NovelToon NovelToon
Ruang Rahasia Milik Nona Su Ying

Ruang Rahasia Milik Nona Su Ying

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Iblis / Fantasi
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: DewaC1nta

Di selamatkan oleh iblis saat nyaris di lecehkan oleh para bandit, seorang gadis kini harus menghadapi kenyataan kelam. ia bebas dari ancaman manusia, namun kini takdirnya terikat pada penghuni neraka. kontrak telah di tandatangani, dan meski iblis itu menjadi pelindungnya, harga yang harus di bayar jauh lebih besar dari sekedar nyawa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DewaC1nta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24. Pertarungan Iblis dan Manusia (bagian pertama)

 Guan Haoran menoleh ke arah Zhao Yun. Di balik kerutan di wajah tuanya, terpancar kekaguman yang tak bisa di sembunyikan atas ilmu peringan tubuh pemuda itu yang begitu luar biasa.

 "Anak muda, ginkang-mu sangat hebat," ucap Guan Haoran. nada suaranya rendah, namun mengandung rasa hormat yang tinggi.

 "Kau memanggilku anak muda? Apakah kau benar-benar tahu berapa usiaku yang sesungguhnya?" sahut Zhao Yun. Ia melangkah maju membelakangi cermin misterius itu. "bahkan nenek moyangmu pun belum tentu lahir saat aku pertama kali menginjakkan kaki di dunia ini."

 Raut wajah Guan Haoran yang semula tenang, seketika berubah. Kata-kata Zhao Yun yang meremehkan dan angkuh terasa seperti tamparan yang membakar harga dirinya. "kau... Kurang ajar!," ucapnya, suaranya bergetar oleh amarah yang tertahan.

 Seketika, udara di dalam pondok itu memadat. Dari tubuh Guan Haoran meluap hawa murni yang begitu pekat, membentuk dinding pelindung tak kasat mata yang berdesis di sekelilingnya.

 Pertarungan ini sudah tidak bisa dihindari lagi. Ketika dua orang yang memiliki keahlian berbeda akan bertarung demi kehormatan.

 "Entah kau iblis atau dewa, hari ini aku akan mengajarimu sopan santun" geram Guan Haoran.

 Dengan secepat kilat, sebelum gema suaranya habis, tubuh Guan Haoran telah melesat keluar, menembus pintu pondok bagai anak panah yang lepas dari busurnya. Ia tidak ingin menghancurkan pondok rahasia itu. Ia memilih tanah lapang untuk menjadi panggung pertarungan.

 Di luar pondok, angin berhembus lebih kencang, menggoyang ribuan kelopak bunga persik hingga berguguran. Guan Haoran berdiri tegak di tengah halaman luas. Pedangnya belum lolos dari sarung, namun hawa membunuh yang terpancar dari tubuhnya sudah cukup untuk membuat burung-burung malam terbang ketakutan.

 Dari dalam pondok, Zhao Yun melangkah keluar dengan perlahan. Sikapnya begitu tenang, seolah ia sama sekali tidak menganggap Guan Haoran sebagai lawan yang seimbang. Sebuah senyum tipis tetap menghiasi wajah tampannya, tampak semakin mencolok saat guratan cahaya matahari pagi mulai menyemburat dan menerpa kulitnya.

 Namun, baru beberapa langkah ia berjalan, gerakannya terhenti. Pergelangan tangannya dicengkeram pelan oleh sepasang tangan yang terasa lebih halus daripada kain sutra terbaik.

 "Tahan," ucap Su Ying. Nada suaranya bergetar, penuh dengan permohonan yang mendalam.

 Zhao Yun menghentikan langkahnya, lalu menepuk dahinya sendiri. "ukhh...kau lagi, kau lagi," ucapnya dengan nada jengkel yang di buat-buat.

 Di bawah siraman matahari pagi yang mulai hangat, Guan Haoran sudah bersiap sepenuhnya. Energi murni dari dalam tubuhnya mengalir dahsyat, menciptakan lingkaran-lingkaran perisai yang berdesis pelan di sekeliling tubuhnya.

 "Tenanglah, aku tidak akan membunuh pria tua itu," ucap Zhao Yun sambil menarik pergelangan tangannya.

 Zhao Yun kembali melangkah maju, bersiap menghadapi Guan Haoran. Angin di halaman itu menderu, menerbangkan dedaunan dan kelopak bunga persik, menciptakan badai kecil di antara kedua pria itu.

 "Anak muda, meski ginkang-mu sangat hebat, kau belum tentu hebat dalam hal tenaga dalam," seru Guan Haoran. Bersamaan dengan habisnya kalimat itu, tubuhnya menerjang maju ke arah Zhao Yun. "Sambutlah ilmu andalan keluarga Guan!"

 Tahap pertama Ruirong Gong.

 Ini adalah ilmu warisan leluhur keluarga Guan yang legendaris. Siapapun yang berhasil melatihnya sampai ke tahap sepuluh, namanya pasti akan tercatat dalam jajaran ahli bela diri kelas Wahid yang disegani di seluruh penjuru dunia persilatan. Hanya segelintir manusia yang sanggup menandingi kedahsyatan ilmu ini.

 melihat gelombang energi raksasa yang dilepaskan oleh Guan Haoran, Zhao Yun sedikit pun tidak menunjukkan gelagat untuk bertahan. Ia bahkan tidak mengangkat tangannya. Ia hanya menggeser kaki kirinya sedikit ke samping, bersamaan mengangkat tangan kirinya sehingga jubahnya melebar.

 Hanya sebuah gerakan kecil. Namun, hasilnya membuat murid-murid Guan Haoran yang baru saja berdatangan melongo keheranan.

 Bagaimana mungkin energi dahsyat yang sanggup membunuh seekor sapi jantan dewasa dalam sekejap itu, bisa di bendung dan ditiadakan hanya dengan satu gerakan sesederhana itu?

 "Apa?!" bisik Guan Haoran dengan dada bergemuruh. "Bagaimana mungkin anak muda ini bisa membendung kekuatanku hanya dengan gerakan seperti itu?"

...****************...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!