Bai Ren, transmigrator dari Bumi, dipindahkan ke dalam dunia novel beladiri yang penuh dengan para kultivator.
Di dunia yang asing namun familiar itu, Bai Ren diberikan misi untuk membangun sekte terkuat dengan cara membual.
[Ding!!]
[Hadiah penyelesaian tiba!]
[Satu bualan Anda akan dikonversi menjadi kenyataan!]
Apa yang akan kamu lakukan jika bualanmu menjadi kenyataan?
Tentu saja, aku akan semakin rajin membual!
Semakin banyak membual, semakin kuat jadinya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fat Kitten, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 24: Keluarga Jiang (8)
Para anggota keluarga Jiang bergegas menghampiri Jiang Diyi yang terkulai lemas di tanah.
"T-Tidak mungkin... Tuan muda... Dia..."
Semua yang melihat kondisi Jiang Diyi tahu apa yang telah menimpanya, tapi tidak ada yang berani mengutarakannya.
Ketika Patriark keluarga Jiang mendekat, semuanya menyingkir, memberi jalan.
Patriark keluarga Jiang tetap mempertahankan ketenangannya saat ia melihat kondisi anaknya, sama sekali tidak menunjukkan emosinya.
Tapi meski begitu, semua orang tahu.
Jauh di dalam dirinya, emosi Patriark keluarga Jiang sedang berkecamuk.
"Dapatkah aku menganggap tindakan ini sebagai niat sekte Heaven Splitting?"
Sambil terus menatap anaknya, Patriark keluarga Jiang bertanya demikian pada Wu Gou saat ia membelakanginya.
"Kau seharusnya sudah tahu tentang statusku, bukan? Kehendakku adalah kehendak sekteku, jadi ya, kau bisa menganggap tindakanku ini sebagai niat dari sekteku."
Di hadapan ayah dari anak yang baru saja dihancurkan jalan kultivasinya, Wu Gou tidak gentar. Ia terus berlagak sombong seolah ia sama sekali tak tersentuh di dunia ini.
"Bagus! Sudah lama keluarga Jiang-ku tidak memiliki musuh!"
Ucapan Patriark keluarga Jiang membuat semua orang menahan napas.
Tak terkecuali keluarga Sun.
Mereka tahu apa yang akan datang selanjutnya.
'Deklarasi perang!'
Tepat di depan mata sendiri, mereka akan segera menyaksikan peristiwa bersejarah di mana salah satu dari lima keluarga besar Kekaisaran menyatakan perang pada salah satu dari lima sekte besar Kekaisaran.
Dalam hal kekuatan, mungkin sekte Heaven Splitting jauh lebih unggul.
Tapi dalam hal sumber daya dan koneksi, keluarga Jiang tidak memiliki batasnya.
Semua orang memprediksi bahwa perang ini akan menjadi perang panjang yang hanya akan berhenti jika salah satu pihak hancur sepenuhnya.
"Patriark Jiang..."
Walaupun Patriark keluarga Sun juga kesal dengan arogansi Wu Gou dan sekte di belakangnya, tapi ia masih bisa berpikir rasional.
Melawan sekte besar tidak sama dengan melawan sesama keluarga besar, karena yang akan kau lawan adalah ribuan kultivator sekaligus, baik yang berstatus murid aktif ataupun mantan murid.
Ini bukanlah pertarungan yang mudah sehingga Patriark keluarga Sun mencoba membujuk Patriark keluarga Jiang agar tidak bersikap impulsif.
Namun tekad Patriark keluarga Jiang sudah bulat.
"Mulai detik ini, sekte Heaven Splitting akan menjadi musuh keluarga Jiang!"
""Wooo!!!""
"Seluruh anggota keluarga Jiang, dengarkan perintahku!"
""Siap!!""
Ketika Patriark keluarga Jiang menggunakan otoritasnya, seluruh rombongan keluarga Jiang dari mulai pengawal sampai pelayan, berlutut menerima perintah.
"Bawakan kepala orang itu padaku!"
Patriark keluarga Jiang menunjuk ke arah Wu Gou yang menjadi targetnya.
Namun, itu tidak semudah itu.
Pria kekar dan pria cantik yang menjadi pengawal Wu Gou, segera memasang badan.
Meskipun mereka berada di kandang musuh, tapi nyali mereka tidak ciut. Malahan, mereka sangat bersemangat seolah inilah yang sudah mereka nantikan.
Patriark keluarga Sun yang menyaksikan semua itu, menyimpan keraguan di hatinya, apakah ia harus bergandengan tangan dengan keluarga Jiang, atau bersikap netral.
Alasan mengapa Patriark keluarga Sun ragu, karena pria tua yang berada di ranah Martial Soul masih melayang di atas kediaman keluarganya.
Jika orang itu mau, bahkan meratakan kediaman keluarga Sun menggunakan satu telapak tangan adalah hal yang sangat mudah untuk dilakukan.
