NovelToon NovelToon
PELET LAKNAT

PELET LAKNAT

Status: tamat
Genre:Horor / Misteri / Kutukan / Tamat
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: HERMAWAN 505

kisah pemuda yang terobsesi cinta
memutuskan untuk mengambil jalan lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HERMAWAN 505, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

karomah yang terjaga

## Bab 24: Karomah yang Terjaga

Sreeet! Brak!

Di detik yang teramat kritis, Ahmad mengerahkan seluruh sisa tenaga di pinggangnya. Ia menggulingkan tubuh ke samping, tepat di atas permukaan tanah yang lembap. Gerakan refleks itu membuat sambaran kuku maut sang penguasa hutan melesat. Namun, ekor serangan tersebut tetap meluncur deras, menghantam telapak tangan Ahmad yang sedang menggenggam erat seuntai tasbih peninggalan Sang Kiai.

Blarrr!

Bukan kulit dada Ahmad yang robek, melainkan benturan telak antara kuku hitam legam itu dengan butiran kayu tasbih bertuah. Seketika itu juga, pendaran cahaya putih keemasan yang jauh lebih pekat dan panas menyengat keluar, mengunci ujung kuku sang makhluk gaib.

"Arrruuughhh! Keparat! Lepaskan!"

Makhluk bertanduk itu menjerit kepanasan dengan lolongan parau. Ia mencoba menarik kembali tangannya, tetapi energi suci yang memancar dari tasbih Ahmad seolah mengunci dan menyedot paksa hawa kegelapan dari tubuh raksasa tersebut. Gelang-gelang logam di lengannya berdenting liar, memancarkan percikan api gaib yang meletup-letup.

"Kekuatan apa ini?!" suaranya menggelegar hebat, perpaduan desis ular dan raungan berat yang membuat tanah bergetar hingga dedaunan di halaman berguguran.

Makhluk itu terhuyung mundur, menatap lengannya yang kini berasap tipis dengan raut murka bercampur tak percaya. "Manusia cacing! Kuku tajamku bahkan tak mampu menggoresmu!"

Ahmad yang kini berposisi telungkup, perlahan bangkit bertumpu pada satu lutut. Telapak tangannya terasa hangat—efek dari karomah tasbih milik gurunya yang mulai mengalir masuk ke dalam sanubari, memberikan suntikan tenaga baru yang menenangkan jiwanya.

Ia mendongak, menatap tajam ke arah sepasang mata merah menyala di hadapannya. "Bukan kulitku yang hebat, wahai makhluk terkutuk... tapi asma Allah yang menjaga tempat ini!"

Melihat sang penguasa hutan mulai limbung akibat hantaman karomah tasbih tadi, Ahmad tahu ini adalah kesempatan emas. Ia tidak boleh menyia-nyiakan detik penentuan.

Sambil menggenggam erat ujung tasbih peninggalan Sang Kiai, Ahmad mengambil ancang-ancang. Ia melakukan satu hentakan kaki, melenting tinggi menembus sisa-sisa kabut hitam yang pekat.

Wusss!

Bak seorang pendekar yang dipandu cahaya iman, di titik tertinggi lompatannya, Ahmad berhasil melingkarkan untaian tasbih kayu bertuah itu tepat di tanduk besar sang penguasa kegelapan.

Ctaarrr!

Begitu butiran tasbih bersentuhan dengan tanduk si makhluk, petir gaib berwarna putih keemasan langsung meletup liar, mengunci pergerakan sang raja kegelapan di tempatnya berlutut. Makhluk itu melenguh sejadi-jadinya. Tubuh raksasanya bergetar hebat seolah dipasung oleh rantai kasat mata.

Setelah kakinya kembali menapak tanah dengan mantap, Ahmad segera mengambil jarak aman. Tanpa membuang waktu, ia langsung mengambil posisi duduk bersila. Mata terpejam, napas diatur stabil, dan dengan suara lantang yang menggetarkan sukma, ia mulai merapalkan ayat pemusnah jin dan penghancur sihir hitam yang telah ia matangkan bertahun-tahun di pesantren.

Udara di sekitar halaman rumah panggung seketika berubah menjadi sangat dingin, beradu dengan hawa panas yang keluar dari tubuh sang makhluk yang kini mengerang pilu. Setiap untaian ayat yang dilantunkan Ahmad seolah menjelma menjadi gelombang batin yang menghantam telak pusat kekuatan gelap di hadapannya.

Tasbih kayu yang melilit tanduk monster itu bersinar semakin terang, membakar bulu-bulu lebat dan menguliti hawa hitam dari tubuh raksasa tersebut.

Kreeet... Prang!

Dua gelang logam di pergelangan tangannya seketika retak dan hancur menjadi abu. Bersamaan dengan itu, tubuh raksasanya menyusut drastis, meleleh dan menguap menjadi kepulan asap hitam yang anyir.

Begitu kabut hitam itu ditiup angin malam, wujud monster beserta tubuh sang dukun telah lenyap sepenuhnya tanpa bekas. Untaian tasbih peninggalan Sang Kiai pun jatuh berdenting dengan tenang di atas tanah.

Ahmad membuka mata dan mengembuskan napas lega. "Alhamdulillah..." ujarnya sambil mengusap wajah yang basah oleh keringat dingin.

Dengan sisa tenaga yang ada, ia memungut kembali tasbih gurunya lalu bergegas membalikkan badan. Pandangannya langsung tertuju nun jauh ke bawah pohon beringin besar di sudut halaman. Di sana, tubuh Agus dan Paman Mira tampak tergeletak tak berdaya—tepat di tempat selembar foto terkutuk yang mengikat Mira disembunyikan.

BERSAMBUNG

1
HERMAWAN 505
jadi kebahagian indra itu di singkat, jatuhnya indra bahagia cuma 3 bulan bersama Mira, kalau sakitnya karena ilmu pelet yang di pakai, kini berbalik menggerogoti tubuhnya sendiri. begitu kaka.👍
makasih atas koreksinya, ini sangat membantu buat kedepannya.🙏
Mega Arum
semoga karya kedepanya lbh bagus lg y Thor...
HERMAWAN 505: gimana pendapatmu tentang novel pertama saya? dan bagai mana perasaan kamu saat membaca novel pelet laknat ini?
total 2 replies
Mega Arum
msh tanda.tanya kak...knp.Indra bs tau2 sakit, blm juga ada bahagianya dg Mira.. ceritanya monoton tntg pertempuran dg dukun
Mega Arum
dr awal krg jelas..dr mana Indra tau keberadaan paranormal di tengah hutan itu, dan skt hati berlebihan sprti apa sbrnya Indra
HERMAWAN 505: makasih Mega Arum sudah mengikuti alur cerita saya sampai sejauh ini.
total 1 replies
Mega Arum
kasihaan Aguuus 😀
ÑIÇÃ
di tunggu lanjutannya💪
Wulandari Ayuningtyas
halo kak
mampir y ke novelku 😁
HERMAWAN 505: makasih sudah berkunjung ke novelku
total 1 replies
Aswad Us
kerennn👍
Raihan
di tunggu lajutan nya bang
HERMAWAN 505: makasih atas kunjungannya.
total 1 replies
Raihan
kak mampir juga la di novel ku 😄
Aswad Us
👍👍
Aswad Us
di tunggu bab berikutnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!