NovelToon NovelToon
My Office Boy

My Office Boy

Status: tamat
Genre:One Night Stand
Popularitas:592.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: YuBee

" Bahwa cinta tak memandang strata. Bila Tuhan telah menakdirkan dia untukmu. Maka manusia lain bisa apa?"

Kalia adalah seorang wanita cantik yang mapan dan mandiri. Dalam usianya yang masih kepala dua, Kalia sudah menempati poisi yang bagus di tempatnya bekerja. Sebagai seorang manager muda yang sangat disegani oleh anak buahnya. Bagaimana tidak? Kalia adalah atasan yang sangat rewel dan perfeksionis. Hingga tak jarang anak buahnya sering menyebut dia dengan sebutan si telunjuk sakti.

Suatu ketika, Kalia terlibat sebuah kejadian yang memalukan dengan OB di tempatnya bekerja. Hingga pada akhirnya, mereka harus dipersatukan dalam sebuah ikatan pernikahan yang sangat memuakkan untuk Kalia.

Bagaimanakah kisah pernikahan yang terjadi antara seorang manager muda yang perfeksionis dan seorang office boy yang lugu? Silahkan nikmati ceritanya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YuBee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Luka Membawa Berkah

Sesampainya di rumah, ternyata rumah masih dalam keadaan gelap. Lampu-lampu belum ada yang dinyalakan. Kalia bingung, kemana Surya? Apa dia juga belum pulang? Masih merasa kesal, Kalia menyalakan semua lampu dan hendak membersihkan diri. Tak berapa lama, suara motor Surya terdengar di halaman. Kalia mengurungkan niatnya untuk mandi dan menemui Surya terlebih dahulu.

" Abis dari mana? Kenapa baru pulang?" tanya Kalia jutek.

Surya cuma sanggup nyengir sambil menggaruk bagian belakang kepalanya.

" Malah nyengir. Jawab iih.." Kalia makin sensi.

" Habis ngikutin Lia dari kantor sampai rumah."

Kalia melongo.

" Ngikutin gimana sih?"

Surya menyimpan sesuatu di meja ruang tamu. Kemudian melanjutkan penjelasannya.

" Iyaa..tadi kan Lia gak mau pulang bareng sama akang, tapi akang khawatir. Lia pulangnya malem banget, jadii..akang diem2 tungguin Lia. Terus ikutin Lia dari belakang. Cuma pas sebelum sampai, rencananya akang pengen ngebut biar sampai duluan biar Lia gak tau kalau akang ikutin. Da akang takut Lia marah kalau tau diikutin mah. Eeeh..motor akang malah jatoh gara-gara jalanan licin. Tuh jadi kotor celananya. Barusan habis dari apotek beli plester sama obat luka." jelas Surya sambil nyengir.

Hati Kalia seketika hangat, entah kenapa laki-laki ini selalu bisa membuatnya tersentuh. Perhatiannya memang tidak besar, hal sepele bahkan. Tapi terlihat begitu tulus dan menyenangkan.

" Lagian ngapain pake ngebut segala? Mau jadi pembalap emang?" Kalia meraih kantong plastik yang Surya letakan di atas meja, ternyata isinya memang plester, kain kasa, alkohol dan obat luka.

" Mana lihat lukanya, aku obatin." Kalia langsung menarik tangan Surya dan menyuruhnya duduk di sofa.

" Eh gak usah, gak apa-apa. Biar sama akang aja..da gak parah lukanya juga."

Kalia pergi menuju dapur, mengambil air hangat dalam baskom kecil dan menghampiri Surya lagi.

" Coba lipat celananya. Aku mau lihat lukanya." Celana kain yang dikenakan Surya tampak sedikit koyak.

Surya hanya menurut saja apa yang diperintahkan Kalia. Dia melipat celananya pelan-pelan. Ada rasa ngilu dan perih di lutut sebelah kirinya.

" Ini lecetnya lumayan besar kang, celana aja sampai koyak gitu. Ngapain sih terjun bebas dari motor segala?"

Surya terkekeh.

" Uji coba ilmu neng.."

" Ilmu apaan?" tanya Kalia bingung. Tangannya dengan cekatan membersihkan luka di lutut Surya.

" Ilmu kekebalan. Dulu pernah tinggal lama di Banten." jawab Surya asal.

" Belajar ilmu kekebalan?" tanya Kalia lagi semakin penasaran.

" Jualan teh botol..." Surya menahan tawa. Kalia gemas dengan jawaban Surya. Padahal dia sudah serius menanggapi ucapan Surya, ternyata cuma candaan garing. Kalia tertipu.

" Wadaawwww....sakit neng, aduuuh..." Kalia mencocol luka Surya dengan kencang karena kesal mendengar leluconnya.

" Katanya punya ilmu kekebalaaaan??" Kalia makin bergerilya mencocol luka Surya disana-sini.

" Ampun atuh..becanda itu mah.."

***

Gara-gara Surya terluka, jadi lah hari itu Kalia yang mengurus berbagai keperluan. Memasak, menyiapkan bekal, dan pergi kerja bersama menggunakan mobil Kalia.

Untuk pertama kalinya Surya memakan makanan yang di masak Kalia, hatinya berbunga-bunga. Peduli setan deh mau rasanya seperti apa. Yang penting, itu adalah masakan perdana dari isteri yang sangat di sayanginya.

Tapi ternyata di luar dugaan, masakan Kalia benar-benar enak. Apalagi Kalia memasaknya dengan penuh perjuangan karena harus menggunakan dua lapis masker agar tak mencium bau bawang dan rempah-rempah lainnya. Jadilah masakan itu begitu istimewa untuk Surya.

