NovelToon NovelToon
Unmei To Shiawase

Unmei To Shiawase

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Light Novel / Tamat
Popularitas:523.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Okino Kazura

(Unmei Series)

Genre: Romance, Drama, Action, Shounen, Harem.


Unmei to Shiawase yang artinya takdir dan kebahagiaan menceritakan tentang takdir Kaito yang diulang kembali oleh kekuatan Fate Restart milik Yume.

Kaito sudah berhasil membuat takdir kacau balau karena kekuatan miliknya. Yume dan Naya telah mengorbankan diri mereka untuk bisa membuat dunia tetap aman dan damai. Sang malaikat mimpi telah menggunakan Fate Restart, kekuatan terlarang bagi para malaikat.

Kaito terlahir kembali dengan tubuh dan takdir yang juga pastinya berbeda. Seperti yang dikatakan sebelumnya, Kaito mendapat hukuman dari sang dewa. Ia akan mendapat berbagai kesulitan dan tantangan di hidupnya.

Hidup tanpa kebahagiaan, itulah kutukan dari sang Dewa. Walau Kaito memiliki kekuatan yang luar biasa dan disebut sebut sebagai orang yang terpilih. Dia sama sekali tak bisa merasakan kebahagiaan.

Apakah ia akan melawan takdirnya lagi?

Atau dia akan menyerah?

sekuel dari Ai No Koe (Voice of Love)
°Note: cerita original penulis terinspirasi dari anime dan kehidupan nyata.

Jadwal up: tiap hari

Warning: Cover dan Ilustrasi karakter bukan milik penulis, penulis mengambil ilustrasi karakter dari berbagai judul anime.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Okino Kazura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23

-------

Tok tok tok~

"Kak bangun dong ... entar telat loh." Suara Hanabi yang membuatku kembali dari alam mimpiku.

"Ya!" Jawabku dengan mataku yang masih terpejam ini.

"Okino-sama ...," gumamku.

"Heh?!"

Mataku langsung terbelalak dan menyadari ada yang aneh pagi ini. Aku pun duduk di ranjang dan memandang ke arah langit biru di pagi hari ini. Aku baru sadar aku tak ingat bagaimana aku bisa sampai ke rumah.

Yang terakhir kali kuingat, aku ingin mengantar Ema pulang ke rumahnya. Lalu apa yang terjadi setelah itu ya?

"Aghh ... bodo lah ...," aku menampar pipiku sendiri dan bangkit dari kasurku untuk segera mandi dan bersiap untuk menghadapi hari yang membosankan ini lagi.

Setelah mengenakan seragamku dengan rapi, aku segera menuruni tangga dan menuju ke dapur.

"Hanabi?"

Aku terpaku pada Hanabi yang hanya mengenakan kaos dan celana pendeknya. Dia duduk di kursi meja makan sembari tersenyum lebar ke arah ku. Bukanya dia juga harus sekolah hari ini?

"Hehehe ... kakak ku kerjain ... ini hari sabtu ...," ujarnya dengan tawa jahatnya.

"Huff ...," aku menghela nafasku dan melangkah ke arah meja makan dengan tubuh lesuku.

Seperti pagi pagi sebelumnya kami berdua sarapan pagi bersama. Hanabi tak ada hentinya melempariku dengan pertanyaannya. Ya, karena tadi malam aku tiba tiba meninggalkannya di toko buku. Aku terus mengabaikan pertanyaannya karena pasti dia tak akan percaya bila aku menceritakan semua hal yang kualami padanya.

"Kakak ganti baju lagi sono hehe ...," ujarnya dengan sedikit tawa setelah kami selesai menghabiskan sarapan.

"Hmm," aku tak mengeluarkan sepatah kata pun dan hanya melangkah kembali ke kamarku untuk mengganti baju.

"Ema?"

Aku terus berpikir keras tentang kejadian semalam. Ema, Mirai, Ai, apakah mereka punya hubungan satu sama lain?

Setelah mengganti baju aku pun kembali membaringkan diriku ke atas ranjangku yang empuk ini.

"Kaito ... lebih baik kamu ke sekolah sekarang." Suara Yume yang ada di dalam kepalaku.

"Haaa ... jangan bercanda lah ...," gumamku.

Ya sudah lah ... aku harus menurut dengan malaikat yang ada di dalam kepalaku ini ...

Aku memakai jaket hitamku yang kugantung di pintu kamarku. Setelah mengambil dompet dan ponsel aku segera turun lagi ke lantai dasar.

"Kakak mau kemana?" Tanya Hanabi yang sedang duduk di atas sofa sembari menonton acara kesukaannya di televisi yang ada di ruang keluarga.

"Ke sekolah ...," jawabku seraya memakai sepatu olahragaku didepan pintu keluar rumah.

"Hahaha ... kakak bercanda kan? He?! ... haaa?!!" Hanabi tercengang dan memandangku dengan tatapan penasarannya itu.

"Ya udah ... kakak pergi dulu ...," aku keluar dari rumah dan kembali menutup pintu.

Di bawah cahaya sang surya di pagi hari. Entah kenapa aku bisa mau berjalan ke sekolah di hari sabtu seperti ini. Mungkin aku memang kesurupan setan ...

Tapi, di sisi lain aku juga penasaran tentang tiga gadis yang kutemui belakangan ini. Mereka bertiga terlalu aneh jika dibilang hanya kebetulan. Ai yang kehilangan pendengarannya. Mirai, yang kehilangan suaranya, dan Ema yang kehilangan pengelihatannya.

Berjalan dengan pikiranku yang kacau ini. Aku sama sekali tak memperhatikan sekitar. Aku terus berpikir keras untuk berusaha memahami apa yang terjadi belakangan ini.

