NovelToon NovelToon
Pelakor Berkedok Sahabat

Pelakor Berkedok Sahabat

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Diam-Diam Cinta / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:7.7k
Nilai: 5
Nama Author: Gusmon

Nadya adalah definisi istri sempurna: cantik dengan wajah baby face yang menggemaskan, tubuh sintal yang terjaga, dan hati selembut sutra. Namun, kebaikannya yang tanpa batas justru menjadi bumerang. Demi membangkitkan butik eksklusifnya yang mulai lesu, Nadya mempekerjakan Stefani, seorang top affiliate e-commerce berusia 21 tahun yang sedang naik daun.


Stefani bukan sekadar rekan kerja biasa. Di balik wajah cantiknya yang sensual dan gaya bicaranya yang manja, ia adalah predator yang haus akan kemewahan. Saat pertama kali menginjakkan kaki di rumah mewah Nadya, target Stefani berubah. Ia tidak lagi menginginkan komisi penjualan, ia menginginkan seluruh hidup Nadya—termasuk suaminya, Erian.


Erian, seorang eksekutif muda yang gagah, selama ini memendam gairah besar yang tidak tersalurkan karena sifat Nadya yang terlalu pasif dan "terlalu baik" di ranjang. Celah inilah yang dimanfaatkan Stefani dengan sangat licik. Dengan kedok profesionalisme—sering menginap untuk alasan live.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gusmon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 : Antara Konflik Batin dan Hasrat

Pagi itu, di tengah kesibukannya mengawasi laporan keuangan, Clarissa mengirimkan sebuah email ke alamat pribadi Erian. Komunikasi lewat email terasa lebih aman dan profesional bagi mereka, meski isinya jauh dari kata formal.

Subject: Update Audit & Coffee Break?

From: Clarissa V.

To: Erian D.

Er, ada beberapa berkas tambahan yang perlu kamu tanda tangani terkait pemulihan sistem kemarin. Aku sudah pesankan tempat biasa jam 7 malam ini. Don't be late.

Malam harinya, Erian melangkah masuk ke kamar hotel mewah yang sudah dipesan Clarissa. Begitu pintu tertutup, aroma perpaduan citrus dan bubble gum yang segar langsung menyambutnya. Clarissa berdiri di dekat jendela, hanya mengenakan lingerie sutra hitam yang sangat kontras dengan kulit putihnya.

Tanpa banyak bicara, Clarissa mendekat. Ia melingkarkan lengannya di leher Erian, lalu perlahan mencium leher Erian, memberikan kecupan-kecupan kecil yang menuntut. Gairah Erian yang memang sedang memuncak segera tersulut. Tangannya bergerak liar, meraba lekuk tubuh Clarissa yang selalu ia rindukan. Erian kemudian menunduk, mencium dan membenamkan wajahnya di antara kedua gumpalan bulat kokoh milik Clarissa, menikmati kelembutan dan aroma harum yang menguar dari sana.

Malam itu mereka kembali tenggelam dalam pergumulan yang intens, sebuah pelarian bagi Erian dan pemuasan dahaga bagi Clarissa.

Kamar hotel itu menjadi saksi bisu pertarungan batin yang hebat di balik balutan selimut sutra. Di bawah temaram lampu nakas, Erian terhimpit dalam dua dunia yang saling bertabrakan. Di satu sisi, wajah lembut Nadya yang tulus mencium tangannya sore tadi terus membayang, memicu rasa bersalah yang menghujam jantungnya. Namun di sisi lain, sosok di hadapannya adalah Clarissa.

Clarissa bukan sekadar wanita dari masa lalu; ia adalah perwujudan gairah yang tak pernah benar-benar padam. Sebagai wanita blasteran bule, Clarissa memiliki keindahan fisik yang luar biasa—kulitnya yang putih pucat tampak kontras dengan rambut hitam kemerahannya, dan lekuk tubuhnya yang sintal khas Eropa membuat naluri purba Erian bergejolak hebat. Konflik batin itu justru menjadi bensin yang membuat gairah Erian semakin berkobar liar, seolah-olah ia sedang mencoba menghancurkan rasa bersalahnya lewat sentuhan fisik yang menuntut.

Sementara itu, di tengah pergumulan yang hebat dan penuh keringat, Clarissa pun tak luput dari serangan memori. Setiap kali ia memejamkan mata, bayangan masa-masa kuliah mereka di pegunungan dulu kembali muncul.

Andai aku tidak memilih pergi ke Eropa... Andai Erian mau menungguku sedikit lebih lama... pikirnya dalam hati.

Pikiran itu terus menggelanyuti benaknya, menciptakan rasa perih di tengah kenikmatan yang ia rasakan. Clarissa sadar, ia mencintai pria ini, namun ia juga sadar bahwa pria ini bukan lagi miliknya. Ia bisa merasakan bagaimana tubuh Erian menegang bukan hanya karena gairah, tapi karena beban dosa pada Nadya.

