kamu masih mau berteman denganku Alina"
"Iya kak.."
"Oke kalau begitu aku langsung ke kelas aku sudah terlambat"
"Oke..."
"Loh Alina kemana kak Aryan"tanya Devi dengan membawa nampan makanan
"Dia sudah harus masuk kelas Dev"
"lah terus ini gimana coklat nya"
"Kamu aja yang abisin kan mumpung perut kamu lapar"
"Gila aja masa aku harus ngabisin makanan segini banyak nya Alina"
"Gapapa gue tungguin cepat makan Devi"
"Oh ya ngomong ngomong ada apa kak Aryan mengajakmu bicara"
"Dia mau mengembalikan modal sama hasil kerjaku kemarin"
"Kamu langsung menerima nya begitu saja dan gak minta tambah Alina"
"Aku sudah gak mau mempermasalahkan apapun lagi,dia mau mengembalikan juga sudah syukur kalau enggak juga aku gapapa Dev"
"Kok Lo baik banget sih Lin"
"Gapapa Dev dia juga pas pacaran sama aku baik banget hitung hitung dia sudah mau ngerjain gue aja"
"Hmm ya bener juga"
"Iya cepet makan nya sebentar lagi kita masuk kelas"
"Bentar Alina gue harus ngabisin ini semua"
Alina dan Devi pun sudah selesai makan mereka menuju kelasnya, meskipun Alina tidak setiap hari masuk kampus tapi ada jadwal tertentu ia harus masuk kelas.
Dirumah Alina mamah Lia yang sedang memberi makan ezra tiba tiba hatinya merasa tidak enak ia sangat gelisah sekali,ada apa ini ya Tuhan kenapa hati aku tiba tiba tidak enak seperti ini.
"Ada apa mah?"tanya papah Alina yang ingin berangkat kerja
"Aku gak tau mas tiba tiba perasaan aku gak enak"
"Mungkin itu hanya perasaan kamu saja sayang"
"Iya mas mungkin ini hanya perasaan aku saja"
"Ya sudah aku berangkat dulu,kalau kamu mau istirahat Ezra titipkan dulu sama sus nya"
"Iya mas kamu hati hati dijalan nya"mamah Lia menyalami tangan papa Alina dan tuan Bagas mengecup dahi istrinya
Semoga hanya perasaanku saja tuhan tolong lindungi orang orang yang aku sayang.
Alina dan Devi sudah selesai dengan kelas nya,hari sudah siang dan rencananya Alina sekarang akan ke rumah Devi dulu karena ada tugas yang harus dikerjakan bersama Devi.
"Ayo Dev cepet naik"ucap Alina
"Oke ayo kita jalan"setelah beberapa saat berkendara karena jarak kampus dan rumah Devi tidak terlalu jauh
"Kamu masuk dulu Lin,aku mau ganti dulu baju"
"Alina mulai membuka laptop nya dan mengerjakan tugas nya"
"Ayo Lin minum dulu di luar panas sekali"Devi membawa nampan minuman dan cemilan untuk teman mereka mengerjakan tugas
Mereka mengerjakan tugas nya dengan Devi yang prustasi karena dia sulit mengerti meskipun Alina sudah menjelaskan nya berulang ulang.
"Apa pas pembagian otak aku paling terkahir kali ya kok aku susah banget ngerti sih Alina aku sudah pusing sekali"
"Ayo coba kamu pahami lagi Dev"
"Kenapa otak kamu pintar sekali Alina"
"Ayo cepat jangan banyak mengeluh Dev tugas mu gak akan cepat selesai dengan mengeluh"
Tidak terasa hari sudah sore Alina dan Devi sudah selesai mengerjakan tugas nya,Alina membereskan tas nya
"Alin apa kamu gak mau menginap saja disini ini sudah sore pasti kamu pulang kemaleman"
"Gapapa Dev aku kasian Ezra dari tadi aku udah ninggalin dia takut rewel"
"Kan ada sus nya dan mamah kamu juga Alina besok pagi pagi saja pulang nya"
"Gapapa Devi makasih,aku pulang aja mumpung masih jam lima paling jam enam aku udah nyampe rumah udah dulu ya aku pergi dulu"
"Ya sudah kamu hati hati dijalan nya Alina kamu jangan ngebut ngebut"
"Oke Dev bye"
Alina mengemudikan mobil nya dan baru setengah perjalanan tiba tiba seekor kucing melintas Alina menghindari kucing itu dan membanting setirnya ke kanan,karena Alina dalam kecepatan tinggi ia tidak bisa mengerem dan brukkkkkkk...... Alina menabrakkan mobil nya ke trotoar.