NovelToon NovelToon
Suami Buat Elsa

Suami Buat Elsa

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:247.4k
Nilai: 4.7
Nama Author: heni

Sedari kecil hanya di urus oleh neneknya membuat Elsa sangat mencintai neneknya, hingga dia rela melakukan apa saja demi kebahagiaan neneknya. Hingga dia tidak berani menolak untuk menikah dengan pilihan neneknya.

Namun setelah menikah dia baru tahu, kalau Fattah menikahinya hanya karena malas berantem dengan kakanya Indra. Indra memaksa Fattah menikahi Elsa karena mengira Elsa kekasih Fattah. padahal Elsa dan Fattah tidak kenal satu sama lainnya.

Bagaimana nasib Elsa?

******
ini pengalaman Author nulis ya..
mohon bimbingan nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon heni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24. Ceroboh

Elsa masih membenakan dirinya dalam pelukan Fattah.

"Kenapa kamu bisa di sini sayang ...? mas sangat ketakutan tadi " lirih Fattah.

"Aku kangen kamu ... ku kangen kamar kita," ringis Elsa.

"Sesssttthhh ...! Jangan nangis ... Mas juga kangen sama kamu," seru Fattah.

"Mas nggak mau lepasin pelukan ini sebenarnya ... tapi mas belum Ashar sayang ..." lirih Fattah.

"Ya udah ... mas Ashar dulu ... aku mau istirahat," sahut Elsa.

Fattah membantu Elsa berbaring di tempat tidur mereka. Kemudian Fattah meninggalkan Elsa ke kamar mandi untuk mandi dan Wudhu. Elsa memandangi kertas Resep yang di berikan dokter barusan. Tidak lama Fattah keluar dari kamar mandi dengan baju coco nya.

"Mas ... kapan nebus resep nya?" Tanya Elsa.

"Nggak sayang mas sudah sembuh," sahut Fattah sambil menggelar sajadah nya.

Mendengar jawaban Fattah wajah Elsa langsung muram.

"Kenapa lagi? Tadi sudah baik, kok kena virus ngambek lagi?" Tanya Fattah.

"Gimana aku mau percaya sama mas kalau mas sayang aku!!! Mas sama diri sendiri aja enggak sayang!!!" Sungut Elsa.

"Emmm bahagia nya Mas ada yang perhatian, iya ... emm ... habis magrib ya ... sekarang nanggung," sahut Fattah.

Elsa tersenyum sambil mengangguk perlahan. Fattah menunaikan kewajiban nya. Selesai Sholat ia juga berbaring disisi Elsa, dan memeluk istrinya. Sudah lama dia tidak tidur berpelukan seperti ini.

Waktu terus berlalu. Kini sudah lewat Isya' Fattah dan Elsa belum turun juga. Nazwa mulai merengek minta makan.

"Bik Imah ... tolong panggilkan Ayah sama bunda Nazwa," pinta ibu.

"Iya nyonya," sahut Imah.

kaki Imah baru naik 1 tangga, terlihat Fattah dan Elsa turun mengenakan baju rapi. Imah kembali ke meja makan.

"Itu tuan sama nyonya udah mau kemari," lirih Imah. Wahda tersenyum, sedang Imah kembali melakukan tugas nya.

"Mau kemana kalian rapi banget!!!" Seru Wahda.

"Habis makan ini mau keluar sebentar bu ...'

Nazwa sama mba Nadia ikut ya mas ..." pinta Elsa

"Iya," sahut Fattah.

"Yeeeey ... jalan jalan sama ayah bunda!!!" Seru Nazwa.

"Enggak jalan jalan sayang cuma muter muter," seru Fattah.

"Enggak apa apa ayah ... kita kan lama nggak jalan bareng," sahut Nazwa.

"Iya ... maka nya makan yg bener ... kalo nggak makan, ngga jadi juga jalan jalan nya," seru Fattah.

Sehabis makan malam keluarga, Fattah Elsa Nazwa dan Nadia izin pada ibu keluar rumah.

Tujuan pertama mereka Apotek, karena tujuan utamanya menebus Resep. Lalu Fattah membawa Elsa ke pasar malam. Dengan sabar Fattah memapah Elsa berjalan. Rasa nya ini sangat luar biasa bagi Fattah.

"Mba Nad ...!' Tolong yang extra ya jagain Nazwa ... Nazwa pernah hilang di sini lho," seru Elsa.

"Iya bu," sahut Nadia.

"Kamu ingat??? Ini tempat pertama kali kita bertemu ternyata!!!" Seru Fattah.

"Ingat!!! disini aku bertemu laki laki paling Ceroboh!!! Yang kehilangan anak nya dan laki laki itu sekarang malah jadi suami aku," lirih Elsa.

"Ceroboh???" Lirih Fattah.

"Iya...' Ceroboh !!!' Aku selalu mengutuki mu dengan kata kata itu," sahut Elsa.