Begitu kelelahan mulai mengambil alih, Clarissa merayap mendekat, menempelkan tubuh indahnya pada dada Erian yang masih naik-turun karena napas yang memburu. Ia menatap mata biru Erian—mata yang selalu bisa ia baca.

Clarissa tahu Erian sedang berperang dengan nuraninya. Dengan lembut, ia melingkarkan lengannya, mencoba memberikan pembenaran atas apa yang baru saja mereka lakukan.

"Semua baik-baik saja, sayang... selama kamu diam dan aku juga diam," bisik Clarissa dengan suara serak yang sangat sensual.

Ia mengelus pipi Erian dengan jemarinya yang lentur, lalu mengecup bibir pria itu dengan lembut, seolah ingin menghapus bayangan Nadya dari pikiran Erian. "Ini hanya kontak fisik, Er. Dua insan yang saling mendamba kehangatan, tak lebih dari itu. Jangan siksa dirimu. Anggap ini ruang rahasia kita, tempat di mana tidak ada komitmen, tidak ada beban, hanya ada kita dan malam ini."

Erian terdiam, hanya bisa memejamkan mata sambil menghirup dalam-dalam aroma parfum Clarissa. Ia tahu ini salah, tapi kata-kata Clarissa seolah menjadi candu yang menenangkan badai di dalam dirinya.

Setelah badai gairah itu mereda, keduanya bersandar pada headboard ranjang. Erian menyulut sebatang rokok, lalu memberikannya kepada Clarissa, kemudian ia menyulut satu lagi untuk dirinya sendiri. Asap mengepul tebal, menciptakan suasana yang intim sekaligus melankolis.

"Er," panggil Clarissa pelan sambil mengembuskan asap rokoknya.

"Hmm?"

"Gimana di rumah? Si asisten itu... siapa namanya? Stefani?"

Erian mengangguk, matanya menatap langit-langit. "Dia pamit pulang ke Jawa Barat sore tadi. Katanya ayahnya sakit keras dan butuh biaya terapi besar ke Singapura. Nadya sampai sedih banget tadi."

Clarissa terdiam sejenak. Ia tidak langsung menghakimi atau menyebut Stefani bohong. Ia hanya menyesap rokoknya dalam-dalam. "Oh, jadi dia pergi ya... padahal aku baru mau mengenal 'sahabat' istri kamu itu lebih jauh."

"Kenapa kamu penasaran sama dia?" tanya Erian heran.

"Entahlah, insting saja. Orang yang terlalu baik di depan biasanya punya sisi lain di belakang," jawab Clarissa tenang. "Tapi ya sudah, biarkan dia fokus sama keluarganya."

Keesokan harinya, Clarissa tidak tinggal diam. Ia mulai bergerak dengan caranya yang elegan. Bukannya mencari lewat data kependudukan, ia mulai masuk ke dunia affiliate e-commerce—dunia yang digeluti Stefani untuk membantu Nadya di TikTok dan Shopee.

Clarissa menggunakan jaringannya untuk mencari tahu siapa sebenarnya Stefani di kalangan para affiliate dan influencer kelas menengah. Ia mulai menanyakan ke beberapa kontak agensi iklan digital yang sering bekerja sama dengan kantor mereka.

"Aku butuh profil seorang asisten affiliate bernama Stefani. Cari tahu bagaimana reputasinya di komunitas e-commerce, siapa saja koneksinya, dan apakah dia benar-benar punya masalah finansial karena keluarga sakit," perintah Clarissa pada salah satu informannya lewat telepon.

Clarissa tersenyum tipis. Ia tahu, di dunia digital seperti sekarang, jejak seseorang lebih mudah ditemukan lewat aktivitas belanja atau kerjanya di platform online daripada lewat data resmi. Ia ingin melihat, apakah "ayah sakit" itu benar adanya, atau hanya skenario untuk memancing simpati—dan uang—dari keluarga Erian.

1
katty
up
Ovha Selvia
Nadya bodohnya minta ampun wkwkwkwkw
Lee Mba Young
Kbanyakan istri sah ki mesti baik nya kbanyakan bodoh mudah di tipu. masukin wanita lain ke rumah pdhl itu TDK bnar menurut agama.
ntar kl suami selingkuh dng wanita itu yg di Salah kan suaminya pdhl yg Salah jls istri sah yg mmbawa wanita lain tinggal di situ 🤣🤭.
mkne kl erian terjerat ma pelakor ya yg Salah istri sah lah. gk muasin suami plus malah bawa wanita lain seatap. 😄🤭
katty
lanjut
katty
/Shy/
katty
lanjut
Indi_Dedy77
nadya oon, suaminya CEO tp oon juga, jd ada lubang si ular bs masuk se enaknya. kan bs pake ancaman utk stefani biar keluar dr rumahnya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!