Tak kusadari tiba tiba aku sudah sampai di depan gerbang sekolahku yang terbuka lebar. Lingkungan sekolah terlihat lebih sepi dari hari biasa. Hanya ada anggota klub baseball dan klub sepak bola yang berlatih di lapangan depan sekolah.

"Hoi!!! ... Kaito?!" Teriak Raku sembari berlari ke arahku dari arah lapangan sepak bola.

"Mimpi apa kamu sabtu dateng ke sini?" Tanya Raku sembari menyenggolku dengan sikunya.

"Hmm," aku yang tak tahu harus berkata apa ini pun hanya melanjutkan langkahku di jalan setapak yang memisahkan lapangan bola dan lapangan baseball yang ada di depan sekolah.

"Ohh ... aku tau nih ... kamu pasti kangen sama Ai kan? ... dia ada di ruang klub sastra ...," ujar Raku dengan senyuman ejekannya itu.

"Hmm ...", aku hanya mengangguk dan terus melanjutkan langkahku.

"Ya udah ... selamet berjuang!!" Raku menepuk pundakku dan kembali berlari ke arah lapangan sepak bola untuk kembali berlatih bersama klubnya.

Apanya yang berjuang?

Tujuan ku kesini aja gak jelas ...

Aku terus berjalan dan masuk ke gedung sekolah. Aku menyusuri koridor dan langsung menaiki tangga untuk segera ke ruang klub sastra.

Greek~~

Aku menggeser pintu ruangan klub dan melihat Ai yang memakakai seragam lengan panjang dengan rok hitam di atas lutut itu sedang berdiri memandang keluar jendela. Lagi lagi sepertinya aku mengingat sesuatu yang aku saja tak bisa menjelaskannya. Buku dan alat tulis yang ada di atas meja besar di tengah ruangan.

Angin yang meniup tirai jendela yang terbuka itu. Rambut hitam Ai yang terombang ambing karena tertiup angin. Aku memberanikan diriku untuk melangkah masuk dan kembali menutup pintu ruangan klub ku ini.

"Ai?"

Aku perlahan melangkah mendekatinya. Jelas dia tak menyadari kehadiranku. Dia pasti terkejut saat melihatku tiba tiba ada di sampingnya.

Tapi aku salah ...

"Kaito?"

Dia menoleh ke arahku dengan senyumannya yang sama saat aku bertemu dengannya di sini saat hari pertama sekolah.

1
F_Zaida_C
munmei mirip arthria dari anime knight of the round table
F_Zaida_C
aku iri sama Ai😭
F_Zaida_C
jadi Seika itu reinkarnasi dari Ame?
F_Zaida_C
lah?! bukannya Ame udah mati ya?
Zoel Zack
Klo aku mau pilih novel sesuai genre yg aku suka, soal tulisan atau penulisan kata sih gk masalah yg penting jalan cerita nya yg menarik
Nimbus
cerita nya tiga jelas
§h¡ñ₹u
ok
Alvandy Arthan Tiwouw
awal2 cerita masih kurang konek . .
El-kun™: well... yeah... memang burik novelku ini....
total 1 replies
Alvandy Arthan Tiwouw
awal yang kurang menarik . . .
Made Budiarsa
kak sendiri buat gambarnya ya ?
Made Budiarsa
kak komiknya kapan terbit
El-kun™: emmm there is no comic... belum ada karena cerita ini msi sedikit kacau, plus saya kehilangan akun jadi ngulang dri awal ato bisa dibilang memperbaiki crita ini jadi yg lebih baik...
total 1 replies
El-kun™
Bagi yang baru nemu karya ini, saya sebagai penulis mau kasih spoilerr, nda akan dilanjut. ehehehe karen critanya terlalu rumit dah saya kehilangan akun, jadi saya memutuskan untuk Rewrite Unmei Series menjadi cerita yang baru kalau mau baca judulnya -Musim Semi Terakhir- kalo nda ya sudah...
El-kun™
Halo smuanya, mungkin uda ga ada yg baca crita ini lagi seh, tapi nda ada salahnya aja aku tulis ini. Aku pemilik akun Okino Kazura, ganti akun karenaa, ya ilang ae akunnya. Jadi ya terpaksa ngulang dari awal. Karena Unmei Series ini terlalu kurang bagus menurut saya pribadi. Jadi saya tulis ulang Unmei Series ini di akun baru, -Musim Semi Terakhir- itu judul cerita ongoing yang saya terbitkan untuk menggantikan Unmei to Shiawase ini. Sekian dan trima kasih.
BUDI YEAGER
kakak ajgggg udah gede goblok,malah adeknya yg disuruh masak
Daffa Abiyyu
oke kita baca dulu
ANDI
itu suara lu apa suara orang?:v
maaf cuma nanyak:v
Diah Fiana: Izin promosi ya kak 🙏🙏
Mampir yuk ke novel pertamaku "CINTA HARTA DAN PERSAHABATAN" 😍

Rutin up setiap hari 😘
Ditunggu kritik dan sarannya 😊
Terimakasih 🙏🙏
total 1 replies
Z Channel
nolep
Diah Fiana: Izin promosi ya kak 🙏🙏
Mampir yuk ke novel pertamaku "CINTA HARTA DAN PERSAHABATAN" 😍

Rutin up setiap hari 😘
Ditunggu kritik dan sarannya 😊
Terimakasih 🙏🙏
total 1 replies
Mark
Mampir yuk Ke Another World.
Siapa tau kalian suka.
Jangan lupa juga Like Sama Fav nya ya😉
Erwin Simorangkir
Awall yg baik Kak ....baguss!!
OvO
mampir ya kak ke novel ku bumi yg lain ditunggu kehadirannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!