Dan benar saja, saat Patriark keluarga Sun masih ragu, pria tua itu mulai bergerak.
"Lebih baik kau diam saja, Pak tua."
Ucapan dingin dilontarkan Patriark keluarga Jiang pada pria tua yang berada di udara.
"Hmm?"
Pria tua itu heran ketika seorang Martial Spirit belaka berani berkata seperti itu padanya.
Merasa terhina, pria tua itu melakukan gerakan.
Ia melayangkan serangan tapak tangan ke arah Patriark keluarga Jiang yang berada di bawahnya.
Serangan itu meluncur bebas tanpa hambatan dengan tekanan yang luar biasa besar.
Pria tua itu sangat yakin serangan itu pasti akan membunuhnya.
Tapi pada saat kemudian, suasana menjadi hening.
Tapak tangan yang sangat besar itu, dibelah menjadi beberapa potongan dan hancur seketika tanpa menimbulkan kerusakan apa pun.
"Seperti yang kuduga, pasti ada yang salah dengan acaranya. Tiba-tiba saja aura cucu besarku menghilang. Kukira dia mati, hampir saja jantung tuaku ini meledak dengan sendirinya."
Orang yang muncul secara tiba-tiba itu adalah pria tua lainnya.
"Salam, Tetua Agung."
Patriark keluarga Jiang menyampaikan salam hormatnya pada orang yang baru datang itu.
'M-Martial Soul lainnya?!'
'Aku tahu jika kedalaman keluarga mereka tidak dangkal, tapi siapa sangka mereka menyembunyikan monster seperti ini?!'
Patriark keluarga Sun terkejut dengan kedatangan monster lain di kediamannya.
Dalam satu hari, dua orang Martial Soul muncul di halaman rumahnya.
"Apa yang terjadi? Mengapa acaranya menjadi seperti ini?"
Ketika Tetua Agung keluarga Jiang bertanya, Patriark keluarga Jiang menjelaskan situasinya.
"Ah, begitu... Hanya karena wanita dan kalian berani menghancurkan core cucu besarku?!"
Aura Tetua Agung keluarga Jiang meledak-ledak.
Saat pria tua dari sekte Heaven Splitting merasakan auranya, ia langsung menyadari jika lawannya sangatlah berbahaya.
Dalam sekejap, ia berpindah ke tempat di mana rombongan Wu Gou berada.
"Tuan muda, situasinya gawat. Lebih baik kita mundur dulu dan merancang ulang rencananya nanti."
"Tetua! Mengapa-?!"
"Aku akan menjelaskannya nanti. Tapi sekarang, kita harus pergi dulu. Orang yang baru muncul itu lebih kuat dariku. Aku mungkin bisa menahannya, tapi aku tidak bisa menjamin keselamatan kalian jika pertempuran menjadi berlarut-larut."
"T-Tapi-!"
Wu Gou merasa keberatan jika harus mundur setelah sejauh ini.
Pada saat itulah pria cantik di sebelahnya menawarkan solusi.
"Aku tahu Tetua Pelindung merasa khawatir, tapi kita juga tidak bisa pulang dengan tangan kosong, bukan?"
"Maksudmu?"
"Jadi begini Tetua..."
Pria cantik itu menjabarkan rencananya untuk keluar dari kekacauan ini sambil mengambil manfaat.
"Apa kau bisa melakukannya, Tetua?"
"Aku akan mencobanya."
Bertepatan dengan itu, Wu Gou dan kedua pengawalnya kabur dan berpencar ke segala arah.
Di saat yang bersamaan, pria tua yang merupakan salah satu dari Pelindung Sekte Heaven Splitting, melancarkan serangan berskala besar ke tiga target sekaligus; Tetua Agung keluarga Jiang, Patriark keluarga Jiang dan Patriark keluarga Sun.
"Hmm, trik konyol!"
Meskipun Tetua Agung keluarga Jiang berkata begitu, tetapi ia juga harus mengerahkan upaya terbaiknya guna menghalaunya.
Tak terkecuali kedua Patriark, yang terhempas bersamaan karena gagal menahan secara penuh serangan itu.
Pada saat yang sepersekian detik itu, pria tua Pelindung sekte Heaven Splitting, menerjang ke arah Sun Meili dan membawanya pergi tanpa terdeteksi.
"Kau ingin kabur?!"
Tetua Agung keluarga Jiang yang merasakan aura pria tua itu menjauh, berusaha mengejar.
Di tempat itu tersisa kedua Patriark yang mengalami luka dalam cukup serius karena mencoba menahan serangan langsung dari seorang Martial Soul dengan tubuh mereka.
"P-Patriark! N-Nona muda... Dia diculik!!"
Seorang pelayan keluarga Sun, datang dengan tergesa-gesa untuk menyampaikan kabar itu, sebuah kabar yang lebih seperti menabur garam pada luka yang terbuka.