Selain masakan yang dimakannya untuk sarapan, lebih menakjubkan lagi Kalia membuatkan bekal untuknya makan siang. Wah..luka ini benar-benar membawa berkah. Kalau begini caranya, Surya rela bila harus sering-sering terluka. Gak apa lah sakit sedikit yang penting Kalia akan merawatnya terus.

" Hari ini berangkat kerjanya barengan aku aja pakai mobil. Kalau pakai motor, itu lutut pasti lama sembuh karena harus ditekuk." ucap Kalia sambil mendudukan dirinya di sofa malas.

" Nanti pulangnya biar akang nebeng temen aja. Gak apa-apa.." Kalia hanya mengangguk.

***

Di kantor, Surya tak hentinya tersenyum. Setiap kali dia ingat bahwa Kalia memasak untuknya dan membuatkan bekal makan, kedua bibirnya akan terangkat lagi.

Meski harus bekerja dengan perasaan perih di lutut, Surya benar-benar tak merasa keberatan.

" A Surya..kenapa jalannya pincang-pincang gitu?" tanya Ratna yang melihat Surya berjalan pincang ketika memasuki loker.

" Juntai kemaren dari motor."

" Astaghfirullah..terus apa aja yang luka? Mau Ratna obatin gak?" Ratna langsung mengecek badan Surya.

" Eh..eh..jangan pegang-pegang atuh Rat. Bukan mahrom nyah." ucap Surya sambil beringsut menjauh dari Ratna.

" Ratna khawatir A.." Ratna tampak cemas.

" Jangan sedih gitu atuh, Aa mah gak kenapa-kenapa. Udah diobatin kemarin malem."

" A Surya udah ke dokter? Ya syukurlah kalau begitu." Surya diam, membiarkan Ratna dengan terkaannya.

" Ya udah, Aa istirahat aja. Biar kerjaannya aku yang bantuin. Sok we duduk aja di loker."

Ratna menggamit tangan Surya lagi.

" Mana bisa atuh. Gak apa-apa da aku mah rela luka begini terus juga." jelas Surya kembali tersenyum mengingat Kalia. Dia melepaskan tangan Ratna yang melingkar kuat pada tangannya.

" Kok rela sih? Emang dapat duit banyak dari yang nabrak?" tanya Ratna keheranan dengan penjelasan Surya.

" Nggak, bukan. Siapa bilang saya di tabrak? Jatuh sendiri kok gara-gara jalanan licin. Udah ah..sana lanjut kerja lagi. Malah ngobrol di sini. Nanti ketahuan manager bisa kena tegur." ucap Surya dan mencoba menghindari pertanyaan Ratna berikutnya.

***

Pukul 5 sore, Kalia sudah menyelesaikan pekerjaannya. Dia meraih handphone yang tergeletak di samping keyboardnya. Mengetik pesan kepada Surya.

Kerjaan aku udah beres, akang udah pulang? Jadi nebeng apa mau bareng aku aja?

Tidak ada balasan, beberapa menit kemudian.

Belum pulang, neng. Masih di pantry. Barusan sebelum pulang diminta beresin gelas di ruang rapat. Nanti biar pesen ojek online aja.

Kalia berpikir lama kemudian mengetik pesan balasan.

Pulang sama-sama aja, kalau pakai motor nanti lututnya gak kering-kering

Surya tersenyum kecil. Hatinya senang karena Kalia khawatir dengan keadaannya.

Nanti kalau ada yang lihat, bagaimana?

Kita janjian aja di luar gerbang kantor, nanti akang langsung naik. Jadi gak akan berhenti lama. Balas Kalia setelah menunggu beberapa menit.

Ya udah, gimana baiknya aja. Akang turun duluan kalau begitu. Biar bisa tungguin Lia di depan.

Surya tersenyum getir, bahkan untuk pulang bersama isterinya sendiri pun harus sembunyi-sembunyi seperti ini. Dia jadi iri pada Yudi dan Arni teman satu bagiannya, pasangan sesama OB dan OG. Mereka dengan mudahnya berangkat bekerja bersama dan pulang juga bersama. Tidak perlu takut dengan penilaian orang, tidak akan risih dengan omongan orang. Berbeda jauh dengan keadaanya. Kesenjangan strata jabatan ini benar-benar semakin terasa.

1
ione
Luar biasa
DenMasHerryGrp
ini lah contoh istri bodoh
IPRA Yt
maaf ya, di awal saya antusias banget... eh makin di tengah dan ujung udah mulai boring...
Amir udin
lebay x surya
Rafanda 2018
jadi ga asik ceritanya,,pakai keguguran,,,END....sini aja bacanya
Rafanda 2018
hanya karena nikah sama ob,,bisa begitu takutnya orang tahu,cik
Juprianto
Mantat bagus banget saya suka
Aslamiah
👍👍👍
petirq sayank
bagus
Deviana Syahfitri
keren
Deviana Syahfitri
😄😄😄😄😄
Leon
top
Nani Rahayu
gara2 nila setitik rusak susu Sebelanga...
Nani Rahayu
aroma2nya si Ujang mah horang kayaaah🤭🤭😂😂😂
Nani Rahayu
masih baca dua cerita dr othor keren ini ...suka sama ceritanya beda dengan yg lain...cerita nya
merakyat....sukses terus y thor
Evi mugihartati
bgs
Rini akbarini
😂😂😂😍😍😆😆
lucu pisan kmu kalia..
gak mau orangnya...
mau mkanannya
Yeni Suhaeti
hadir
SalsaDCArmy
saling mendukung karya yuk! 😇
SalsaDCArmy
semangat terus kak buat karya nya! mampir jugaa ke karya saya yaa yang Two Worlds dan jugaa ada Hito hehe.. makasih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!