"Oh ... sebab itu kamu kena karma dan karma nya kamu hidup dengan laki laki ceroboh! Sekarang kamu mengandung anak laki-laki ceroboh ini?" lirih Fattah.

"Elsa!!!!!" teriak Maya

Elsa tidak jadi menjawab perkataan Fattah, karena mendengar suara yang tidak asing memanggil nya.

"Bibi ...!!!" seru Elsa.

Maya, Wijaya dan Dzikri berjalan ke arah nya.

"Lho ... kok jauh banget sampai sini ..." lirih bibi sambil mengelus perut besar Elsa.

"Ini bi ... Bunda Nazwa pengen nostalgia disini ... kan ditempat ini kita pertama kali ketemu," sahut Fattah.

Maya senyum lepas melihat Elsa dan Fattah benar-benar baikan.

"Enggak bi ... tadi muter muter aja bawa Nazwa, eh kita sampai sini, ya sekalian ngajak Nazwa main,itu Nazwa naik komedi putar sama pengasuh nya," sahut Elsa.

"Gimana kabarnya Fattah?" Tanya Wijaya.

"Baik paman," sahut Fattah.

Mereka menghabiskan waktu malam ini berkumpul bersama.

Nazwa sangat girang karena bertemu amank Dzikri nya. Nazwa dan Dzikri main mandi bola bersama.

***

Kini mereka di mobil dalam perjalanan pulang.

"Makasih mas atas semua kebahagiaan yang indah ini," lirih Elsa menyandarkan wajah nya di bahu Fattah.

"Mas yang terimakasih ... karena kamu sudah mewarnai hati mas dan hidup mas dengan banyak warna cinta, kamu tahu ...? Sebelum kamu datang, aku dan Nazwa tidak dekat. Karena ada kamu, hubungan aku sama Nazwa menjadi semakin lekat," lirih Fattah yang tetap Fokos pada jalanan yang dilalui.

"Maaf bu ... tuan ... bukan cuma itu ..!!! Nazwa juga sekarang jauh ... lebih pintar mandiri dan banyak lagi tuan!! sekarang tugas jaga Nazwa sangat enteng," seru Nadia.

"Makasih ya Nad ... selama ini kamu jagain Nazwa," seru Fattah.

"Iya tuan ... heheheee," lirih Nadia,

ia merasa bersalah masuk ke pembicaraan dua Majikan nya itu.

1
Cahaya Warna
nggak bertele2
Cahaya Warna: baru nulis aja udah bagus, tingkatkan lg terutama isi dan alur cerita, padat,nggak usah di panjang2 in, sy pernah koment di satu novel dan bbrp bulan atau mgkn ganti tahun ada yg ngasih like koment sy, berarti ada pembaca baru bermunculan mgkn setiap hari, saran sy jgn terlalu panjang ceritanya, brgkali ada pembaca model sy yg liat dulu ni novel udah end blm (krn kdg yg blm end lamaaaaa bersambungnya atau malah hiatus, bikin kesal...) dan sp brp eps, krn klo kepanjangan malas bacanya, krn kan cm mau hiburan....
total 3 replies
Cahaya Warna
lah dulu ngapa nggak nikah aja ?
Mat Grobak
nyimak
fa _azzahra
aku mampir lg kak,dah mau 4 ni baca novelmu.aq suka,beda dr yg lain
Triee Cimoed
gabziqmyegavzoenqp
Sumi Sumi
🤣🤣🤣🤣 ada ada az anak piyik ini 🤭🤭🤭🤭
Sumi Sumi
sampe nangis aku thor
Sumi Sumi
udah mulai bucin nya nih
Sumi Sumi
elsa mulai membiyasakan diri
Sumi Sumi
masih malu-malu meong
Sumi Sumi
lanjut
Sumi Sumi
belum nemu gelimbang yg bikin gemes
Sumi Sumi
kenpa nenek nya g lihat dulu siyapa pacarnya dan gmna prilakunya ,,
Sumi Sumi
cieeee
Nyai iteung
tenang elsa...anna akan membantu mu keluar kn ajj es mu elsa ehehhehehehe dingin ya dingin 🤭
Wien wie alkhana
br mampir akuu
@InunAnwar
bukan keponakan dongggggg..... tapi sepupu😂😂
@InunAnwar
kok ga masuk akal, masak hamil kembar dokternya ga kasih tau, ke Elsa boleh aja krn menjaga biar ga setres. tp ke Fattah mestinya di kasih tau donk, biar suaminya lebih extra utk menjaga istrinya,,,
hmmm.... entahlah 🙃🙃🙃
@InunAnwar
wah Fattah jd kayak pedofil 😅😅😅
@InunAnwar
masih aja dibahas, kalaupun terpaksa waktu itu ya okelah, tapi semakin kesini kan nampak perlakuan Fattah yg bener² sayang n cinta dg Elsa,,,

Dasar Elsa Masih Bocil,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!